'Don’t Buy This Jacket' Kampanye Jujur atau Strategi Manipulasi Persepsi?

2 menit baca
LA ODE MUHAMMAD HAIKAL
Ditulis oleh LA ODE MUHAMMAD HAIKAL diterbitkan
Penulis sedang menelaah konsep iklan 'Don't Buy This Jacket'.
Penulis sedang menelaah konsep iklan 'Don't Buy This Jacket'.

Kampanye yang meminta orang untuk tidak membeli justru menjadi salah satu pesan paling kuat dalam industri yang bergantung pada konsumsi.

Di situlah terlihat bagaimana sebuah brand memainkan paradoks untuk memengaruhi cara publik melihat kebiasaan belanja mereka.

Kampanye “Don’t Buy This Jacket” dari Patagonia menunjukkan bahwa satu pesan bisa berubah makna tergantung di mana ia disampaikan. Perbedaan antara website resmi, media sosial, dan media eksternal bukan sekadar soal format, tetapi juga bagaimana publik akhirnya menangkap dan menafsirkan pesan tersebut.

Pada level kata kunci, frasa “Don’t Buy This Jacket” digunakan secara konsisten sebagai pusat komunikasi. Dalam perspektif Integrated Marketing Communication (IMC), konsistensi pesan menjadi elemen penting dalam membangun pemahaman audiens, sebagaimana dijelaskan oleh Smith (2017) dalam Journal of Marketing Communications.

Di website resmi, frasa ini berkembang menjadi ajakan reflektif mengenai dampak konsumsi terhadap lingkungan. Di media sosial, pesan yang sama dipadatkan menjadi bentuk yang lebih cepat dan provokatif untuk menarik perhatian.

Lampiran laman kampanye "Don't Buy This jacket", dari Patagonia
Lampiran laman kampanye "Don't Buy This jacket", dari Patagonia

Sementara di media eksternal, frasa ini mulai ditafsirkan ulang oleh berbagai pihak, bahkan dikaitkan dengan kemungkinan strategi greenwashing, yang menunjukkan bahwa makna pesan dapat bergeser ketika keluar dari kendali brand.

Perbedaan tersebut semakin terlihat pada teknik komunikasi di setiap platform.

Pendekatan ini sejalan dengan konsep framing dalam public relations yang menekankan bahwa media tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga membentuk cara pesan itu dipahami, sebagaimana dibahas oleh Hallahan (2018) dalam Journal of Communication Management.

Website resmi mengedepankan transparansi melaluidata dan narasi panjang yang terstruktur. Di sisi lain, media sosial menyederhanakanpesan menjadi konten visual dan singkat. Ketika masuk ke media eksternal, pesantersebut kembali dibingkai ulang sesuai sudut pandang masing-masing media, baiksebagai inovasi komunikasi maupun sebagai strategi branding yang manipulatif.

Pada aspek gaya penulisan, Patagonia mempertahankan nada reflektif di kanal internalnya, terutama pada website resmi yang memberi ruang untuk penjelasan lebih utuh. Namun di media sosial, gaya ini diadaptasi menjadi lebih ringan dan langsung.

Lampiran penulis melakukan analisis pada kampanye "Don't Buy This Jacket", dari Patagonia
Lampiran penulis melakukan analisis pada kampanye "Don't Buy This Jacket", dari Patagonia

Sementara di media eksternal, gaya penulisan menjadi tidak konsisten karena dipengaruhi oleh orientasi masing-masing media, sehingga pesan bisa tampil lebih apresiatif atau justru kritis.

Pendekatan ini sejalan dengan konsep framing dalam public relations yang menekankan bahwa media tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga membentuk cara pesan itu dipahami.

Namun, sebagaimana dibahas oleh Hallahan (2018) dalam Journal of Communication Management, pengembangan analisis framing yang lebih dinamis dalam praktik humas masih tergolong terbatas. Meski demikian, dalam praktiknya, perbedaan cara media membingkai pesan tetap menunjukkan bahwa makna tidak sepenuhnya berada dalam kendali pembuat pesan.

Dengan demikian kampanye ini pada akhirnya bukan sekadar komunikasi nilai, tetapi juga permainan persepsi yang terstruktur. Patagonia tidak hanya mengajak refleksi, tetapi juga secara strategis memanfaatkan dinamika framing lintas media untuk memperluas pengaruh pesan. Di titik ini, batas antara idealisme dan strategi branding menjadi kabur, sehingga efektivitas kampanye justru terletak pada ambiguitasnya sendiri. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

LA ODE MUHAMMAD HAIKAL
MAHASISWA DIGITAL PUBLIC RELATIONS TELKOM UNIVERSITY

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Jun 2026, 13:36

Menelusuri Art Deco: Setitik Eropa di Kota Kembang

Melihat kembali bagaimana arsitektur Art Deco di Kota Bandung bermunculan hingga akhirnya dijadikan sebagai bangunan cagar budaya.

Kondisi Gedung Bank DENIS (sekarang digunakan oleh Bank Jawa Barat) pada tahun 2015. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Rochelimit)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 12:25

Penggunaan Wewangian dari Zaman Mesir sampai Sekarang

Perkembangan singkat wewangian dari awal mula ketenarannya di Mesir sampai sekarang.

Pajangan botol parfum berwarna-warni. (Sumber: pexels.com | Foto: Hồng Quang)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 11:30

'Don’t Buy This Jacket' Kampanye Jujur atau Strategi Manipulasi Persepsi?

Membedah paradoks kampanye "Don’t Buy This Jacket" Patagonia:

Penulis sedang menelaah konsep iklan 'Don't Buy This Jacket'.
Wisata & Kuliner 22 Jun 2026, 11:27

Wisata Gratis di Surabaya: Jelajah Taman Bungkul Ikon Kota yang Selalu Ramai

Taman Bungkul menjadi salah satu destinasi wisata gratis paling populer di Surabaya dengan fasilitas lengkap dan suasana nyaman sepanjang hari.

Taman Bungkul Surabaya. (Sumber: Pemkot Surabaya)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 09:56

Indonesia dalam Angka

Algoritma Statistik memang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi bukan berarti angka itu disusun hanya demi kepuasan publik. Sehingga fakta yang terjadi hanya sebatas retorika

Ilustrasi angka dalam kalkulator. (Sumber: Pexels | Foto: Yan Krukau)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 09:06

Penggunaan Kendaraan Listrik Dikebut, Tapi Listriknya Sering Padam

Di tengah percepatan adopsi kendaraan listrik melalui berbagai insentif, pemadaman listrik yang masih sering terjadi memunculkan pertanyaan: seberapa siap sistem energi Indonesia?

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf terkait pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa (20/6/2026). (Sumber: Instagram/@pln_id)
Ayo Netizen 22 Jun 2026, 08:58

Ada Apa dengan Tanjakan Emen?

Jalan tanjakan Emen yang berada di Subang tepatnya di Ciater, terkenal dengan misteri seringnya terjadi kecelakaan.

Kondisi sekarang jalan tanjakan Emen. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Haerul Nurjaman)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 18:02

Peran Media Relations dalam Membangun Citra Kolaborasi Brand di Industri Olahraga

Memahami identitas kolaborasi sebagai perpaduan antara motorsport, inovasi, dan gaya hidup modern.

Gambar dari akun Instagram resmi Puma
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 17:37

Merawat Jejak Maung Bandung Melalui Koleksi dr. Dimas Kurnia Hidayat

Merawat Jejak Maung Bandung Melalui Koleksi dr. Dimas Kurnia Hidayat

Dimas Kurnia Hidayat, kolektor memorabilia Persib Bandung. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 15:26

Bandung Poek, Warga Menjerit, dan Kenangan Menyala

Cibiru Bandung boleh poek untuk dua, tiga, empat, lima jam. Tetapi selama kebersamaan masih hidup, selalu ada cahaya yang tidak pernah padam bila kita rawat dan pupuk bersama.

Ilustrasi Bandung Mati Listrik Bergilir (Sumber: Pixabay)
Wisata & Kuliner 21 Jun 2026, 13:04

5 Kuliner Semarang Pilihan yang Wajib Dicoba Wisatawan

Dari lumpia khas Pecinan hingga tahu gimbal dan nasi ayam malam hari, inilah rekomendasi kuliner Semarang yang wajib masuk daftar perjalanan Anda.

Kuliner Tahu Gimbal. (Sumber: Pemprov Jateng)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 12:17

Jembatan Cirahong, Warisan Belanda dengan Akses Lantai Ganda

Jembatan Cirahong, warisan dari Belanda yang memiliki dua jalur akses. Berfungsi sebagai rel kereta dan jalan bagi warga.

Jembatan Cirahong masa sekarang. (Sumber: Dokumen Pribadi)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:48

Meraih Impian dari Sekolah Terbaik

Menentukan sekolah terbaik pun harus dianggap sebagai langkah yang menentukan impian murid baru terwujud.

Ilustrasi anak sekolah. (Sumber: Pexels/Agung Pandit Wiguna)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 10:36

Risiko Kecil dari USG yang Berlebihan

Pentingnya membatasi frekuensi USG kehamilan sesuai indikasi medis guna mencegah potensi risiko efek termal dan paparan ultrasonik berlebihan pada janin.

Ilustrasi pemeriksaan USG kandungan pada ibu hamil. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:32

Tidak Hanya Judol, Blind Box Juga Dapat Memicu Kecanduan

Blind box justru mendorong perilaku konsumtif dan impulsif pada konsumen Generasi Z.

Ilustrasi blind box. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 21 Jun 2026, 09:25

Bukan Sekadar Paspor: Makna Nasionalisme Dalam Skuad Timnas Modern

Performa baik Timnas Indonesia ikut dipengaruhi pemain diaspora.

Ole Romeny (10) bersama Ramadhan Sananta (9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3). (Sumber: kemenpora.go.id | Foto: Herry)
Beranda 20 Jun 2026, 13:46

Mengayuh dengan Cemas di Kota yang Mengaku Ramah Pesepeda

Komunitas pesepeda Bandung memasang Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta usai tewasnya seorang remaja pesepeda, sekaligus mendesak pemerintah memperbaiki keselamatan infrastruktur jalan.

Komunitas sepeda dan pejalan kaki memasang memorial Ghost Bike di Jalan Soekarno-Hatta sebagai simbol duka atas tewasnya seorang remaja saat bersepeda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Beranda 20 Jun 2026, 05:35

Membongkar Operasi Informasi yang Tak Kasat Mata di Ruang Digital

Jurnalis diajak mengenali operasi manipulasi informasi di ruang digital, mulai dari disinformasi, narasi terkoordinasi, hingga rekayasa tren di media sosial.

Ika Ningtyas, Koordinator Cek Fakta Tempo, memaparkan cara mengenali operasi manipulasi informasi yang bekerja secara terorganisasi di ruang digital kepada para jurnalis di Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Bandung 19 Jun 2026, 20:59

Dobrak Batas Sinema Remaja, Film ‘Dan Bandung’ Garapan Rudi Soedjarwo Angkat Isu Strict Parents

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung.

Peta sinema romansa tanah air bersiap menyambut angin segar lewat manuver terbaru Verona Films yang resmi mengumumkan proyek layar lebar Dan Bandung. (Sumber: Ist)
Ayo Netizen 19 Jun 2026, 20:00

Ciparay: Lumbung Padi Jawa Barat dari Dulu sampai Kini

Kecamatan Ciparay merupakan sentra produksi beras terbesar di wilayah Jawa Barat.

 (Sumber: KITLV, Diakses tangal 3 Juni 2026)