Pesona Puncak Bintang, Langitnya Kota Bandung

2 menit baca
shabrina nada afina
Ditulis oleh shabrina nada afina diterbitkan
Tanjakan ini merupakan awal masuk menuju ketinggian Puncak Bintang, (08-11-2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Shabrina Nada)
Tanjakan ini merupakan awal masuk menuju ketinggian Puncak Bintang, (08-11-2025). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Shabrina Nada)

Udara sejuk khas alam dan pemandangan Kota Bandung dari ketinggian menjadi hadiah bagi siapa pun yang berhasil menaklukkan jalur terjal menuju Puncak Bintang.

Dikenal dengan tanjakannya yang curam dan berliku, perjalanan menuju puncak ini selalu memiliki pengunjung dari berbagai daerah, terutama para keluarga yang ingin melihat indahnya destinasi wisata alam Puncak Bintanng yang berada di Bukit Moko, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Teguh Wibawanto, seorang wisatawan asal Bandung yang sudah beberapa kali mengunjungi Puncak Bintang.

“Dulu saya pakai motuba ga kuat nanjak akhirnya puter balik, sekarang kesini lagi  pakai motor ternyata masih perlu effort juga,” ujarnya pada Sabtu (08/11/2025).

Ia menyebutkan jalur menuju Puncak Bintang membutuhkan skill dan transportasi yang memadai. Dengan  Ketinggian 1442 MDPL membuat objek wisata ini memiliki akses yang cukup sulit untuk dilewati.

Ia menambahkan bahwa pengelola dan pemerintah terus melakukan perawatan ringan tanpa menghilangkan karakter jalan aslinya. “Jalur menuju sini emang sebagian besar dicor, tapi titik dekat puncaknya emang dibuat khas offroad,” lanjutnya.

Fitriyani, pengunjung asal Subang, mengungkapkan bahwa jalur menuju Puncak Bintang memang cukup sulit dilewati. Meski begitu ia mengatakan dengan fasilitas yang disediakan sebanding dengan tantangan menuju Puncak Bintang.

“Walau jalannya serem tapi seneng si, di sini bersih fasilitasinya juga oke banget,” ucap pengunjung yang menuntun anaknya.

Pengunjunng menikmati pesanan di tengah teduhnya pohon pinus dengan pemandangan kota Bandung, (08-11-2025).
Pengunjunng menikmati pesanan di tengah teduhnya pohon pinus dengan pemandangan kota Bandung, (08-11-2025).

Selain menjadi tempat melihat pemandangan, Puncak Bintang juga menyediakan area camping yang luas, pengunjung bisa merasakan berkemah dengan view pinus dan langit bertabur bintang. Pengelola juga menyediakan hammock dan api unggun.

Fasilitas yang diberikan sangat lengkap, mulai dari toilet, tempat makan, tempat beristirahat dan mushola. Sebelum memutuskan untuk menaklukkan Puncak Bintang, penting bagi setiap pengunjung untuk memastikan keadaan kendaraan dan kondisi fisik dalam keadaan prima, mengingat jalur yang curam dan berliku.

Di puncak terdapat ikon bintang raksasa untuk wisatawan berfoto. Tidak hanya itu, di sini terdapat cafe yang sangat nyaman untuk bersantai dan melihat Kota Bandung dari titik tertinggi. Tidak adanya pungli dan harga cafe yang terjangkau menjadi poin tersendiri yang disukai para pengunjung.

Dengan harga tiket masuk Rp17.000 – Rp20.000 pengunjung bisa mengakses Puncak Bintang,  Dermaga Bintang, hingga Patahan Lembang. Untuk menuju Patahan lembang pengunjung perlu berjalan kaki 30 menit dari Puncak Bintang. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)