Ayo Netizen

Peran Media Relations dalam Membangun Citra Kolaborasi Brand di Industri Olahraga

Oleh: Allycia K
Gambar dari akun Instagram resmi Puma

Kolaborasi PUMA dan McLaren Formula One Team dipublikasikan melalui website resmi perusahaan, Instagram, dan media online dengan penekanan pesan yang relatif serupa. Meskipun disampaikan melalui platform yang berbeda, ketiganya tetap menampilkan identitas kolaborasi sebagai perpaduan antara motorsport, inovasi, dan gaya hidup modern.

Pada website resmi PUMA, kata kunci yang paling sering muncul adalah “McLaren Formula One Team, motorsport, innovation, partnership, fans”. Penggunaan kata-kata tersebut menunjukkan bahwa PUMA ingin menekankan kerja sama strategis jangka panjang sekaligus memperkuat posisinya dalam industri motorsport global. Fokus komunikasi diarahkan pada pengembangan merek, kerja sama internasional, dan hubungan dengan penggemar Formula One.

Berbeda dengan website, akun Instagram PUMA menggunakan kata kunci yang lebih dekat dengan unsur gaya hidup dan visual, yaitu “racing culture, style, speed, McLaren”. Media sosial tidak banyak menjelaskan detail kerja sama, melainkan berupaya membangun ketertarikan audiens melalui visual yang menarik dan mudah dikenali. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Instagram lebih berfungsi sebagai media engagement dibandingkan media informasi.

Media online menggunakan kata kunci “Formula One, fashion collaboration, global partnership, motorsport industry”. Penggunaan kata kunci tersebut menunjukkan bahwa media eksternal berusaha memberikan konteks yang lebih luas mengenai dampak kolaborasi terhadap industri fashion dan olahraga, bukan hanya berfokus pada kepentingan perusahaan.

Teknik penulisan pada website resmi PUMA bersifat formal dan terstruktur. Informasi utama disampaikan sejak awal tulisan, kemudian diikuti penjelasan mengenai tujuan kerja sama, manfaat kolaborasi, serta kutipan dari pihak terkait. Teknik ini bertujuan memastikan pesan perusahaan tersampaikan secara jelas dan kredibel.

Instagram menggunakan teknik penulisan yang lebih singkat dengan kalimat pendek yang mendukung visual utama. Informasi tidak dijelaskan secara rinci karena fokus utama konten berada pada foto dan desain visual yang ditampilkan. Teknik tersebut sesuai dengan karakter media sosial yang menuntut penyampaian pesan secara cepat dan mudah dipahami.

Sementara itu, media online menggunakan teknik penulisan jurnalistik yang lebih analitis. Informasi disusun berdasarkan sudut pandang media sehingga tidak hanya menjelaskan isi kolaborasi, tetapi juga mengulas dampaknya terhadap perkembangan industri Formula One dan fashion modern. Gaya ini membuat pembaca memperoleh perspektif yang lebih luas dibandingkan informasi yang disampaikan langsung oleh perusahaan.

Penulis sedang menyusun artikel dengan judul "Peran Media Relations dalam Membangun Citra Kolaborasi Brand di Industri Olahraga"

Dari sisi teori, penggunaan berbagai platform digital dalam aktivitas public relations memungkinkan organisasi menyampaikan pesan yang konsisten kepada publik dengan menyesuaikan karakteristik masing-masing media. Penerapan teori ini terlihat dari temuan analisis bahwa PUMA dan McLaren mempertahankan pesan utama mengenai identitas kolaborasi, inovasi, dan motorsport premium pada setiap platform meskipun menggunakan pendekatan komunikasi yang berbeda.

Hal tersebut sejalan dengan penelitian Romadhan, Rinata, dan Pradana (2024) yang menunjukkan bahwa implementasi digital public relations melalui website, media sosial, email, e-newsletter, dan platform digital lainnya dapat membantu organisasi membangun citra merek serta memperluas jangkauan komunikasi kepada publik. Melalui pemanfaatan media digital yang terintegrasi, organisasi dapat menyampaikan informasi secara lebih efektif sekaligus memperkuat hubungan dengan audiens.

Komunikasi yang dilakukan melalui website, media sosial, dan media online menghasilkan pesan yang tetap konsisten sehingga mampu membangun citra kolaborasi PUMA dan McLaren sebagai simbol inovasi, motorsport premium, dan gaya hidup modern pada berbagai kelompok audiens. (*)

Reporter Allycia K
Editor Aris Abdulsalam