Studio 512 Bandung: Apresiasi D'Renced untuk Rekaman

2 menit baca
Muhammad Assegaf
Ditulis oleh Muhammad Assegaf diterbitkan
 (Foto: Penulis)
(Foto: Penulis)

D'Renced meracik musik sebagai intstrumen yang kalem tapi berisik, sebuah lagu tercurah dari pikiran berdasakan konteks menjadikannya lirik hingga melahirkan sebuah nada. Kehadiran D'Renced bagian dari kehidupan manusia yang resah berdasarkan peristiwa hidup dalam mengungkapkan rasa. Sajian genre Pop Punk ini mempunyai tujuan untuk memberi pengaruh terhadap kondisi suasana hati dan emosi, sehingga ada keterikatan membangun emosional untuk saling berinteraksi agar memiliki kecakapan praktikal.

Setiap lirik menjadi ikonik, D'Renced memiliki kekuatan khusus yang mampu melampaui pikiran sehingga menjadi pembahasan multitafsir. D'Renced bukan sekadar Band, siapapun boleh bergabung di dalamnya dan membawa nama itu untuk terus berlayar. Suara-suara menjadi gelombang, menjadi getaran yang mengirimkan isyarat kepada otak sampai berteriak.

Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026. Studio 512 Bandung mengajak D'Renced untuk rekaman lagu, salah satu Band Pop Punk asal Majalengka ini mendapatkan apresiasi untuk membuka peluang di dunia musik. Lagu-lagu yang penuh kritik sosial mengajak masyarakat untuk memahami makna lirik yang disampaikan secara konteks dan penuh emosi seperti lagu : Mandor Tua, Mars Renced, BaBiBu, dan Mampus Pelan-Pelan (MPP).

Diskusi D'Renced dalam proses rekaman lagu. (Foto: Penulis)
Diskusi D'Renced dalam proses rekaman lagu. (Foto: Penulis)


Alasan D'Renced memilih rekaman secara langsung karena berpikir band-band sekarang mulai mengandalkan Artificial Inteligence (AI) sebagai instrumen atau bahkan lirik itu sendiri. AI tidak memiliki rasa kecewa, AI tidak memilki semangat untuk berkarya karena hal itu hanya sebuah robot yang diperintah. D'Renced memiliki cara tersendiri dalam bermusik secara murni dan utuh, bahkan sampai suara vokalis serak sekalipun demi meluapkan berbagai rasa "Marah, Kecewa, Sedih, dan sebagainya" dengan berbagai fenomena yang ada.

Moga (Gitaris), Sugil (Vokalis) DJ (Drummer) dan Udok (Bassist) berangkat dengan latar belakang berbeda tapi ia bisa menyatu dari musik itu sendiri dengan harmoni memberi edukasi. Bermain musik bukan sekadar, tapi ada pendidikan di dalamnya tentang terapi musik itu untuk mengenal suara-suara, semesta hadir apa adanya. Pemaknaan dari lirik yang tertulis merupakan perjalanan dari ketidakmungkinan memperbesar kemungkinan.

Bobi selaku pemilik Studio 512 mengungkap bahwa: "Sebuah ide harus menjadi sesuatu, kalau sekadar melamun maka hasilnya pun merupakan lamunan. Tapi jika ide ini di produksi walau dengan proses yang terus menerus diperbaiki, pasti hasilnya pun akan memuaskan. D'Renced harus terus maju dalam menuturkan semangatnya." Lirik yang bagus memang harus memiliki filosifis, yang pasti respon untuk D'Renced harus menjiwai sehingga ketika pentas nanti ada karakter yang menjadi ikonik bagi D'Renced.

Mendengar hasil akhir rekaman lagu D'Renced (Foto: Penulis)
Mendengar hasil akhir rekaman lagu D'Renced (Foto: Penulis)

Perjalanan tak selalu berjalan mulus, memiliki karya berarti merdeka dalam berpikir. Proses rekaman berlangsung dioperatori oleh Bobi dan proses akhir dibantu oleh Aldi selaku kawan Bobi di Bob Project. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya, maka D'Renced akan selalu beregenarasi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muhammad Assegaf
Pegiat Literasi

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 28 Sep 2026, 15:15

Studio 512 Bandung: Apresiasi D'Renced untuk Rekaman

Suara-suara menjadi gelombang, menjadi getaran yang mengirimkan isyarat kepada otak sampai berteriak.

 (Foto: Penulis)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 12:24

Ayam Bekakak: Eksplorasi Gastronomi, Akar Historis, dan Filosofi Budaya Sunda

Dalam peta kuliner Tatar Pasundan, Ayam Bekakak (atau Bakakak Hayam) bukan sekadar sajian pemuas lapar.

Ayam Bekakak (atau Bakakak Hayam), hidangan ayam panggang utuh khas Tatar Pasundan. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: amrufm)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 11:19

Sesi Cukur Malam

Berkisah pembicaraan dua orang sobat, tukang cukur dan pelanggannya yang seorang dosen. Mereka menggosipkan mengenai kesialan-kesialan nasib karib mereka semasa SMA.

Sesi Cukur Malam. (Sumber: Chat GPT)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 07:40

Gunta Akhiri: Mewujudkan Rumah Besar Para Insinyur Kota Bandung

Tantangan besar ketersediaan Insinyur Profesional mesti segera diatasi

Ilustrasi Ketua PII  Cabang Bandung, Gunta Akhiri dan Ketum PII Pusat, Ilham Akbar Habibie (Sumber: dikreasi dengan chatgpt | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 19:12

Eksplorasi Gastronomi Bandung: Menyingkap Jejak Rasa, Sejarah, dan Warisan Budaya Pasundan

Memahami kuliner Bandung bukan sekadar aktivitas konsumsi, melainkan sebuah penelusuran antropologis terhadap budaya Pasundan yang menempatkan harmoni alam di atas piring saji.

Soto Bandung tampil unik dengan kuah bening kaldu sapi sebagai pembeda dari soto bersantan di daerah lain, dipadukan secara khas dengan potongan lobak. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 16:09

Jalan yang Benar di 'Google Maps' Belum Tentu Benar bagi Kendaraan Kita

Google Maps tidak berada di balik kemudi. Ia tidak tahu secara langsung apakah kendaraan tertentu membawa muatan berlebih atau apakah mesin kendaraan sedang prima.

Google Maps (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 10:36

Cuma Rp216 Bisa Keliling Bandung! Merayakan Ulang Tahun Kota Kembang Naik Bandros dan TMB

Pemerintah Kota Bandung memberikan kado spesial kepada seluruh warga dan wisatawan dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216.

Salah satu video Youtube Boby Rachma "BANDUNG TOUR ON BUS!! KELILING KOTA BANDUNG NAIK BANDROS!!".
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 10:06

Ekstrakurikuler yang Membahagiakan sebagai Resiliensi Pendidikan Berkelanjutan

Hadirnya pembelajaran ekstrakurikuler bagi murid diwujudkan dengan kegiatan yang lebih tepat dan memberi ruang bagi murid untuk mengekspresikan dirinya sesuai dengan hobi atau minat bakatnya.

Ilustrasi murid sekolah negeri. (Sumber: Pexels/Yazid N)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 08:26

Kamera Dulu, Peluk dan Tolong Kemudian

Fenomena masyarakat modern yang lebih mengutamakan kamera dan dokumentasi dibandingkan dengan mengutamakan empati.

Fenomena yang sering terjadi pada masyarakat modern yang menjadikan dokumentasi satu-satunya yang penting ketika terjadi sesuatu (Sumber: Generated AI)
Beranda 26 Sep 2026, 11:23

46 Kilometer Jalan yang Melintasi Kota Bandung Ini Bukan Milik Pemkot

Berdasarkan dokumen itu, sebagian besar ruas jalan nasional yang melintasi Kota Bandung tersebut membentang dari barat ke timur.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 19:46

MJT: Program Pemerintah Jawa Barat yang Cukup Solutif untuk Mengurangi Kemacetan

Metro Jabar Trans menjadi program yang cukup bermanfaat untuk meminimalisir kemacetan juga alternatif kendaraan umum yang terjangkau bagi masyarakat

Metro Jabar Trans menjadi salah satu transportasi umum pilihan masyarakat (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 18:19

Menonton Film di Bioskop Legendaris Bandung Era 90-an

Jauh sebelum bioskop hadir di dalam pusat perbelanjaan dan sinepleks modern, Bandung memiliki banyak gedung bioskop yang menjadi bagian dari denyut kehidupan kota.

Penulis berdiri di seberang bekas Bioskop Dian, Jalan Dalem Kaum, tepat di seberang kawasan Alun-Alun Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 17:24

Apa yang Salah Ketika Kekerasan Dipertontonkan di Sosial Media secara Vulgar?

Tontonan pada konten media sosial kini banyak yang mempertontonkan kekerasan secara vulgar. Nilai-nilai humanistik kian tergerus. Apakah kita bisa bijak dan memikirkan dampaknya untuk masa depan?

Ilustrasi korban kekerasan. (Sumber: Pexels | Foto: Daniel Reche)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 16:50

Nilai Diri 'Dus Obat' dalam Perspektif Industri Farmasi

Dus obat yang sering kita sepelekan ternyata tidak sesederhana yang kita pikirkan karena perlu spesifikasi tertentu saat diproduksi.

Dus Obat. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Seni Budaya 25 Sep 2026, 15:21

Mengenal Makna Kehidupan Melalui Batik

Legenda Ki Bahu Reksa dihadirkan melalui empat panel batik tulis Pekalongan yang menggambarkan perjalanan hidup manusia.

Luqiani Octa Pratiwi menghidupkan legenda Ki Bahu Reksa melalui wayang beber dan batik tulis khas Pekalongan. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 15:17

Membenahi Kompetensi Sopir, Atasi Jalur Tengkorak di Bandung Raya

Regulasi mewajibkan pemerintah menjamin penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi pengemudi

Ilustrasi jalur tengkorak di Bandung Raya. (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 13:32

Api Biru Papandayan: Ketika Foto Indah Justru Bisa Menyimpan Bahaya

Foto yang baik tidak harus menjadi bukti bahwa fotografer berhasil mengalahkan jarak.

Fenomena blue fire. (Sumber: kemenparekraf.go.id)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 10:19

Jejak Kuliner Nusantara: Telaah Literatur Resep Masakan Indonesia Pascakemerdekaan (1950–1979)

Secara keseluruhan, literatur resep masakan kurun 1950 hingga 1979 berhasil meletakkan fondasi kokoh bagi kebudayaan Indonesia modern.

Di antara buku-buku resep masakan yang terbit pada kurun 1950 hingga 1979 telah berhasil meletakkan fondasi kokoh bagi kebudayaan Indonesia modern. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 08:28

Kado Istimewa Hari Jadi Kota Bandung:  Penghargaan Nasional Layanan Investasi

Pada semester pertama tahun 2026 telah mencatatkan angka investasi yang sangat impresif, yaitu melampaui Rp 6 triliun

Penghargaan Nasional Layanan Investasi 2026 untuk  kota Bandung (Sumber: dok bandung.go.id)
Ayo Netizen 24 Sep 2026, 20:45

Becak Listrik Bandung dan Penyakit Lama Kebijakan Publik

Becak listrik adalah alat produksi. Ia menghasilkan uang hanya ketika bergerak dan membawa penumpang. Kalau baterai habis, ada risiko pendapatan hilang.

Becak listrik bantuan Presiden tiba di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayobandung)