Risiko Kecil dari USG yang Berlebihan

5 menit baca
ADE PUTRI MELDA
Ditulis oleh ADE PUTRI MELDA diterbitkan
Ilustrasi pemeriksaan USG kandungan pada ibu hamil. (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi pemeriksaan USG kandungan pada ibu hamil. (Sumber: Pixabay)

USG (Ultrasonografi) merupakan salah satu metode pencitraan medis yang paling sering digunakan dalam dunia kesehatan, khusus pada masa kehamilan. Pemeriksaan ini memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran kondisi organ dari jaringan di dalam tubuh. Dalam bidang obstetri, USG memiliki peran yang sangat penting karena dapat membantu tenaga Kesehatan memantau pertumbuhan, perkembangan, serta kondisi Kesehatan janin selama berada di dalam kandungan.

Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat mengetahui usia kehamilan, posisi janin, jumlah cairan ketuban, hingga mendeteksi kemungkinan adanya kelainan tertentu. Menurut World Health Organization (WHO),USG digunakan secara luas karena tidak menggunakan radiasi pengion seperti sinar- X sehingga dianggap sebagai metode pemeriksaan yang relatif aman bagi ibu hamil dan janin. Meskipun demikian, penggunaan USG yang terlalu sering atau dilakukan dengan durasi yang berlebihan tetap menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan Risiko kecil yang perlu dipertimbangkan.

Perkembangan teknologi Kesehatan yang semakin pesat menyebabkan akses terhadap pemeriksaan USG menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Saat ini, banyak fasilitas Kesehatan yang menyediakan layanan USG dengan berbagai jenis dan teknologi yang lebih canggih. Kemudahan tersebut memberikan manfaat besar bagi ibu hamil karena kondisi janin dapat dipantau dengan baik.

Namun, disisi lain, peningkatan akses ini juga dapat menyebabkan Sebagian ibu hamil menjalani pemeriksaan USG lebih sering dari pada yang sebenarnya diperlukan secara medis. Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa semakin sering melakukan USG maka kondisi janin akan semakin aman dan perkembangan kehamilan dapat dipantau secara optimal. Padahal, frekuensi pemeriksaan yang tinggi belum tentu memberikan manfaat tambahan yang signifikan apabila tidak didasarkan pada kebutuhan medis yang jelas.

Penggunaan USG yang berlebihan dapat terjadi karena berbagai faktor. Salah satu faktor yang cukup sering ditemukan adalah rasa khawatir yang berlebihan terhadap kondisi janin. Banyak ibu hamil merasa lebih tenang setelah melihat kondisi janin melalui layer USG sehingga muncul keinginan untuk melakukan pemeriksaan secara berulang.

Selain itu, perkembangan layanan Kesehatan modern juga membuat Sebagian Masyarakat menganggap USG sebagai pemeriksaan rutin yang dapat dilakukan kapan saja tanpa mempertimbangkan indikasi medis. Akibatnya, tujuan utama pemeriksaan Kesehatan yang seharusnya dilakukan berdasarkan kebutuhan klinis dapat bergeser menjadi sekadar untuk memperoleh rasa aman atau kepastian. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penggunaan USG melebihi kebutuhan yang sebenarnya sehingga paparan terhadap gelombang ultrasonic menjadi lebih sering dari pada yang direkomendasi.

Meskipun USG tidak menggunakan radiasi pengion dan secara umum dianggap aman, para ahli tetap menekankan pentingnya penggunaan yang bijaksana. Salah satu alasan yang mendasari perhatian tersebut adalah adanya kemungkinan efek termal pada jaringan tubuh.

Efek termal terjadi Ketika energi yang dihasilkan oleh gelombang ultrasonic diserap oleh jaringan sehingga menyebabkan peningkatan suhu pada area yang diperiksa. Pada pemeriksaan dengan durasi yang singkat dan sesuai prosedur, peningkatan suhu ini umumnya sangat kecil dan tidak menimbulkan dampak yang berarti.

Namun, jika paparan ber;angsung terlalu lama atau dilakukan secara berulang tanpa alasan medis yang jelas, maka peningkatan suhu jaringan berpotensi menjadi besar. Risiko ini memang tertolong rendah,tetapi tetap perlu diperhatikan terutama pada janin yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan.

Beberapa penelitian ilmiah telah membahas kemungkinan terjadinya efek biologis akibat penggunaan USG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan gelombang ultrasonik dapat menyebabkan peningkatan suhu jaringan dalam kondisi tertentu, terutama apabila pemeriksaan dilakukan dalam waktu yang lama.

Meskipun belum terdapat bukti kuat yang menunjukkan dampak serius pada kehamilan normal akibat penggunaan USG sesuai standar medis, para peneliti tetap menyarankan agar prinsip kehati-hatian diterapkan dalam penggunaannya. Dengan kata lain, USG sebaiknya dilakukan ketika memang terdapat manfaat klinis yang jelas sehingga keuntungan yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan dengan potensi risiko yang mungkin muncul.

Selain efek termal, para ahli juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan aspek keselamatan jangka panjang. Sampai saat ini, berbagai penelitian dan tinjauan sistematis yang dilakukan oleh WHO menunjukkan bahwa USG merupakan metode yang aman apabila digunakan sesuai pedoman yang berlaku.

Namun demikian, keamanan tersebut bukan berarti USG dapat digunakan tanpa batas atau dilakukan sesering mungkin. Setiap tindakan medis tetap harus mempertimbangkan prinsip manfaat dan risiko. Oleh karena itu, penggunaan USG yang berlebihan tanpa indikasi yang jelas tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan paparan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Dalam beberapa kondisi, ibu hamil juga sering mengeluhkan sakit kepala, sakit gigi atau demam. (Sumber: Pexels/Ahmed akacha)
Dalam beberapa kondisi, ibu hamil juga sering mengeluhkan sakit kepala, sakit gigi atau demam. (Sumber: Pexels/Ahmed akacha)

Pemeriksaan USG yang dilakukan sesuai kebutuhan medis memberikan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan ibu dan janin. Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat mendeteksi berbagai kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti gangguan pertumbuhan janin, kelainan plasenta, kehamilan ganda, maupun masalah lain yang dapat memengaruhi keselamatan ibu dan bayi.

Dengan demikian, tujuan utama penggunaan USG adalah membantu proses diagnosis dan pemantauan kesehatan, bukan sekadar untuk memenuhi rasa ingin tahu atau mengurangi kecemasan tanpa dasar medis. Pemahaman yang tepat mengenai fungsi USG sangat penting agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi ini secara bijaksana.

Untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul akibat penggunaan USG yang berlebihan, pemeriksaan sebaiknya dilakukan berdasarkan rekomendasi dokter atau tenaga kesehatan yang kompeten. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menentukan kapan pemeriksaan diperlukan serta berapa frekuensi yang sesuai dengan kondisi kehamilan masing-masing pasien.

Selain itu, tenaga kesehatan juga perlu memberikan edukasi yang jelas mengenai manfaat, tujuan, dan kemungkinan risiko dari penggunaan USG. Informasi yang memadai dapat membantu pasien memahami bahwa pemeriksaan yang lebih sering tidak selalu berarti lebih baik dan tidak selalu memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan janin.

Masyarakat juga perlu meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan teknologi kesehatan secara tepat. Kesadaran bahwa setiap tindakan medis harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas dapat membantu mencegah pemeriksaan yang tidak diperlukan.

Edukasi yang baik akan membuat pasien lebih mampu mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar serta tidak mudah terpengaruh oleh anggapan bahwa frekuensi pemeriksaan yang tinggi selalu memberikan hasil yang lebih baik. Dengan pemahaman tersebut, penggunaan USG dapat dilakukan secara lebih efektif dan sesuai dengan tujuan medis yang sebenarnya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

ADE PUTRI MELDA
Tentang ADE PUTRI MELDA
Mahasiswa Fisika Universitas Katolik Parahyangan

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Sep 2026, 18:33

Jika Ada Lagi Taman Nasional atau Taman Hutan Raya Baru di Jawa Barat

Menelusuri peluang hadirnya taman nasional atau taman hutan raya (tahura) baru sebagai benteng keanekaragaman hayati, pelindung ekosistem (flora dan fauna) serta oasis hijau masa depan Bumi Pasundan.

Bagas Aji Prakoso saat menjajal Tahura Djuanda. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 16:50

Ketika Idealisme Pengabdian Gen-Z Membentur Tembok Kaku Birokrasi

Artikel opini ini membahas paradoks antara idealisme pengabdian ASN Generasi Z dan budaya birokrasi yang masih dianggap kaku.

Tumpukan Berkas. (Sumber: Chat GPT | Foto: AI Chat GPT)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 15:05

Jalur FM: Ketika Suara dari Udara Menjadi Lebih Jernih

Sebelum gelombang FM semakin ramai di Bandung, perubahan serupa lebih dahulu terasa di Jakarta.

Studio Radio OZ Bandung di Jl. Setrasari II No. 14, Bandung. Radio OZ menjadi salah satu stasiun radio di Bandung yang termasuk awal bermigrasi dari jalur AM ke FM. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 14:42

216 Tahun Kota Bandung: Merawat Warisan dan Membangun Masa Depan Gastronomi Berkelanjutan

Lebih dari sekadar destinasi tempat orang mencari tempat makan yang estetis atau makanan lezat, Bandung pada hakikatnya adalah laboratorium budaya.

Kudapan tradisional khas Kota Kembang yang sangat populer antara lain cireng, cilok, seblak, dan telur gulung. (Sumber: Shutterstock | Foto: Hanifah Kurniati)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 12:21

Momentum Mahasiswa Meraih Prestasi

Mahasiswa sering menyalahkan diri dan keadaannya dalam situasi yang sulit. Menurut mahasiswa, bahwa keberadaannya belum tentu berprestasi. 

Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 1 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 22 Sep 2026, 10:40

Media Lokal Cari Model Bisnis Baru di Local Media Summit 2026

Media lokal tidak lagi hanya dituntut menjadi penerbit berita, tetapi juga dapat berkembang menjadi agensi lokal, pengelola komunitas.

Local Media Summit (LMS) akan kembali hadir di pada 22-23 Oktober 2026 di Hotel Manhattan Jakarta.
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 10:15

Jika Benzema Datang, Persib Sebenarnya Membeli Apa?

Status bebas transfer Benzema saat ini membuat sebuah pintu terbuka untuk Persib.

Karim Benzema (Sumber: ayobandung.com | Foto: Wikimedia Commons (Lisensi CC) via ayobandung.com)
Ayo Netizen 22 Sep 2026, 10:00

Urap: Jejak Mahakarya Kuliner Tertua dan Filosofi Kehidupan dalam Sepiring Sayuran Nusantara

Dalam khazanah gastronomi Indonesia, urap bukan sekadar komposisi sayuran dan kelapa parut.

Urap merupakan sajian sayuran tertua di tanah Jawa yang tercatat secara formal dalam literatur sejarah. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 19:31

Demokrasi yang Berakar: Ketika Politik Bertemu  Budaya dan Kepercayaan

Sebelum seseorang menjatuhkan pilihan politiknya, ada proses komunikasi yang panjang. Sebelum sebuah kekuasaan dianggap sah, ada proses pembentukan makna.

Diah Fatma Sjoraida merupakan Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. (Sumber: Gemini | Foto: Ilustrasi oleh AI)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 19:01

Urgensi Kota Bandung: Persolan Sampah dan Kemacetan

Sampah dan kemacetan adalah dua persoalan besar yang dihadapi Bandung. Harus diatasi dengan membangun kesadaran bersama, yang akhirnya demi kenyamanan bagi warga Bandung, sebagai rumah bersama.

Pengendara melintas di dekat tumpukan sampah yang menggunung di TPS Jalan Makam Caringin, Kota Bandung, Kamis, 9 April 2026. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 18:17

Imaji Papua Bersilaturahmi dengan Caraka Sundanologi Bandung

Imaji Papua membawa cerita tentang manusia, budaya, dan kehidupan Tanah Papua ke Bandung melalui film dan dialog lintas komunitas.

Caraka Sundanologi bersilaturahmi dengan komunitas Imaji Papua melalui pemutaran film dokumenter sebagai ruang berbagi cerita, budaya, dan pengalaman tentang Papua. (Sumber: Nonon Rachnaya)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 17:20

Bandung dan Terbentuknya Karyawan 'Flourish'

Ketika Pemkot Bandung berhasil memangkas hambatan birokrasi,sektor industri harus siapkan sistem rekrutmen yang presisi.

Bandung dan urgensi karyawan "Flourish" (Sumber: dokpri dengan kreasi chatgpt | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 16:22

Tugu Proklamasi Cirebon: Jejak Pembacaan Proklamasi 15 Agustus 1945

Sebuah tugu berwarna putih di perempatan Jalan Siliwangi, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, itu menjadi saksi bahwa kemerdekaan Indonesia pernah diproklamirkan sebelum 17 Agustus 1945.

Tugu Proklamasi Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Wahyu)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 15:58

Menimbang Dampak Pajak Otomatis di Tengah Melejitnya Lokapasar Kota Bandung

Proses perpajakan digital menuntut UMKM agar merapikan pembukuan mereka

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Kanan). (Sumber: Humas Pemkot Bandung)
Ikon 21 Sep 2026, 15:33

Stasiun Cicalengka, dari Stasiun Bersejarah jadi Tinggal Sejarah

Stasiun Cicalengka berusia lebih dari seabad. Bangunan lamanya telah dibongkar, sementara tinggalan sejarahnya masih tersisa.

Stasiun Cicalengka, Bandung, antara tahun 1900-1920-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 13:41

Akar Historis dan Evolusi Gastronomi Sunda: Meneroka Budaya Pangan Tatar Parahyangan

Gastronomi bukan sekadar urusan pemuasan kebutuhan fisiologis manusia melalui asupan nutrisi, melainkan sebuah disiplin ilmu yang membedah korelasi intrinsik antara makanan dan kebudayaan.

Penjual makanan keliling di Jawa Barat sekitar tahun 1910. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 11:21

Bioskop sebagai Ruang Refleksi Diri

Bioskop di era modern tidak sekedar ajang hiburan tapi ruang refleksi yang membuat nyaman.

Ilustrasi bioskop. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 21 Sep 2026, 09:09

Ketika Fikom Harus Mengajarkan Cara Berkomunikasi dengan Mesin

Sekarang mulai terbentuk pola baru komunikasi, yakni manusia berbicara kepada mesin, mesin menghasilkan pesan, mesin memilih pesan, lalu manusia menerima dan menafsirkannya.

Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. (Sumber: ayobandung.com | Foto: fikom.unpad.ac.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 20 Sep 2026, 17:07

930 Pecatur di Bandung Dapat Wejangan dari Legenda Utut Adianto

Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan dan pencarian talenta catur baru.

Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026 menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang pembinaan dan pencarian talenta catur baru. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 20 Sep 2026, 16:57

Istilah Bahasa Jawa untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Mengenal istilah lokal Bahasa Jawa untuk menggambarkan kekuatan guncangan gempa bumi, dari Lir hingga Lindhu Kiamat/Jagad Obah. Kaya makna dan kearifan lokal suu bangsa Jawa.

Ilustrasi bangunan yang rusak akibat gempa bumi. (Sumber: Pexels | Foto: Ahmed akacha)