Begitu melangkah masuk, suasana hangat langsung menyambut lewat pencahayaan yang lembut, meja-meja kayu, dan deretan gerai makanan di sekitarnya. Di salah satu sudut, papan nama Ketan Susu Bang Zul menjadi penanda tempat saya akhirnya berhenti.
Cabang di Ujung Berung ini tergolong baru. Ia mulai beroperasi pada akhir April 2026 dan menjadi cabang keempat setelah Jatinangor, Margacinta, dan Cihapit.

Satu sendok pertama langsung membuat saya terdiam. Ketan yang lembut bertemu susu yang manis, lalu disusul dinginnya es krim yang perlahan meleleh dan renyahnya biskuit Lotus di sela gigitan. Saya tidak menyangka semangkuk ketan susu bisa semeriah ini di mulut.
Ketan susu menjadi sajian utama dengan pilihan topping yang beragam, mulai dari keju, cokelat, tiramisu, hingga Lotus. Pelanggan bebas menyesuaikannya dengan selera.
Saya memilih Lotus, dan pilihan itu terbukti tepat. Menurut Dito, salah satu staf, topping Lotus memang yang paling diminati.
“Yang paling best seller itu yang topping Lotus,” ujar Dito.
Setelah mencicipinya sendiri, saya paham alasannya. Ketan yang disiram susu dipadukan dengan taburan biskuit Lotus dan es krim, dan tiap suapan menghadirkan rasa dan tekstur yang berbeda: manis, gurih, lembut, dingin, dan renyah dalam satu mangkuk. Perpaduan itu terasa istimewa, bukan sekadar camilan manis biasa.
Selain ketan susu, tempat ini menyediakan aneka mi, roti bakar, dan minuman untuk menemani waktu bersantai. Harga beberapa menu ketan susu dimulai dari Rp8.000, cukup terjangkau bagi kalangan anak muda.
Tempat ini buka setiap hari pukul 13.00–22.00 WIB, sehingga cocok bagi pengunjung yang mencari makanan setelah beraktivitas.
Menurut Dito, pelanggan yang datang sebagian besar berasal dari kalangan pelajar, terutama siswa SMA. Keramaian biasanya mulai terasa pada malam hari, meski jumlah pengunjung berbeda setiap harinya. Akhir pekan menjadi waktu dengan pengunjung terbanyak, tetapi tempat ini tidak selalu dipadati.
“Kalau malam pasti lumayan banyak, tapi nggak yang seramai itu. Paling banyak juga weekend,” jelas Dito.
Menemukan Tempat Baru di Ujung Berung

Ada kepuasan tersendiri saat menemukan tempat makan yang belum banyak orang bicarakan. Bagi saya, Ketan Susu Bang Zul adalah salah satunya, hidden gem kuliner yang saya temukan lewat rasa penasaran dan saya tinggalkan dengan rasa ingin kembali.
Rasa itu ternyata tidak hanya milik saya. Fitri, pelanggan yang baru pertama kali berkunjung, mengetahui tempat ini melalui Google Maps. Setelah mencicipi sajiannya, ia menyampaikan kesan yang sederhana.
“Makanannya enak semua. Ini pertama kalinya aku ke sini, tahu tempatnya dari Maps. Kayaknya next time bakal ke sini lagi,” ujar Fitri.
Kehadiran Ketan Susu Bang Zul menambah pilihan kuliner bagi masyarakat sekitar. Dengan topping yang beragam, harga terjangkau, dan suasana nyaman, tempat ini menawarkan pengalaman yang bisa dinikmati bersama teman maupun keluarga.
Semangkuk ketan susu dengan topping Lotus mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi saya, dari mangkuk itulah sebuah pengalaman kuliner yang tak mudah dilupakan bermula. (*)