Pengaruh AI dalam Meningkatkan Efektivitas dan Akurasi di Dunia Akuntansi

3 menit baca
DEVINA ALVERO ONASIS
Ditulis oleh DEVINA ALVERO ONASIS diterbitkan
ilustrasi dunia akuntansi. (Sumber: Pexels | Foto: RDNE Stock project)
ilustrasi dunia akuntansi. (Sumber: Pexels | Foto: RDNE Stock project)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • AI mempercepat pekerjaan akuntansi dengan mengotomatisasi tugas rutin, meningkatkan efisiensi, dan membantu menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat.

  • AI membantu mendeteksi kecurangan melalui analisis pola transaksi dan identifikasi data yang tidak wajar, termasuk dengan teknologi Artificial Neural Network (ANN).

  • AI mendukung pengambilan keputusan akuntan melalui analisis prediktif, tetapi keputusan akhir tetap membutuhkan pertimbangan dan logika manusia.

Artificial Intelligence (AI) merupakan perkembangan teknologi pada masa kini yang mampu membantu para akuntan dalam memudahkan penyusunan laporan keuangan, meminimalisir kesalahan, mendeteksi adanya kecurangan, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Selain itu AI di dunia akuntansi digunakan untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan kemampuannya mengolah dan menganalisis data secara cepat, AI dapat meningkatkan efisiensi kerja serta menghemat waktu dalam proses akuntansi.

Dengan bantuan AI penyusunan laporan keuangan menjadi lebih efektif dan lebih dinamis. AI dapat membuat pekerjaan akuntan menjadi lebih efisien, seperti memasukkan data dari faktur dan dokumen keuangan. Selain itu, AI mampu membantu meningkatkan kualitas data akuntansi karena sistem dapat mengidentifikasi kesalahan dan pola tertentu dalam data yang diproses. Salah satu bentuk AI yaitu machine learning dan natural language. Penerapan machine learning dan natural language processing dalam pelaporan keuangan membuat proses audit dan pelaporan menjadi lebih efisien dibandingkan metode konvensional (Esanov, 2025: 1348).

Kondisi ini membuat akuntan dapat lebih fokus pada analisis strategis dan pengambilan keputusan, karena tugas administratif yang berulang telah diambil alih oleh sistem AI. Dengan demikian, akuntan dapat lebih fokus pada pekerjaan yang membutuhkan analisis dan pertimbangan profesional, sedangkan pekerjaan yang bersifat rutin dapat dibantu oleh AI.

AI membantu akuntan dalam mendeteksi kecurangan secara otomatis dan lebih cepat dengan cara menganalisis data - data transaksi, melihat pola yang tidak biasa, dan juga manipulasi laporan keuangan sebelum kerugian membesar. Dalam praktiknya, AI tidak hanya berperan dalam penyusunan laporan keuangan, tetapi juga menjadi alat penting dalam mendeteksi kecurangan yang terjadi di perusahaan. Melalui kemampuan analisis data yang canggih, AI dapat menemukan pola - pola transaksi yang menyimpang seperti pencurian dan kesalahan dalam menginput transaksi.

Salah satu penerapannya adalah Artificial Neural Network (ANN), yang dapat digunakan untuk memprediksi adanya fraudulent financial reporting berdasarkan berbagai indikator keuangan. Penelitian Riany, Sukmadilaga, dan Yunita menunjukkan bahwa model ANN mampu mendeteksi indikasi fraudulent financial reporting pada laporan keuangan dan dapat membantu auditor dalam mengidentifikasi salah saji material akibat kecurangan (Riany et al., 2021: 66). Dengan adanya kemampuan tersebut, akuntan dan auditor dimudahkan dalam menemukan transaksi atau laporan yang mencurigakan sebelum masalah tersebut menumpuk menjadi masalah yang besar nantinya. Meskipun demikian, hasil yang diberikan AI tetap perlu diverifikasi oleh manusia agar keputusan terkait adanya kecurangan tidak hanya bergantung pada sistem otomatis.


Di dunia akuntansi para akuntan harus bisa mengambil keputusan yang tepat bagi perusahaannya, maka dari itu AI mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat agar tidak adanya kesalahan pengambilan keputusan. Keputusan yang diambil seorang akuntan dapat memiliki risiko kurang tepat ketika kondisi perusahaan berubah di masa mendatang, sehingga AI dapat membantu akuntan dalam mengambil keputusan yang lebih tepat bagi perusahaan.

Dengan memanfaatkan kemampuan analitik prediktif yang ditawarkan oleh AI, para akuntan dapat menganalisis pola dan tren serta menghasilkan prediksi yang lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan (Goel et al., 2023: 963). AI akan memberikan informasi yang dapat membantu perusahaan dalam menentukan penggunaan sumber daya, melakukan perencanaan, dan memperkirakan kondisi keuangan di masa mendatang. Namun, keputusan akhir tetap membutuhkan pertimbangan akuntan karena AI tidak sepenuhnya dapat memahami kondisi perusahaan dan pertimbangan manusia yang ada di dalamnya. AI digunakan hanya sebagai alat bantu para akuntan saja tidak sepenuhnya mengambil alih tugas akuntan untuk pengambilan keputusan. 

Secara keseluruhan AI banyak membantu para akuntan membuat pekerjaan menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah. Teknologi yang semakin canggih ini seperti AI banyak membantu menyelesaikan pekerjaan akuntan dan juga membuat proses kerja menjadi lebih praktis dan terstruktur. Meskipun AI sendiri memberikan banyak kemudahan namun tetap dibutuhkan pertimbangan dan kemampuan logika manusia, sehingga AI hanya sebagai alat bantu akuntan saja dalam proses kerja. Dengan demikian, penggunaan AI dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung perkembangan dunia akuntansi di tengah kemajuan teknologi yang semakin cepat ini. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 06 Okt 2026, 06:30

PHBS Sebagai Modalitas Kesehatan Warga Kota Bandung

Tahun 2026 ini, influenza tipe A ini menjadi gambaran yang sama, meski oleh pemerintah tidak lagi di-covidkan. Namun kekhawatiran masyarakat tetap trauma dan ketakutan berlebihan.

Ilustrasi penderita influenza.
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 20:09

Ruang Terbuka Hijau di 30 Kecamatan di Kota Bandung

Artikel ini mengulas kondisi Ruang Terbuka Hijau di 30 kecamatan Kota Bandung. Temukan sebaran, fasilitas publik, keasrian lingkungan dan upaya pelestarian taman kota demi Bandung yang lebih asri.

Aktivitas warga di taman Alun-Alun Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 9 Juli 2022. (Sumber: Ayobandung | Foto: Magang Foto/Algifari Tohaga Abdillah)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 19:22

Ketika Wajah-Wajah Populer Mengisi Halaman Majalah Selecta Edisi Oktober 1970

Membuka kembali majalah lawas selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Begitu pula ketika kembali membaca Majalah Selecta edisi Oktober 1970.

Hastarita Abdullah, fotomodel 17 tahun, tampil di sampul depan Majalah Selecta edisi Oktober 1970. Sementara Trio Nindya Sisters, tiga bersaudari asal Solo, tampil di sampul belakang, 56 tahun silam. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 17:03

10 Netizen Terpilih September 2026, Menangkap Ragam Isu Bandung dan Jawa Barat

Redaksi Ayobandung.id mengumumkan 10 penulis terbaik kanal "Ayo Netizen" untuk periode September 2026, dengan total hadiah tetap Rp1,5 juta.

Simulasi penanganan bencana gempa bumi akibat Sesar Lembang. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 16:16

Ronda Malam: Mereka yang Berjaga saat Warga Terlelap

Ketika warga terlelap, petugas ronda tetap terjaga. Di RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, ronda malam menjadi ikhtiar keamanan sekaligus bukti bahwa semangat gotong royong masih menyala.

Ilustrasi warga Indonesia sedang ronda. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan Gemini AI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 15:02

Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

Kota Bandung kini terus berbenah menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain berfungsi menjaga keseimbangan alam dan menekan polusi, kehadiran taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi warga.

Taman di Jl. Tongkeng No.46, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 13:41

Mencegah KBGO di Kampus: Bukan Lagi Soal Perempuan Menjaga Diri

Seruan agar perempuan "pandai menjaga diri" di ruang digital tak lagi cukup. Kampus harus hadir secara sistemik menjamin ekosistem belajar yang aman bagi mahasiswi.

Pembukaan Latsar CPNS Tahun 2022 (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SkTAN)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 11:04

Kesehatan Mental Kita di Hari Sumpah Pemuda

Refleksi peringatas Sumpah Pemuda dengan isu keshatan mental.

Sumpah Pemuda & Kesehatan Mental. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 05 Okt 2026, 10:14

Amit-Amit, Jangan sampai Keranda Jadi Alat Ukur Tata Kota

Keranda seharusnya hanya mengantar manusia ke tempat peristirahatan terakhir. Ia jangan sampai berubah menjadi alat ukur apakah sebuah kota bekerja dengan baik atau tidak.

Lahan pekuburan di salah satu sudut Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 19:10

Batik dari Warisan Budaya Tradisional Menuju Fashion Internasional

Tahun 2009, UNESCO telah telah memasukkan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Batik perlu bergerak dari craft based economy menuju creative fashion industry. Dan dari produk menjadi nilai.

Koleksi batik Retno Mulyo. (Sumber: Batik Retno Mulyo)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 16:38

Memikirkan Kembali Sumber Daya Energi Baru: Terbarukan Berbiaya Murah dan Ramah Lingkungan

Mengulas solusi energi baru dan terbarukan yang murah serta ramah lingkungan.

Pengelola Waduk Jatiluhur menyebutkan kemarau panjang pada Juli 2023 menyebabkan tinggi muka air waduk mengalami penyusutan hingga 10 meter atau 2 meter diambang batas kritis. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 14:22

Masa Depan Podcast: Kemana Arah Komunikasi Digital Antara Manusia dan Akal Imitasi?

Perkembangan teknologi turut membuat podcast dengan pelbagai macam tema yang bisa diangkat. Maka tidak ada lagi batasan bahwa kita tidak bisa menyuarakan aspirasi melalui podcast.

Ilustrasi alat studio podcast. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 10:47

Peringati Bulan Bahasa dengan Membaca Indeks Literasi

Refleksi tingkat literasi Indonesia dalam momentum bulan bahasa tahun 2026.

Bulan Bahasa dan Literasi. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 04 Okt 2026, 09:59

KDM Mengingatkan Pers, tetapi Siapa yang Mengingatkan KDM?

KDM tidak perlu takut kepada wartawan yang kritis. Justru seorang gubernur memerlukan wartawan yang mampu menjadi semacam cermin yang tidak bisa diedit.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 20:31

Saat Pajak Terus Mencekik, Masihkah 'Worth It' untuk Membangun Usaha Mandiri?

Di Negara ini menjadi Karyawan atau Wirausahawan bukan satu-satunya pilihan yang menguntungkan. Keduanya punya konsekuensi yang terkadang merugikan.

Apakah kita benar-benar bisa memilih antara menjadi karyawan dan pengusaha di negeri ini? (Sumber: pixabay)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 19:15

Masjid Menara Sangat Terkait Kali Semarang

Kali Semarang dan anak-anak sungainya, dermaga sungai di Kampung Melayu dengan Masjid Menaranya, menjadi satu situs penting dalam sejarah perkembangan Kota Semarang.

Pak Ali (berbaju putih), sedang memberikan keterangan tengtang penimbunan lantai satu masjid. (Foto: T Bachtiar)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 18:02

Investasi Bangsa Dimulai dari Penguasaan Literasi Generasi Muda

Penguasaan literasi generasi muda harus ditempatkan sebagai fondasi utama untuk membangun bangsa yang kuat, mandiri, adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.

Anak muda sedang membaca buku. (Sumber: Pexels | Foto: Abby Chung)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 16:45

Mengenang Masa Keemasan Acara Musik di Layar Kaca TVRI

Bagi generasi yang tumbuh pada era 1980-an hingga 1990-an, acara musik di TVRI bukan sekadar tontonan.

Aneka Ria Safari. Salah satu acara musik televisi favorit penonton Indonesia era 1980-1990-an. Program ini menghadirkan penyanyi dan grup musik populer serta lagu-lagu yang tengah digemari masyarakat. (Sumber: Majalah Monitor TVRI)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 15:14

Makna Filosofis, Persamaan, dan Perbedaan Pupuh Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Sasak

Makna filosofis, persamaan dan perbedaan Pupuh Sunda, Jawa, Madura, Bali dan Sasak.

Seniman tembang pupuh. (Sumber: Dika Dzikriawan)
Ayo Netizen 02 Okt 2026, 11:49

Seragam Khaki

Cerita seorang guru honorer yang mendapat ujian ekonomi tapi tetap bekerja profesonal.

Ilustrasi 'Khaki'. (Sumber: ChatGPT)