‎Dari 'Deadline' hingga 'Healing': Ketika Bahasa Inggris Masuk ke Percakapan Sehari-hari ‎

4 menit baca
Sri Kurniawati
Ditulis oleh Sri Kurniawati diterbitkan
Wawancara kepada Mahasiswa: Ketika Bahasa Inggris Masuk ke Percapakan Sehari-Hari (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Wawancara kepada Mahasiswa: Ketika Bahasa Inggris Masuk ke Percapakan Sehari-Hari (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

“Deadline tugasnya kapan?” “Aku lagi healing dulu.” “Nanti kita meeting, ya.” Kalimat-kalimat tersebut semakin mudah ditemukan dalam percakapan sehari-hari anak muda Indonesia. Sejumlah kata berbahasa Inggris kini digunakan berdampingan dengan bahasa Indonesia, baik dalam percakapan langsung maupun komunikasi di media sosial.

‎Penggunaan istilah seperti deadline, meeting, healing, overthinking, random, hingga literally menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan masyarakat terus mengalami perkembangan. Kata-kata dari bahasa Inggris tidak selalu digunakan dalam konteks formal, tetapi telah masuk ke percakapan sehari-hari dengan makna dan konteks yang terkadang menyesuaikan kebiasaan penuturnya.

‎Fenomena tersebut tidak terlepas dari semakin dekatnya masyarakat dengan internet dan media sosial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Statistik Kesejahteraan Rakyat 2025 menunjukkan bahwa dari penduduk berusia 5 tahun ke atas yang menggunakan internet dalam tiga bulan terakhir, 80,85 persen menggunakannya untuk mendapatkan informasi dan 79,65 persen untuk media sosial.

‎Bahasa yang Berubah Mengikuti Penggunanya

‎Bahasa pada dasarnya tidak bersifat tetap. Perkembangan teknologi, interaksi antarmasyarakat, budaya populer, serta media sosial dapat memperkenalkan kosakata dan cara berkomunikasi baru.

‎Bagi sebagian anak muda, menggunakan istilah bahasa Inggris dalam percakapan dapat terasa lebih singkat atau lebih sesuai dengan konteks yang sedang dibicarakan. Kata deadline, misalnya, sering digunakan untuk menyebut batas waktu suatu pekerjaan, sedangkan meeting digunakan untuk menyebut pertemuan.

‎Namun, penggunaan kata tersebut juga tidak selalu berarti penuturnya sedang menggunakan bahasa Inggris secara keseluruhan. Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dapat muncul dalam satu percakapan dan membentuk apa yang dalam kajian linguistik dikenal sebagai code-switching atau code-mixing, bergantung pada konteks penggunaannya.

‎

Wawancara secara langsung kepada mahasiswa (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Wawancara secara langsung kepada mahasiswa (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

“Menurut saya, menggunakan istilah bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari itu sudah menjadi kebiasaan, terutama di lingkungan kampus. Kadang, kata seperti deadline atau meeting terasa lebih praktis dan sudah dipahami oleh teman-teman. Jadi, penggunaannya bukan karena ingin terlihat keren, tetapi karena memang sudah terbiasa,” ujar Ari.

‎Penggunaan bahasa campuran tersebut juga dapat ditemukan di lingkungan kampus. Dalam percakapan antarmahasiswa, istilah dari bahasa Inggris sering muncul ketika membicarakan tugas, organisasi, pekerjaan, maupun aktivitas di media sosial.

‎Media Sosial dan Penyebaran Istilah Baru

Media sosial menjadi salah satu ruang yang mempercepat pertemuan masyarakat dengan berbagai bentuk bahasa. Istilah yang awalnya digunakan oleh kelompok tertentu dapat menyebar dengan cepat melalui video, komentar, unggahan, maupun percakapan digital.

‎Data BPS menunjukkan bahwa internet digunakan tidak hanya untuk media sosial, tetapi juga untuk hiburan, mendapatkan informasi, pembelian barang dan jasa, hingga pembuatan konten digital. Pada 2025, 87,53 persen pengguna internet berusia 5 tahun ke atas menggunakannya untuk hiburan dan 13,66 persen untuk pembuatan konten digital.

‎Paparan terhadap konten berbahasa Inggris menjadi salah satu bagian dari lingkungan digital tersebut. Musik, film, serial, video pendek, gim, hingga konten kreator dapat memperkenalkan istilah baru kepada pengguna internet.

‎“Aku sering menemukan istilah bahasa Inggris dari TikTok, Instagram, atau video yang lewat di beranda. Awalnya cuma melihat orang lain menggunakan kata seperti healing, overthinking, atau literally, tetapi lama-lama jadi ikut menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Kadang istilah itu terasa lebih praktis karena teman-teman juga sudah memahami maksudnya,” ujar seorang pengguna media sosial.

‎Tidak Selalu Berarti Menggantikan Bahasa Indonesia

‎Masuknya istilah bahasa Inggris ke dalam percakapan sehari-hari tidak otomatis berarti bahasa Indonesia ditinggalkan. Dalam banyak situasi, kedua bahasa justru digunakan secara berdampingan.

‎Pilihan bahasa dapat berubah berdasarkan lawan bicara dan situasi. Percakapan bersama teman sebaya dapat menggunakan lebih banyak istilah informal, sedangkan komunikasi dengan dosen, orang tua, atau dalam situasi resmi cenderung membutuhkan bahasa yang lebih formal.

‎Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan berbahasa bukan hanya berkaitan dengan mengetahui kosakata, tetapi juga memahami kapan dan bagaimana sebuah bahasa digunakan.

‎Bahasa sebagai Cerminan Perubahan Zaman

‎Perkembangan penggunaan istilah bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari menjadi salah satu contoh bagaimana bahasa mengikuti perubahan masyarakat. Teknologi dan media sosial membuat interaksi dengan bahasa lain menjadi semakin mudah, sementara pengguna kemudian menyesuaikan istilah tersebut dengan lingkungan komunikasi mereka.

‎Bagi mahasiswa Sastra Inggris, fenomena tersebut dapat menjadi ruang untuk melihat bahasa tidak hanya sebagai materi akademik, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial. Perubahan kosakata, gaya komunikasi, dan penggunaan bahasa campuran menunjukkan bahwa bahasa terus bergerak mengikuti penggunanya.

‎Pada akhirnya, munculnya kata-kata bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari bukan sekadar persoalan tren. Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana bahasa, teknologi, dan budaya populer saling berinteraksi dalam membentuk cara masyarakat berkomunikasi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 30 Okt 2026, 16:33

Persembahan untuk Lembang

Lembang telah jatuh ke tangan para kapitalis, memaksakan berubah wujud, memeras keindahan alamnya, meluluhlantakkan kenangan hijau yang terpatri di benak warganya.

Persembahan saya untuk Lembang, tertuang dalam beberapa karya buku. (Foto: Malia)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 15:26

Menghalau Asap dengan Sains dan Kolaborasi Akademisi dalam Mitigasi Karhutla

Kampus punya ilmu dan jaringan untuk mencegah karhutla. Simak peran riset gambut, KKN tematik, dan konsorsium lintas kampus di wilayah rawan.

Ilustrasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 14:09

Evolusi Judi dan Fenomena Bansos

Menyoroti fenomena bansos bagi pelaku judi online

Evolusi Judi dan Fenomena Bansos. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 13:10

Instrumen Bumi sebagai Komposisi Sorawatu

Setiap bunyi dihasilkan dari gelombang suara, mengontruksi logika rasa manusia. Getaran batu di pukul memiliki frekuensi yang mampu memicu ketenangan batin.

Gamelan Sorawatu. (Foto: Penulis)
Beranda 30 Okt 2026, 12:02

AMSI Awards 2026 Apresiasi Inovasi 10 Media Siber Indonesia

AMSI Awards 2026 merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026

Para pemenang di malam penghargaan AMSI Awards 2026 berpose bersama setelah acara, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) malam WIB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 11:45

Cicadas Camping Ground: Tempat Kemah Super Luas di Sumedang

Cicadas Campimg Ground tempat kemah yang luas dan asri. Cocok untuk berkegiatan bareng teman, keluarga atau pasangan. Fasilitasnya juga lengkap.

Lapangan tempat kemah,di  kawasan Cicadas Camping Ground, Sumedang.
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 10:33

‎Dari 'Deadline' hingga 'Healing': Ketika Bahasa Inggris Masuk ke Percakapan Sehari-hari ‎

Penggunaan istilah seperti deadline, meeting, healing, overthinking, random, hingga literally menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan masyarakat terus mengalami perkembangan.

Wawancara kepada Mahasiswa: Ketika Bahasa Inggris Masuk ke Percapakan Sehari-Hari (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 08:04

Dampak ISPA dari Asap Karhutla bagi Ibu Hamil

Menurut Ns. Suryane Sulistiana Susanti, S.Kp., M.N.Sc., Ph.D. Asap Karhutla ancam Ibu Hamil dan Generasi Mendatang

Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Pexels | Foto: Helena Lopes)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 20:09

Mati Sebelum Berkembang, Inovasi Birokrasi di Indonesia

Sudah hampir satu Periode Rencana Jangka panjang (25 Tahun) Reformasi Birokrasi digulirkan, fakta di lapangan Birokrasi masih belum sesuai dengan yang diharapkan.

Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 29 Okt 2026, 19:44

Intip Serunya Theatrical 360 Audio Horror Experience di Braga CityWalk, Wahana Rumah Hantu 'Next Level' Cuma Lewat Suara

Berbeda dari rumah hantu konvensional, Theatrical 360 Audio Horror Experience menawarkan sensasi horor imersif yang sepenuhnya dimainkan lewat stimulasi indera pendengaran.

Berbeda dari rumah hantu konvensional, Theatrical 360 Audio Horror Experience menawarkan sensasi horor imersif yang sepenuhnya dimainkan lewat stimulasi indera pendengaran. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 19:08

Yang Perlu Dibicarakan Ketika Membicarakan Rencana Program Historic Urban Landscape di Kota Bandung

HUL adalah pendekatan holistik dan kerangka kerja dinamis untuk mengelola lanskap sejarah perkotaan yang terus berkembang, bukan predikat, status, yang berhenti di atas kertas dan jargon.

Salah satu gedung bersejarah di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Andaru Firmansyah)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 18:50

PA 98 Desak Polda Jabar Transparan Tangani Perkara Mahasiswa, Tolak Kriminalisasi Gerakan Demokrasi

PA 98 mendesak penghentian kriminalisasi dan intimidasi mahasiswa, transparansi penangkapan, jaminan bantuan hukum, serta perlindungan hak akademik dan kebebasan demokrasi.

Aksi aliansi masyarakat sipil dan mahasiswa Bandung dalam memperingati 2 tahun rezim Prabowo-Gibran. (Foto: Abah Omtris)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 14:50

Peran Strategis Warga Bandung dalam Gerakan Nasional Penanggulangan Karhutla

Warganet Bandung seharusnya dapat berperan dalam penanganan penanggulangan karlutha secara strategis. Sikap nasionalisme adalah bentuk empati dan tanggung jawab konkret untuk mengatasi bencana ini.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 13:06

Solusi Bijak Menangani Lahan Gambut

Memelajari metode restorasi, pengelolaan air yang tepat dan aksi nyata menjaga ekosistem demi mencegah bencana lingkungan.

Hutan dan lahan gambut. (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Beranda 29 Okt 2026, 11:52

Rp3 Miliar untuk Skatepark di Lapangan Teuku Umar: Siapa yang Diuntungkan, Warga atau Proyek?

Sejumlah warga Coblong menolak lapangan bola gratis diubah multifungsi dengan skatepark. Mereka mempertanyakan siapa yang sebenarnya dilayani dan mengaku belum pernah diajak bicara.

Pengguna Lapangan Teuku Umar membentangkan spanduk penolakan terhadap rencana revitalisasi yang dinilai berpotensi mengurangi ruang kebersamaan warga di Kecamatan Coblong, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathun Romadhan)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 09:36

Sumpah dari Masa ke Masa

Membicarakan "sumpah" yang dicatat sejarah.

Sumpah dari Masa ke Masa. (Sumber: GeminiAI)
Beranda 29 Okt 2026, 09:35

Nyala dari yang Terbuang: Ekonomi Sirkular Guwosari, Mengubah Sampah menjadi Harapan

Di tingkat hulu, program dilakukan dengan memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat dari pintu ke pintu.

Warga binaan SS dan FH membuat kerajinan dari bahan daur ulang sampah di Rutan Kelas IIB Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat 11 September 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Arif Budianto)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 08:56

Peran Ganda Perempuan dalam Kondisi Karhutla

Dalam segala keadaan perempuan seringkali harus menjalani berbagai macam peran baik berdasarkan keinginan ataupun tuntutan sosial.

Ilustrasi Perempuan mendampingi anaknya belajar. (Sumber: Generated AI)
Ayo Netizen 28 Okt 2026, 21:32

Ketika Karhutla Menjadi Pelajaran bagi Warga Bandung

Ketika karhutla kembali melanda. Warga Bandung selalu mengikuti bagaimana api dipadamkan. Namun apa bukti kepedulian kita di sini? Tumbuhkan kesadaran lingkungan menjadi kebiasaan dan tanggung jawab.

Kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: tribratanews.polri.go.id)
Ayo Netizen 28 Okt 2026, 18:53

Mewah di Mata, Ramah di Kantong? Menilik Fifty One Braga

Di balik tampilan megah Fifty One Braga, ada pengalaman nongkrong dengan harga yang relatif terjangkau. Suasana elegan, pelayanan ramah, dan pilihan menu menjadi daya tarik tersendiri.

Tampilan bangunan dan interior Fifty One Braga yang menghadirkan kesan megah dan elegan di kawasan Jalan Braga, Bandung. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Yuhan Safarah)