Topeng Banjet : Warisan Budaya yang Mulai Tergerus Waktu

2 menit baca
Fadiyah Ahmad
Ditulis oleh Fadiyah Ahmad diterbitkan
Topeng Banjet merupakan kesenian tradisional khas Karawang, Jawa Barat. (Sumber: Wonderful Indonesia)
Topeng Banjet merupakan kesenian tradisional khas Karawang, Jawa Barat. (Sumber: Wonderful Indonesia)

Banyak sekali kesenian yang menghilang karena tergerus oleh waktu dan modernisasi banyak sekali kesenian yang dilupakan oleh generasi saat ini. Dahulu banyak sekali kesenian tradisional yang memiliki popularitas yang tinggi di masyarakat berbagai usia, baik dari anak muda hingga orang tua. Namun, setelah datangnya digitalisasi, seiring waktu kesenian tradisional ini tergerus dan menghilang, dari penonton yang berasal dari berbagai kalangan sekarang hanya orang - orang tua saja yang menonton.

Salah satu kesenian yang dilupakan adalah Kesenian tari Topeng Banjet yang berasal dari pesisir pantai utara, lebih tepatnya berasal dari daerah Karawang. Banyak anak muda Karawang bahkan tidak mengetahui mengenai kesenian ini. Selain, Tarian terkenal Karawang yaitu Goyang Karawang namun, kesenian tari Topeng Banjet berbeda dengan tarian tersebut.

Topeng Banjet merupakan kesenian tradisional yang menyajikan seni tari dan teater dengan menggunakan seni komedi di dalamnya. Topeng Banjet merupakan kesenian masyarakat yang diawali dengan lawakan dan diteruskan oleh seni teater tradisional. Kesenian ini terkenal di daerah Karawang, Jawa Barat. Penamaan topeng Banjet sendiri di namai berbeda dengan daerah pesisir pantai utara seperti daerah Indramayu, Cirebon dan pada daerah Jawa.

Topeng Banjet memiliki ciri khas menggunakan bahasa sunda yang kasar dan alat musik pengiring yang berbeda dengan daerah lain. Yang memiliki khas pada Kendang, Gong Kecil (Goong Buyung) dan Kecrek. Topeng Banjet memiliki ciri khas lain berupa suara seperti katak yang sedang bersahutan. Tari Topeng Banjet lahir dari tradisi “ronggeng” pada sekitar tahun 1900-an. Kata Banjet sendiri digunakan untuk membedakan dengan tari topeng yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada abad 20-an pertengahan ini menyebar ke daerah Subang dan mengakar kuat di daerah masing-masing dengan keunikannya. Pada masa lalu tari topeng Banjet digunakan untuk upacara - upacara tradisional seperti pada saat panen berlangsung atau kegiatan upacara adat tradisional lainnya.

Sepanjang perkembangan topeng banjet telah mengalami banyak perubahan, pada awalnya topeng banjet menggunakan topeng dan menggunakan pakaian bebas dari penari hingga pelawak, penarinya hanya menggunakan ‘kaos oblong’ saja, pelawaknya saja terkadang tidak menggunakan baju dan hanya menggunakan kain tenun (Sarung), bahkan si Jantuk hanya menggunakan peci dan bedok tiruan saja. Namun sekarang tari topeng banjet menggunakan seragam kostum.

Cuplikan tersebut berasal dari video youtube "
Kami Mengonservasi Sastra Lisan Topeng Banjet di Karawang" (Sumber: Youtube)
Cuplikan tersebut berasal dari video youtube " Kami Mengonservasi Sastra Lisan Topeng Banjet di Karawang" (Sumber: Youtube)

Dilansir dari Kompas.com dahulu topeng banjet sangat terkenal didaerah bahkan pernah menjadi panggung primadona, dan sangat dipuji puji oleh semua kalangan di daerah Karawang, dari kalangan anak muda hingga orang tua, bahkan penonton bisa sampai ratusan orang. Namun karena tergerus waktu topeng banjet kini tidak seterkenal dulu bahkan pernah sampai menggunakan gerobak dan berkeliling kampung, hal ini dilakukan untuk menarik para warga untuk menonton karena dianggap tidak menarik dan kuno oleh anak muda zaman sekarang.

Masih ada beberapa komunitas legendaris yang mempertahankan topeng banjet untuk dilestarikan seperti grup Topeng Ali (Daya Asmara), Pendul, dan Baskom. Dengan adanya komunitas topeng banjet yang legendaris masih bertahan, diharapkan bisa menarik para kaum muda generasi sekarang untuk tertarik dan melestarikan kesenian yang legendaris tersebut dan diharapkan agar kesenian tersebut tidak menghilang dan tergerus oleh waktu. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Fadiyah Ahmad
Tentang Fadiyah Ahmad
Mahasiswa

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!
Wisata & Kuliner 03 Agu 2026, 18:19

Situ Lengkong Panjalu, Tempat Wisata Estetik dan Bersejarah di Ciamis

Panduan wisata Situ Lengkong Panjalu Ciamis lengkap: sejarah Kerajaan Panjalu, Nusa Gede, Museum Bumi Alit, tradisi Nyangku, tiket masuk, dan rute.

Situ Lengkong Panjalu, Ciamis.
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 18:09

Pandemi Senyap Kapitalisme dalam Industri Gula dan Obat-obatan

Membongkar masalah ketimpangan yang serius di balik industri gula dan obat-obatan. Keduanya berkolaborasi dalam industri kematian yang mengancam masyarakat berpenghasilan rendah.

Pabrik gula. (Sumber: Pexels | Foto: Deepak Sharma)
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 17:07

Mengapa Kampanye Mi Nyemek Jogja Mudah Diingat?

Menganalisis bagaimana Mi Nyemek Ala Jogja Rasa Rendang dipublikasikan dengan pesan yang konsisten, sehingga informasi produk dapat diterima publik secara luas dan jelas.

Ilustrasi mie nyemek Jogja. (Sumber: Youtube | Foto: DewiRistiyaniKitchen)
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 16:00

Dari Kasus Penebangan Pohon hingga Persib-Persija, Isu Menarik Pekan Ini untuk Ayo Netizen

Bagi penulis Ayo Netizen yang masih mencari ide segar, berikut beberapa isu yang layak diangkat dalam beberapa hari ke depan.

Lokasi pohon-pohon yang diduga ditebang tanpa izin pemerintah. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 15:02

Mengapa Kampanye Jumbo Mudah Diingat? Jawabannya Ada pada Konsistensi Pesan

Kolaborasi antara Fore Coffe dan film animasi Jumbo menjadi salah satu strategi pemasaran yang menarik untuk di teliti karena menghadirkan pengalaman yang baru bagi konsumen.

Ilustrasi kampanye film Jumbo yang masih tetap konsisten sampai saat ini. (Istimewa)
Sejarah 03 Agu 2026, 13:10

Sejarah Peuyeum Ketan Kuningan, Tradisi Fermentasi yang jadi Identitas Daerah

Peuyeum ketan Kuningan lahir dari tradisi kampung, berkembang menjadi oleh-oleh populer, dan tetap mempertahankan proses fermentasi tradisional.

Peuyeum atau tape ketan Kuningan.
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 12:38

Momentum Agustus 2026: Saatnya Menggali Cerita dari Kemerdekaan hingga Budaya Bandung

Bulan Agustus selalu menghadirkan banyak momentum yang layak dijadikan bahan tulisan.

Sejumlah ibu rumah tangga mengikuti berbagai lomba 17 Agustus di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 03 Agu 2026, 10:05

Mengenang Acara Radio Favorit GANESHA IWAN FALS (GIF)

Lagu-lagu Iwan Fals menyebar dari kaset, panggung konser, hingga gelombang radio.

Sosok musisi legendaris Iwan Fals menghiasi berbagai halaman depan tabloid dan majalah musik populer sepanjang era 1990-an. (Sumber: Koleksi Kin Sanubary)