Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Arif Budianto dari Ayobandung.id Raih Juara 1 Nasional AJP 2025, Bukti Kualitas Jurnalisme Lokal

Redaksi
Ditulis oleh Redaksi diterbitkan Sabtu 13 Des 2025, 20:36 WIB
Arif Budianto, jurnalis dari Ayobandung.id, tampil gemilang dengan meraih Juara 1 Nasional Kategori Tulis Bisnis sekaligus Juara 1 Regional Jawa Bagian Barat dalam AJP 2025. (Sumber: Ayobandung.id)

Arif Budianto, jurnalis dari Ayobandung.id, tampil gemilang dengan meraih Juara 1 Nasional Kategori Tulis Bisnis sekaligus Juara 1 Regional Jawa Bagian Barat dalam AJP 2025. (Sumber: Ayobandung.id)

AYOBANDUNG.ID -- Dua jurnalis dari PT Ayo Media Network berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang bergengsi Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025. Arif Budianto, jurnalis dari Ayobandung.id, tampil gemilang dengan meraih Juara 1 Nasional Kategori Tulis Bisnis sekaligus Juara 1 Regional Jawa Bagian Barat.

Pencapaian ini menegaskan kualitas jurnalisme lokal yang mampu bersaing di panggung nasional. Selain Arif, penghargaan juga diraih oleh Arri Widiarto, jurnalis dari Ayosemarang.com yang sukses menyabet gelar Juara 1 Regional Jawa Bagian Tengah.

Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan 25 orang Pemenang Nasional Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 serta Pemenang Best of The Best yang berlangsung di Grha Pertamina, Jumat (12/12) malam. Pertamina juga mengumumkan 239 Juara AJP 2025 Tahap Teritori serta 80 Juara Potensial dari 10 pembagian teritori di seluruh Indonesia.

Pengumuman pemenang dilakukan dengan sederhana dan penuh empati, serta doa dan dukungan untuk korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Hal ini sejalan dengan tema Malam Puncak Pengumuman Pemenang AJP 2025, yakni "Energizing Indonesia: Pray for Indonesia".

Menariknya, di tengah duka, pemenang kategori tertinggi pada AJP 2025 yakni Best of The Best diraih jurnalis dari Teritori Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) Mhd Febrinanda Primada (DAAI TV Medan) dengan karya berjudul “Energi dari Balik Jeruji”.

“Penghargaan ini sekaligus pelipur lara di tengah duka. Penuh dengan rasa syukur atas penghargaan Best of The Best yang kami raih, tapi hati dan perhatian tetap tertuju pada saudara-saudara kita di Sumatra. Semoga jurnalisme selalu menjadi cahaya kecil untuk bisa saling menguatkan,” jelas Mhd Febrinanda Primada.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza dalam sambutannya menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Pertamina sangat berduka dan prihatin banyak rekan-rekan, saudara-saudara kita yang kehilangan keluarga, tempat tinggal serta mata pencaharian. Pertamina bersama Pemerintah saat ini turun langsung ke daerah yang terkena musibah, untuk membantu memulihkan keadaan dengan segala tantangan, baik akses dan lainnya, yang memang harus kita hadapi bersama,” ujar Oki.

AJP, Oki menjelaskan, bukan sekadar penghargaan. Ajang ini menjadi ruang untuk merayakan karya jurnalistik yang membangkitkan energi positif di masyarakat, di mana seluruh jurnalis merupakan mitra strategis dalam mendorong transparansi dan semangat kebangsaan. Para jurnalis telah memberikan energi, memberikan informasi yang valid dan akurat serta memberi literasi bagi masyarakat.

“Karya-karya jurnalis yang ada di AJP 2025 ini sangat bermakna. Kami sangat menghargai tulisan, foto, liputan televisi, liputan radio yang dihadirkan. Rekan-rekan jurnalis juga menjadi andalan kami untuk menyebarkan informasi, menyampaikan berita-berita yang valid, untuk menghadirkan kisah-kisah di dunia energi serta cerita kemanusiaan, keberpihakan dan keadilan sosial,” ucap Oki.

Arri Widiarto, jurnalis dari Ayosemarang.com, yang sukses menyabet gelar Juara 1 Regional Jawa Bagian Tengah dalam Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025. (Sumber: tangkapan layar)
Arri Widiarto, jurnalis dari Ayosemarang.com, yang sukses menyabet gelar Juara 1 Regional Jawa Bagian Tengah dalam Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025. (Sumber: tangkapan layar)

Senada, Ketua Dewan Juri AJP 2025 sekaligus Ketua Dewan Pers Prof Komaruddin Hidayat mengatakan, penjurian pada AJP 2025 dilakukan oleh Dewan Juri yang independen dan kredibel yang telah memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik.

“Semua peserta sebenarnya layak mendapatkan penghargaan. Kami menilai secara komprehensif, dari logika naratif hingga kedalaman pesan. AJP bukan sekadar lomba, tetapi sarana kolaborasi antara Pertamina dan pers dalam menjaga keterbukaan informasi energi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan dunia jurnalisme yang tengah mengalami disrupsi, mulai dari tekanan ekonomi hingga persaingan dengan media sosial.

“Di saat banyak media konvensional mulai tergerus perkembangan lanskap media, Pertamina hadir memberi apresiasi sekaligus edukasi. Bahkan Pertamina bisa menjadi motor penggerak terciptanya informasi sehat dengan memberi pelatihan bagi jurnalis Indonesia,” kata Komaruddin.

Pada acara pengumuman pemenang AJP, Pertamina memberikan bantuan kepada para jurnalis terdampak bencana Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh, melalui organisasi kewartawanan di daerah setempat. Secara simbolis, bantuan disampaikan kepada Jurnalis Pemenang AJP yang berasal dari Sumatra Barat dan Aceh.

Sepanjang periode pengumpulan karya, AJP 2025 mencatatkan 2.685 karya, jumlah karya ini naik dibanding tahun 2024 sebanyak 2.667 karya. Pembagian teritori terbagi dalam 10 Teritori yakni Sumatra bagian Utara, Sumatra bagian Tengah, Sumatra bagian Selatan, Jawa bagian Barat, Jawa bagian Tengah, Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara), Kalimantan, Sulawesi, Maluku – Papua, dan DKI Jakarta.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 17:21

Menata Arah Pendidikan Tinggi Keagamaan di Era Serba Cepat

Pepen Supendi, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ilustrasi santri yang sedang belajar di pesantren. (Sumber: Pexels/Mufid Majnun)