Dampak ISPA dari Asap Karhutla bagi Ibu Hamil

2 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Pexels | Foto: Helena Lopes)
Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Pexels | Foto: Helena Lopes)

Asap karhutla tidak hanya membakar ekosistem kehidupan dan merenggut setiap nafas-nafas kehidupan flora, fauna juga manusia. Asap Karhutla juga berdampak pada kesehatan saluran pernapasan yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dilansir dari kompas.com bahwa kasus karhutla telah telah memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mencapai 333.470 kasus secara nasional per Oktober 2026 termasuk melibatkan 75.172 balita.

Ibu hamil termasuk menjadi salah satu kelompok rentan karena mengalami perubahan fisiologis, hormonis hingga psikologis sehingga membuat tubuhnya rentan terganggu oleh kondisi yang darurat, penyakit dan lingkungan yang buruk dan salah satunya adalah asap karhutla.

Menurut regulasi dan panduan penanganan bencana (BNBP), Ibu hamil juga resmi dikategorikan sebagai kelompok rentan bersama bayi, ibu menyusui, anak-anak, lansia dan penyandang disabilitas.

Sebuah jurnal kesehatan menyebutkan dampak terpaparnya asap karhutla dalam jangka waktu yang panjang sangat berpotensi menyebabkan stunting pada bayi. Masih dengan narasumber yang sama yang pernah saya wawancarai untuk dampak asap karhutla yang terjadi di Palangkaraya. Dampak ini juga terjadi pada ibu hamil yang tentunya sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin yang ada dalam kandungan.

Dampak pendek bagi ibu hamil mudah mengalami ISPA karena daya tahan tubuhnya yang rentan.

Menurut narasumber kondisi ini juga diperparah dengan living cost yang makin tinggi. Jadi ibu hamil tak hanya terganggu secara kesehatan tapi juga pengeluaran yang semakin membengkak. Untuk menjaga kondisi rumah tetap dalam kondisi yang memadai maka diperlukan biaya yang harus dikeluarkan untuk membersihkan udara yang sudah tercemari oleh asap karhutla. Rumah dengan udara yang bersih harus di support dengan air purifer dan tentu harganya tidak murah.

Banyak ibu hamil yang berada dalam kondisi keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah sehingga tidak bisa menempuh jalan itu, yang artinya dia harus merelakan dirinya menghirup asap selama masa kehamilan

Kondisi asap yang tidak teratasi dengan baik tentu bisa menimbulkan dampak yang berkepanjangan terutama untuk kelompok rentan. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pakar Universitas Indonesia bernama Ns. Suryane Sulistiana Susanti, S.Kp., M.N.Sc., Ph.D. bahkan dampak karhutla tidak hanya sebatas pada gangguan pernapasan melainkan juga terhadap potensi kelahiran prematur.

Asap karhutla mengandung PM2.5, partikel halus yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru. Paparan polusi udara perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan ibu dan dikaitkan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur serta berat badan lahir rendah

Menurutnya tingginya resiko didukung oleh tingkat dan frekuensi terpaparnya ibu hamil terhadap asap karhutla. Polusi udara yang terhirup oleh ibu hamil bisa menyebabkan peradangan dan stres yang oksidatif yang berpotensi berpengaruh terhadap janin dan perkembangan lingkungannya.

Sejauh ini ada penelitian yang menemukan bahwa salah satu mekanisme yang diteliti adalah perubahan epigenetik yaitu sebuah perubahan dalam pengaturan posisi DNA. Meski demikian tidak berarti semua ibu hamil yang terpapar asap karhutla akan mengelami kondisi yang sama. Namun mitigasi yang bisa mengurangi dampak perlu tetap ditangani dengan baik.

Sejauh ini kelompok tenaga dan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan perannya untuk terus mengedukasi ibu hamil terhadap kondisi kesehatannya. Salah satu edukasi kepada Ibu hamil yaitu diwajibkan menggunakan masker respirator N-95 dan menjaga kondisi ruangan tetap bersih dan mengikuti peringatan resmi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 30 Okt 2026, 16:33

Persembahan untuk Lembang

Lembang telah jatuh ke tangan para kapitalis, memaksakan berubah wujud, memeras keindahan alamnya, meluluhlantakkan kenangan hijau yang terpatri di benak warganya.

Persembahan saya untuk Lembang, tertuang dalam beberapa karya buku. (Foto: Malia)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 15:26

Menghalau Asap dengan Sains dan Kolaborasi Akademisi dalam Mitigasi Karhutla

Kampus punya ilmu dan jaringan untuk mencegah karhutla. Simak peran riset gambut, KKN tematik, dan konsorsium lintas kampus di wilayah rawan.

Ilustrasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 14:09

Evolusi Judi dan Fenomena Bansos

Menyoroti fenomena bansos bagi pelaku judi online

Evolusi Judi dan Fenomena Bansos. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 13:10

Instrumen Bumi sebagai Komposisi Sorawatu

Setiap bunyi dihasilkan dari gelombang suara, mengontruksi logika rasa manusia. Getaran batu di pukul memiliki frekuensi yang mampu memicu ketenangan batin.

Gamelan Sorawatu. (Foto: Penulis)
Beranda 30 Okt 2026, 12:02

AMSI Awards 2026 Apresiasi Inovasi 10 Media Siber Indonesia

AMSI Awards 2026 merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026

Para pemenang di malam penghargaan AMSI Awards 2026 berpose bersama setelah acara, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) malam WIB. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 11:45

Cicadas Camping Ground: Tempat Kemah Super Luas di Sumedang

Cicadas Campimg Ground tempat kemah yang luas dan asri. Cocok untuk berkegiatan bareng teman, keluarga atau pasangan. Fasilitasnya juga lengkap.

Lapangan tempat kemah,di  kawasan Cicadas Camping Ground, Sumedang.
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 10:33

‎Dari 'Deadline' hingga 'Healing': Ketika Bahasa Inggris Masuk ke Percakapan Sehari-hari ‎

Penggunaan istilah seperti deadline, meeting, healing, overthinking, random, hingga literally menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan masyarakat terus mengalami perkembangan.

Wawancara kepada Mahasiswa: Ketika Bahasa Inggris Masuk ke Percapakan Sehari-Hari (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 08:04

Dampak ISPA dari Asap Karhutla bagi Ibu Hamil

Menurut Ns. Suryane Sulistiana Susanti, S.Kp., M.N.Sc., Ph.D. Asap Karhutla ancam Ibu Hamil dan Generasi Mendatang

Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Pexels | Foto: Helena Lopes)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 20:09

Mati Sebelum Berkembang, Inovasi Birokrasi di Indonesia

Sudah hampir satu Periode Rencana Jangka panjang (25 Tahun) Reformasi Birokrasi digulirkan, fakta di lapangan Birokrasi masih belum sesuai dengan yang diharapkan.

Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 29 Okt 2026, 19:44

Intip Serunya Theatrical 360 Audio Horror Experience di Braga CityWalk, Wahana Rumah Hantu 'Next Level' Cuma Lewat Suara

Berbeda dari rumah hantu konvensional, Theatrical 360 Audio Horror Experience menawarkan sensasi horor imersif yang sepenuhnya dimainkan lewat stimulasi indera pendengaran.

Berbeda dari rumah hantu konvensional, Theatrical 360 Audio Horror Experience menawarkan sensasi horor imersif yang sepenuhnya dimainkan lewat stimulasi indera pendengaran. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 19:08

Yang Perlu Dibicarakan Ketika Membicarakan Rencana Program Historic Urban Landscape di Kota Bandung

HUL adalah pendekatan holistik dan kerangka kerja dinamis untuk mengelola lanskap sejarah perkotaan yang terus berkembang, bukan predikat, status, yang berhenti di atas kertas dan jargon.

Salah satu gedung bersejarah di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Andaru Firmansyah)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 18:50

PA 98 Desak Polda Jabar Transparan Tangani Perkara Mahasiswa, Tolak Kriminalisasi Gerakan Demokrasi

PA 98 mendesak penghentian kriminalisasi dan intimidasi mahasiswa, transparansi penangkapan, jaminan bantuan hukum, serta perlindungan hak akademik dan kebebasan demokrasi.

Aksi aliansi masyarakat sipil dan mahasiswa Bandung dalam memperingati 2 tahun rezim Prabowo-Gibran. (Foto: Abah Omtris)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 14:50

Peran Strategis Warga Bandung dalam Gerakan Nasional Penanggulangan Karhutla

Warganet Bandung seharusnya dapat berperan dalam penanganan penanggulangan karlutha secara strategis. Sikap nasionalisme adalah bentuk empati dan tanggung jawab konkret untuk mengatasi bencana ini.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 13:06

Solusi Bijak Menangani Lahan Gambut

Memelajari metode restorasi, pengelolaan air yang tepat dan aksi nyata menjaga ekosistem demi mencegah bencana lingkungan.

Hutan dan lahan gambut. (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2)
Beranda 29 Okt 2026, 11:52

Rp3 Miliar untuk Skatepark di Lapangan Teuku Umar: Siapa yang Diuntungkan, Warga atau Proyek?

Sejumlah warga Coblong menolak lapangan bola gratis diubah multifungsi dengan skatepark. Mereka mempertanyakan siapa yang sebenarnya dilayani dan mengaku belum pernah diajak bicara.

Pengguna Lapangan Teuku Umar membentangkan spanduk penolakan terhadap rencana revitalisasi yang dinilai berpotensi mengurangi ruang kebersamaan warga di Kecamatan Coblong, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathun Romadhan)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 09:36

Sumpah dari Masa ke Masa

Membicarakan "sumpah" yang dicatat sejarah.

Sumpah dari Masa ke Masa. (Sumber: GeminiAI)
Beranda 29 Okt 2026, 09:35

Nyala dari yang Terbuang: Ekonomi Sirkular Guwosari, Mengubah Sampah menjadi Harapan

Di tingkat hulu, program dilakukan dengan memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat dari pintu ke pintu.

Warga binaan SS dan FH membuat kerajinan dari bahan daur ulang sampah di Rutan Kelas IIB Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat 11 September 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Arif Budianto)
Ayo Netizen 29 Okt 2026, 08:56

Peran Ganda Perempuan dalam Kondisi Karhutla

Dalam segala keadaan perempuan seringkali harus menjalani berbagai macam peran baik berdasarkan keinginan ataupun tuntutan sosial.

Ilustrasi Perempuan mendampingi anaknya belajar. (Sumber: Generated AI)
Ayo Netizen 28 Okt 2026, 21:32

Ketika Karhutla Menjadi Pelajaran bagi Warga Bandung

Ketika karhutla kembali melanda. Warga Bandung selalu mengikuti bagaimana api dipadamkan. Namun apa bukti kepedulian kita di sini? Tumbuhkan kesadaran lingkungan menjadi kebiasaan dan tanggung jawab.

Kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: tribratanews.polri.go.id)
Ayo Netizen 28 Okt 2026, 18:53

Mewah di Mata, Ramah di Kantong? Menilik Fifty One Braga

Di balik tampilan megah Fifty One Braga, ada pengalaman nongkrong dengan harga yang relatif terjangkau. Suasana elegan, pelayanan ramah, dan pilihan menu menjadi daya tarik tersendiri.

Tampilan bangunan dan interior Fifty One Braga yang menghadirkan kesan megah dan elegan di kawasan Jalan Braga, Bandung. (Sumber: Dokumentasi Pribadi | Foto: Yuhan Safarah)