Pilates Perkuat Tren Wellness dan Self Care Kekinian Warga Bandung

3 menit baca
devi gusprinalda
Ditulis oleh devi gusprinalda diterbitkan
Peserta mengikuti sesi Pilates bersama instruktur Firmpoint pada Selasa, 4 November 2025, di Studio Firmpoint, Setra Duta Raya 1 No. 10A, Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,  (Foto: Istimewa)
Peserta mengikuti sesi Pilates bersama instruktur Firmpoint pada Selasa, 4 November 2025, di Studio Firmpoint, Setra Duta Raya 1 No. 10A, Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, (Foto: Istimewa)

Dalam setiap hembusan napas, gerakan Pilates menuntun jiwa menari lembut, menyatukan tubuh, pikiran, dan ketenangan.

Olahraga kekinian itu berlangsung di Setra Duta Raya 1 No. 10A, Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Setiap gerakan yang dipandu Firmpoint seakan menuturkan kisah tentang keseimbangan, ketekunan, dan kesadaran diri.

Menurut Devin Sulungbudi, Direktur Utama Firmpoint, tren olahraga yang kian berkembang menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebugaran semakin meningkat.

“Semakin banyak orang yang rutin berolahraga, bukan hanya Pilates, tetapi juga melalui berbagai jenis olahraga lainnya. Kami ingin Pilates semakin dikenal luas sebagai bentuk latihan yang bermanfaat untuk rehabilitasi. Harapannya, tren olahraga yang terus tumbuh ini tidak hanya menjadi fenomena sementara, tetapi dapat berkelanjutan,” katanya.

Sebagai salah satu studio Pilates terbesar di Asia Tenggara, Firmpoint telah menjadi pelopor dalam dunia kebugaran dan rehabilitasi tubuh sejak berdiri pada tahun 2007. Didirikan oleh San San The, sosok visioner yang telah mencintai gerakan tubuh sejak usia 15 tahun dan memulai kariernya sebagai guru aerobik di usia muda, Firmpoint kini menjelma menjadi pusat pembelajaran Pilates bersertifikat internasional yang diakui di berbagai negara.

Kehadiran Firmpoint juga menarik perhatian kalangan selebritas. Salah satunya Anya Geraldine, yang diketahui pernah mengikuti sesi di Firmpoint untuk menjaga postur dan kebugarannya. Fenomena ini memperkuat tren baru di kalangan publik figur yang kini beralih ke Pilates sebagai gaya hidup sadar tubuh (mindful movement) tren global yang kini tengah viral di media sosial.

Tidak hanya berperan sebagai studio latihan, Firmpoint juga menjadi pusat pendidikan bagi para instruktur Pilates di Indonesia. Firmpoint adalah satu-satunya sekolah resmi Polestar International Pilates di Indonesia, menjadikannya rujukan utama bagi calon guru Pilates profesional. Para pembimbing Firmpoint merupakan lulusan Polestar internasional, sehingga kualitas pengajaran dan pemahaman anatomi tubuh yang diajarkan mencapai standar global.

Sebagai pionir sesi Pilates online pertama di masa pandemi COVID-19, Firmpoint menjadi yang pertama menghadirkan kelas virtual profesional di Indonesia.

“Teknologi tidak menggantikan gerakan, tapi memperluas akses untuk hidup lebih sadar akan tubuh,” ujar Chirsty selaku general Manajer.

Kini, bahkan setelah pandemi berlalu, aplikasi Pilates online Firmpoint tetap aktif digunakan oleh banyak pelanggan setia. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menjadwalkan kelas, memantau progres latihan, dan terus berinteraksi dengan pembimbing secara langsung.

Firmpoint kini memiliki lima studio aktif, empat di Bandung dan satu di Jakarta. Setiap studio mengedepankan suasana latihan yang tenang, personal, dan disesuaikan dengan kebutuhan klien. Fokus utama Firmpoint terletak pada dua sisi yaitu keindahan tubuh dan kualitas gerakan. Di sini, estetika bukan sekadar hasil, tetapi refleksi dari keseimbangan tubuh dan pikiran yang sehat.

Lebih dari sekadar tempat latihan, Firmpoint dikenal kuat dalam bidang rehabilitasi tubuh dan pemulihan cedera. Banyak klien yang datang ke Firmpoint untuk memulihkan diri dari cedera olahraga berat terutama para penikmat olahraga kekuatan. Selain itu, Firmpoint juga memiliki reputasi tinggi dalam membantu pemulihan skoliosis melalui pendekatan gerakan Pilates.

Keunggulan lain Firmpoint terletak pada privat session yang menjadi favorit banyak klien. Dalam sesi ini, pembimbing dapat memantau perkembangan individu secara menyeluruh dan menyesuaikan latihan sesuai kebutuhan tubuh masing-masing. Pendekatan personal inilah yang membuat pengalaman Pilates di Firmpoint terasa eksklusif sekaligus efektif.

Tidak hanya di Indonesia, pengaruh Firmpoint telah menembus pasar internasional. Para guru Pilates lulusan Firmpoint kini mengajar di berbagai negara Asia seperti Singapura, China, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Hal ini menegaskan posisi Firmpoint sebagai lembaga yang tak hanya mengembangkan kebugaran, tetapi juga mengekspor keahlian dan kualitas pengajaran ke tingkat global.

Di tengah maraknya tren wellness lifestyle dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan pascapandemi, Firmpoint terus menunjukkan relevansinya. Dengan kombinasi antara ilmu, seni gerak, dan dedikasi pendidikannya, Firmpoint pantas disebut sebagai “Harvard-nya Pilates” di Asia Tenggara sebuah kebanggaan Indonesia dibagian olahraga pilates yang mendunia. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

devi gusprinalda
Mahasiswa Digital Public Relations, Telkom University angkatan 24

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 22 Agu 2026, 20:16

Menjelajahi Autentisitas Kuliner Sunda: Telaah 50 Hidangan Khas Jawa Barat

Eksplorasi terhadap 50 masakan khas Jawa Barat ini membuktikan bahwa kuliner Sunda adalah aset budaya tak ternilai.

Buku berjudul 50 Masakan Khas Jawa Barat karya Ajen Dianawati (2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Linimasa 22 Agu 2026, 13:32

Menengok Pabrik Bata Merah Manual di Nagreg Saat Musim Kemarau

Pabrik bata merah di Nagreg meningkatkan produksi saat kemarau karena proses pengeringannya masih mengandalkan panas matahari.

Menengok pabrik bata merah manual di Nagreg saat musim kemarau. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 13:25

Menelusuri Jejak Rasa: Potret Autentik Masakan Jawa Era 1960-an

Buku "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" hadir sebagai kompas bagi mereka yang ingin mendalami seni memasak Jawa pada masanya.

Buku berjudul "Kawan Dapur: Masakan Asli Indonesia (Khusus Jawa)" karya Ida S. yang diterbitkan Toko Buku Amin Madiun. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 11:36

Cuanki Teh Yuyun Cianjur: Obat Rindu Ketika Jauh dari Bandung

Ternyata Bandung terasa Istimewa setelah ditinggalkan. Satu hal yang saya rindukan dari Bandung adalah keragaman kulinernya.

Cuanki Sambal Ijo Teh Yuyun Cianjur. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 09:19

Sejarah Nama-Nama Hari dan Hari Libur (1)

Mengulas sejarah penamaan hari, asal-usul tujuh hari dalam sepekan, serta perkembangan penanggalan dan tradisi hari libur dari berbagai peradaban.

Kalender bulan Agustus 1898. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 22 Agu 2026, 08:18

Perempuan yang Merdeka tapi Masih Takut dengan Stigma Sosial

Hari ini mungkin perempuan memiliki banyak kesempatan seperti kaum pria tapi ada yang diam-diam membuat perempuan ragu ketika penilaian sosial merenggut kepercayaan dirinya

Ilustrasi perempuan. (Sumber: Pexels | Foto: Febry Arya)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 19:18

Apalah Arti Sebuah Nama: Rekonstruksi Hubungan Agus dan Agustus

Pada ruang masyarakat sering kita mendengar atas nama Agus bagi laki-laki dan Agustina bagi perempuan. Terdengar biasa saja. Nama yang diberikan oleh orangtuanya sebatas nama.

Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 di Taman Cascade, kawasan bawah jembatan layang Mochtar Kusumaatmadja, Tamansari, Kota Bandung, Sabtu 15 Agustus 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 17:29

Dari Serial Drama Korea 'Teach You a Lesson' dan Realitas Pendidikan Bangsa Kita

Drama yang menyajikan tentang bobroknya pendidikan di negara yang sudah dikatakan maju, serta keberpihakan pada sifat politisasi dibidang pendidikan.

Serial drama Korea "Teach You a Lesson" (Sumber: Netflix)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 16:11

Manipulasi Terselubung di Balik Penggunaan Kata Nett Zero Emission pada Perusahan Perbankan

Membahas bagaimana istilah Net Zero Emission (NZE) yang digunakan sebagai strategi pencitraan dengan menyoroti pentingnya transparansi, verifikasi independen, dan sanksi yang tegas.

Cerobong asap yang mengeluarkan asap menembus kabut tebal, yang menyoroti masalah atau kekhawatiran tentang polusi udara. (Sumber: Pexels | Foto: Сергей Нестеров)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 15:08

Pentingnya Kecerdasan Finansial di Tengah Kemudahan Transaksi Digital

Esai ini membahas pentingnya kecerdasan finansial di tengah kemudahan transaksi digital yang dapat mendorong perilaku konsumtif.

Pecahan uang seratus ribu rupiah. (Sumber: Pexels | Foto: Defrino Maasy)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 14:37

Ketergantungan Program MBG: Potret Penjajahan Era Modern

Ketika sebuah negara memiliki kendali yang sangat besar terhadap distribusi kebutuhan dasar masyarakat. Maka akankah muncul relasi baru dari ketergantungan antara negara dengan warganya

Siswa menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 9 Bandung, Jalan Suparmin, Pajajaran, Kota Bandung pada Senin, 6 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 13:14

Untuk Apa Jawa Barat Memiliki 37 BUMD?

Masalah muncul ketika semua BUMD diletakkan dalam keranjang yang sama.

Kantor Bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 12:50

Setelah Status Guru PPPK Diambil Alih Pemerintah Pusat, Apa yang Terjadi?

Banyak yang mempertanyakan nasib dan status PPPK Non-Guru saat ini yang sistem penggajiannya menjadi urusan daerah.

Ilustrasi pegawai dengan status PPPK (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 10:41

Mampukah Bandung Bersaing Menjadi Global City

Global city menjadi tujuan kota-kota besar untuk diakui secara internasional. Dan, Kota Bandung memiliki potensi yang sangat besar menjadi salah satu Global City. Tinggal bagaimana cara mewujudkan.

Sejumlah apartemen dan hotel berdiri di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 08:33

Anwar Tohari Mencari Mati: Antara Abab, Dendam, Muslihat, & Kebenaran

Anwar Tohari atau Warto Kemplung yang di desanya dianggap sebelah mata, seorang pembual.

Buku "Anwar Tohari Mencari Mati". (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 21 Agu 2026, 08:13

Kota Bandung Masih Menarik Wisatawan? Angka-angka Ini Menceritakannya

Setelah anjlok drastis akibat pandemi, wisatawan ke Kota Bandung kini melampaui level 2019. Simak tren kunjungan domestik dan mancanegara 2019-2025.

Wisatawan menikmati wahana kuda tunggang di kawasan Jalan Cilaki, Kota Bandung, pada momen libur hari raya Idulfitri 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 21 Agu 2026, 07:54

Habis Agustusan, Tibalah Sampah

Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas memasang umbul-umbul, membuat karnaval, menggelar lomba, menikmati panggung hiburan, lalu pulang meninggalkan (seonggok, tumpukan) sampah.

Beginilah sampah properti arak-arakan, karnaval 17 Agustusan (Sumber: AyoBandung.com | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Biz 20 Agu 2026, 19:28

Menjahit Ulang Nasib Cibaduyut, Menjaga Barometer Kualitas ala Koku Footwear

Kisah Koku Footwear, UMKM sepatu kulit asal Cibaduyut, yang berhasil menembus pasar mancanegara dan mempertahankan warisan kerajinan lokal di tengah digitalisasi perdagangan Indonesia.

Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik produsen sepatu kulit Koku Footwear di Taman Cibaduyut Endah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, (26/5/2026). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Aris Abdulsalam)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 18:57

Ini Omah Sawah: Tempat Makan Hidden Gem Sekaligus Cozy di Cianjur

Cianjur yang menjadi julukan kota santri ini selain punya ikonik tauco ternyata banyak tempat kuliner hidden gem yang wajib disambangi

Cianjur memang selalu punya tempat menarik untuk dikunjungi (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 20 Agu 2026, 17:08

Bakul Pikul Kopi Tubruk di Terminal Kebon Kalapa Bandung

Nostalgia Terminal Kebon Kalapa Bandung (1964-1996) lewat aroma kopi tubruk bakul pikul.

Terminal Kebon Kalapa, Kota Bandung, pada 1980-an. (Sumber: Facebook | Foto: Foto2 TEMPO DOELOE kita semua)