Ayo Netizen

Edukasi tentang Etika Komunikasi Digital dan Cyberbullying

Oleh: Gekva Vajravany Senin 19 Jan 2026, 17:51 WIB
Pengabdian Kepada Masyarakat berupa edukasi literasi digital bagi siswa SMPN 1 Dayeuhkolot. (Sumber: Dok. Penulis)

Mahasiswa Program Studi Digital Public Relations Telkom University melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa edukasi literasi digital bagi siswa SMPN 1 Dayeuhkolot bertema “Etika Komunikasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying”, pada Rabu (25/06/2025).

Percepatan teknologi perlu diimbangi dengan etika komunikasi digital, penyebaran informasi yang bertanggung jawab hingga privasi data. Modul pembelajaran “Etika Komunikasi Digital: Mencegah Cyberbullying dan Meningkatkan Keamanan Digital”, yang menekankan prinsip THINK (True, Helpful, Inspiring, Necessary, Kind) diberikan oleh mahasiswa Digital Public Relations sebagai pedoman sebelum membagikan konten di media sosial.

Siswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Salah satu siswa, Sawa Zahra, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai batasan yang harus dijaga saat berinteraksi di media sosial.

“Kita nggak boleh menghina atau menyebarkan foto dan data pribadi tanpa izin. Aku pernah kena cyberbullying waktu bikin video tentang opini aku di TikTok, sampai dihujat dan disuruh melakukan hal negatif” ungkap Sawa.

Baca Juga: Alarm Lingkungan yang Terus Berulang

Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut memengaruhi kondisi emosionalnya, membuatnya takut bersosialisasi dan enggan membuat konten kembali.

Peserta lain, Adi Asta dan Jaki, juga menyampaikan bahwa materi yang diberikan membuat mereka lebih memahami pentingnya menjaga sikap saat berkomunikasi di dunia maya.

“Kita harus beretika dan nggak boleh komentar buruk atau mengirim foto sembarangan,” ujar mereka.

Kegiatan ditutup dengan pemberian sticky notes sebagai media siswa untuk menuliskan pengalaman dan perasaan mereka ketika mendapatkan cyber bullying. Panitia juga menekankan untuk melibatkan empati dalam berinteraksi di media digital.  (*)

Reporter Gekva Vajravany
Editor Aris Abdulsalam