Tren Olahraga Padel Memicu Pembangunan Cepat Tanpa Menperhitungkan Aspek Keselamatan Jangka Panjang?

3 menit baca
Nadira rahmat
Ditulis oleh Nadira rahmat diterbitkan
Olahraga padel muncul sebagai magnet baru yang menjanjikan, bukan hanya bagi penggiat olahraga, tapi juga bagi pelaku bisnis dan investor. (Sumber: The Grand Central Court)
Olahraga padel muncul sebagai magnet baru yang menjanjikan, bukan hanya bagi penggiat olahraga, tapi juga bagi pelaku bisnis dan investor. (Sumber: The Grand Central Court)

Trend pesat pembangunan lapangan padel kerap dipicu oleh permintaan pasar dan peluang bisnis yang menjanjikan, namun dorongan ini sering mengabaikan kajian site-specific yang krusial bagi rancangan arsitektural yang aman. Seperti yang dapat kita lihat di aplikasi Courtside, lapangan di Bandung telah mencapai lebih dari 20 lokasi.

Dalam praktik arsitektur, pemilihan lokasi, tata letak sirkulasi penonton, dan penempatan fasilitas penunjang perlu dirancang lebih dulu agar risiko keselamatan diminimalkan (Supriyanto et al., 2023). Bila aspek-aspek ini dipaksakan pada lahan yang sempit atau tanpa analisis struktur yang memadai, konsekuensinya berupa konflik fungsi, gangguan aksesibilitas, dan perawatan jangka panjang yang mahal.

Oleh karena itu, arsitek harus menyeimbangkan estetika, efisiensi ruang, dan aturan teknis setempat sebelum proyek dipercepat. Pengabaian tahap perencanaan ini berpotensi menimbulkan kerusakan fungsi bangunan dan mengurangi umur layanan fasilitas secara signifikan.

Dari sudut pandang struktural, karakter lapangan padel bentang relatif pendek, atap ringan, dan beban dinamis aktivitas olahraga menuntut perancangan rangka yang sesuai untuk menahan gaya hidup dan beban gempa di wilayah tropis. Rancangan struktur yang tergesa-gesa tanpa verifikasi terhadap SNI dan detail sambungan dapat menyebabkan keausan prematur pada elemen rangka, kebocoran atap, atau deformasi yang mengurangi keselamatan pengguna.

Kualitas material dan tata cara pelaksanaan konstruksi juga berperan penting, penggunaan material nonstandar demi memangkas biaya jangka pendek seringkali mengorbankan ketahanan jangka panjang. Oleh karena itu, pendekatan struktur harus meliputi perhitungan beban hidup, beban gempa, dan kemudahan inspeksi pemeliharaan berkala. Intervensi teknis yang tepat sejak desain akan menekan kebutuhan perbaikan besar di masa mendatang.

Aspek aksesibilitas dan keselamatan pengguna termasuk jalur evakuasi, lebar sirkulasi, serta fasilitas MEP (mekanikal, elektrikal, plumbing) selalu menjadi tolok ukur kelayakan fasilitas olahraga modern, namun ketersediaan dan penerapan standar itu belum merata pada proyek-proyek yang terburu-buru. Studi literatur menunjukkan bahwa infrastruktur publik di banyak wilayah masih jauh dari prinsip aksesibilitas dan keselamatan yang layak, sehingga pergeseran fungsi ruang olahraga menjadi tidak inklusif bagi berbagai kelompok pengguna (Maimunah et al., 2024).

Tanpa penjaminan aspek ini dalam dokumen tender dan spesifikasi teknis, operator lapangan akan menghadapi masalah hukum dan operasional yang berkelanjutan. Maka dari itu, peran arsitek dan insinyur struktur harus dieksplisitkan dalam kontrak agar kontrol kualitas dan kepatuhan SNI dapat ditegakkan. Kepatuhan tersebut juga mendorong kesinambungan fungsi fasilitas untuk jangka panjang.

Olahraga padel muncul sebagai magnet baru yang menjanjikan, bukan hanya bagi penggiat olahraga, tapi juga bagi pelaku bisnis dan investor. (Sumber: The Grand Central Court)
Olahraga padel muncul sebagai magnet baru yang menjanjikan, bukan hanya bagi penggiat olahraga, tapi juga bagi pelaku bisnis dan investor. (Sumber: The Grand Central Court)

Solusi arsitektural untuk menanggulangi kecepatan pembangunan adalah penerapan prinsip desain adaptif modularitas dan prefabrikasi yang memungkinkan percepatan tetapi tetap menjaga mutu struktur dan keselamatan pemakai. Pendekatan green design dan pemilihan material ramah lingkungan yang juga memenuhi kriteria teknis dapat menambah nilai fungsi sekaligus mempermudah pemeliharaan, sehingga investasi awal yang sedikit lebih tinggi terbayar dalam umur layanan yang lebih panjang (Virgian et al., 2023).

Selain itu, dokumentasi as-built yang lengkap dan rencana pemeliharaan preventif wajib disediakan agar operator tahu jadwal inspeksi dan perbaikan. Dengan demikian, cepatnya pembangunan tidak harus bertentangan dengan keselamatan bila ada protokol teknis yang disiplin. Kolaborasi multi-disiplin antara arsitek, struktural, dan pengelola menjadi kunci implementasi solusi ini.

Sebagai kesimpulan, tren pembangunan lapangan padel yang cepat memang berisiko mengorbankan keselamatan jangka panjang bila tidak didampingi perencanaan arsitektural dan perancangan struktur yang matang. Penekanan pada kepatuhan standar, analisis struktur yang komprehensif, dan integrasi aspek aksesibilitas harus menjadi syarat mutlak sebelum pengerjaan lapangan dimulai (Maimunah et al., 2024; Supriyanto et al., 2023; Virgian et al., 2023).

Investasi lebih pada tahap desain dan material berkualitas akan menurunkan biaya pemeliharaan dan memperpanjang masa layanan fasilitas. Oleh karena itu, pembuat kebijakan lokal, pemilik proyek, dan profesional bangunan perlu menetapkan persyaratan teknis minimal yang mengikat. Implementasi prinsip-prinsip tersebut akan menjamin bahwa pertumbuhan fasilitas padel berlangsung cepat sekaligus aman untuk jangka panjang. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:46

Medsos Mengubah Waktu dan Jarak

Medsos dapat merubah waktu dan jarak dalam penyampaian informasi

Dalam beberapa tahun ini, mengakses media sosial menjadi ritual yang seolah tanpa batas. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)