Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Menjabarkan Mekatronika dan Arsitektur kepada Masyarakat Awam

Mika
Ditulis oleh Mika diterbitkan Rabu 21 Jan 2026, 10:42 WIB
Pada dasarnya mekatronika dan arsitektur merupakan merupakan dua disiplin bidang keilmuan yang berbeda. (Sumber: Pexels | Foto: Tima Miroshnichenko)

Pada dasarnya mekatronika dan arsitektur merupakan merupakan dua disiplin bidang keilmuan yang berbeda. (Sumber: Pexels | Foto: Tima Miroshnichenko)

Pada dasarnya mekatronika dan arsitektur merupakan merupakan dua disiplin bidang keilmuan yang berbeda. Arsitektur merupakan ilmu yang berfokus pada perancangan ruang, bangunan, dan lingkungan yang fungsional dan memiliki nilai estetika. Sedangkan mekatronika merupakan bidang keilmuan teknik interdisipliner yang menggabungkan teknik mekanika, teknik elektro, pengendali sistem, dan teknik komputer untuk menciptakan suatu sistem dan dapat diotomatiskan.

Di satu sisi ilmu arsitektur berada pada ruang pengembangan kreativitas dalam pengembangan bentuk, warna, tekstur, dan komponen bangunan lainnya yang memiliki keunikan nilai estetika, kenyamanan dan juga fungsionalitas. Sedangkan ilmu mekatronika lebih menekankan pada masalah pengembangan perangkat yang sangat teknis, misalnya pengembangan perabot robot tangan, sistem navigasi giroskop, dan sebagainya.

Namun pada masa perkembangan teknologi saat ini kedua disiplin ini menunjukkan adanya keterkaitan erat. Keduanya dapat dikombinasikan dan saling bekerjasama untuk meningkatkan nilai inovasi dan estetika. Penggabungan keduanya justru kemudian dapat saling memperkaya pengembangan bidang ilmu masing-masing khususnya dalam konteks bangunan pintar (smart building), desain berkelanjutan (sustainable design), dan otomasi bangunan. 

Pertanyaan selanjutnya kemudian adalah itu, bagaimana bidang arsitektur dan mekatronika dapat berkolaborasi? Hal ini selanjutnya akan digali lebih jauh baik dari sisi konsepsi maupun contoh-contoh praktik yang dapat memberikan nilai inovasi dan estetika bagi kedua bidang keilmuan ini.

Penggabungan Interdisiplin

Arsitektur dan mekatronika dapat menyatu sebagai penggabungan interdisipliner. Penggabungan interdisipliner ini dapat dikembangkan menjadi berbagai macam bentuk dan secara konsepsi juga dapat berguna untuk memperluas pikiran kreativitas dan logika. Selain itu, jika penggabungan interdisiplin dapat mengelola di antara arsitektur dan mekatronika, maka ada pembentukan pada pembangunan dan sisi mekanik.

Misalnya, ada projek yang sedang direncanakan mempunyai segala aspek seperti kawasan yang dapat dimasuki oleh pemahaman mekanik yang dapat digunakan untuk pembangunan, Salah satunya dengan cara menggerakkan bagian atau komponen tertentu dalam bangunan dan banyak lagi macam bentuk-bentuk aplikasi mekatronika ke dalam arsitektur.

Namun itu, kolaborasi arsitektur dan mekatronika perlu berbagai persyaratan dan peluang dalam proyek dan riset. Arsitektur menyediakan ruang fisik yang memiliki unsur estetika, sementara mekatronika menghadirkan sistem cerdas yang meningkatkan fungsi bangunan. Kolaborasi tersebut dibutuhkan untuk dapat memahami berbagai pengetahuan masing-masing dan potensi yang memberikan lingkungan baru dalam penggabungan interdisiplin.

Maka itu, berikut ini akan dijelaskan beberapa contoh praktik yang dihasilkan dari penggabungan kedua ilmu arsitektur dan mekatronika, yakni kinetik arsitek, smart-building dan otomasi arsitektur, serta penggunaan aplikasi software sebagai alat untuk kolaborasi. 

Arsitektur Kinetik

Salah satu metode untuk penggabungan interdisipliner adalah arsitektur kinetik. Menurut Juliansah, seorang pakar dalam bidang arsitektur di Itenas, menjelaskan bahwa arsitektur kinetik adalah penggabungan desain bangunan arsitektur antara bidang mekanika, elektronika, dan robotika. Tujuan pada arsitektur kinetik dapat bergerak dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dalam efisiensi energi dan kenyamanan di dalam ruangan. 

Perkembangan dalam arsitektur kinetik tidak mengangkat elemen estetika yang menarik dalam desain bangunan saja, tetapi juga memberikan tanggapan pada sasaran lingkungan serta mendapatkan berbagai faktor tercapai dari bangunan statis. Salah satu penerapan yang mendasar kinetik arsitektur melalui pembentukan yang dinamis.

Arsitektur dan mekatronika dapat menyatu sebagai penggabungan interdisipliner. (Sumber: Pexels | Foto: energepic.com)
Arsitektur dan mekatronika dapat menyatu sebagai penggabungan interdisipliner. (Sumber: Pexels | Foto: energepic.com)

Selain itu, metode kedua untuk penggabungan interdisipliner adalah penerapan mekatronika. Penerapan mekatronika ini tidak berbeda dengan arsitektur kinetik, tetapi arsitektur kinetik hanya mengimplementasikan bidang mekanik. Penerapan mekatronika yang meliputi sensor dan aktuator dapat menghidupkan bangunan dengan penerapan dinamis pada arsitektur kinetik.

Salah satu contoh bangunan yang mencakupi kedua adalah Al Bahar Towers. Al Bahar Towers dapat menggerakan fasad dengan cara melipat buka panel seperti payung. Ide pada fasad tersebut dapat mengadaptasi dalam keruangan, mengurangi konsumsi energi, dan menghasilkan apresiasi dalam estetika. Kegunaan fasad ini dapat bermanfaat pada iklim untuk ketahanan standar.

Kemudian, fasad ini digerakkan oleh motor yang dapat membuka dan menutupnya secara otomatis untuk sinar matahari dapat diatur pada saat masuk ke bangunannya untuk menjaga suhu ruang tetap dan nyaman serta meningkatkan cahaya alami. Selain itu, penggerakan motor ini dapat diotomatisasi oleh sensor cahaya yang dipasangi ke fasadnya.

Smart Building dan Otomasi

Arsitektur dan mekatronika dapat saling berhubung pada bangunan internal. Bangunan internal ini dapat diusulkan untuk meningkatkan fleksibilitas dan kinerja efisiensi waktu melalui smart building. Smart building adalah suatu bangunan yang dapat mengotomasi sendiri melalui sensor dan aktuator yang memenuhi dengan cukup. Contoh sensor-sensor digunakan adalah infrared sensor, mikrofon, saklar, dan berbagai sensor, sedangkan aktuator yang digunakan adalah lampu, speaker, kamera, dan aktuator.

Penggunaan pada smart building dapat meningkat fleksibilitas pada pengaturan internal bangunan, fungsi pada bangunan, dan kenyamanan pada masyarakat pengguna bangunan. Menurut Ilmia,  seorang penulis dari Caliana.id, menyatakan Smart Building adalah bangunan yang mempunyai kecerdasan  dalam sistem otomatisasi yang meliputi dari Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan data analitik untuk mengatur berbagai aspek operasional bangunan. 

Misalnya, pada bangunan tinggi bisa terjadi kesulitan dalam mengatur pengaturan listrik atau lampu secara manual di tiap ruangnya yang sangat banyak. Maka dari itu diperlukan suatu sistem yang dapat mengendalikan sistem kelistrikan dan penggunaan lampu secara otomatis. Dari sisi mekatronika hal ini dapat dilakukan melalui sensor untuk mengotomatisi lampu agar dapat mati sendiri. Fungsinya dapat menghemat listrik dan juga memberikan kemudahan pada pengguna bangunan.

Contoh lainnya adalah pada bangunan rumah sakit dari Watford General Hospital, Britannia Raya berupa robot medis dan sistem monitoring pasien otomatis yang memerlukan perencanaan arsitektur sejak awal. Aplikasi robot medis akan memerlukan tata bangunan yang tepat baik dari sisi penataan jalur sirkulasi pergerakan robot maupun perancangan jalur sistem mekanikal elektrikal untuk semua ruangan yang dapat dihubungkan dengan panel kontrol. Lalu pada bangunan bandara misalnya dapat diaplikasi sistem bagasi otomatis, robot pembersih, dan sistem keamanan berbasis sensor.

Software Aplikasi sebagai Alat untuk Merancang

Arsitektur dan mekatronika dapat berkolaborasi dalam perancangan melalui software. Software sangat penting bagi arsitektur dan mekatronika karena mempercepat proses desain dan mempermudah kolaborasi tim. 

Contoh yang sering digunakan adalah AutoCAD dan Revit, software aplikasi komputer dari Autodesk di Amerika Serikat karena memiliki berbagai fitur perangkat lunak untuk menghasilkan gambar teknis dengan presisi tinggi, memudahkan penggambaran rencana bangunan, mengintegrasikan simbol dan anotasi, serta menghasilkan gambar yang siap cetak dalam berbagai aturan. AutoCAD telah digunakan puluhan tahun secara lintas disiplin baik oleh arsitek, ahli sipil, dan juga ahli mekanikal, elektrikal, dan pemipaan.

Penggunaan software aplikasi ini menjadi platform yang dapat mempertemukan integrasi hasil kolaborasi antara arsitek dan ahli mekatronika. Mulai dari proses gagasan proses desain, hingga gambar detail, software yang sama akan memungkinkan tim untuk memperbarui model secara real time. Menurut Aldi, seorang penulis artikel dari Kaizen Enjiniring Nusantara, menyatakan setiap perubahan akan langsung terintegrasi dalam sistem dokumen, bahkan juga hingga daftar material, jadwal pelaksanaan, dan perhitungan otomatis Rencana Anggaran Biaya.

Baca Juga: Arsitektur Healing Dimulai dari Pemandangan di Jendela

Kolaborasi antara arsitektur dan mekatronika telah memerlukan kemampuan inovasi dan estetika dalam pengembangan pengetahuan. Kedua aspek ini menjadi kunci bagi ilmuwan atau penemu untuk mengekspresikan perasaan dan sekaligus meningkatkan kemampuan logikanya.

Sisi estetika memberikan perbedaan tanggapan subjektif pengguna, karena belum tentu semua orang menyukai olahan suatu bentuk dari benda yang memiliki berbagai fungsi mekanisme dengan elektronik dan sistem atau keunikan bentuk pada pembangunan. Di sisi lain, inovasi memberikan suatu hal yang berbeda dari lain seperti menghemat waktu, lebih nyaman atau pembaharuan yang dapat mengajak masyarakat.

Pengembangan berbagai gagasan dalam kolaborasi arsitektur dan mekatronika sarat dengan pertimbangan inovasi dan estetika. Pada saat yang sama dapat bermanfaat pada peningkatan daya kreativitas yang tinggi, pengembangan ide-ide inovatif untuk dapat menghasilkan karya yang dapat diaplikasikan dalam penggunaan praktis oleh masyarakat pengguna.

Khususnya bagi para pemuda di tengah masyarakat, hal ini dapat membantu untuk dapat meningkatkan daya berpikir kritis sekaligus pemahaman terhadap seni dan budaya. Di masa depan akan semakin dibutuhkan kolaborasi antara arsitek dan ahli mekatronika dalam menciptakan lingkungan binaan yang berkelanjutan dan inovatif, sekaligus memiliki nilai estetika. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Mika
Tentang Mika
Saya Mikael, lahir di bandung, suka musik

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 17:21

Menata Arah Pendidikan Tinggi Keagamaan di Era Serba Cepat

Pepen Supendi, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ilustrasi santri yang sedang belajar di pesantren. (Sumber: Pexels/Mufid Majnun)