Aksa Cafe Cirebon tempat Nongkrong Cozy di Cirebon

2 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Menu Aksa Cafe Cirebon (11/10/2026). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Menu Aksa Cafe Cirebon (11/10/2026). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Cirebon dengan suhu udaranya yang sangat panas karena mencapai 30-33 di siang hari membuat siapa saja yang berasal dari kota dengan udara yang sejuk akan tersiksa. Suhu udara yang panas membuat keringat semakin mengucur tanpa diminta. Suhu tubuh yang panas membuat kepala terasa terbakar. Berakhir dengan kulit yang lengket dengan keringat.

Jujur selama di Cirebon saya bisa 3-4 kali mandi untuk meredam suhu udara yang panas. Sebetulnya berdiam diri lama di kosan yang bernaung kan AC pun sudah sangat nyaman. Namun jika diam di kosan terus sudah dipastikan tidak akan bisa eksplorasi ke khasan Kota/ Kabupaten Cirebon.

Sore itu selepas pulang dari tempat PKPA saya beserta kedua teman dari kampus lain merencanakan untuk makan di suatu cafe yang direkomendasikan secara langsung oleh tim marketing kantor. Menurutnya yang suka dengan menu salad akan cocok karena rasanya yang enak.

Begitu sampai tampak depan memang terasa gersang tapi ketika sudah masuk suasana dingin mulai terasa. Dengan ornamen dapur modern terasa khas seperti kita sedang berada di rumah. Pada mulanya kami mendapat tempat duduk di meja bundar kayu lalu dipindahkan menjadi tempat sofa empuk karena awalnya teman kami yang lainnya akan menyusul.

Baca Juga: Gastro-Histori Roti Bagelen: Akulturasi Tiga Budaya dan Jejak Perintis Khoe Pek Goan di Garut Sejak 1885

Kami memesan beberapa menu seperti Chicken Caesar Salad, Crispy Chicken Mushroom, Manggo Pine Burst, Mango Sago, Matcha Ube, Peanut Butter Toast, Blueberry Grilled Cheese Sourdough dan Crepes Nutela Banana. Harga beberapa makanan bervariasi mulai dari Rp.33.000 hingga Rp.70.000an.

Dimulai dari Chicken Caesar Salad yang tidak hanya tampilan makanannya aja yang cantik tapi juga rasanya yang ciamik. Potongan dada ayam yang lembut bercampur dengan sayur yang renyah tapi tidak terasa mentah. Tak hanya itu menu ini juga ditaburi dengan potongan roti yang kering. Ditambah dengan cocolan sambah yang gurih dan creamy.

Crispy Chicken Mushrom dengan paduan dengan potongan kentang dan cocolan saus sangat cocok bagi mereka yang suka nongkrong dengan cemilan yang ringan tapi enak. Minuman dan jus mangga yang segar juga cocok dengan panasnya kota Cirebon.

Setelah makan pengunjung bisa mengambil foto di outdoor dengan vibes yang hijau-hijau. Apalagi jika berkunjung sore maka akan mendapat cahaya senja yang estetik. Cafe ini sangat cocok untuk tempat tongkrongan keluarga juga berkumpul bersama keluarga tercinta. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 12 Okt 2026, 20:24

Soto-Soto Populer Nusantara: Mozaik Rasa, Pemetaan, Tipologi, dan Teknik Gastronomi Soto Indonesia

Dalam lanskap kuliner Nusantara, soto merupakan representasi konkret dari akulturasi dan adaptasi seni dapur tradisional Indonesia.

Soto Bandung, soto khas Bandung berbahan dasar daging sapi tanpa santan yang disajikan unik dengan lobak dan kedelai goreng. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 19:05

Mungkinkah Tiket Murah dari Bandara Husein?

Bandara perlu model bisnis yang mampu menarik maskapai, mendatangkan penumpang, dan menciptakan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung. (Sumber: bandung,go.id)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 18:16

PWI Jabar dan Tantangan Baru Menjaga Kepercayaan Publik di Era AI

PWI Jawa Barat juga dapat mendorong penguatan disiplin verifikasi di kalangan anggotanya. Misal, dengan membahas prosedur pemeriksaan video yang viral dan penggunaan gambar hasil AI.

Logo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 17:31

Terlalu Dekat untuk Dikenal: Mengapa Situs Candi Bojong Menje perlu Diceritakan Kembali?

Situs Candi Bojong Menje menyimpan jejak sejarah yang penting, tetapi masih kurang mendapat perhatian layak. Sudah saatnya masyarakat, generasi muda, mengenal dan menjaga warisan sejarah ini.

Kondisi Situs Candi Bojong Menje di Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi Jailani Abdul Rosyid | Foto: Jailani Abdul Rosyid)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 16:51

Membuka Monitor Oktober 1983: Saat Si Unyil, Gombloh, dan Bintang Idola Menemani Hari-Hari Kita

Majalah Monitor edisi Oktober 1983 mengajak kita pulang sejenak ke masa ketika hiburan tak datang setiap saat dalam genggaman, tetapi justru dinanti dengan penuh antusias.

Majalah Monitor edisi Oktober 1983, majalah hiburan dan keluarga dengan sampul mojang Bandung, Reita Soebita. (Foto: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 15:42

Tahun Berulang, MAMPUS Berulang Tahun

Ejaan setiap pemilihan diksi sangat relevan, sehingga menciptakan makna, bahkan pembacaan yang multitafsir sering disebut sebagai perspektif.

Berulang Tahun MAMPUS (Malam Minggu Puisi) (Foto: Ayu Maimun)
Seni Budaya 12 Okt 2026, 14:41

Mengubah Gerakan Erotis Tari-tarian Kerakyatan Melalui Tari Lidah Agni

Tari kerakyatan tradisional sunda, memang kerap mendapat stigma terdapat unsur erotis. Akan tetapi, para peneliti ISBI Bandung mengubahnya menjadi gerakan tari lidah agni.

Salah satu gerakan Tari Lidah Agni  yang dipentaskan oleh Sanggar Putri Ayu Bandung (Foto: mildan)
Beranda 12 Okt 2026, 14:18

Menari dan Berbagi untuk Sesama Lewat Bhakti Nṛtya Pertiwi

Lebih dari sekadar pertunjukan, Bhakti Nṛtya Pertiwi menjadi ruang perjumpaan untuk merayakan keberagaman budaya.

Pertunjukan tari Kalimantan dalam Bhakti Nṛtya Pertiwi menjadi bagian dari perayaan keberagaman budaya Nusantara sekaligus ajakan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 14:01

Semrawut Parkir Liar Pasar Ujungberung: Jalan Sempit, Pejalan Kaki Terpaksa 'Nyempil' di Antara Kendaraan

Parkir liar di bahu jalan dan trotoar depan Pasar Ujungberung bikin ruas jalan menyempit. Pejalan kaki terpaksa nyempil di antara kendaraan

Kondisi parkir liar sepeda motor di bahu jalan depan Pasar Ujungberung yang menyebabkan penyempitan jalan. (Foto: Rahayu)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 13:22

Aksa Cafe Cirebon tempat Nongkrong Cozy di Cirebon

Aksa Cafe Cirebon menjadi salah satu tempat nongkrong anak muda yang punya tempat yang nyaman dan rasa makanan yang enak

Menu Aksa Cafe Cirebon (11/10/2026). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 09:41

Kenapa Kekerasan Masih Terjadi di Sekolah

Kita miris melihat masih terjadinya kekerasan di sekolah, yang mengakibatkan seorang anak meninggal dunia. Ada yang harus dibenahi secara serius tentang tata kelola sekolah. Disiplin bukan hukuman.

Ilustrasi kekerasan di sekolah. (Sumber: Pexels | Foto: Ivonne Vallejos)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 08:31

Paylater di Kalangan Gen Z Bandung: Kemudahan Transaksi atau Risiko Finansial?

Paylater menawarkan kemudahan transaksi bagi Gen Z, tetapi juga menyimpan risiko finansial. Kenali dampaknyadan pentingnya mengelola keuangan secara bijak agar tidak terjerat utang.

Ilustrasi AI penggunaan paylater di kalangan Gen Z dan risiko finansial yang perlu diwaspadai. (Sumber: OpenAI (AI-generated) | Foto: AI-generated image)
Bandung 11 Okt 2026, 21:19

Saksi Bisu Sejarah Sejak 1897, Grand Hotel Preanger Bandung Bertransformasi Jadi Destinasi Heritage Modern

Di tengah tren heritage tourism dan staycation yang kian diminati, keberadaan bangunan cagar budaya bernilai sejarah tinggi seperti Preanger menjadi aset berharga.

Di tengah tren heritage tourism dan staycation yang kian diminati, keberadaan bangunan cagar budaya bernilai sejarah tinggi seperti Preanger menjadi aset berharga. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 11 Okt 2026, 15:25

Kemacetan Kopo Itu Ada Usainya atau Tidak, sih?

Kemacetan Kopo yang disebabkan oleh keserakahan para pengendara dengan mengambil jalan pengendara lain dari lawan arus dan solusi agar kemacetan bisa berkurang.

Kemacetan di daerah Kopo. (Sumber: infobandungkota via instagram | Foto: Tanty Malia)
Ayo Netizen 11 Okt 2026, 13:45

Mengapa Jalan di Kebon Gedang Kembali Rusak? Menelusuri Penyebab di Balik Kerusakan Jalan

Jalan di Kebon Gedang kembali rusak meski telah diperbaiki. Artikel ini menelusuri kemungkinan penyebabnya, mulai dari genangan air, drainase, hingga tingginya aktivitas kendaraan.

 Ilustrasi.
Ayo Netizen 11 Okt 2026, 12:37

Citarum Masuk Kamar: Dari Jam 8 Malam Sampai Pagi di Katapang

Banjir Sungai Citarum yang masuk hingga ke kamar warga menjadi potret krisis lingkungan. Artikel ini mengulas penyebab, dampak, dan solusi yang harus dilakukan bersama.

Kondisi rumah di Gang Awug, Katapang, setelah banjir semalam akibat luapan Citarum. Air coklat masih menggenang di dalam rumah. (Sumber: Dokumentasi Warga)
Ayo Netizen 10 Okt 2026, 16:20

Zebra Cross di depan UIN Bandung Kampus 1, Apakah Safe-Crossing?

Kurangnya fasilitas yang memadai dan faktor lainnya, zebra cross di depan UIN Bandung Kampus 1 ternyata tidak termasuk ke dalam kategori safe-crossing.

Pejalan kaki yang menyeberang di zebra cross depan gerbang pintu masuk-keluar UIN Bandung Kampus 1. Difoto pada hari Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 06.26 WIB. (Sumber: Dok. Pribadi | Foto: Evira Dwi Shakira)
Ayo Netizen 10 Okt 2026, 14:39

Darurat Kesehatan Mental dan Ruang Komunikasi Terapeutik Melalui Radio

Di tengah kelelahan konten mental health medsos, radio bertransformasi jadi ruang konseling terapeutik. Ini membuktikan pemulihan jiwa butuh empati nyata, bukan sekadar engagement digital.

Di tengah kelelahan konten mental health medsos, radio bertransformasi jadi ruang konseling terapeutik. (Sumber: Pexels | Foto: Vie Studio)
Ayo Netizen 10 Okt 2026, 13:19

Jangan Menghukum Saritem karena Reputasinya

Saat nama Saritem disebut, publik tidak hanya membayangkan lokasi geografis di Kota Bandung. Ada citra sosial yang ikut menyeruak, yang terbentuk dari sejarah, pemberitaan, dan percakapan warga. 

Polisi melakukan razia narkoba di Saritem. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 10 Okt 2026, 12:23

Gastro-Histori Roti Bagelen: Akulturasi Tiga Budaya dan Jejak Perintis Khoe Pek Goan di Garut Sejak 1885

Dalam khazanah gastro-historis Indonesia, Roti Bagelen menduduki posisi istimewa sebagai penganan legendaris yang melintasi zaman.

Roti Bagelen pertama kali terekam dalam sejarah lahir dan berkembang di Kabupaten Garut sebagai titik awal keberadaannya di Indonesia. (Sumber: Akun Shopee Bagelen Garut)