Bandung dan Hujannya yang Selalu Bikin Was-Was

3 menit baca
Dias Ashari
Ditulis oleh Dias Ashari diterbitkan
Kondisi  Langit Bandung menjelang Hujan di Soekarno Hatta. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Kondisi Langit Bandung menjelang Hujan di Soekarno Hatta. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)

Sebulan lalu ketika tinggal di Kota Cirebon saya hampir tidak melihat hujan, hanya gersang dan panas yang membekap tubuh penuh peluh. Hanya saja pada tanggal 30 Oktober sore hujan besar mengguyur Kota Cirebon untuk kali pertama dan membuat cuacanya sedikit lebih sejuk.

Sementara keluarga mengabari bahwa menjelang Oktober akhir Bandung pun mengalami peningkatan suhu kisaran 32-35 derajat. Namun sesekali masih diberikan hujan lebat di beberapa titik daerah.

Dan kemarin sore untuk pertama kalinya saya kembali melihat langit Kota Bandung dan mendung. Seperti biasa kawasan Soekarno Hatta terutama di dekat kawasan Pasar Gede Bage hingga perempatan Samsat kemacetan tidak terbendung. Menyisakan ruang pengap yang membuat kepala pusing dibuatnya.

Bandung menjelang musim hujan memang kerap membuat hati was-was. Betapa seringkali kita lihat kejadian papan reklame yang jatuh menimpa sejumlah pengendara karena tak kuat menahan hujan yang lebat.

Dilansir dari laman kicaunews.com Tiga papan reklame berukuran besar dilaporkan roboh setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bandung, Sabtu (28/3/2026). Insiden tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Buahbatu.

Kejadian serupa terjadi di beberapa kawasan Kota Bandung seperti dilansir dari bandung bergerak serangkaian kejadian ini menambah daftar insiden serupa di yaitu pada Maret 2023, sebuah reklame di Jalan Soekarno-Hatta, Simpang Kiaracondong, ambruk dan menimpa kendaraan serta pengendara. Setelah kejadian, reklame tersebut diduga tidak mengantongi izin resmi.

Kejadian ini tentunya tidak hanya bisa menyebabkan kerugian yang besar terhadap sejumlah kendaraan dan bangunan yang tertimpa. Namun akibat fatal yang dihadirkan adalah mengancam nyawa dan kematian. Karena kita tidak pernah tahu kapan maut datang dalam kehidupan seseorang. Meski maut sudah ada catatannya di tangan Tuhan tapi perbuatan konyol justru bisa menjadi penyebabnya salah satunya reklame yang tidak mendapatkan maintenance yang baik sehingga mudah rapuh ketika hujan yang lebat datang.

Tak hanya itu musim hujan di Bandung juga membuat sungai Citarum meluap dan membuat sejumlah jalanan tergenang banjir. Ketika banjir tidak hanya penyakit yang akan datang menyertai tapi sejumlah jalan akan kehilangan akses untuk melakukan mobilitas.

Misalnya sejumlah jalan Rancamanyar akan terganggu karena mengalami pemadatan jalan karena jumlah pengguna kendaraan yang bertambah. Masyarakat di daerah Banjaran dan Bojong Soang yang terdampak banjir yang paling dalam dibandingkan kawasan lain akan menggunakan jalan Rancamanyar hingga Cibaduyut.

Tentu dengan kejadian demikian tak hanya mental yang terdampak karenas stres dengan sejumlah kemacetan melainkan juga investasi terhadap waktu yang terbuang sia-sia. Mengorbankan waktu istirahat untuk berangkat lebih subuh dari rumah sehingga bisa terhindar dari kemacetan. Sementara jika berangkat pada jam normal maka kemacetan akan memotong waktu menuju kantor yang berujung pada pengurangan gaji atas keterlambatan.

Tak cukup sampai disana banjir tahunan yang terjadi di Kabupaten Bandung pun turut memutus perekonomian warga disekitarnya. Banyak tempat usaha yang halamannya tergenang oleh banjir sehingga warga sulit mengakses beberapa toko ketika memerlukan kebutuhan pokok seperti bahan pangan dan obat-obatan. Kalaupun tidak tergenang banjir maka tempat usaha akan sepi pembeli karena banyak masyarakat yang mencari jalan alternatif lain untuk mobilitas dan bukan jalan utama.

Sudah hampir empat tahun saya menjalankan fasilitas kefarmasian berupa apotek. Dan setiap akhir tahun pasti akan ada satu hari banjir besar yang memutus semua akses kendaraan. Anehnya banjir selalu datang di jam yang sama yaitu sore menjelang malam. Sehingga mau tidak mau dalam dua hari kedepan omset yang didapatkan jauh dari biasanya. Bahkan warung kelontong sebelah saya pernah mengalami kerugian yang besar karena seluruh barang yang ada di toko terendam banjir dan tidak sempat terselamatkan.

Bagi sebagian warga Bandung yang memiliki profesi sebagai ojek payung mungkin musim hujan menjadi berkah karena bisa mengumpulkan pundi-pundi uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun pada sebagain masyarakat Bandung yang lainnya, banjir adalah musibah yang bisa menyebabkan banyak kerugian.

Musim hujan seharusnya memberikan banyak keberkahan seperti mengisi sumur yang hampir kering juga menumbuhkan berbagai buah, sayur-mayur, padi di sawah dan pohon-pohon yang bisa menyediakan oksigen. Namun hari ini hujan di Bandung banyak menimbulkan rasa was-was karena dampak buruk yang menyertainya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 16:40

Bagaimana Album Tigapagi Menjaga Nyala Ingatan Kolektif di Nusantara Dharma Book Festival 7.0

Di hadapan Indonesia yang kian karut-marut, penampilan Tigapagi di NDBF 7.0 menjadi ruang merawat akal sehat dan luka sejarah, mengajak kita menatap trauma tanpa kehilangan harapan untuk bertahan.

Penampilan Tigapagi pada malam penutupan Nusantara Dharma Book Festival 7.0 (Sumber: NDBF 7.0 | Foto: Tim dokumentasi NDBF 7.0)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 16:11

Bandung dan Hujannya yang Selalu Bikin Was-Was

Bandung di musim hujan memang memberikan kesegaran udara tapi selalu menunjukkan was-was karena menyebabkan banjir dan potensi kehilangan nyawa.

Kondisi  Langit Bandung menjelang Hujan di Soekarno Hatta. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 15:19

Review Film The Love Hypothesis: Film Rom-com Kampus yang Menguji Cinta

Review film The Love Hypothesis yang memadukan pola fake dating dan grumpy x sunshine dengan latar akademik. Meski alurnya mudah ditebak, kedekatan tokohnya tetap menghibur.

Poster Film The Love Hypothesis. (Sumber: Primevideo)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 14:12

Jabar Juara Judol, Sungguh Memprihatinkan dan Mencemaskan

Besarnya jumlah pemain judol di Jabar semakin terasa ketika melihat duit yang terlibat. Sepanjang tahun 2024, ditaksir deposit judol di Jabar mencapai Rp5,97 triliun.

Ilustrasi judi online. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Ramadhan)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 12:39

Ironi-Ironi dalam Nikah Siri

Refleksi pernikahan siri di Indonesia.

irono-Ironi dalam Nikah Siri (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 12:15

Istilah Bahasa Jawa, Jawa Kawi, Sunda dan Sansekerta untuk Besar Guncangan Gempa Bumi

Pelajari istilah besar guncangan gempa bumi dalam Bahasa Jawa, Jawa Kawi, Sunda dan Sansekerta. Temukan kekayaan kosakata tradisional untuk tingkatan getaran bencana alam kuno Nusantara di sini!

Gempa Bumi Dahsyat (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan ChatGPT)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:46

Medsos Mengubah Waktu dan Jarak

Medsos dapat merubah waktu dan jarak dalam penyampaian informasi

Dalam beberapa tahun ini, mengakses media sosial menjadi ritual yang seolah tanpa batas. (Sumber: Pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)