Eksistensi balai kota Bandung sebagai pusat pemerintahan dengan bangunan gedung yang unik dan mempesona juga dikelilingi oleh taman dan hutan kota yang asri nan rindang. Balai kota tetap mempesona sepanjang zaman.
Arsitekturnya tidak membosankan dalam pandangan lintas generasi. Lingkungan yang hijau kian menobatkan balai kota adalah ikon kota sepanjang zaman.
Sebagai ikon kota, semestinya Wali Kota Bandung M Farhan sering membuat acara santai dan menarik, seperti minum kopi bersama yang melibatkan industri produk kriya unggulan yang berasal dari Bandung. Seperti produk kriya glassware untuk acara minum kopi dan produk mesin roasting kopi yang selama ini produk tersebut telah mendapat penghargaan baik nasional maupun penghargaan global.
Resolusi 2026 untuk balai kota Bandung adalah memperbanyak acara yang mempromosikan produk-produk kriya unggulan hasil industri yang ada di Bandung Raya.

Publik berharap Walikota Bandung betul-betul mengenal hingga detail kriya hasil karya daerahnya. Selama ini sudah banyak acara jamuan kenegaraan di Indonesia maupun di negara lain yang menggunakan produk kriya asal Bandung.
Oleh sebab itu, Wali Kota Bandung perlu segera berkunjung ke perusahaan kriya unggulan antara lain Pudak Oriental Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Gedebage. Juga perlu berkunjung ke industri lainnya. Walikota Farhan perlu memberi insentif kepada perusahaan yang telah menyerap banyak tenaga kerja dan menumbuhkan perekonomian. Salah satu insentif adalah memakai produk kriya tersebut dalam acara pemerintahan hingga tingkat satuan kerja pemerintah daerah.
Gedung Balai Kota saatnya menjadi promotor produk kriya unggulan glassware, mesin roasting kopi, dan produk lainnya. Acara semacam ini, jika sering diselenggarakan di lingkungan balai kota yang lingkungannya sangat memesona tentunya akan menarik wisatawan hingga investor.

Betapa eksotiknya suasana minum kopi di lingkungan balai kota saat matahari mulai tenggelam. Kurang afdol jika kita datang ke Bandung belum pernah memasuki Balai Kota Bandung sambal minum kopi, the atau minuman tradisional lainnya. Gedung dan taman yang ada di situ membawa panca indera kita rileks dan bahagia.
Memasuki taman balai kota Bandung sore menjelang senja seolah terlepas dari hiruk pikuk aktivitas kota yang padat dan bising. Melangkah memasuki taman luas yang dinaungi oleh pepohonan besar, membawa kita kepada jiwa dan karakter Kota Bandung yang sesungguhnya. Perpaduan antara gedung balai kota, lampu hias, tembok taman, dan aneka kembang yang terpilih mencitrakan ruang terbuka hijau yang lestari. “Inilah Bandung yang sejati”, bisik saya kepada alam semesta.
Balai kota Bandung terletak di Jalan Wastukancana, tidak sekadar gedung pemerintahan Kota Bandung. Lebih dari itu, tempat ini adalah simbol sejarah, budaya, dan dinamika kehidupan warga Bandung yang terus berkembang dari masa ke masa. Taman Balai Kota juga melambangkan ekosistem kehidupan dan dan daya kreasi warga kota yang egaliter dan penuh estetika.
Sejarah melakonkan bangunan Balai Kota Bandung dulunya adalah sebuah gudang kopi pada masa penjajahan Belanda. Bangunan ini awalnya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan pengepakan kopi milik Andries de Wilde. Dia tuan tanah berpengaruh di Priangan. Seiring berjalannya waktu, gedung ini berubah fungsi menjadi pusat pemerintahan kota yang tetap mempertahankan arsitektur khas kolonialnya yang megah dan elegan.

Lingkungan balai balai kota Bandung yang dipadu dengan premium handcrafted mempersembahkan produk-produk terbaiknya, sangat asyik bagi para penikmat dutch coffee. Seperti misalnya produk berlabel Suji buatan Bandung yang diciptakan dari tangan para ahli yang sudah berpengalaman bertahun-tahun dengan kontrol yang ketat, menjadikan produk dalam negeri ini terjamin kualitasnya.
Dunia mengenal Suji sebagai premium handcrafted yang sangat cocok untuk melengkapi ritual minum kopi. Terbayang betapa asyiknya menyiapkan kopi di dalam tabung cold drip, lalu menampung air atau es di tabung di atasnya. Terus putar keran hingga air menetes perlahan. Maka cairan kopi berwarna hitam akan mengalir menembus filter kaca dan berkumpul di dasar tabung.
Glassware untuk minum kopi diatas terbuat dari kaca Borosilikat berkualitas tinggi, dapat bertahan hingga suhu 180 derajat Celcius. Dirancang dalam bentuk yang secara estetika dapat menambah indah ruangan.

Gedung balai kota juga mesti bisa menjadi promotor mesin roaster kopi buatan Bandung. Mesin Roaster merupakan suatu alat yang berfungsi sebagai alat penggoreng tanpa minyak dan bertujuan untuk menurunkan kadar air bahan yang disangrai, dalam hal ini yaitu biji kopi.
Selain menurunkan kadar air pada biji kopi, roaster juga sebagai pembentuk aroma, cita rasa dan warna pada biji. Tujuan utama dari penyangraian biji kopi yaitu untuk membentuk aroma dan cita rasa yang khas dari biji serta untuk memudahkan mengeluarkan lemak dari dalam biji.
Memasuki senja suasana balai kota semakin syahdu, ada getaran jiwa yang kian teresonasi ketika lampu gedung dan taman mulai menyala. Saya melihat langit senja yang begitu romantis yang disertai dengan kicau suka ria aneka burung yang kembali ke habitatnya. Udara Bandung kian sejuk mengiringi perubahan cahaya langit yang terjadi dalam sehari. Senja di taman balai kota Bandung kian menyentuh jiwa jika disertai dengan menyeruput kopi. Disinilah kita bisa merasakan hakikat senja yang sejati. (*)
