Kenapa Hijab Viscose Jadi Primadona Baru di Dunia Fashion Muslimah?

2 menit baca
Naimatus Sa'diyyah
Ditulis oleh Naimatus Sa'diyyah diterbitkan
hijab viscose. (Sumber: Pexels/PNW Production)
hijab viscose. (Sumber: Pexels/PNW Production)

Akhir-akhir ini, kamu pasti sering lihat teman, influencer, atau brand hijab favoritmu mulai gencar promosi “hijab viscose”.

Teksturnya lembut, jatuhnya elegan, dan warnanya pun beragam. Nggak heran kalau bahan ini jadi primadona baru di dunia fashion muslimah.

Tapi, apa sih yang bikin hijab viscose begitu digemari? Ternyata bukan cuma soal tampilan, tapi juga kenyamanan yang bikin pemakainya betah seharian!

 1. Apa Sih Hijab Viscose?

Hijab viscose terbuat dari bahan viscose rayon, yaitu serat semi-alami yang berasal dari serat kayu. Teksturnya halus seperti kapas, tapi punya tampilan mengilap dan jatuh seperti sutra. Kombinasi inilah yang membuatnya terlihat mewah tanpa terasa panas.

Berbeda dengan bahan voal atau chiffon yang cenderung kaku atau licin, viscose terasa ringan dan lembut di kulit, cocok banget buat aktivitas sehari-hari, dari kuliah sampai jalan santai bareng teman.

 2. Adem Seharian

Salah satu alasan utama hijab viscose begitu disukai adalah kenyamanannya. Bahannya bisa menyerap keringat dengan baik, jadi nggak bikin gerah meski dipakai di cuaca panas. Selain itu, viscose juga punya kemampuan “jatuhnya bagus”, jadi gampang dibentuk tanpa banyak jarum atau peniti.

Buat kamu yang suka tampil effortless tapi tetap rapi, bahan ini bisa jadi penyelamat, tinggal lilit, rapikan sedikit, dan hasilnya langsung anggun.

Hijab bukan sekadar kain yang menutup kepala, tapi cerminan rasa nyaman dan percaya diri dari dalam diri seorang muslimah.

 3. Tampil Modis Tanpa Ribet

Hijab viscose juga cocok banget buat kamu yang suka eksplor gaya. Bahannya fleksibel dan mudah diatur, jadi bisa dipakai untuk berbagai look, mulai dari gaya simple untuk kegiatan kampus, sampai gaya turban atau layering yang elegan untuk acara formal.

Plus, banyak brand hijab kini menawarkan warna-warna lembut dan motif minimalis khas viscose yang bikin penampilan kamu makin classy tanpa berlebihan.

4. Trend yang Didukung Banyak Influencer

Tren hijab viscose makin populer karena banyak influencer hijabers ikut memakainya. Sebut saja beberapa nama besar di dunia modest fashion yang mulai merilis koleksi hijab viscose mereka.

Selain tampilannya yang estetik di foto atau video, bahan ini juga terlihat bagus di kamera karena pantulan cahayanya lembut, cocok buat kamu yang suka bikin konten OOTD atau daily vlog.

5. Lebih dari Sekadar Tren Fashion

Meski awalnya muncul sebagai tren, hijab viscose sebenarnya mencerminkan perubahan gaya hidup muslimah modern: ingin tampil modis tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesopanan.

Hijab bukan lagi sekadar kewajiban, tapi juga ekspresi diri dan identitas. Dan viscose hadir sebagai simbol keseimbangan antara gaya dan nilai, antara elegan dan sederhana.

Hijab viscose bukan cuma soal mengikuti tren, tapi tentang menemukan keseimbangan antara kenyamanan dan keanggunan.

Bahan ini berhasil menjawab kebutuhan muslimah masa kini yang ingin tampil cantik, aktif, dan percaya diri tanpa ribet. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)