Pilates Perkuat Tren Wellness dan Self Care Kekinian Warga Bandung

devi gusprinalda
Ditulis oleh devi gusprinalda diterbitkan Kamis 27 Nov 2025, 07:05 WIB
Peserta mengikuti sesi Pilates bersama instruktur Firmpoint pada Selasa, 4 November 2025, di Studio Firmpoint, Setra Duta Raya 1 No. 10A, Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,  (Foto: Istimewa)

Peserta mengikuti sesi Pilates bersama instruktur Firmpoint pada Selasa, 4 November 2025, di Studio Firmpoint, Setra Duta Raya 1 No. 10A, Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, (Foto: Istimewa)

Dalam setiap hembusan napas, gerakan Pilates menuntun jiwa menari lembut, menyatukan tubuh, pikiran, dan ketenangan.

Olahraga kekinian itu berlangsung di Setra Duta Raya 1 No. 10A, Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Setiap gerakan yang dipandu Firmpoint seakan menuturkan kisah tentang keseimbangan, ketekunan, dan kesadaran diri.

Menurut Devin Sulungbudi, Direktur Utama Firmpoint, tren olahraga yang kian berkembang menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebugaran semakin meningkat.

“Semakin banyak orang yang rutin berolahraga, bukan hanya Pilates, tetapi juga melalui berbagai jenis olahraga lainnya. Kami ingin Pilates semakin dikenal luas sebagai bentuk latihan yang bermanfaat untuk rehabilitasi. Harapannya, tren olahraga yang terus tumbuh ini tidak hanya menjadi fenomena sementara, tetapi dapat berkelanjutan,” katanya.

Sebagai salah satu studio Pilates terbesar di Asia Tenggara, Firmpoint telah menjadi pelopor dalam dunia kebugaran dan rehabilitasi tubuh sejak berdiri pada tahun 2007. Didirikan oleh San San The, sosok visioner yang telah mencintai gerakan tubuh sejak usia 15 tahun dan memulai kariernya sebagai guru aerobik di usia muda, Firmpoint kini menjelma menjadi pusat pembelajaran Pilates bersertifikat internasional yang diakui di berbagai negara.

Kehadiran Firmpoint juga menarik perhatian kalangan selebritas. Salah satunya Anya Geraldine, yang diketahui pernah mengikuti sesi di Firmpoint untuk menjaga postur dan kebugarannya. Fenomena ini memperkuat tren baru di kalangan publik figur yang kini beralih ke Pilates sebagai gaya hidup sadar tubuh (mindful movement) tren global yang kini tengah viral di media sosial.

Tidak hanya berperan sebagai studio latihan, Firmpoint juga menjadi pusat pendidikan bagi para instruktur Pilates di Indonesia. Firmpoint adalah satu-satunya sekolah resmi Polestar International Pilates di Indonesia, menjadikannya rujukan utama bagi calon guru Pilates profesional. Para pembimbing Firmpoint merupakan lulusan Polestar internasional, sehingga kualitas pengajaran dan pemahaman anatomi tubuh yang diajarkan mencapai standar global.

Sebagai pionir sesi Pilates online pertama di masa pandemi COVID-19, Firmpoint menjadi yang pertama menghadirkan kelas virtual profesional di Indonesia.

“Teknologi tidak menggantikan gerakan, tapi memperluas akses untuk hidup lebih sadar akan tubuh,” ujar Chirsty selaku general Manajer.

Kini, bahkan setelah pandemi berlalu, aplikasi Pilates online Firmpoint tetap aktif digunakan oleh banyak pelanggan setia. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menjadwalkan kelas, memantau progres latihan, dan terus berinteraksi dengan pembimbing secara langsung.

Firmpoint kini memiliki lima studio aktif, empat di Bandung dan satu di Jakarta. Setiap studio mengedepankan suasana latihan yang tenang, personal, dan disesuaikan dengan kebutuhan klien. Fokus utama Firmpoint terletak pada dua sisi yaitu keindahan tubuh dan kualitas gerakan. Di sini, estetika bukan sekadar hasil, tetapi refleksi dari keseimbangan tubuh dan pikiran yang sehat.

Lebih dari sekadar tempat latihan, Firmpoint dikenal kuat dalam bidang rehabilitasi tubuh dan pemulihan cedera. Banyak klien yang datang ke Firmpoint untuk memulihkan diri dari cedera olahraga berat terutama para penikmat olahraga kekuatan. Selain itu, Firmpoint juga memiliki reputasi tinggi dalam membantu pemulihan skoliosis melalui pendekatan gerakan Pilates.

Keunggulan lain Firmpoint terletak pada privat session yang menjadi favorit banyak klien. Dalam sesi ini, pembimbing dapat memantau perkembangan individu secara menyeluruh dan menyesuaikan latihan sesuai kebutuhan tubuh masing-masing. Pendekatan personal inilah yang membuat pengalaman Pilates di Firmpoint terasa eksklusif sekaligus efektif.

Tidak hanya di Indonesia, pengaruh Firmpoint telah menembus pasar internasional. Para guru Pilates lulusan Firmpoint kini mengajar di berbagai negara Asia seperti Singapura, China, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Hal ini menegaskan posisi Firmpoint sebagai lembaga yang tak hanya mengembangkan kebugaran, tetapi juga mengekspor keahlian dan kualitas pengajaran ke tingkat global.

Di tengah maraknya tren wellness lifestyle dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan pascapandemi, Firmpoint terus menunjukkan relevansinya. Dengan kombinasi antara ilmu, seni gerak, dan dedikasi pendidikannya, Firmpoint pantas disebut sebagai “Harvard-nya Pilates” di Asia Tenggara sebuah kebanggaan Indonesia dibagian olahraga pilates yang mendunia. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

devi gusprinalda
Mahasiswa Digital Public Relations, Telkom University angkatan 24

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 23 Apr 2026, 20:16

Tepatkah Kebijakan BBM Subsidi Hanya untuk Kendaraan Umum?

Persoalan BBM tanpa ada persolan krisis global saat ini sebenarnya sudah semakin berat dari tahun ke tahun.

Warga mengeluhkan kenaikan harga BBM non-subsidi yang dianggap mencekik dan berharap pemerintah lebih bijak dalam menetapkan regulasi harga. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 23 Apr 2026, 18:22

Cerita di Balik Volume Sampah di Cikapundung Cikalapa Turun Drastis dari 1 Ton ke 100 Kilogram

Aksi bersih rutin selama 17 tahun berhasil menekan volume sampah di Cikapundung Cikalapa dari satu ton hingga tersisa 100 kg, mengembalikan kelestarian sungai melalui konsistensi komunitas lokal.

Volume sampah di Sungai Cikapundung kawasan Cikalapa kini berkurang drastis dari satu ton menjadi 100 kilogram berkat aksi pembersihan rutin selama 17 tahun. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 18:13

Diskon PPN Rumah 2026, Stimulus Ekonomi atau Ilusi Akses Hunian?

Pemerintah kembali memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor perumahan pada tahun 2026.

Dukungan Pemerintah dalam Program Prioritas Presiden dalam penyediaan 3 juta rumah bagi masyarakat (Sumber: jabarprov.go.id | Foto: Diskominfo Kab. Bekasi)
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 17:20

Dari Timur ke Tren Nasional, Apresiasi Budaya atau Komodifikasi ‘Timurnesia’?

Membahas bagaimana 'Timurnesia' sebagai bentuk apresiasi budaya sekaligus memunculkan potensi komodifikasi.

Fenomena popularitas musik timur menjadi momentum yang penting seiring perkembangan teknologi. (Sumber: Pexels | Foto: teras dondon)
Bandung 23 Apr 2026, 17:07

Cari Makan di TikTok Bukan Google? Ini Rahasia Brand F&B Bandung Tetap Viral dan Relevan

Di tengah menjamurnya bisnis F&B yang kian masif, fokus industri telah bergeser, bukan lagi soal siapa yang paling enak melainkan siapa yang paling kuat melekat dalam ingatan konsumen.

Public Relations Kopi Cantel & Bruasusual, Nida Yasmin. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 17:07

Temuan (Dugaan) Terowongan di Banceuy

Catatan harian arkeolog (ngawur) tentang penemuan terowongan di Jl. Banceuy saat proyek IPT 2026. Melalui riset literatur, terungkap temuan itu sebagai sistem riol kolonial dari rencana sanitasi 1919.

Gambar 3D temuan "Terowongan" Banceuy. (Sumber: PT. Bandung Investama)
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 15:10

Makna Persahabatan Sejati di Tengah Kehidupan Modern

Persahabatan bukan tentang siapa yang paling sering bersama, tetapi siapa yang tetap ada ketika keadaan tidak mudah.

Ilustrasi sahabat. (Sumber: Pexels | Foto: irwan zahuri)
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 14:39

Melihat Persoalan Pelestarian Gedung Sate

Setiap pengembangan Cagar Budaya harus mematuhi koridor regulasi, mengedepankan transparansi melalui Kajian Dampak Cagar Budaya (KDCB), serta mengintegrasikan partisipasi publik yang inklusif.

Gedung Sate, tempat pemerintahan Jawa Barat. (Sumber: Unsplash/Ari Nuraya)
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 14:09

Ngomong Keras Bukan Berarti Benar: Logika yang Kalah oleh Emosi

Dominasi emosi dalam debat membuat kebenaran sering kalah oleh suara yang lebih keras daripada argumen yang lebih logis.

Buku Ajar Logika Untuk Berpikir Kritis Dalam Menghadapi Sesat Pikir. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Pernando Aigro S.)
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 13:24

Ngemuseum, Yuk!

Museum adalah ruang hidup yang menyimpan memori kolektif, menyalakan imajinasi, dan mendidik tanpa memaksa.

Museum Sri Baduga (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 23 Apr 2026, 11:08

7 Jajanan yang Cocok Disantap Saat Cuaca Dingin: Hangat, Gurih, dan Sulit Ditolak

Rekomendasi 7 jajanan hangat seperti seblak, cireng, batagor kuah, hingga sosis bakar yang cocok disantap saat cuaca dingin.

Seblak.
Ayo Netizen 23 Apr 2026, 09:01

Rupiah Terus Melemah, Krisis Bahan Baku Industri Kian Parah  

Perlu menerapkan strategi Industrialisasi Substitusi Impor (ISI) untuk mengatasi krisis bahan baku.

Ilustrasi pekerja yang tengah mempersiapkan bahan baku (Sumber: petrotrainingasia.com)
Beranda 23 Apr 2026, 08:27

Sukses Tak Harus Gengsi, Cerita Fandi Bangun Mimpi Lewat Roda Kopi Keliling di Tamansari

Fandi Ginanjar membuktikan sukses tak butuh gengsi. Lewat Tony’s Coffee, ia merajut mimpi di jalanan Tamansari, Bandung, menjajakan kopi estetik yang dia bangun secara mandiri dari nol.

Penjual kopi keliling, Fandi Ginanjar, melayani pembeli dengan memanfaatkan sepeda listrik hasil modifikasi. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Wisata & Kuliner 23 Apr 2026, 05:00

Panduan Wisata Ciater: Pilihan Itenerary, Harga Tiket, hingga Berburu Kuliner

Panduan wisata Ciater dengan rencana perjalanan satu hari dari pemandian air panas hingga kuliner khas seperti sate kelinci.

Pemandian air panas Sari Ater di Ciater, Subang. (Sumber: subang.go.id)
Ayo Netizen 22 Apr 2026, 19:21

Refleksi Hari Bumi dan Masa Depan Ekowisata Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh adalah objek yang lengkap untuk kategori ekowisata

Pemandangan Geopark Ciletuh yang fantastis. (Sumber: disparbud.jabarprov.go.id)
Ayo Netizen 22 Apr 2026, 18:08

Hari Bumi di Bandung: Krisis Transportasi dan Jalan Panjang Menuju Mobilitas Berkelanjutan

Kemacetan, rendahnya layanan transportasi publik, serta buruknya infrastruktur pejalan kaki dan pesepeda cermin krisis transportasi Bandung. Hari Bumi mengingatkan pentingnya mobilitas berkelanjutan.

Ilustrasi yang menggambarkan kontradiksi antara transportasi polutif dan transportasi berkelanjutan, dengan fokus pada pelestarian bumi. (Sumber: Google Gemini, 2026)
Ayo Netizen 22 Apr 2026, 17:00

Kisah Kaum Urban 'Hikayat Urang Pasar' (Bagian 1)

Mereka yang sering disebut Urang Pasar, mampu menunjukkan diri mereka sebagai “Saudagar Bandung”.

Penulis bersama rekan-rekan saat mengunjungi rumah keluarga Pasar Baru Bandung yang masih terjaga keasliannya, dan berada di tengah Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Malia Nur Alifa)
Ayo Netizen 22 Apr 2026, 16:25

Dari Padel ke Hyrox: Komodifikasi Olahraga dan Representasi Gengsi Kelas Atas dalam Budaya Populer

Pergeseran tren olahraga dari padel ke Hyrox sebagai simbol gaya hidup kelas atas.

Olahraga hyrox. (Sumber: universe.roboflow.com)
Ayo Netizen 22 Apr 2026, 12:53

Buruh Digital yang Bahagia: Menelaah Eksploitasi di Balik Fenomena Fan-Edit TikTok

Fenomena fan-edit TikTok adalah bentuk digital labour.

Program Google AI Tools for Journalist yang digelar selama dua hari, 23–24 Desember 2025 di Kantor Ayo Media Network. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Wisata & Kuliner 22 Apr 2026, 11:26

7 Kuliner yang Cocok Disantap Saat Cuaca Dingin

Rekomendasi 7 kuliner hangat seperti bakso, soto, mi instan, hingga sekoteng yang cocok disantap saat cuaca dingin dan hujan.

Mi instan. (Sumber: Freepik)