10 Netizen Terpilih Maret 2026: Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan

4 menit baca
Aris Abdulsalam
Ditulis oleh Aris Abdulsalam diterbitkan
Umat Islam setelah melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di pelataran Gedung Sate. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Umat Islam setelah melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di pelataran Gedung Sate. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

AYOBANDUNG.ID – Maret bukan bulan biasa bagi Bandung Raya. Di dalamnya bertumpuk tiga momen sekaligus: penghujung Ramadan yang penuh refleksi, gegap gempita Lebaran yang menyatukan keluarga, dan tibanya Syawal sebagai titik tolak babak baru bagi jutaan orang. Dan seperti biasanya, warga Bandung Raya tidak hanya merasakannya: mereka juga menuliskannya.

Itulah semangat yang mengalir deras dalam tulisan-tulisan yang masuk ke kanal Ayo Netizen sepanjang Maret 2026. Redaksi Ayobandung.id resmi mengumumkan sepuluh penulis terpilih yang berhasil menghadirkan karya-karya terbaik dengan tema Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan: Perputaran Sosial, Tradisi, dan Ekonomi Bandung Raya.

Dari nostalgia kartu Lebaran era 1990-an, jejak historis zakat di Bandung Raya abad ke-19, hingga refleksi kritis tentang moralitas kepala daerah usai Lebaran. Tulisan-tulisan yang terpilih mencerminkan kekayaan sudut pandang warga Bandung Raya dalam memaknai momen paling dinamis dalam kalender sosial kota ini.

Proses kurasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh artikel yang terbit selama periode Maret 2026, memastikan setiap tulisan yang terpilih merepresentasikan standar mutu yang dijunjung kanal ini.

Kriteria Penilaian

Untuk menentukan para pemenang, tim redaksi menerapkan tiga parameter utama:

Pertama, kualitas tulisan yang mencakup kekuatan narasi, kedalaman analisis, serta relevansi isu yang diangkat.

Kedua, jumlah pembaca akumulatif yang berhasil diraih setiap penulis. Sebuah indikator penting mengenai sejauh mana tulisan mereka menjangkau dan populer dibaca publik.

Ketiga, produktivitas penulis dalam menerbitkan karya sepanjang Maret 2026.

Ketiga parameter tersebut diolah oleh redaksi untuk menentukan penulis dengan performa terbaik. Keputusan akhir yang ditetapkan tim redaksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Daftar Pemenang

Berikut adalah nama-nama penulis yang meraih apresiasi dengan total hadiah senilai Rp1,5 juta:

1. Kin Sanubary (Rp350.000 + Piagam Penghargaan)

Kartu Lebaran dan Suasana Idulfitri di Bandung Era 1990-an

2. Ibn Ghifarie (Rp250.000 + Piagam Penghargaan)

Untung, (Buntung) Urbanisasi, dan Arus Balik Lebaran

3. Malia Nur Alifa (Rp150.000 + Piagam Penghargaan)

Zakat di Bandung Raya Abad ke-19

4. Bram Herdiana (Rp150.000 + Piagam Penghargaan)

Berburu Busana Lebaran Tahun 1980-an di Bandung

5. Totok Siswantara (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Mawas Diri Usai Lebaran dan Catatan Kelam Moralitas Kepala Daerah

6. Angga Marditama Sultan Sufanir (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Di Balik Ramainya Kendaraan saat Mudik Lebaran, Ada Risiko Kecelakaan Pengemudi yang Minim Pengalaman

7. Pepen Supendi (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

8. Ridwan Rustandi (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Ramadan Setahun Sekali, Internet Setiap Hari

9. Badiatul Muchlisin Asti (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Lebaran Ketupat: Melacak Akar Historis dari Era Jawa Kuno hingga Syiar Sunan Kalijaga

10. Dudung Ridwan (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)

Mengenang 'Takbiran' Lawas di Masjid Tertua Sukamiskin Bandung

Selamat kepada seluruh pemenang! Terima kasih telah berbagi cerita, pandangan, dan kepedulian tentang Bandung Raya di bulan yang penuh makna ini.

Suasana arus balik mulai terlihat di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Selasa 24 Maret 2026 (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Suasana arus balik mulai terlihat di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Selasa 24 Maret 2026 (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)

Tema April 2026: Bandung di Mata Pendatang: Antara Bayangan dan Kenyataan

April bukan sekadar bulan pertama setelah Lebaran. Di Bandung Raya, April adalah bulan ketika wajah kota ini paling banyak berubah; dan paling banyak diamati oleh mata-mata baru.

Setiap tahun, setelah arus balik mereda, gelombang lain diam-diam terus mengalir. Mereka bukan pemudik yang pulang ke rutinitas lama, melainkan wajah-wajah baru: kerabat yang dibawa serta, adik yang akhirnya diajak merantau, tetangga kampung yang terpikat cerita sukses. Bandung Raya, dengan segala daya tariknya sebagai pusat ekonomi kreatif, pendidikan, dan perdagangan di Jawa Barat, selalu menjadi magnet pasca-Lebaran.

Melihat dinamika tersebut, Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema Bandung di Mata Pendatang: Antara Bayangan dan Kenyataan untuk edisi April 2026.

Beragam sudut pandang terbuka untuk diangkat, di antaranya:

  • Kesan pertama menginjakkan kaki di Bandung, antara yang dibayangkan dan yang ditemui
  • Kejutan budaya: bahasa Sunda, cara warga berinteraksi, ritme keseharian yang berbeda dari kampung halaman
  • Pengalaman mencari kos, kerja, atau komunitas pertama di kota ini
  • Dampak urbanisasi pasca-Lebaran terhadap kehidupan sosial dan ekonomi Bandung Raya
  • Refleksi pendatang lama: apakah Bandung yang dulu masih ada? Apa yang berubah, apa yang hilang?

Tulisan dapat dikirimkan melalui akun penulis masing-masing di Ayobandung.id, dengan periode publikasi 1–30 April 2026.

Adapun pengumuman untuk pemenang Ayo Netizen April 2026 akan diumumkan pada 5 Mei 2026 melalui:

Untuk informasi tambahan, saran, maupun kendala teknis, silakan menghubungi redaksi melalui surel [email protected] atau [email protected]. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 08 Okt 2026, 19:14

Ketika Keamanan Pangan Kota Bandung Diuji Kasus 88 Seoul

Momentum untuk melihat kembali bagaimana keamanan pangan dan perlindungan konsumen diterapkan dalam industri kuliner Kota Bandung yang terus berkembang.

Ilustrasi Walikota Bandung sedang sidak keamanan pangan. (Sumber: ilustrasi dikreasi dengan chatgpt | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 18:13

Bagaimana Menjadikan Kota Bandung sebagai Sentra Batik Utama di Jawa Barat

Bandung berpotensi menjadi sentra batik utama Jawa Barat. Melalui inovasi motif modern, penguatan pengrajin lokal dan dukungan festival budaya, batik Bandung siap mendominia pasar lokal dan global.

Damakara Store di Cihapit. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Rizma Riyandi)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 17:43

Khazanah Masakan Bogor Tempo Doeloe: Warisan Gastronomi Leluhur yang Kian Langka

Kuliner Bogor tempo doeloe adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Sunda dan kekayaan gastronomi Nusantara.

Cungkring merupakan sajian khas Bogor berupa sate kulit sapi yang dibalut gurihnya bumbu rempah dan kacang. (Sumber: Youtube | Foto: Dyodoran)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 16:17

Mang Jaya, Maestro Dongeng Sunda yang Melintasi Zaman

Lebih dari setengah abad Mang Jaya menjaga dongeng dan bahasa Sunda tetap hidup melalui kekuatan suara dan imajinasi.

Sosok Mang Jaya, maestro dongeng Sunda yang telah puluhan tahun menghidupkan tradisi mendongeng dan memperkenalkan kekayaan cerita Sunda kepada lintas generasi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 15:46

Memaknai Kembali Bandung Heritage

Ada sudut-sudut kota Bandung yang menyimpan cerita sejarah tapi tergerus oleh waktu. Bandung bukan hanya kota arsitektur, tapi juga tempat bahasa Sunda dicetak, dibaca dan disebarluaskan.

Gedung peninggalan Era Kolonial di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Andaru Firmansyah)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 13:10

Bandung Tak Bisa Hanya Diurus lewat 'PowerPoint'

Bandung tidak perlu menciptakan sejarah baru. Sejarahnya sudah ada. Yang dibutuhkan adalah menghubungkan titik-titik sejarah yang selama ini berdiri sendiri.

Salah satu sudut kawasan heritage Braga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Arif Ruhiyat)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 12:18

Masakan-Masakan Tionghoa Populer dalam Buku 'Masakan Aneka Warna' (1969)

Buku berjudul Masakan Aneka Warna disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio (yang juga ditulis sebagai Ibu Satrio Samuel).

Buku berjudul "Masakan Aneka Warna" disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio dan diterbitkan pertama kali oleh PN Balai Pustaka tahun 1969. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Wisata & Kuliner 08 Okt 2026, 11:18

Perkedel Bondon, Pengisi Perut Masinis Hingga Tempat Mangkal Para Perempuan Malam di Bandung

Perkedel Bondon lahir dari kebutuhan akan panganan para pekerja kereta api di Kota Bandung yang hanya melayani pelanggannya pada malam hari.

warung perkede Bondon di Jalan Stasiun Timur Kota Bandung (ist)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 10:34

Menolong Tak Cukup dengan Peduli: Ketika Mental Tak Baik-Baik Saja

Tidak semua orang yang sedang berjuang dengan masalah mental berkata, “Saya butuh pertolongan.” Kadang, yang dibutuhkan hanyalah seseorang yang peka kalau saya sedang tidak baik-baik saja.

Pembukaan Program Psikoedukasi Kesehatan Mental Remaja Pusjar SKTAN Tahun 2026. (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SKTAN)
Sejarah 08 Okt 2026, 09:24

Pertumbuhan Penduduk dan Hilangnya Penampung Air di Bandung

Banyak daerah di Bandung yang menggunakan nama Situ. Istilah ini merujuk pada keberadaan sebuah danau di tempat tersebut. Seperti Situ Aksan, Situ Sudimampir dan Situ Gunting

Situ aksan pada zama dahulu.(foto Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 07:43

Kenapa Maling di Negeri Ini Tidak Takut CCTV?

Di tengah ekonomi yang semakin sulit kejadian kriminalitas semakin meningkat terutama untuk pencurian sepedah motor di Bandung

Gambaran curanmor di CCTV (Sumber: Istimewa)
Sejarah 07 Okt 2026, 19:44

Mengenang Persitiwa Perobekan Bendera Belanda di Bandung

Bandung memiliki catatan sejarah penting dalam penyebaran teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 1945 lalu. Para pemuda radio Bandung adalah para pelaku utamanya proses pengambilalihan sejumlah fa

Gedung Bekas Bank DENIS tempat peristiwa perobekan Bendera Belanda terjadi di Bandung. Gedung ini sekarang menjadi gedung bank bjb
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 18:59

Inisiatif Rail Clinic Berbasis RS Dustira, Terobosan Faskes di Jawa Barat

RS Dustira dan Stasiun Cimahi. Keduanya berada sangat berdekatan dan memiliki sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari perkembangan Kota Cimahi

Rumah sakit Dustira dilihat dari skibridge Stasiun Cimahi (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 17:27

Punahnya Satwa yang Dilindungi Akibat Bencana Ekologis

Alam sebagai habitat harus dijaga agar bisa diminimalisir bencana ekologis. Perluasan untuk peningkatan ekonomi seharusnya mempertimbangkan kondisi hutan, di mana habitat satwa menjaga keseimbangan.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Nyonyofoto)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 15:54

Pesona Garut (Bagian 2): 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Kabupaten Garut tak hanya dikenal lewat bentang alamnya yang memikat, tetapi juga keberagaman warisan kulinernya yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal.

Dodol menjadi salah satu oleh-oleh paling ikonik dari Garut. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Midori)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 14:41

Persamaan dan Perbedaan antara Sejarah, Tarikh, Riwayat, Hikayat, Babad, Mitologi dan Legenda

Bedah tuntas persamaan dan perbedaan sejarah, tarikh, riwayat, hikayat, babad, mitologi dan legenda. Pahami makna, karakteristik serta posisinya dalam literatur historis dan kultural Nusantara.

Seorang pengunjung mencari buku di antara rak-rak sempit Perpustakaan Batu Api, Jatinangor, Sabtu 9 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 13:10

Tebang Pilih Hukum: Investigasi Keracunan 88 Seoul vs Keracunan MBG

Hukum yang ada di Indonesia seringkali tebang pilih karena tajam ke bawah dan tumpul ke atas salah satunya investigasi keracunan.

Restoran 88 Seoul Paskal (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 12:36

DNA Sunda di Tanah Banyumas

Berkisah tentang folklore dan toponimi yang mengaitkan keterkaitan Banyumas dengan Sunda.

DNA Sunda di Tanah Banyumas (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 10:54

Tarif Parkir Rp65.000 dan Negara yang Kalah di Pinggir Jalan Kota Bandung

Kasus tari parkir Rp65.000 di Jalan Diponegoro, Bandung, seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan siapa oknumnya. Pelaku, jika terbukti melanggar, tentu harus ditindak.

Petugas sedang melakukan pemeriksaan bus pariwisata. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Muslim Yanuar)
Beranda 07 Okt 2026, 09:42

Halte BRT di Tengah Jalan Satu Arah, Solusi atau Biang Macet Baru di Ahmad Yani Cicadas?

Pembangunan halte BRT di tengah Jalan Ahmad Yani picu kekhawatiran macet. Warga dan pengamat mengkritik desain, Pemkot pilih percepat proyek, sementara perencana ungkap manfaat BRT.

Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan halte BRT di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa 6 Oktober 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)