Kemunculan bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di pertengahan tahun 2022, menjadi hal yang sangat menarik perhatian masyarakat Indonesia saat itu. Dengan harga yang setara kereta api kelas eksekutif. Mulai dari elf, medium bus, hingga big bus. Bahkan ada PO Bus di Indonesia yang memiliki puluhan sasis bus tronton yang dijadikan sebagai bus double-decker.
Salah satu PO Bus yang jarang terdengar namun langsung menawarkan standar baru bus AKAP di Indonesia (khususnya di Pulau Jawa) adalah PO Cititrans (anak perusahaan dari BlueBird Group). Cititrans hadir sebagai pilihan bus AKAP ternyaman, teraman, dan kekinian yang disukai oleh Mahasiswa. Pool Cititrans SuciBusline, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis 31/10/2025.
PO Bus Cititrans Busline Menargetkan kalangan menengah ke atas. Meski begitu, fasilitas yang ditawarkan tentu terasa mewah jika dibandingkan dengan PO Bus luxury lainnya di trayek Malang ke Bandung (pulang pergi). Karena di Cititrans Busline, terdapat dua (2) kelas yang memanjakan para penumpangnya agar tetap nyaman selama perjalanan. Yaitu Suites Busline (yang biasanya hanya ada 4 seats saja dalam 1 bus), Super Executive Busline, dan yang terbaru ada Super Executive Busline 28S. Dengan harga yang lebih murah daripada kereta api kelas eksekutif, justru fasilitas yang ditawarkan lebih baik di Cititrans.
Adapun PO Cititrans Busline ini sangat cepat menarik perhatian di teman-teman saya. “Saya sebenarnya sudah sering menggunakan transportasi bus AKAP saat perjalanan ke Bandung untuk kuliah ataupun pulang ke Surabaya Mas.
Namun pada saat itu, bus AKAP belum semewah sekarang. Sejak Cititrans membuka trayek dari Bandung ke Malang (PP), saya mencoba pakai jasa transportasi Cititrans ini. Dan memang memuaskan, khususnya dari segi waktu. Cititrans ini selalu sampai di tempat tujuan dari estimasi waktu tiba.” ujar Mahendra sebagai salah satu penumpang Cititrans Busline.

Cititrans sendiri sudah lama berkecimpung di dunia bus AKAP. Namun saat itu, armadanya belum semewah dan sebanyak sekarang. Sejak adanya Jetbus 5 series milik karosesri Adi Putro Malang, barulah Cititrans memesan banyak sekali unit baru untuk peremajaan armada.
Tidak nanggung-nanggung, Cititrans memborong sebanyak 12 unit pada kloter pertama Jetbus 5. Seluruh tipe armada pemesanan pada kloter pertama juga memiliki spesifikasi yang sama. Mulai dari chassis Hino RM 280 ABS Euro 4 dengan dipasang bodi Jetbus 5 SHD Single Glass.
Setelah banyaknya masukan dan kritik dari para penumpang yang rata-rata adalah Gen-Z, akhirnya di kloter kedua dalam pemesanan armada baru. Pihak Cititrans mengubah sedikit secara struktur. Yaitu dibagian pintu tengah, yang pada kloter kedua sedikit lebih mundur. Hal tersebut sangat berguna dalam kenyamanan penumpang. Dan benar saja, pada kloter kedua yang memborong puluhan unit. Dapat respon yang positif dari penumpang-penumpang yang menaiki armada rilisan kloter kedua.
Baca Juga: Edukasi tentang Etika Komunikasi Digital dan Cyberbullying
Cititrans terus masih belum puas dalam menyambut calon penumpangnya, yang pada akhirnya menambahkan armada dengan konfigurasi khusus yaitu Super Executive Busline 28S di awal tahun 2025. Dengan begitu, Cititrans lebih bisa menjangkau seluruh kalangan calon penumpangnya. Tidak harus terpengaruhi mahal karena keterbatasan armada.
“Kalau menurut saya ya Mas, lebih enak yang armada rilisan kedua ini. Secara perubahan memang sepele kan yaitu pintu tengah dimundurkan sedikit. Namun, saya yang sering naik di kelas Suites Busline merasakan yang sangat berbeda. Jauh lebih nyaman karena, jarak antar leg rest dengan partisi pemisah dengan supir jadi lebih jauh.” ujar Mahendra.
Pada akhirnya, ada hal yang didapatkan penumpang dari Cititrans itu sendiri saat menggunakan jasa transportasinya. Yaitu kenyamanan dalam segi ketepatan waktu yang selalu tidak pernah terlambat ke tujuan. (*)