Mengapa Kampanye Jumbo Mudah Diingat? Jawabannya Ada pada Konsistensi Pesan

3 menit baca
Marsya Nathifa Naurah
Ditulis oleh Marsya Nathifa Naurah diterbitkan
Ilustrasi kampanye film Jumbo yang masih tetap konsisten sampai saat ini. (Istimewa)
Ilustrasi kampanye film Jumbo yang masih tetap konsisten sampai saat ini. (Istimewa)

Kolaborasi antara Fore Coffe dan film animasi Jumbo menjadi salah satu strategi pemasaran yang menarik untuk di teliti. Melalui kolaborasi ini, Fore Coffe meluncurkan menu baru edisi special yang terinspirasi dari film Jumbo. Kehadiran menu kolaborasi ini tidak hanya menawarkan produk baru bagi konsumen, tetapi memberikan pengalaman yang berbeda.

Sebagai mahasiswa Digital PR, saya melihat bahwa kolaborasi antara Fore dan Animasi Jumbo ini menunjukkan adanya strategi komunikasi pada setiap platform digital yang digunakan. Website resmi berperan sebagai media yang menyampaikan informasi yang lengkap dan terstruktur, sedangkan media sosial berperan untuk membangun serta meningkatkan interaksi audiens terhadap campaign yang dijalankan. 

Setelah diamati, kata kunci yang sering di pakai pada website dan media sosial memiliki beberapa kesamaan untuk membangun identitas campaign kolaborasi. Adapun beberapa kata yang digunakan seperti "kolaborasi", "menu baru", "Fore Junior", dan "Jumbo" yang muncul sehingga public mudah mengenali tema campaign yang dipromosikan. Kesamaan kata ini menunjukkan bahwa tim digital public relations mencoba menjaga pesan maupun komunikasi pada seluruh platfotm publikasi resmi perusahaan. Saya menilai bahwa langkah ini cukup efektif karena konsistensi kata membantu meningkatkan popularitas brand serta memperkuat ingatan audiens terhadap campaign yang dipromosikan.

Jika dilihat dari Teknik penulisan, website resmi perusahaan menggunakan gaya penulisan yang cukup formal dan informatif dibandingkan dengan publikasi media sosial. Informasi utama langsung disampaikan pada bagian awal lalu diikuti dengan penjelasan mengenai detail produk, tujuan, serta bentuk kerja sama yang di lakukan. Teknik penulisan memperlihatkan bahwa publikasi menggunakan struktur piramida terbalik yang dimana inti informasi dalam publikasi di sampaikan di awal agar pembaca bisa memahami isi yang di publikasikan.

Berbeda dengan website resmi, publikasi di  media sosial Fore Coffe menggunakan penulisan yang lebih santai dan menarik. Caption yang digunakan tidak terlalu panjang, namun tetap mampu membangun rasa penasaran serta mendorong audiens untuk memberikan respons pada unggahan tersebut.

Meskipun website resmi dan media sosial Fore Coffe memiliki gaya penulisan yang berbeda, namun keduanya tetap menyampaikan pesan yang sama mengenai campaign kolaborasi dengan film Jumbo. Website resmi memberikan informasi yang lebih lengkap dan mendalam, sedangkan media sosial mempublikasikan informasi secara singkat dan menarik agar mudah diterima audiens.

Jika dikaitkan dengan teknik penulisan public relations, website resmi dan media sosial Fore Coffe berhasil menyampikan pesan yang konsisten dengan menyesuaikan karakteristik platform. Hal ini berhubungan pernyataan Abdurahman (2026) bahwa praktisi PR harus menterjemahkan satu pesan ke dalam format komunikasi digital yang sesuai dengan kebutuhan media dan audiens.  

Selain itu, publikasi pada website resmi fore menunjukkan struktur piramida terbalik, terutama dalam penyampaian informasi utama dalam bidang publikasi. Menurut Abdurahman (2026) bahwa praktisi PR struktur piramida terbalik membantu audiens memahami inti informasi secara cepat dan sesuai dengan pola komunikasi informasi masyarakat di era digital.

Hal ini menunjukkan bahwa Fore Coffe mampu menjaga konsistensi pada berbagai platform digital tanpa menghilangkan karakteristik masing – masing media. Abdurahman (2026) menjelaskan bahwa konsistensi komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam Public Relations karena dapat membantu membangun pemahaman, kepercayaan, dan citra positif di mata publik.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat di simpulkan bahwa Fore Coffe berhasil menjaga konsistensi pesan dalam publikasi kolaborasi bersama film Jumbo melalui website resmi dan media sosial. Meski menggunakan tekniik dan gaya penulisan yang berbeda sesuai karakteristik platform, keduanya tetap mampu menyampaikan informasi campaign secara efektif kepada audiens. (8)

Referensi

  • Abdurrahman, M. S. (2026). DIGITAL PUBLIC RELATIONS WRITING REVELENSI KEMAMPUAN MENULIS DI ERA AI

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)