Wajah Bandung Hari Ini, Murung si Hujan Lebat Lagi

3 menit baca
syakirah salsabila
Ditulis oleh syakirah salsabila diterbitkan
Permasalahan banjir menunjukkan perlunya sistem kerja kota yang lebih terintegrasi, Sabtu (6/12/2025). (Sumber: Dok. Penulis | Foto: Syakirah Salsabila)
Permasalahan banjir menunjukkan perlunya sistem kerja kota yang lebih terintegrasi, Sabtu (6/12/2025). (Sumber: Dok. Penulis | Foto: Syakirah Salsabila)

Warga Bandung masih memghadapi permasalahan yang serius dari waktu ke waktu terkait permasalahan sampah, banjir, dan tidak meratanya pembangunan infrastruktur. Permasalahan tersebut tidak lagi hanya menjadi catatan birokrasi, tetapi juga keadaan nyata sehari-hari yang dihadapi oleh masyarakat.

Keadaan ini menandakan bahwa penyediaan layanan publik belum sepenuhnya dapat menyesuaikan diri dengan laju pertumbuhan populasi dan permintaan pengelolaan perkotaan yang lebih maju. Ketiga persoalan tersebut dipandang sebagai prioritas yang perlu mendapat penanganan segera.

Menghadapi permasalahan tersebut, Wali Kota Farhan akhirnya melakukan Langkah perbaikan yang fokus pada aspek pembangunan untuk mengatasi tiga permasalahan tersebut. Langkah perbaikan tersebut, yaitu melakukan peningkatkan kapasitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang menjadi bagian sistem pengelolaan sampah, melibatkan penggunaan teknologi digital dalam kegiatan operasional pengangkutan sampah, dan melakukan perbaikan kondisi jalan maupun fasilitas publik. Langkah tegas tersebut diharapkan dapat mempercepat perbaikan sehingga manfaatnya dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat.

Kekhawatiran masyarakat terus bertambah karena dampak dari ketiga persoalan tersebut langsung mereka rasakan dalam kegiatan sehari-hari. Sampah yang menumpuk di beberapa titik membuat bau kurang sedap dan suasana sekitar tidak nyaman. Selain itu, fasilitas umum, seperti jalan juga banyak yang berlubang, trotoar rusak, dan beberapa fasilitas lainnya terbengkalai tidak terurus sehingga mempersulit ruang gerak masyarakat.

Wali Kota Bandung Farhan pada masa jabatan 100 hari awal menghadapi tantangan pengelolaan sampah. Tantang tersebut mengharuskan Wali Kota Bandung mengambil Langkah kebijakan secara jangka panjang dengan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait. Sistem pengelolaan sampah di Bandung harus diperkuat secara fundamental supaya dapat mengatasi penumpukan sampah dan memastikan kebersihan yang berkelanjutan.

Pengelolaan sampah yang belum ditangani dengan baik mengakibatkan dampak secara langsung terhadap Kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Sampah yang menumpuk di TPS menyebabkan bau tidak sedap yang menyengat sehingga kenyamanan masyarakat berkurang dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Lingkungan yang tidak higeinis menyebabkan risiko penyakit yang lebih tinggi dan mengurangi keindahan ruang publik di Bandung padahal kota ini menjadi desnitasi wisatawan dan pusat kegiatan kreatif.

Melihat situasi yang berlangsung, pengelolaan sampah di Bandung perlu dibenahi menuju sistem yang lebih efisien. Pembenahan sistem dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu melakukan pembenahan manajemen pemilihan sampah dari pengangkutan, jadwal pengangkutan harus efektif, dan saran pengolahan harus ditingkatkan.

Selain itu, keterbukaan informasi kepada masyarakat penting agar mengetahui permasalahan secara real time dan mendapat masukan. Selain permasalahan pengelolaan sampah, banyak infrastruktur, seperti jalan berlubang, trotoar yang tidak ramah pejalan kaki, fasilitas publik yang kurang perbaikan, dan banyaknya parkir liar menjadi permasalahan yang memengaruhi kenyamanan dan ruang gerak masyarakat Bandung. 

Adanya parkir liar menyebabkan kemacetan yang menjadi salah satu keluhan terbesar warga Bandung dan hingga kini belum menemukan solusi yang benar-benar efektif. ini tidak hanya mengganggu mobilitas harian masyarakat, tetapi juga menghambat distribusi barang dan layanan bagi pelaku usaha, yang pada akhirnya menurunkan efisiensi operasional. Jika dibiarkan terlalu lama masalah ini dapat menurunkan produktivitas ekonomi dan meningkatkan biaya operasional masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga: Banjir Datang, Mahasiswa Tetap Mengejar Tugas

Permasalahan banjir juga menjadi sorotan karena terus berulang setiap musim hujan dan mengganggu aktivitas warga di sejumlah titik rawan. Banyak pohon yang berfungsi sebagai peneduh, penyaring polusi, hingga area resapan air justru ditebang. Kondisi ini semakin diperparah oleh intensitas hujan yang tinggi dan berkurangnya ruang resapan akibat perkembangan kawasan permukiman. Selain itu, banjir menimbulkan risiko keselamatan dan kesehatan, seperti bahaya sengatan listrik, tergelincir, hingga paparan penyakit dari air kotor.

Pemerintah kota sebenarnya telah mulai menunjukkan upaya pembenahan infrastruktur termasuk perbaikan beberapa ruas jalan dan penataan kembali kawasan yang membutuhkan peningkatan fasilitas publik. Langkah-langkah tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan adanya kepedulian terhadap pentingnya kualitas infrastruktur bagi kenyamanan warga. Meski demikian, masyarakat berharap proses perbaikan dapat berlangsung lebih cepat, terencana, dan merata di setiap kecamatan.

Dengan kebijakan yang lebih terarah dan pelaksanaan yang cepat, Bandung memiliki peluang untuk menjadi kota yang lebih bersih, aman, dan nyaman. Harapannya, kepemimpinan baru mampu mendengar aspirasi publik, bekerja secara transparan, dan menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Pada akhirnya, masyarakat Bandung hanya mendambakan kota yang tertata dan kehidupan yang tenang tanpa terus-menerus diselimuti persoalan yang berulang. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

syakirah salsabila
mahasiswa

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 07 Agu 2026, 20:15

Narasi Adiboga Sunda dalam Panggung Gastrodiplomasi Handrawina Adiboga Nusantara

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia.

Lahirnya buku Handrawina Adiboga Nusantara yang diterbitkan pada tahun 2022 menandai tonggak sejarah baru dalam kodifikasi rasa Indonesia. (Sumber: Kementrian Luar Negeri)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 18:24

Wujudkan Tipe Rumah SOHO Idaman Keluarga di Bandung

Rumah tipe SOHO multi fungsi, untuk tempat tinggal keluarga sekaligus tempat usaha.

Ilustrasi tipe rumah SOHO idaman warga Bandung (Sumber: dikreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 16:50

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (Bagian 2)

Warga Bandung bahu-membahu untuk mempersiapkan kemerdekaan, mereka dengan penuh suka cita dan dada yang menggebu-gebu mempersiapkan segalanya dengan seksama dan hati-hati.

Pasukan Pembela Tanah Air (PETA). (Sumber: 360doc)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:52

Nomor Proklamasi: Ketika Majalah Selecta Menyambut Hari Kemerdekaan RI 1969

Di sampul depan Majalah Selecta Nomor 413, terbit 17 Agustus 1969 terpampang sederhana namun penuh makna: "Nomor Proklamasi".

Sampul depan Majalah Selecta Edisi Khusus Proklamasi, terbit 17 Agustus 1969, menampilkan aktris Alice Iskak sebagai model sampul. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 15:23

Melacak Jejak Gastronomi Jawa dalam Kokki Bitja (1854): Identitas, Karakteristik, dan Kontinuitas

Buku Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854 merupakan salah satu artefak sejarah kuliner tertua dan paling signifikan di Hindia Belanda.

Buku "Kokki Bitja: Kitab Masakan Indis 1854". (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 07 Agu 2026, 15:20

Jelajah Sungai Cigerendong, Surga Tersembunyi di Dusun Cukanggaleuh Pangandaran

Jelajahi Sungai Cigerendong di Desa Parakanmanggu dengan air jernih berwarna toska, pepohonan rindang, dan suasana yang masih alami.

Sungai Cigerendong Pangandaran. (Sumber: TikTok @cigerendongpangandaran)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 13:53

Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan

Apakah masyarakat kita memang masih menonton film di bioskop dengan cara yang sama seperti sebelumnya?

Ilustrasi Dilema Bioskop Sepi di Tengah Pergeseran Budaya Instan. (Sumber: Mochamad Arbani)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 11:58

Cipatat dan Krisis Kesehatan yang Tak Terlihat

Negara wajib memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibangun di atas kesehatan dan penderitaan masyarakat. 

Beberapa truk bayawak pengangkut batu kapur terparkir di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ananda)
Ikon 07 Agu 2026, 11:15

Alun-alun Kota Cimahi, Pusat Pertemuan antara Warga dengan Ojol

Alun-alun Kota Cimahi menjadi pusat aktivitas warga, tempat bersantai, berolahraga, hingga titik berkumpul para driver ojol.

Rindang, strategis, dan nyaman, Alun-alun Kota Cimahi menjadi ruang publik sekaligus titik berkumpul para driver ojol setiap hari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 07 Agu 2026, 08:40

Saat Pohon Tumbang dan Rasa Aman Dipertaruhkan

Bandung sedang menghadapi ujian besar. Ujian yang menuntut respons yang tegas, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 20:09

Menyambut Hari Kemerdekaan 2026, Deretan Ide Tulisan dari Semangat Kemerdekaan hingga Dinamika Kota Bandung

Tema tulisan tetap tidak dibatasi. Selama relevan dengan isu yang berkembang, setiap penulis bebas menentukan sudut pandang yang ingin diangkat.

Warga Kampung Pengkolan Pasang Bendera Merah Putih Sepanjang 540 Meter pada tahun 2023. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 18:33

Rahasia Komunikasi Digital yang Bikin Sebuah Merek Kecantikan Mudah Diingat

Menganalisis komunikasi iklan melalui website resmi dan media sosial Instagram yang menunjukkan adanya upaya perusahaan dalam membangun komunikasi yang saling terhubung.

Ilustrasi komunikasi digital merek kecantikan.
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 18:07

Jelajah Gunung Salak Bogor: Pendakian, Kawah Ratu, Harga Tiket, dan Cara Booking Online

Panduan lengkap Gunung Salak mulai jalur pendakian, Kawah Ratu, harga tiket, booking online, hingga cara menuju kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Gunung Salak Bogor. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 16:17

Berita Yudha: Potret Sejarah dari Lembaran Surat Kabar Lawas

Kini, setelah 56 tahun berlalu, Berita Yudha tetap memiliki daya tarik yang kuat sebagai sumber sejarah.

Surat kabar Berita Yudha, salah satu harian berpengaruh pada era Orde Baru yang diterbitkan oleh TNI Angkatan Darat. (Sumber: Koleksi: Kin Sanubary)
Wisata & Kuliner 06 Agu 2026, 15:59

Curug Panetean Tasikmalaya, Surga Tersembunyi dengan Leuwi Jernih

Temukan pesona Curug Panetean yang terkenal dengan kolam batu alami, air sejernih kaca, dan pengalaman berendam di tengah alam.

Curug Panetean Tasikmalaya. (Sumber: Instagram @r_dony26)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 15:27

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan di Bandung (bagian 1)

Hal-hal yang jarang diketahui khalayak menjelang proklamasi kemerdekaan pada 1945 di Kota Bandung.

Menjelang masa agresi militer di Bandung 1945- 1946. (Sumber: Album Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 14:43

Pabrik Boleh Berpindah, tetapi Kehidupan Buruh Tidak Semudah Itu Dipindahkan

Kala terjadi PHK, opsi untuk beralih profesi tidak selalu terbuka luas. Ini membuat ketergantungan pada industri garmen semakin kuat, sekaligus mempersempit ruang negosiasi buruh.

Aktivitas buruh perempuan di sebuah pabrik tekstil di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 06 Agu 2026, 11:40

Jelajah Cigondewah, Pusat Perdagangan Kain Kerakyatan di Bandung

Cigondewah menjadi pusat kain di Bandung sejak 1980-an. Ketahui sejarah, daya tarik, dan perkembangan bisnis tekstilnya.

Cigondewah Bandung, pusat belanja kain eceran hingga grosir yang legendaris. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 11:26

Mahalnya Ongkos Kemerdekaan

Negeri kita memiliki sejarah yang wajib diproklamirkan tidak hanya di bulan kemerdekaan. Sejatinya mesti dijaga dan dirawat dengan sangat baik di pikiran bukan sekadar di buku pelajaran.

Beragam bendera merah putih yang dijual para pedagang selama bulan Agustus. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 06 Agu 2026, 08:33

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 2): Kesegaran Tradisi dan Kekayaan Cita Rasa

Berikut adalah 5 hidangan berikutnya dari daftar 10 kuliner Jawa Barat terbaik versi Taste Atlas.

Karedok (salad sunda) di Indonesia. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)