AYOBANDUNG.ID – Maret bukan bulan biasa bagi Bandung Raya. Di dalamnya bertumpuk tiga momen sekaligus: penghujung Ramadan yang penuh refleksi, gegap gempita Lebaran yang menyatukan keluarga, dan tibanya Syawal sebagai titik tolak babak baru bagi jutaan orang. Dan seperti biasanya, warga Bandung Raya tidak hanya merasakannya: mereka juga menuliskannya.
Itulah semangat yang mengalir deras dalam tulisan-tulisan yang masuk ke kanal Ayo Netizen sepanjang Maret 2026. Redaksi Ayobandung.id resmi mengumumkan sepuluh penulis terpilih yang berhasil menghadirkan karya-karya terbaik dengan tema Akhir Ramadan, Lebaran, dan (Sy)awal Harapan: Perputaran Sosial, Tradisi, dan Ekonomi Bandung Raya.
Dari nostalgia kartu Lebaran era 1990-an, jejak historis zakat di Bandung Raya abad ke-19, hingga refleksi kritis tentang moralitas kepala daerah usai Lebaran. Tulisan-tulisan yang terpilih mencerminkan kekayaan sudut pandang warga Bandung Raya dalam memaknai momen paling dinamis dalam kalender sosial kota ini.
Proses kurasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh artikel yang terbit selama periode Maret 2026, memastikan setiap tulisan yang terpilih merepresentasikan standar mutu yang dijunjung kanal ini.
Kriteria Penilaian
Untuk menentukan para pemenang, tim redaksi menerapkan tiga parameter utama:
Pertama, kualitas tulisan yang mencakup kekuatan narasi, kedalaman analisis, serta relevansi isu yang diangkat.
Kedua, jumlah pembaca akumulatif yang berhasil diraih setiap penulis. Sebuah indikator penting mengenai sejauh mana tulisan mereka menjangkau dan populer dibaca publik.
Ketiga, produktivitas penulis dalam menerbitkan karya sepanjang Maret 2026.
Ketiga parameter tersebut diolah oleh redaksi untuk menentukan penulis dengan performa terbaik. Keputusan akhir yang ditetapkan tim redaksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Daftar Pemenang
Berikut adalah nama-nama penulis yang meraih apresiasi dengan total hadiah senilai Rp1,5 juta:
1. Kin Sanubary (Rp350.000 + Piagam Penghargaan)
Kartu Lebaran dan Suasana Idulfitri di Bandung Era 1990-an
2. Ibn Ghifarie (Rp250.000 + Piagam Penghargaan)
Untung, (Buntung) Urbanisasi, dan Arus Balik Lebaran
3. Malia Nur Alifa (Rp150.000 + Piagam Penghargaan)
Zakat di Bandung Raya Abad ke-19
4. Bram Herdiana (Rp150.000 + Piagam Penghargaan)
Berburu Busana Lebaran Tahun 1980-an di Bandung
5. Totok Siswantara (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)
Mawas Diri Usai Lebaran dan Catatan Kelam Moralitas Kepala Daerah
6. Angga Marditama Sultan Sufanir (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)
7. Pepen Supendi (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)
Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan
8. Ridwan Rustandi (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)
Ramadan Setahun Sekali, Internet Setiap Hari
9. Badiatul Muchlisin Asti (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)
Lebaran Ketupat: Melacak Akar Historis dari Era Jawa Kuno hingga Syiar Sunan Kalijaga
10. Dudung Ridwan (Rp100.000 + Piagam Penghargaan)
Mengenang 'Takbiran' Lawas di Masjid Tertua Sukamiskin Bandung
Selamat kepada seluruh pemenang! Terima kasih telah berbagi cerita, pandangan, dan kepedulian tentang Bandung Raya di bulan yang penuh makna ini.

Tema April 2026: Bandung di Mata Pendatang: Antara Bayangan dan Kenyataan
April bukan sekadar bulan pertama setelah Lebaran. Di Bandung Raya, April adalah bulan ketika wajah kota ini paling banyak berubah; dan paling banyak diamati oleh mata-mata baru.
Setiap tahun, setelah arus balik mereda, gelombang lain diam-diam terus mengalir. Mereka bukan pemudik yang pulang ke rutinitas lama, melainkan wajah-wajah baru: kerabat yang dibawa serta, adik yang akhirnya diajak merantau, tetangga kampung yang terpikat cerita sukses. Bandung Raya, dengan segala daya tariknya sebagai pusat ekonomi kreatif, pendidikan, dan perdagangan di Jawa Barat, selalu menjadi magnet pasca-Lebaran.
Melihat dinamika tersebut, Ayo Netizen Ayobandung.id mengangkat tema Bandung di Mata Pendatang: Antara Bayangan dan Kenyataan untuk edisi April 2026.
Beragam sudut pandang terbuka untuk diangkat, di antaranya:
- Kesan pertama menginjakkan kaki di Bandung, antara yang dibayangkan dan yang ditemui
- Kejutan budaya: bahasa Sunda, cara warga berinteraksi, ritme keseharian yang berbeda dari kampung halaman
- Pengalaman mencari kos, kerja, atau komunitas pertama di kota ini
- Dampak urbanisasi pasca-Lebaran terhadap kehidupan sosial dan ekonomi Bandung Raya
- Refleksi pendatang lama: apakah Bandung yang dulu masih ada? Apa yang berubah, apa yang hilang?
Tulisan dapat dikirimkan melalui akun penulis masing-masing di Ayobandung.id, dengan periode publikasi 1–30 April 2026.
Adapun pengumuman untuk pemenang Ayo Netizen April 2026 akan diumumkan pada 5 Mei 2026 melalui:
- Saluran resmi WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaAQFVH1yT26CaM4p61b
- Instagram: https://www.instagram.com/ayobandung_id/
Untuk informasi tambahan, saran, maupun kendala teknis, silakan menghubungi redaksi melalui surel redaksi@ayobandung.id atau netizen@ayobandung.id. (*)