Urban Legend Gedung BMC, Rumah Sakit Terbengkalai Gudang Cerita Horor di Bandung

5 menit baca
Hengky Sulaksono
Ditulis oleh Hengky Sulaksono diterbitkan
Gedung BMC yang banyak menyimpan kisah mistis. (Sumber: Ayobandung)
Gedung BMC yang banyak menyimpan kisah mistis. (Sumber: Ayobandung)

AYOBANDUNG.ID - Bandung punya banyak cerita yang hidup di malam hari. Tapi tak ada yang sekuat cerita tentang bangunan tua di Jalan Haji Wasid Nomor 1 itu. Di balik gerbang berkarat dan cat tembok yang terkelupas, berdiri sebuah bangunan yang dulu menyembuhkan, lalu ditinggalkan, dan akhirnya menjadi rumah bagi kisah-kisah yang tak bisa dijelaskan logika. Bandung Medical Center atau BMC namanya. Sebuah bangunan yang kini lebih sering disebut dalam bisik-bisik ketakutan ketimbang dalam catatan sejarah kesehatan.

Tak banyak yang tahu, BMC bukanlah nama asli dari gedung itu. Di masa lalu, ia dikenal sebagai Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, yang berawal dari sebuah klinik bersalin sederhana bernama Kraamkliniek milik Yayasan Kesejahteraan Pegawai Polisi Priangan. Didirikan pada 15 Maret 1957, klinik ini menempati lahan Eigendom Kota Praja Bandung No.159, dengan Kombes Polisi Mustafa Pane sebagai penggeraknya. Setahun kemudian, klinik itu berubah nama menjadi Klinik Bersalin Budi Bakti.

Dua belas tahun setelahnya, tepatnya 21 Mei 1969, ia menjelma menjadi Rumah Sakit Sartika Asih (RSSA), rumah sakit tingkat IV dengan 50 tempat tidur. Sebuah lompatan besar bagi sebuah lembaga kecil yang lahir dari inisiatif para pegawai kepolisian. RSSA berada di bawah naungan Polda Jawa Barat, sesuai Surat Keputusan Menhankam/Pangab No. Skep. 226/a/11/1977, dan terus berkembang menjadi rumah sakit tingkat III dengan kemampuan empat spesialis dasar.

Baca Juga: Dari Barak Tentara ke Istana, Sejarah Mobil Maung Pindad Buatan Bandung

Tapi perjalanan itu tak berhenti di sana. Pada 23 Agustus 1999, RSSA pindah ke Jalan Moch. Toha No. 369, menggantikan gedung bekas Logistik Polda Jabar. Sejak itu, bangunan lamanya di Jalan Haji Wasid dibiarkan kosong, setidaknya untuk sementara. Lalu muncul ide untuk menghidupkannya kembali di awal 2000-an, dengan nama baru yang lebih modern: Bandung Medical Center.

Semuanya tampak menjanjikan di atas kertas. Akan ada renovasi besar-besaran, fasilitas kesehatan berstandar tinggi, dan janji untuk menjadikan BMC simbol kemajuan medis Bandung. Tapi takdir kadang punya rencana yang lain. Proyek itu tiba-tiba berhenti di tengah jalan setelah pemiliknya meninggal dunia. Para pekerja berhenti datang, bahan bangunan dibiarkan membusuk, dan BMC perlahan berubah menjadi reruntuhan, setengah jadi, setengah hidup, tapi sepenuhnya ditinggalkan.

Dari sinilah kisah itu lahir.

Tahun 2015, tempat itu sempat jadi destinasi wisata mistis. Rombongan anak muda datang malam-malam dengan kamera dan senter, berharap menangkap penampakan atau merekam suara aneh. Salah satu penjaga lama, Rachman, menyebut para pengunjung sering keluar dengan wajah pucat. Beberapa di antaranya mendengar suara pintu menutup sendiri, benda berpindah tempat, atau jeritan samar dari arah ruang operasi. Cerita-cerita itu makin menumpuk dari tahun ke tahun, menjadikan BMC bukan sekadar bangunan, tapi legenda.

Yang menarik, legenda BMC tidak pernah benar-benar mati meski gedung itu sempat disentuh kembali oleh proyek renovasi pada 2021. Kini gedung ini telah berpindah hak milik ke Yayasan Pasundan dan berubah menjadi Rumah Sakit Pasundan.

Baca Juga: Sejarah RSHS Bandung, Rumah Sakit Tertua di Jawa Barat Warisan Era Hindia Belanda

Gedung BMC kini berubah jadi Rumah Sakit Pasundan. (Sumber: luminoindonesia.com)
Gedung BMC kini berubah jadi Rumah Sakit Pasundan. (Sumber: luminoindonesia.com)

Dari Suster Belanda ke Suara Tangis Bayi di Malam Hari

Bangunan empat lantai itu berdiri sunyi, dikelilingi pepohonan dan pagar tua yang hampir roboh. Pada siang hari, ia hanya terlihat seperti bangunan tua biasa. Tapi malam hari menceritakan sesuatu yang lain. Cerita-cerita itu mulai beredar di awal 2000-an. Sumbernya dari warga sekitar, dari penjaga malam, dari para remaja yang datang “menguji nyali.” Mereka bilang, BMC punya penghuninya sendiri.

Cerita yang paling sering muncul adalah tentang hantu suster Belanda. Sosok perempuan berpakaian putih lusuh, dengan wajah pucat dan tatapan kosong, berjalan di koridor lantai satu seperti masih menjalankan tugasnya. Tak ada yang tahu siapa dia sebenarnya. Sebagian bilang, dia arwah perawat yang meninggal di masa kolonial Belanda. Versi yang sulit dibuktikan, karena tidak ada catatan sejarah yang menyebut BMC berdiri di era kolonial. Tapi di Bandung, kadang cerita lebih hidup dari fakta.

Dalam beberapa versi, hantu itu disebut “Suster Ngesot.” Versi urban legend nasional yang seolah menemukan rumahnya sendiri di BMC. Katanya, dia seorang perawat yang kakinya dipotong akibat kecelakaan medis, lalu merangkak di lorong rumah sakit, meninggalkan jejak darah dan suara gesekan yang memecah keheningan. Cerita ini beredar di forum daring, kanal YouTube horor, hingga dokumenter televisi. Nama BMC pelan-pelan naik menjadi ikon horor Bandung, sejajar dengan Rumah Kentang dan Gua Belanda.

Tapi kisahnya tidak berhenti di situ. Dari lorong gelap yang lain, muncul cerita tentang hantu tanpa kepala. Seorang penjaga malam pernah mengaku melihat sosok itu melayang di tangga menuju lantai tiga. Konon, arwah itu berasal dari masa perang kemerdekaan, ketika bangunan tersebut digunakan untuk merawat korban bentrokan dan tentara yang terluka. Tak ada yang bisa memastikan kebenarannya, tapi kisah itu tetap hidup. Di malam-malam tertentu, katanya, terdengar langkah kaki tanpa tubuh di lantai atas, diiringi suara erangan samar dari ruang operasi yang sudah lama tidak dipakai.

Baca Juga: Hikayat Urban Legend Rumah Gurita Bandung, Geger Disebut Tempat Pemujaan Setan

Warga sekitar sering menyebut bahwa ruang bayi yang dulunya bagian dari unit bersalin, adalah tempat paling angker. Ada yang mengaku mendengar suara tangis bayi dari dalam ruangan kosong. Ada juga yang mengaku melihat bayangan kecil berlari di balik jendela. Cerita ini pertama kali mencuat dalam liputan Kumparan, lalu menyebar di komunitas urban legend dan forum daring seperti Reddit. Beberapa komunitas pemburu hantu bahkan menjadikan BMC sebagai lokasi wajib ekspedisi mereka di Bandung.

BMC akhirnya menjadi cermin bagi Bandung sendiri, kota yang indah tapi penuh misteri. Di satu sisi, ia menyimpan sejarah kemajuan dan modernitas, tapi di sisi lain, ada sisi gelap yang tak bisa dihapus begitu saja. Seperti luka lama yang tak sembuh, BMC terus dipanggil-panggil dalam cerita-cerita orang yang ingin menakut-nakuti diri sendiri.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)