Gunung Bukit Tunggul adalah puncak tertinggi di kawasan Bandung Utara dengan ketinggian sekitar 2.209 mdpl. Walaupun dinamakan bukit jalur pendakian gunung ini cukup menantang dan cukup menguji kesabaran.
Gunung ini merupakan sisa dari letusan besar Gunung Sunda Purba yang membentuk Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul yang erat kaitannya dengan legenda Sangkuriang.
Bagi masyarakat sekitar nama gunung ini diyakini berasal dari bentuk puncaknya yang menyerupai tunggul pohon.
- Trek Pendakian
Durasi waktu pendakian dapat ditempuh rata-rata dari basecamp ke puncak adalah 2-4 jam perjalanan, tergantung kondisi fisik dan cuaca. Pendakian gunung ini tidak disarankan untuk pemula karena medannya cukup ekstrem. Jalur terdiri dari tanah, bebatuan, tanjakan curam, serta akar pohon yang melintang. Di beberapa titik bahkan diperlukan bantuan tali.
- Lokasi dan Akses
Lokasi Gunung ini memiliki dua jalur yang umum digunakan untuk pendakian, jalur pendakian gunung bukit tunggul via taman bincarung yang berada di Kampung Pasir Angling, Desa Sutenjaya, Kecamatan Lembang dan pendakian via Perkebunan Kina Bukit Tunggul berada di Desa Cipajalu, Kecamatan Cilengkrang.
Akses dari pusat Kota Bandung, perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Untuk sampai ke basecamp Gunung Bukit Tunggul via Taman Bincarung disarankan menggunakan jalur Maribaya sebagai titik awal keberangkatan. Adapun bagi yang ingin menggunakan jalur pendakian Gunung Bukit Tunggul via Perkebunan Kina titik awal keberangkatan bisa dimulai dari alun-alun Ujungberung.
Jam Operasional : Buka setiap hari, pukul 07.00 - 18.00 WIB, dengan waktu pendakian terakhir pukul 13.00 WIB.
Harga Tiket
Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu. Berikut perkiraan biaya yang perlu disiapkan:
Tiket Masuk: Informasi terakhir sekitar Rp10.000 per orang.
Biaya Camping: jika berencana berkemah, biayanya sekitar Rp25.000 per orang (sudah termasuk tiket masuk).
Biaya Parkir: tiket parkir motor sekitar Rp5.000, mobil sekitar Rp10.000
Ulasan
Berikut adalah kumpulan ulasan Google yang ditinggalkan oleh wisatawan yang pernah berkunjung ke Gunung Bukit Tunggul via Taman Bincarung: