Komunikasi Keluarga dalam Mengatasi Bunuh Diri

3 menit baca
Encep Dulwahab
Ditulis oleh Encep Dulwahab diterbitkan
Bunuh diri pada anak menandakan terputusnya saluran komunikasi antara anak dan orang tua. (Sumber: Unsplash | Foto: K. Mitch Hodge)
Bunuh diri pada anak menandakan terputusnya saluran komunikasi antara anak dan orang tua. (Sumber: Unsplash | Foto: K. Mitch Hodge)

Setelah ramai masalah stunting yang mengancam kesehatan anak-anak, lalu ramainya pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak-anak, aksi bullying di antara anak-anak, muncul masalah bunuh diri di kalangan anak-anak. Kali ini bunuh diri yang dilakukan oleh seorang anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), tentu kondisi ini menambah catatan pilu mengenai kondisi anak-anak Indonesia. 

Anak-anak yang seharusnya mendapat perhatian lebih, diberi kebahagiaan, ruang bermain yang leluasa, dan bisa mengekspresikan diri,  dan terbebas dari beban hidup yang terlalu berat, malah menanggung rasa malu yang membuatnya depresi sehingga nekat mengakhiri hidupnya. Kasus bunuh diri anak SD Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipicu karena tidak bisa membayar uang sekolah, dan membeli perlengkapan sekolah. 

Bisa dengan mudah mengidentifikasi kalau masalah yang memicu anak di NTT bunuh diri ialah faktor ekonomi.  namun kalau merujuk pada informasi dari Komisioner KPAI, bahwa ada beberapa faktor pemicu bunuh diri bisa dari korban bullying, kecanduan game online, dan masalah percintaan, dan pola pengasuhan yang salah (Media Indonesia, 2025). 

Khusus untuk faktor yang terakhir, yaitu pola pengasuhan yang salah, yang kalau ditelusuri lebih kepada pola komunikasi keluarga yang tidak sehat. Banyak keluarga yang menyepelekan komunikasi di dalam keluarga. Padahal peran komunikasi keluarga begitu signifikan dalam membentuk mental, karakter, dan menyelesaikan masalah keluarga. 

Bagaimana komunikasi suami dengan isteri, bagaimana komunikasi orang tua dengan anak, kalau gagal dalam komunikasi, maka jangan heran kalau terjadi problematika. Komunikasi dalam keluarga, seharusnya menjadi jaring pengaman bagi tumbuh kembang anak. 

Bunuh diri pada anak menandakan terputusnya saluran komunikasi antara anak dan orang tua. Bisa jadi orang tua menyepelekan keluhan-keluhan anak-anak, orang tua yang tidak mau meluangkan waktu untuk mendengar apa yang dirasakan anak-anaknya, orang tua yang merasa superior di keluarga, sementara anak diposisikan inforior. Ketika anak secara psikologis tertekan, dan tidak adanya ruang untuk mengeluarkan apa yang dirasakannya pada orang tua, membuat mereka tidak memiliki tempat untuk mengekspresikan perasaan. Beruntung kalau di luar ada yang bersedia mendengarkannya. Dalam posisi kesepian dan tidak ada yang bisa mengerti keadaannya inilah, maka akan terbersit untuk mengakhiri hidupnya.

Ilustrasi orang dengan gangguan kesehatan mental. (Sumber: Pexels/Nothing Ahead)
Ilustrasi orang dengan gangguan kesehatan mental. (Sumber: Pexels/Nothing Ahead)

Sebagaimana ditemukan dalam penelitiannya Consoli dkk (2013) bahwa kualitas komunikasi orang tua-anak merupakan faktor signifikan dalam bunuh diri anak-anak. Anak anak yang bisa berkomunikasi secara terbuka dengan para orang tuanya, memiliki risiko 40 % lebih rendah untuk melakukan bunuh diri, dibandingkan dengan anak-anak yang mengalami communication breakdown dengan keluarga atau orangtuanya.

Komunikasi yang terbuka di dalam keluarga, bisa menjadi pendeteksi pertama terhadap masalah yang sedang dihadapi anggota keluarganya. Kalau sejak awal sudah terdeteksi, maka bisa dengan lebih mudah untuk menyelesaikannya. Namun kalau tidak terdeteksi sejak dini, maka akan semakin berat untuk menyelesaikannya. 

Baca Juga: Tradisi ‘Nglabur’ Rumah saat Ramadan, Filosofi Bersih Diri dan Mencerahkan Suasana Hati

Ada beberapa pesan yang bisa dilihat pada anak atau anggota keluarga lainnya yang sedang mendapatkan masalah. Pesan-pesan ini sudah diketahui atau dirasakan oleh para orang tua, karena pesan-pesannya begitu mudah dipahami. Misalnya anak atau anggota keluarga lain senantiasa memberikan pesan pada sikap dan perilaku yang berbeda dari biasanya. Anak-anak yang sedang menghadapi masalah biasanya sering mengasingkan diri, murung, kusut, mudah tersinggung dan tidak bersemangat.

Orang tua penting memahami karakter dan gaya komunikasi setiap anak. Identifikasi kesehatan anak dalam berkomunikasi dengan orangtua. Jangan fokus pada masalah kesehatan fisik saja, namun juga perhatikan kesehatan komunikasi keluarganya. Bangun keterbukaan dalam berkomunikasi dalam keluarga, agar anak-anak berani bicara dan berani mengungkapkan isi hatinya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 08 Okt 2026, 18:13

Bagaimana Menjadikan Kota Bandung sebagai Sentra Batik Utama di Jawa Barat

Bandung berpotensi menjadi sentra batik utama Jawa Barat. Melalui inovasi motif modern, penguatan pengrajin lokal dan dukungan festival budaya, batik Bandung siap mendominia pasar lokal dan global.

Damakara Store di Cihapit. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Rizma Riyandi)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 17:43

Khazanah Masakan Bogor Tempo Doeloe: Warisan Gastronomi Leluhur yang Kian Langka

Kuliner Bogor tempo doeloe adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Sunda dan kekayaan gastronomi Nusantara.

Cungkring merupakan sajian khas Bogor berupa sate kulit sapi yang dibalut gurihnya bumbu rempah dan kacang. (Sumber: Youtube | Foto: Dyodoran)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 16:17

Mang Jaya, Maestro Dongeng Sunda yang Melintasi Zaman

Lebih dari setengah abad Mang Jaya menjaga dongeng dan bahasa Sunda tetap hidup melalui kekuatan suara dan imajinasi.

Sosok Mang Jaya, maestro dongeng Sunda yang telah puluhan tahun menghidupkan tradisi mendongeng dan memperkenalkan kekayaan cerita Sunda kepada lintas generasi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 15:46

Memaknai Kembali Bandung Heritage

Ada sudut-sudut kota Bandung yang menyimpan cerita sejarah tapi tergerus oleh waktu. Bandung bukan hanya kota arsitektur, tapi juga tempat bahasa Sunda dicetak, dibaca dan disebarluaskan.

Gedung peninggalan Era Kolonial di Kota Bandung. (Sumber: Pexels | Foto: Andaru Firmansyah)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 13:10

Bandung Tak Bisa Hanya Diurus lewat 'PowerPoint'

Bandung tidak perlu menciptakan sejarah baru. Sejarahnya sudah ada. Yang dibutuhkan adalah menghubungkan titik-titik sejarah yang selama ini berdiri sendiri.

Salah satu sudut kawasan heritage Braga. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Arif Ruhiyat)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 12:18

Masakan-Masakan Tionghoa Populer dalam Buku 'Masakan Aneka Warna' (1969)

Buku berjudul Masakan Aneka Warna disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio (yang juga ditulis sebagai Ibu Satrio Samuel).

Buku berjudul "Masakan Aneka Warna" disusun oleh Ny. W.J. Corputty dan Nn. Ong Kim Nio dan diterbitkan pertama kali oleh PN Balai Pustaka tahun 1969. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Badiatul Muchlisin Asti)
Wisata & Kuliner 08 Okt 2026, 11:18

Perkedel Bondon, Pengisi Perut Masinis Hingga Tempat Mangkal Para Perempuan Malam di Bandung

Perkedel Bondon lahir dari kebutuhan akan panganan para pekerja kereta api di Kota Bandung yang hanya melayani pelanggannya pada malam hari.

warung perkede Bondon di Jalan Stasiun Timur Kota Bandung (ist)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 10:34

Menolong Tak Cukup dengan Peduli: Ketika Mental Tak Baik-Baik Saja

Tidak semua orang yang sedang berjuang dengan masalah mental berkata, “Saya butuh pertolongan.” Kadang, yang dibutuhkan hanyalah seseorang yang peka kalau saya sedang tidak baik-baik saja.

Pembukaan Program Psikoedukasi Kesehatan Mental Remaja Pusjar SKTAN Tahun 2026. (Sumber: Humas Pusjar SKTAN | Foto: Humas Pusjar SKTAN)
Sejarah 08 Okt 2026, 09:24

Pertumbuhan Penduduk dan Hilangnya Penampung Air di Bandung

Banyak daerah di Bandung yang menggunakan nama Situ. Istilah ini merujuk pada keberadaan sebuah danau di tempat tersebut. Seperti Situ Aksan, Situ Sudimampir dan Situ Gunting

Situ aksan pada zama dahulu.(foto Istimewa)
Ayo Netizen 08 Okt 2026, 07:43

Kenapa Maling di Negeri Ini Tidak Takut CCTV?

Di tengah ekonomi yang semakin sulit kejadian kriminalitas semakin meningkat terutama untuk pencurian sepedah motor di Bandung

Gambaran curanmor di CCTV (Sumber: Istimewa)
Sejarah 07 Okt 2026, 19:44

Mengenang Persitiwa Perobekan Bendera Belanda di Bandung

Bandung memiliki catatan sejarah penting dalam penyebaran teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 1945 lalu. Para pemuda radio Bandung adalah para pelaku utamanya proses pengambilalihan sejumlah fa

Gedung Bekas Bank DENIS tempat peristiwa perobekan Bendera Belanda terjadi di Bandung. Gedung ini sekarang menjadi gedung bank bjb
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 18:59

Inisiatif Rail Clinic Berbasis RS Dustira, Terobosan Faskes di Jawa Barat

RS Dustira dan Stasiun Cimahi. Keduanya berada sangat berdekatan dan memiliki sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari perkembangan Kota Cimahi

Rumah sakit Dustira dilihat dari skibridge Stasiun Cimahi (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 17:27

Punahnya Satwa yang Dilindungi Akibat Bencana Ekologis

Alam sebagai habitat harus dijaga agar bisa diminimalisir bencana ekologis. Perluasan untuk peningkatan ekonomi seharusnya mempertimbangkan kondisi hutan, di mana habitat satwa menjaga keseimbangan.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Nyonyofoto)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 15:54

Pesona Garut (Bagian 2): 'Surga dari Timur', Rekam Sejarah, dan Mahakarya Gastronomi Pasundan

Kabupaten Garut tak hanya dikenal lewat bentang alamnya yang memikat, tetapi juga keberagaman warisan kulinernya yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal.

Dodol menjadi salah satu oleh-oleh paling ikonik dari Garut. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Midori)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 14:41

Persamaan dan Perbedaan antara Sejarah, Tarikh, Riwayat, Hikayat, Babad, Mitologi dan Legenda

Bedah tuntas persamaan dan perbedaan sejarah, tarikh, riwayat, hikayat, babad, mitologi dan legenda. Pahami makna, karakteristik serta posisinya dalam literatur historis dan kultural Nusantara.

Seorang pengunjung mencari buku di antara rak-rak sempit Perpustakaan Batu Api, Jatinangor, Sabtu 9 Mei 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 13:10

Tebang Pilih Hukum: Investigasi Keracunan 88 Seoul vs Keracunan MBG

Hukum yang ada di Indonesia seringkali tebang pilih karena tajam ke bawah dan tumpul ke atas salah satunya investigasi keracunan.

Restoran 88 Seoul Paskal (Sumber: Ayobandung.com)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 12:36

DNA Sunda di Tanah Banyumas

Berkisah tentang folklore dan toponimi yang mengaitkan keterkaitan Banyumas dengan Sunda.

DNA Sunda di Tanah Banyumas (Sumber: GeminiAi)
Ayo Netizen 07 Okt 2026, 10:54

Tarif Parkir Rp65.000 dan Negara yang Kalah di Pinggir Jalan Kota Bandung

Kasus tari parkir Rp65.000 di Jalan Diponegoro, Bandung, seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan siapa oknumnya. Pelaku, jika terbukti melanggar, tentu harus ditindak.

Petugas sedang melakukan pemeriksaan bus pariwisata. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Muslim Yanuar)
Beranda 07 Okt 2026, 09:42

Halte BRT di Tengah Jalan Satu Arah, Solusi atau Biang Macet Baru di Ahmad Yani Cicadas?

Pembangunan halte BRT di tengah Jalan Ahmad Yani picu kekhawatiran macet. Warga dan pengamat mengkritik desain, Pemkot pilih percepat proyek, sementara perencana ungkap manfaat BRT.

Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan halte BRT di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa 6 Oktober 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 06 Okt 2026, 19:22

Ruang Kreatif Revitalisasi Bahasa Ibu

Sering kali orang tua jarang menggunakan bahasa daerah di rumah karena memilih membiasakan anak berbahasa Indonesia. Terkait ini ketika orang tua berlatar beda suku dan beda bahasa.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)