Ramai-Ramai Anggota DPRD KBB Minta Tablet 520 GB, Anggaran Rp1 Miliar Disorot Publik

2 menit baca
Restu Nugraha Sauqi
Ditulis oleh Restu Nugraha Sauqi diterbitkan
Ilustrasi tablet. (Sumber: Unsplash | Foto: Lorin Both)
Ilustrasi tablet. (Sumber: Unsplash | Foto: Lorin Both)

AYOBANDUNG.ID — Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap bersikeras untuk membeli perangkat komputasi portabel layar sentuh atau tablet baru dari anggaran belanja daerah (APBD) senilai Rp1 miliar, meskipun menuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat.

Alih-alih membatalkan rencana tersebut sesuai dengan aspirasi masyarakat, para legislator justru meminta agar spesifikasi tablet ditingkatkan. Tujuannya agar perangkat yang mereka gunakan lebih canggih dari sebelumnya dan mampu menunjang kinerja secara optimal.

Jika spesifikasi tablet tak sesuai, rencana pengadaan akan dibatalkan. Namun, menurut mereka, daripada mendapatkan perangkat yang tidak mendukung kegiatan kedewanan, lebih baik anggaran dialokasikan untuk tablet dengan spek lebih tinggi agar tidak sia-sia.

Para anggota DPRD periode 2019 juga telah mendapatkan fasilitas tablet dari pengadaan di awal masa jabatan. Sayangnya, perangkat tersebut kini dianggap sudah tidak memadai karena spesifikasinya yang rendah, sehingga sering lambat saat digunakan untuk bekerja.

Permintaan peningkatan spesifikasi, khususnya dari segi penyimpanan, disuarakan dengan jelas. Kapasitas 128 GB yang sempat ditawarkan dinilai tidak ideal. Mereka menilai tablet seharusnya memiliki penyimpanan minimal 520 GB, bahkan kalau memungkinkan mencapai 1 TB, mengingat perangkat tersebut merupakan aset inventaris, bukan milik pribadi.

Anggota DPRD mengaku menolak opsi tablet dengan kapasitas 128 GB, apalagi jika harganya hanya sekitar Rp10 juta per unit. Sementara untuk perangkat yang diinginkan saat ini, diperkirakan per unitnya mencapai Rp17 juta dengan spesifikasi yang lebih mumpuni.

Menurut mereka, kritik masyarakat yang meminta pembatalan pembelian tablet dinilai tidak memahami substansi. Justru pembelian tersebut disebut sebagai bentuk efisiensi jangka panjang karena dapat mengurangi biaya penggandaan berkas untuk 50 anggota dewan.

Mereka menyebutkan bahwa dalam lima tahun, biaya penggandaan dokumen bisa mencapai Rp50 juta. Dengan perangkat digital, proses kerja dinilai bisa lebih efisien dan hemat anggaran dalam jangka panjang.

Namun, rencana ini tetap menuai penolakan dari masyarakat. Selain dianggap tidak mendesak, kebijakan ini muncul di tengah situasi yang menuntut efisiensi anggaran dari seluruh pihak.

Sebagian warga bahkan menyebut pengadaan tablet sebagai bentuk kenakalan dalam pengelolaan keuangan daerah. Mereka menilai wakil rakyat menyalahgunakan prinsip kepentingan publik untuk menikmati fasilitas pribadi. Karena itu, ada usulan agar para anggota dewan diberi hukuman khusus, seperti dikirim ke barak militer sebagaimana pernah dilakukan terhadap siswa bermasalah oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Seorang mahasiswa asal Cipatat, Haikal Abrori, meminta rencana pembelian tablet dibatalkan. Menurutnya, anggaran Rp1 miliar bisa dialihkan untuk program yang lebih bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia mencontohkan realokasi anggaran ke program pengentasan kemiskinan. Sebab, berdasarkan data per 30 November 2024, persentase penduduk miskin di KBB mencapai 10,49 persen atau sekitar 197.659 jiwa dari total 1,88 juta penduduk.

Sementara itu, Yacob Anwar Lewi, tokoh pemekaran KBB, menilai langkah pembelian gadget ini menyimpang dari semangat awal pendirian daerah otonom tersebut. Terlebih, kebijakan ini diambil saat kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit, terlihat dari data kemiskinan yang masih tinggi.

Menurutnya, para wakil rakyat seharusnya memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat di KBB yang disebut-sebut sebagai salah satu kabupaten termiskin di Jawa Barat. Ia menyarankan agar rencana pembelian tablet ditunda terlebih dahulu. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 05 Agu 2026, 20:01

Ketika Gelombang Radio Menyatukan Ribuan Fans Iwan Fals

Ganesha Iwan Fals (GIF), program legendaris Radio Ganesha Bandung yang diasuh penyiar karismatik Kang Denny GIF.

Tim pengisi acara Ganesha Iwan Fals berkunjung ke kediaman Iwan Fals di Cipanas, Puncak. Dari kiri ke kanan: Arif (GIF), Denny GIF (penyiar Radio Ganesha Bandung), Iwan Fals, dan Bram (sahabat karib Iwan Fals dari Bandung). (Foto: Kemal Ferdiansyah)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 18:29

Kemerdekaan bagi Sastra

Sastra adalah salah satu ruang terakhir bagi tempat kejujuran yang masih berani bicara. Tapi apakah kehidupan bagi pelakunya sudah layak atau tenggelam dalam lautan merdeka itu sendiri?

Ilustrasi buku sastra. (Sumber: Pexels | Foto: Alexandra Krainyukhova)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 17:10

10 Netizen Terpilih Juli 2026, Menangkap Isu Begal hingga Jalur Maut

Redaksi Ayobandung.id kembali mengumumkan para penulis terbaik di kanal "Ayo Netizen" untuk periode Juli 2026.

Pengguna jalan melintas di dekat satu tombol darurat (panic button) yang dipasang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu 26 November 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 16:15

Perlindungan Pohon: Mengajak Generasi Muda Kota Bandung Cinta Lingkungan

Jika ditarik lebih luas bahwa perlindungan terhadap lingkungan yang lestari di Kota Bandung harus ditegakkan. Sebab pohon yang tumbuh dengan baik seharusnya dipertahankan untuk menjadi penghijauan.

Pengunjung berjalan di Forest Walk Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 16 Januari 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 05 Agu 2026, 15:21

Panduan Pendakian Gunung Ciremai: Jalur, Tiket, Booking, dan Tips Terbaru

Panduan lengkap Gunung Ciremai mulai dari jalur Apuy, Palutungan, Linggarjati, tiket, booking online, estimasi pendakian, hingga tips mencapai puncak 3.078 mdpl.

Gunung Ciremai. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 15:02

Bulan Dedaunan

Bahasa Jepang dari bulan Agustus adalah Hachigatsu, yang artinya "bulan dedaunan".

Ilustrasi dedaunan pada pohon. (Sumber: Pexels | Foto: Jeffry Surianto)
Sejarah 05 Agu 2026, 14:14

Hikayat Bandung Surganya Kopi Terbaik

Bandung menjadi rumah bagi Java Preanger, kopi legendaris yang mendunia. Simak sejarah, budaya, dan perjalanan kopi terbaik dari tanah Priangan.

Ilustrasi proses pengolaha kopi Jawa Barat. (Sumber: Ayomedia)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 13:26

Bangkitkan Peradaban Bambu, Bangun Pasar Kerajinan sebagai Gabungan Koperasi

Produk kerajinan yang berbasis sumber daya lokal mestinya bisa mendominasi pasar di dalam negeri maupun pasar ekspor.

Ilustrasi sentra kerajinan rakyat dalam naungan Koperasi (Sumber: Kreasi dengan AI Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 11:30

Jelajah 10 Kuliner Terbaik Tatar Sunda (Bagian 1): Menjelajah Warisan Rasa Jawa Barat Versi Taste Atlas

Dari 10 hidangan yang terpilih, artikel ini akan mengulas 5 di antaranya.

Pedagang batagor. (Sumber: Unsplash | Foto: Reyhan Aviseno)
Ayo Netizen 05 Agu 2026, 10:01

PHK Massal Garmen Cimahi di Era 'China + Many'

Gelombang PHK itu tentu saja bukan sekadar kabar lokal semata. Ia juga merupakan potongan kecil dari puzzle besar yang sedang berubah di jagad industri garmen global.

Sejumlah buruh perempuan di salah satu pabrik tekstil, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 18:59

Surabi Cangkring Dago, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Bandung Utara

Cari surabi oncom autentik di Bandung? Surabi Cangkring Dago menawarkan cita rasa tradisional dengan harga mulai Rp3.000 per porsi.

Surabi telur oncom. (Sumber: Surabi Cangkring)
Linimasa 04 Agu 2026, 18:15

Jelajah Perkebunan Teh Rakyat Terluas di Priangan Timur

Perkebunan teh rakyat di Tasikmalaya berkembang sejak awal abad ke-20 dan kini menjadi sumber penghidupan ribuan keluarga di Priangan Timur.

Perkebunan teh Tasikmalaya yang tersebar di di Taraju, Bojonggambir dan Sodonghilir berawal dari pengembangan kolonial Belanda dan kini didominasi kebun rakyat yang diwariskan lintas generasi. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Mayantara 04 Agu 2026, 18:13

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'

Pengguna media sosial tidak hanya mengonsumsi, tetapi juga terlibat dalam (re)produksi konten sebagaimana dalam fenomena “getcho money up”.

Kicau Mania vs. 'Getcho Money Up'. (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 17:32

Wisata Literasi di Bandung, Ini Ide Tema Ayo Netizen dari Pages & Plates Festival 2026

Acara bertajuk Pages & Plates Festival 2026 ini menjadi momentum yang layak ditangkap penulis Ayo Netizen.

Festival Literasi Pages and Plates 2026 featuring Big Bad Wolf Books di Bikasoga Sport Center, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 16:50

Di Balik Transformasi KA Cikuray, Ada Strategi Komunikasi yang Menyatukan Masyarakat

Transformasi KA Cikuray dengan fasilitas terbaik dengan harga ekonomis.

Kereta Api Cikuray rangkaian baru 2026. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Hamzz P)
Wisata & Kuliner 04 Agu 2026, 15:34

Panduan Kuliner Sate Puncak Cipanas: Warung Legendaris di Jalur Wisata Pegunungan

Cari sate enak di Puncak? Temukan rekomendasi Warung Sate Shinta, Hanjawar, H. Kadir, Sate Maranggi Sari Asih, hingga SMP Gadog lengkap dengan harga dan lokasinya.

Sate.
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 14:17

Memperketat Pengawalan Angkutan Getah Pinus, Mencegah Pencurian dan Angkutan Ilegal

KPH Bandung Utara memperkuat pengamanan hasil hutan melalui pengawalan ketat angkutan getah pinus di wilayah Resort Polisi Hutan (RPH) Cikalong.

Petugas dari Perhutani Bandung Utara saat melakukan pengawasan. (Sumber: Liputan | Foto: Humas )
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 11:43

Aktualisasi Hari Kemerdekaan

Seruan kemerdekaan harus digemakan sampai ke pelosok-pelosok

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Hawu. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 04 Agu 2026, 09:08

Kala Pohon Kota Tumbang, Hukum Mengarah ke Mana?

Jika penebangan pohon berkaitan dengan kepentingan bisnis -- misalnya membuka ruang, akses, atau visibilitas -- maka korporasi bisa masuk sebagai subjek hukum.

Lokasi pohon-pohon yang ditebang disegel Pemkot Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Beranda 04 Agu 2026, 08:14

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!

Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir di Jabar! Ajak generasi muda hidupkan legenda rakyat. Pendaftaran masih dibuka, buruan cek!

Buka Peluang Bakat Muda, Festival Mendongeng Suara Nusantara Jawa Barat Masih Buka Pendaftaran!