Komunikasi Keluarga dalam Mengatasi Bunuh Diri

Encep Dulwahab
Ditulis oleh Encep Dulwahab diterbitkan Kamis 12 Feb 2026, 13:43 WIB
Bunuh diri pada anak menandakan terputusnya saluran komunikasi antara anak dan orang tua. (Sumber: Unsplash | Foto: K. Mitch Hodge)

Bunuh diri pada anak menandakan terputusnya saluran komunikasi antara anak dan orang tua. (Sumber: Unsplash | Foto: K. Mitch Hodge)

Setelah ramai masalah stunting yang mengancam kesehatan anak-anak, lalu ramainya pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak-anak, aksi bullying di antara anak-anak, muncul masalah bunuh diri di kalangan anak-anak. Kali ini bunuh diri yang dilakukan oleh seorang anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), tentu kondisi ini menambah catatan pilu mengenai kondisi anak-anak Indonesia. 

Anak-anak yang seharusnya mendapat perhatian lebih, diberi kebahagiaan, ruang bermain yang leluasa, dan bisa mengekspresikan diri,  dan terbebas dari beban hidup yang terlalu berat, malah menanggung rasa malu yang membuatnya depresi sehingga nekat mengakhiri hidupnya. Kasus bunuh diri anak SD Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipicu karena tidak bisa membayar uang sekolah, dan membeli perlengkapan sekolah. 

Bisa dengan mudah mengidentifikasi kalau masalah yang memicu anak di NTT bunuh diri ialah faktor ekonomi.  namun kalau merujuk pada informasi dari Komisioner KPAI, bahwa ada beberapa faktor pemicu bunuh diri bisa dari korban bullying, kecanduan game online, dan masalah percintaan, dan pola pengasuhan yang salah (Media Indonesia, 2025). 

Khusus untuk faktor yang terakhir, yaitu pola pengasuhan yang salah, yang kalau ditelusuri lebih kepada pola komunikasi keluarga yang tidak sehat. Banyak keluarga yang menyepelekan komunikasi di dalam keluarga. Padahal peran komunikasi keluarga begitu signifikan dalam membentuk mental, karakter, dan menyelesaikan masalah keluarga. 

Bagaimana komunikasi suami dengan isteri, bagaimana komunikasi orang tua dengan anak, kalau gagal dalam komunikasi, maka jangan heran kalau terjadi problematika. Komunikasi dalam keluarga, seharusnya menjadi jaring pengaman bagi tumbuh kembang anak. 

Bunuh diri pada anak menandakan terputusnya saluran komunikasi antara anak dan orang tua. Bisa jadi orang tua menyepelekan keluhan-keluhan anak-anak, orang tua yang tidak mau meluangkan waktu untuk mendengar apa yang dirasakan anak-anaknya, orang tua yang merasa superior di keluarga, sementara anak diposisikan inforior. Ketika anak secara psikologis tertekan, dan tidak adanya ruang untuk mengeluarkan apa yang dirasakannya pada orang tua, membuat mereka tidak memiliki tempat untuk mengekspresikan perasaan. Beruntung kalau di luar ada yang bersedia mendengarkannya. Dalam posisi kesepian dan tidak ada yang bisa mengerti keadaannya inilah, maka akan terbersit untuk mengakhiri hidupnya.

Ilustrasi orang dengan gangguan kesehatan mental. (Sumber: Pexels/Nothing Ahead)
Ilustrasi orang dengan gangguan kesehatan mental. (Sumber: Pexels/Nothing Ahead)

Sebagaimana ditemukan dalam penelitiannya Consoli dkk (2013) bahwa kualitas komunikasi orang tua-anak merupakan faktor signifikan dalam bunuh diri anak-anak. Anak anak yang bisa berkomunikasi secara terbuka dengan para orang tuanya, memiliki risiko 40 % lebih rendah untuk melakukan bunuh diri, dibandingkan dengan anak-anak yang mengalami communication breakdown dengan keluarga atau orangtuanya.

Komunikasi yang terbuka di dalam keluarga, bisa menjadi pendeteksi pertama terhadap masalah yang sedang dihadapi anggota keluarganya. Kalau sejak awal sudah terdeteksi, maka bisa dengan lebih mudah untuk menyelesaikannya. Namun kalau tidak terdeteksi sejak dini, maka akan semakin berat untuk menyelesaikannya. 

Baca Juga: Tradisi ‘Nglabur’ Rumah saat Ramadan, Filosofi Bersih Diri dan Mencerahkan Suasana Hati

Ada beberapa pesan yang bisa dilihat pada anak atau anggota keluarga lainnya yang sedang mendapatkan masalah. Pesan-pesan ini sudah diketahui atau dirasakan oleh para orang tua, karena pesan-pesannya begitu mudah dipahami. Misalnya anak atau anggota keluarga lain senantiasa memberikan pesan pada sikap dan perilaku yang berbeda dari biasanya. Anak-anak yang sedang menghadapi masalah biasanya sering mengasingkan diri, murung, kusut, mudah tersinggung dan tidak bersemangat.

Orang tua penting memahami karakter dan gaya komunikasi setiap anak. Identifikasi kesehatan anak dalam berkomunikasi dengan orangtua. Jangan fokus pada masalah kesehatan fisik saja, namun juga perhatikan kesehatan komunikasi keluarganya. Bangun keterbukaan dalam berkomunikasi dalam keluarga, agar anak-anak berani bicara dan berani mengungkapkan isi hatinya. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Encep Dulwahab
Dosen Ilmu Komunikasi UIN Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Apr 2026, 18:39

Dari Bumi ke Bulan: Kisah Empat Astronot dalam Misi Artemis 2

Kisah empat astronot dalam misi Artemis II yang menandai kembalinya manusia mengelilingi Bulan setelah lebih dari 50 tahun.

Empat astronot misi Artemis II yang akan mengelilingi Bulan dalam program eksplorasi NASA. (Sumber: NASA)
Ikon 03 Apr 2026, 17:16

Hikayat Terminal Cicaheum, Ikon Bersejarah Bandung di Ujung Hayat

Setelah 50 tahun beroperasi, Terminal Cicaheum resmi dimatikan dan seluruh trayek dipindahkan ke Leuwipanjang.

Terminal Cicaheum. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 03 Apr 2026, 14:31

Persib (Jurnalistik) Nu Aing

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan wadah yang merekam dan mewariskan nilai-nilai, norma, tradisi, adat istiadat

Persib Nu Aing sebagai bentuk ikrar dan menunjukkan rasa cintanya pada Persib. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Arif Rahman)
Mayantara 03 Apr 2026, 10:39

Cancel Culture: Saat Netizen Jadi Hakim di Ruang Digital

Di sinilah cancel culture bekerja, di mana publik secara kolektif “membatalkan” seseorang karena dianggap melanggar norma sosial tertentu.

Cancel culture. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Wisata & Kuliner 03 Apr 2026, 10:10

Panduan Wisata Pantai Santolo Garut: Rute, Biaya, dan Daya Tarik Lengkap

Panduan wisata Pantai Santolo Garut, mulai rute terbaik, biaya, spot menarik hingga tips liburan hemat dan nyaman di pesisir selatan.

Sunset di Pantai Santolo, Garut. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 02 Apr 2026, 20:42

Trah Sumedang, Belajar Mangkas Rambut ke Orang Garut dan di Bandung Sukses Buka Barbershop

Bisnis barbershop alias tukang pangkas rambut selalu ramai selama Ramadan dan bulan Syawal.

Pemangkas rambut asal Garut. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Wisata & Kuliner 02 Apr 2026, 19:02

Hikayat Brem dalam Lintasan Sejarah Kuliner Fermentasi Jawa dan Bali

Brem merupakan produk fermentasi tradisional yang telah dikenal sejak abad ke-10 di Jawa. Dari minuman ritual di Bali hingga camilan khas Madiun, brem mencerminkan panjangnya sejarah kuliner Nusantara

Brem, kuliner fermentasi Jawa dan Bali
Bandung 02 Apr 2026, 17:31

Siasat Bakmie Feng Taklukkan Pasar Cihapit: Harga Stabil, Rasa Jadi Andalan

Lagi di Bandung? Yuk, intip rahasia Bakmie Feng di Pasar Cihapit yang selalu ramai! Dari menu ayam khek hingga strategi harga yang bikin pelanggan setia.

Bakmie Feng berdiri mencolok dengan nuansa merah menyala di antara deretan kios kuliner Bandung di Pasar Cihapit. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Iqbal Roem)
Ayo Netizen 02 Apr 2026, 17:27

Membaca Majalah Remaja Tahun 1980-an

Mengenang kembali ketika tahun 1980-an muncul majalah-majalah remaja yang digemari para remaja khususnya di Kota Bandung.

Majalah Remaja Gadis edisi September 1980. (Sumber: Instagram | Foto: Koleksi Goeni)
Ayo Netizen 02 Apr 2026, 16:25

Dari Ramadan, Lebaran, hingga Pendatang Urban: 5 Tips bagi Netizen Menulis di April 2026

Berikut tips praktis agar tulisanmu tepat sasaran.

Suasana Jalan Braga, Kota Bandung saat diberlakukannya Braga Free Vehicle pada Sabtu, 4 Mei 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 02 Apr 2026, 15:06

Sejarah Kupat Tahu Singaparna, Jejak Rasa Kuliner Legendaris dari Tasikmalaya

Kupat Tahu Singaparna lahir dari pasar tradisional Tasikmalaya, hasil perpaduan budaya, ekonomi rakyat, dan perjalanan kuliner sejak 1950-an.

Kupat tahu Singaparna.
Ayo Netizen 02 Apr 2026, 14:56

4 Cara Mengubah Pengalaman Sehari-hari Menjadi Tulisan untuk Ayo Netizen

Kirimkan tulisanmu melalui akun penulis di Ayobandung.id dengan periode publikasi 1–30 April 2026.

Kirimkan tulisanmu melalui akun penulis di Ayobandung.id (Sumber: Pexels)
Ayo Netizen 02 Apr 2026, 11:03

Kisah Beberapa Perkampungan Kota Bandung (Bagian 2)

Kawasan perkampungan tempat saya dilahirkan adalah kawasan yang memiliki sejarah panjang, yang mungkin tak banyak warga Bandung tau.

Kampung Apandi atau gang Apandi tahun 1900-1910. (Sumber: wereldculturn.nl)
Wisata & Kuliner 02 Apr 2026, 10:02

Perjalanan Kawah Putih, Ikon Wisata Kabupaten Bandung

Kawah Putih terus berinovasi dengan wahana baru sambil menjaga keindahan alamnya sebagai ikon wisata Kabupaten Bandung.

Objek wisata ikonik Kawah Putih, Ciwidey, Bandung. (Sumber: Wikimedia)
Beranda 02 Apr 2026, 09:57

Buku Langka dan Keberuntungan Menanti di Jalan Kautamaan Istri

Di tengah hiruk-pikuk Kota Bandung, lapak buku bekas di Jalan Kautamaan Istri masih menjadi tempat berburu buku langka, di mana keberuntungan sering datang dari cover buku yang sudah usang.

Lapak buku Wawan menjadi sudut kecil bagi pemburu bacaan di tengah ramainya Jalan Kautamaan Istri. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 02 Apr 2026, 08:44

Bandung dalam Kenangan Pendatang Era 90-an

Awal tahun 1990-an, Bandung selalu kedatangan wajah-wajah baru, terutama setelah Lebaran.

Mahasiswa di Bandung pada era 1990-an, para pendatang dari berbagai daerah. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 01 Apr 2026, 19:02

4 Cerita yang Bisa Kamu Tulis untuk Ayo Netizen April 2026

Berikut empat sudut cerita yang bisa jadi titik masuk tulisanmu.

Dalam tujuan mengapreasiasi kamu yang gemar menulis dengan etika orisinalitas, Ayobandung.id pun memberi total hadiah Rp1,5 juta setiap bulannya. (Sumber: Pexels/Lisa)
Wisata & Kuliner 01 Apr 2026, 17:32

Panduan Wisata Gunung Bromo: dari Rute, Biaya hingga Waktu Terbaik

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menawarkan lebih dari sekadar kawah. Ini panduan lengkap untuk merencanakan kunjungan yang efisien dan tidak boros.

Gunung Bromo (Sumber: freerangestock.com)
Ayo Netizen 01 Apr 2026, 17:22

Cikuntul, Lahan Basah Tempat Burung Kuntul Berburu Pakan

Bagaimana keadaan Kecamatan Tempuran dan Kecamatan Kutawaluya sampai-sampai di daerah itu ada daerah yang diberi nama Cikuntul?

Kuntul kerbau (Bubulcus ibis) pada saat musim berbiak, dengan bulu yang menarik lawan jenis, jingga keemasan, dan warna putih sesudah musim berbiak. (Sumber: John MacKinnon (1993))
Ayo Netizen 01 Apr 2026, 16:43

Di Balik Ramainya Kendaraan saat Mudik Lebaran, Ada Risiko Kecelakaan Pengemudi yang Minim Pengalaman

Di balik ramainya mudik Lebaran, hadir pengemudi minim pengalaman. Faktor manusia tetap menjadi kunci utama dalam risiko kecelakaan.

Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Pasteur 1, Kota Cimahi pada Jumat, 27 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)