Bebek Om Aris Dipati Ukur: Sajian Legendaris yang Terjangkau dan Nyaman di Kota Bandung

3 menit baca
Sarah Rahuel
Ditulis oleh Sarah Rahuel diterbitkan
Menu Favorit yang ada di Bebek Om Aris. (Sumber: Dokumen Pribadi)
Menu Favorit yang ada di Bebek Om Aris. (Sumber: Dokumen Pribadi)

Kawasan Dipati Ukur, Kota Bandung, memang dikenal sebagai salah satu pusat kuliner yang selalu hidup, terutama karena lokasinya yang dekat dengan kampus dan area pemukiman. Di antara banyaknya pilihan tempat makan, Bebek Om Aris hadir sebagai salah satu destinasi kuliner yang berhasil mempertahankan eksistensinya berkat cita rasa yang khas, harga yang ramah di kantong, serta konsep tempat makan yang fleksibel dan nyaman.

Berlokasi di Jl. Dipati Ukur, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132, Bebek Om Aris menjadi favorit banyak kalangan, mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga warga sekitar. Tempat ini sering dijadikan pilihan untuk makan siang, makan malam, bahkan sekadar mengisi perut setelah beraktivitas seharian.

Keunggulan utama Bebek Om Aris terletak pada kualitas olahan daging bebeknya. Bebek yang disajikan memiliki tekstur yang sangat empuk, mudah dikunyah, dan tidak meninggalkan bau amis yang sering menjadi kekhawatiran sebagian orang saat menyantap menu bebek. Proses pengolahan yang tepat membuat bumbu meresap hingga ke dalam daging, menghasilkan rasa gurih yang kuat namun tetap seimbang.

Setiap porsi bebek disajikan dengan tampilan yang menggugah selera. Kulit bebeknya terasa nikmat, sementara dagingnya tetap juicy dan lembut. Perpaduan ini menjadikan Bebek Om Aris sebagai pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati bebek dengan kualitas rasa yang konsisten.

Tidak lengkap rasanya menyantap bebek tanpa sambal. Di Bebek Om Aris, pengunjung dimanjakan dengan beragam pilihan sambal yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Mulai dari sambal dengan rasa pedas menyengat hingga sambal dengan cita rasa yang lebih ringan namun tetap kaya rasa, semuanya mampu meningkatkan kenikmatan hidangan bebek yang disajikan.

Sambal di sini bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi elemen penting yang membuat pengalaman makan semakin berkesan. Kombinasi antara daging bebek yang empuk dan sambal yang pedas menggugah selera membuat banyak pengunjung ingin kembali lagi.

Harga Bersahabat, Cocok untuk Semua Kalangan

Salah satu alasan Bebek Om Aris selalu ramai adalah harganya yang terjangkau. Dengan kualitas rasa dan porsi yang memuaskan, harga yang ditawarkan masih sangat ramah di kantong, terutama bagi mahasiswa yang mendominasi kawasan Dipati Ukur. Hal ini menjadikan Bebek Om Aris sebagai solusi kuliner lezat tanpa harus menguras dompet. Dengan harga yang sebanding dengan kualitas, pengunjung merasa mendapatkan pengalaman makan yang worth it dan memuaskan.

Keunikan lain dari Bebek Om Aris di Dipati Ukur adalah tersedianya dua lokasi dengan konsep yang berbeda. Pertama, tempat makan di pinggir jalan menggunakan tenda, yang menawarkan suasana santai dan sederhana khas street food Bandung. Konsep ini cocok bagi pengunjung yang ingin makan cepat atau menikmati suasana malam Dipati Ukur yang ramai.

Bebek Om Aris (Sumber: Dokumen Pribadi)
Bebek Om Aris (Sumber: Dokumen Pribadi)

Kedua, Bebek Om Aris juga menyediakan tempat makan yang lebih cozy dan nyaman. Dengan suasana yang lebih tertata, tempat ini cocok untuk makan bersama teman, keluarga, atau sekadar bersantai sambil menikmati hidangan favorit. Pilihan konsep ini memberi kebebasan bagi pengunjung untuk menyesuaikan pengalaman makan sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing.

Baca Juga: Dari Cafe ke Hiking: Kini Menjelajah Alam Jadi Hobi Baru Anak Muda

Dengan perpaduan rasa yang lezat, harga terjangkau, sambal yang variatif, serta pilihan tempat makan yang nyaman, Bebek Om Aris berhasil menjadi salah satu kuliner wajib di kawasan Dipati Ukur. Tidak heran jika tempat ini selalu ramai dan menjadi langganan banyak orang.

Bagi siapa saja yang sedang berada di kawasan Coblong atau tengah menjelajahi kuliner Kota Bandung, Bebek Om Aris Dipati Ukur layak masuk dalam daftar kunjungan. Sekali mencoba, sensasi kelezatannya akan membuat siapa pun ingin kembali lagi. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 08 Okt 2026, 19:14

Ketika Keamanan Pangan Kota Bandung Diuji Kasus 88 Seoul

Momentum untuk melihat kembali bagaimana keamanan pangan dan perlindungan konsumen diterapkan dalam industri kuliner Kota Bandung yang terus berkembang.

Ilustrasi Walikota Bandung sedang sidak keamanan pangan. (Sumber: ilustrasi dikreasi dengan chatgpt | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 18:13

Bagaimana Menjadikan Kota Bandung sebagai Sentra Batik Utama di Jawa Barat

Bandung berpotensi menjadi sentra batik utama Jawa Barat. Melalui inovasi motif modern, penguatan pengrajin lokal dan dukungan festival budaya, batik Bandung siap mendominia pasar lokal dan global.

Damakara Store di Cihapit. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Rizma Riyandi)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 17:43

Khazanah Masakan Bogor Tempo Doeloe: Warisan Gastronomi Leluhur yang Kian Langka

Kuliner Bogor tempo doeloe adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Sunda dan kekayaan gastronomi Nusantara.

Cungkring merupakan sajian khas Bogor berupa sate kulit sapi yang dibalut gurihnya bumbu rempah dan kacang. (Sumber: Youtube | Foto: Dyodoran)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 16:17

Mang Jaya, Maestro Dongeng Sunda yang Melintasi Zaman

Lebih dari setengah abad Mang Jaya menjaga dongeng dan bahasa Sunda tetap hidup melalui kekuatan suara dan imajinasi.

Sosok Mang Jaya, maestro dongeng Sunda yang telah puluhan tahun menghidupkan tradisi mendongeng dan memperkenalkan kekayaan cerita Sunda kepada lintas generasi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 15:46

Memaknai Kembali Bandung Heritage

Ada sudut-sudut kota Bandung yang menyimpan cerita sejarah tapi tergerus oleh waktu. Bandung bukan hanya kota arsitektur, tapi juga tempat bahasa Sunda dicetak, dibaca dan disebarluaskan.

Gedung peninggalan Era Kolonial di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Andaru Firmansyah)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 13:10

Bandung Tak Bisa Hanya Diurus lewat 'PowerPoint'

Bandung tidak perlu menciptakan sejarah baru. Sejarahnya sudah ada. Yang dibutuhkan adalah menghubungkan titik-titik sejarah yang selama ini berdiri sendiri.

Salah satu sudut kawasan heritage Braga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Arif Ruhiyat)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 12:18

Masakan-Masakan Tionghoa Populer dalam Buku 'Masakan Aneka Warna' (1969)

Buku berjudul Masakan Aneka Warna disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio (yang juga ditulis sebagai Ibu Satrio Samuel).

Buku berjudul "Masakan Aneka Warna" disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio dan diterbitkan pertama kali oleh PN Balai Pustaka tahun 1969. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Wisata & Kuliner 08 Okt 2026, 11:18

Perkedel Bondon, Pengisi Perut Masinis Hingga Tempat Mangkal Para Perempuan Malam di Bandung

Perkedel Bondon lahir dari kebutuhan akan panganan para pekerja kereta api di Kota Bandung yang hanya melayani pelanggannya pada malam hari.

warung perkede Bondon di Jalan Stasiun Timur Kota Bandung (ist)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 10:34

Menolong Tak Cukup dengan Peduli: Ketika Mental Tak Baik-Baik Saja

Tidak semua orang yang sedang berjuang dengan masalah mental berkata, “Saya butuh pertolongan.” Kadang, yang dibutuhkan hanyalah seseorang yang peka kalau saya sedang tidak baik-baik saja.

Pembukaan Program Psikoedukasi Kesehatan Mental Remaja Pusjar SKTAN Tahun 2026. (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SKTAN)
Sejarah 08 Okt 2026, 09:24

Pertumbuhan Penduduk dan Hilangnya Penampung Air di Bandung

Banyak daerah di Bandung yang menggunakan nama Situ. Istilah ini merujuk pada keberadaan sebuah danau di tempat tersebut. Seperti Situ Aksan, Situ Sudimampir dan Situ Gunting

Situ aksan pada zama dahulu.(foto Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 07:43

Kenapa Maling di Negeri Ini Tidak Takut CCTV?

Di tengah ekonomi yang semakin sulit kejadian kriminalitas semakin meningkat terutama untuk pencurian sepedah motor di Bandung

Gambaran curanmor di CCTV (Sumber: Istimewa)
Sejarah 07 Okt 2026, 19:44

Mengenang Persitiwa Perobekan Bendera Belanda di Bandung

Bandung memiliki catatan sejarah penting dalam penyebaran teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 1945 lalu. Para pemuda radio Bandung adalah para pelaku utamanya proses pengambilalihan sejumlah fa

Gedung Bekas Bank DENIS tempat peristiwa perobekan Bendera Belanda terjadi di Bandung. Gedung ini sekarang menjadi gedung bank bjb
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 18:59

Inisiatif Rail Clinic Berbasis RS Dustira, Terobosan Faskes di Jawa Barat

RS Dustira dan Stasiun Cimahi. Keduanya berada sangat berdekatan dan memiliki sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari perkembangan Kota Cimahi

Rumah sakit Dustira dilihat dari skibridge Stasiun Cimahi (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 17:27

Punahnya Satwa yang Dilindungi Akibat Bencana Ekologis

Alam sebagai habitat harus dijaga agar bisa diminimalisir bencana ekologis. Perluasan untuk peningkatan ekonomi seharusnya mempertimbangkan kondisi hutan, di mana habitat satwa menjaga keseimbangan.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Nyonyofoto)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 15:54

Pesona Garut (Bagian 2): 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Kabupaten Garut tak hanya dikenal lewat bentang alamnya yang memikat, tetapi juga keberagaman warisan kulinernya yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal.

Dodol menjadi salah satu oleh-oleh paling ikonik dari Garut. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Midori)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 14:41

Persamaan dan Perbedaan antara Sejarah, Tarikh, Riwayat, Hikayat, Babad, Mitologi dan Legenda

Bedah tuntas persamaan dan perbedaan sejarah, tarikh, riwayat, hikayat, babad, mitologi dan legenda. Pahami makna, karakteristik serta posisinya dalam literatur historis dan kultural Nusantara.

Seorang pengunjung mencari buku di antara rak-rak sempit Perpustakaan Batu Api, Jatinangor, Sabtu 9 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 13:10

Tebang Pilih Hukum: Investigasi Keracunan 88 Seoul vs Keracunan MBG

Hukum yang ada di Indonesia seringkali tebang pilih karena tajam ke bawah dan tumpul ke atas salah satunya investigasi keracunan.

Restoran 88 Seoul Paskal (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 12:36

DNA Sunda di Tanah Banyumas

Berkisah tentang folklore dan toponimi yang mengaitkan keterkaitan Banyumas dengan Sunda.

DNA Sunda di Tanah Banyumas (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 10:54

Tarif Parkir Rp65.000 dan Negara yang Kalah di Pinggir Jalan Kota Bandung

Kasus tari parkir Rp65.000 di Jalan Diponegoro, Bandung, seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan siapa oknumnya. Pelaku, jika terbukti melanggar, tentu harus ditindak.

Petugas sedang melakukan pemeriksaan bus pariwisata. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Muslim Yanuar)
Beranda 07 Okt 2026, 09:42

Halte BRT di Tengah Jalan Satu Arah, Solusi atau Biang Macet Baru di Ahmad Yani Cicadas?

Pembangunan halte BRT di tengah Jalan Ahmad Yani picu kekhawatiran macet. Warga dan pengamat mengkritik desain, Pemkot pilih percepat proyek, sementara perencana ungkap manfaat BRT.

Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan halte BRT di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa 6 Oktober 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)