Cara Baik Komunitas Jaeminnesia, Rayakan Ultah Idol dengan Proyek Donasi Kemanusiaan

Ismayati Akmaliya
Ditulis oleh Ismayati Akmaliya diterbitkan Jumat 15 Agu 2025, 13:35 WIB
Foto Jaemin NCT Dream dan sertifikat donasi ke Yayasan Gugah Nurani Indonesia (Sumber: x.com/@najaeminnesia)

Foto Jaemin NCT Dream dan sertifikat donasi ke Yayasan Gugah Nurani Indonesia (Sumber: x.com/@najaeminnesia)

Jaeminnesia adalah salah satu komunitas penggemar Jaemin NCT Dream asal Indonesia, yang tetap konsisten merayakan ulang tahun Jaemin setiap 13 Agustus.

Mereka melakukannya melalui berbagai kegiatan sekaligus sukses mengadakan lebih dari 50 proyek donasi atas nama Jaemin.

Proyek donasi ini meliputi bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan dan lingkungan, telah rutin diselenggarakan selama lima tahun terhitung sejak 2021.

Selain mengadakan proyek donasi, pada tahun 2025 ini terasa lebih spesial karena Jaeminnesia kembali menyelenggarakan sebuah pameran foto bertajuk 'True Princess' dengan memaknai 'True Princess' adalah seseorang mencintai diri sendiri dengan sebaik-baiknya.

Melalui pameran foto ini ditampilkan foto-foto spesial dari para fansite Jaemin dan karya para fanartist, serta terdapat workshop kreatif, terdiri dari dekorasi kue dan dekorasi cermin dari hiasan tanah liat.

Pameran foto di planetarium, taman ismail marzuki, Jakarta (Sumber: jaeminnesia)

Pameran foto berlokasi di dua daerah, yaitu di Ruang Pameran Planetarium, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 Agustus 2025 dengan kegiatan cek kesehatan gratis bersama dokter, mendapatkan cemilan dari Jinpokki untuk 100 pendaftar pertama.

Lokasi kedua bertempat di LAV Gallery Yogyakarta akan diselenggarakan pada 24 Agustus 2025 dan terdapat photobox (lieflybox) bertemakan Jaemin dengan karakter menggemaskan yaitu Kyupping dan Pinkki.

Pameran foto jaemin nct dream di planetarium, taman ismail marzuki, Jakarta (Sumber: jaeminnesia)

Terdapat empat proyek amal yang sukses terlaksana atas dukungan dan partisipasi dari penggemar Jaemin dengan donasi terkumpul mencapai Rp8.005.624.

Hasil uang donasi ini disalurkan untuk:

1. Yayasan Onkologi Anak Indonesia

2. Adik-adik di Papua melalui @merawatpapua,

3. Yayasan Gugah Nurani Indonesia,

4. Beasiswa untuk siswa sekolah dasar di Yayasan Sultan Iskandar Muda, Indonesia

Dan masih ada beberapa proyek donasi lainnya yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat oleh Jaeminnesia, info selengkapnya dapat diakses di akun X resmi @najaeminnesia.

Okky Alifka, sosok di balik akun Jaeminnesia, berbagi kisah yang menyentuh tentang perjalanan lima tahun terakhir. Menurutnya, tahun ini menandai perayaan ulang tahun Jaemin yang kelima bagi komunitasnya.

Dalam rentang waktu tersebut, telah terlaksana sekitar 56 proyek donasi yang semuanya dilakukan atas nama sang idola.

Keputusan Okky untuk mendirikan Jaeminnesia lahir dari rasa terima kasih yang mendalam.

"Awal mula aku memutuskan bikin akun Jaeminnesia, karena aku pengin berusaha berterimakasih ke Jaemin yang udah hadir di hidupku saat aku dalam masa yang sangat sulit," ungkapnya.

Sertifikat dan bukti transfer donasi ke Yayasan. (Sumber: x/@najaeminnesia)
Sertifikat dan bukti transfer donasi ke Yayasan. (Sumber: x/@najaeminnesia)

Baginya, kehadiran Jaemin memiliki makna yang luar biasa. Bahkan ia menyebut sang idola telah 'menyelamatkan' dirinya di masa-masa sulit.

Pilihan untuk fokus pada proyek donasi bukan tanpa alasan. Okky berharap melalui kegiatan amal tersebut, banyak orang akan mendoakan Jaemin. Ia juga mengharapkan agar kebaikan dan pahala terus mengalir untuk idolanya dari setiap proyek donasi yang dijalankan.

Lebih dari itu, Okky memiliki visi yang lebih besar. Ia ingin memperkenalkan Jaemin kepada masyarakat luas tidak hanya sebagai idol K-Pop semata, melainkan sebagai sosok inspiratif yang mampu membawa dampak positif secara mendalam dan luas.

Yang paling berkesan bagi Okky adalah cita-cita Jaemin di masa lalu untuk menjadi dokter ahli bedah.

"Satu hal tentang Jaemin yang bakal selalu hidup dalam hidupku, adalah cita-citanya menjadi dokter ahli bedah karena dia pengin menyembuhkan banyak orang," kenangnya.

Meskipun kini Jaemin tidak berprofesi sebagai dokter, Okky yakin bahwa idolanya telah berhasil menolong dan menyembuhkan banyak orang, termasuk dirinya sendiri.

Filosofi inilah yang mendorong Okky untuk terus mengadakan proyek-proyek kemanusiaan. Ia berharap melalui kegiatan tersebut, Jaemin dapat turut menolong pihak-pihak lain yang membutuhkan.

"Thankyou for everything, ya Jaemin. Terimakasih sudah memberi hidup dan cinta yang cukup. Selamat ulang tahun! Semoga kamu banyak bahagia dan beruntung," tutup Okky. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Ismayati Akmaliya
A writer

Berita Terkait

News Update

Bandung 18 Apr 2026, 15:10

Manis Legit Jenang Mbak Nana, Primadona Baru di Tengah Hiruk Pikuk Pasar Cihapit

Visual jenang yang autentik di Cerita Manis Mbak Nana terbukti ampuh mengundang rasa penasaran sekaligus menggugah selera para pelancong untuk menepi sejenak demi mencicipi semangkuk kehangatan.

Visual jenang yang autentik di Cerita Manis Mbak Nana terbukti ampuh mengundang rasa penasaran sekaligus menggugah selera para pelancong untuk menepi sejenak demi mencicipi semangkuk kehangatan. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Beranda 18 Apr 2026, 14:30

Melawan Arus Digital: Denyut Musik Analog di Bandung dan Makassar

Di tengah dominasi digital, kaset dan vinyl tetap hidup sebagai simbol identitas, koneksi emosional, dan ruang nostalgia antargenerasi.

Koleksi kaset lama di DU 68 Musik. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Beranda 18 Apr 2026, 11:47

Uang Menjadi Simbol: Membaca Realitas Sosial Lewat Lukisan “Uang Kecil”

Lukisan "Uang Kecil" karya Vania Kamila Zahra merefleksikan ketimpangan sosial dan perjuangan hidup melalui detail uang lusuh, mengajak penonton bersyukur di tengah kerasnya realitas ekonomi.

Vania Kamila Zahra dan lukisannya yang berjudul “Uang Kecil”. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 20:52

Tantangan Kartini Masa Kini : Bangkitkan Kesadaran Konsumen dan Geluti Ekonomi Kreatif

Kartini 4.0 memiliki tugas sejarah memperbaiki mutu, volume produksi dan kemasan pangan tradisional sehingga mampu bersaing di pasar.

Ilustrasi RA.Kartini dalam sebuah film (Sumber: Legacy Pictures)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 19:51

Pamer atau Bertahan? Logika Sosial di Balik Tren Flexing di Media Sosial

Flexing bukan sekadar pamer kekayaan, tetapi bagian dari logika media sosial yang menuntut setiap orang untuk terus terlihat dan diakui.

Ilustrasi swafoto untuk media sosial. (Sumber: Pexels/Sara mazin)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 18:03

Kisah Kaum Urban 'Wong Kalang' di Jantung Parijs van Java

Mungkin untuk sebagian orang kisah “Wong Kalang” ini masih terdengar samar.

Anak turun keluarga wong kalang yang menetap di barat Braga sejak 1880. (Foto: Dokumentasi keluarga Apandi)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 17:25

Di Balik Roda yang Bergerak: Bandung, Angkot, dan Cara Kita Membaca Kota

Hari Angkutan Nasional menjadi momen bersejarah sekaligus cara untuk mengenal Kota Bandung, tidak hanya dari keindahannya, tetapi juga dari kehidupan yang bergerak di dalamnya.

Angkot di Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Wisata & Kuliner 17 Apr 2026, 16:44

Panduan Wisata Situ Bagendit Garut: Tiket, Rute, dan Wahana

Situ Bagendit menawarkan tiket murah, akses mudah, wahana air, dan panorama empat gunung, cocok untuk wisata keluarga di Garut.

Situ Bagendit, Garut. (Sumber: Pemprov Jabar)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 12:51

Perempuan yang Menulis dalam Bahasa Penjajahnya, Sisi Lain Kartini yang Tak Pernah Diajarkan di Sekolah

Di balik peringatan Hari Kartini, ada sisi gelap yang terlupakan, perjuangan seorang perempuan yang bahkan harus menulis dalam bahasanya sendiri.

R.A. Kartini. (Sumber: Istimewa)
Beranda 17 Apr 2026, 11:45

Lapak Cilok dan Buku: Cara Raja Menantang Stigma di Jalan Dago

Lapak cilok di Dago jadi ruang baca gratis yang digagas Raja. Ia menantang stigma bahwa membaca hanya milik kalangan tertentu, lewat buku yang dibuka untuk siapa saja.

Berjualan cilok menjadi sumber penghasilan utama Raja, di sela kegiatannya mengelola lapak baca sederhana di pinggir jalan. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 11:16

Membangun LRT Bandung Raya, Revolusi Angkutan Kota yang Esensial

Sistem LRT memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan moda yang lain.

Ilustrasi urgensi sistem angkutan LRT untuk kawasan Bandung Raya (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Linimasa 17 Apr 2026, 10:44

Para Peramal Piala Dunia, dari Paul Si Gurita hingga Prediksi AI

Fenomena ramalan Piala Dunia berkembang dari Paul si gurita hingga kecerdasan buatan yang kini memprediksi hasil turnamen global 2026.

Paul Si Gurita, peraamal Piala Dunia 2010. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 09:42

Ciseeng, Endapan Laut Purba yang Dikukus Panas Bumi

Endapan travertin Cisѐѐng yang membukit, merupakan endapan dari masa lalu kini, yang sudah berlangsung jutaan tahun.

Gundukan endapan travertin, semula bentuknya menyerupai sѐѐng, menyerupai dandang, dan di dalamnya terdapat air panas yang terus membual. Inilah yang menjadi inspirasi para karuhun untuk menamai kawasan ini Cisѐѐng. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 17 Apr 2026, 08:50

Mitigasi El Nino Godzilla untuk Ketenagakerjaan

Para pekerja sangat rentan terkena dampak kabut asap , temperatur ekstrim serta debu beterbangan yang bisa membahayakan jiwanya.

Kekeringan akibat perubahan iklim El Nino di  di Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 20:13

Komunitas Lite Rock Society Wadah Ekspresi Musisi Rock Bandung dari Radio K-Lite FM

Radio K-Lite FM melalui program musik Lite Rock, kini memberikan kesempatan kepada band-band rock di seputaran Kota Bandung.

Host Lite Rock bersama Band Rain of Doom dan penggiat rock Ghowo Van Bares dalam sesi talk show di K-Lite FM Bandung. (Foto: Band Rain of Doom)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 18:26

Bandung Setelah Asia-Afrika: Apa yang Tersisa?

Kota yang menyimpan jejak Konferensi Asia-Afrika 1955 sekaligus menghadapi jarak antara simbol solidaritas masa lalu dan realitas tantangan masa kini.

eringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 17:52

Mengapa Jalur Sepeda di Kota Bandung Gagal Jadi Solusi Transportasi?

Jalur sepeda di Kota Bandung masih menghadapi konflik ruang dan lemahnya implementasi kebijakan, sehingga belum mampu menjadi alternatif transportasi harian yang andal dan selamat.

Pengecatan ulang garis jalur khusus sepeda di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Rabu 10 Juli 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 16 Apr 2026, 16:23

DU 68, Lapak Jalanan yang Tumbuh Jadi Ruang Berkumpul Pecinta Musik Analog

DU 68 berawal dari lapak kaset sederhana di jalanan Bandung, lalu tumbuh menjadi ruang berkumpul bagi pecinta musik analog yang bertahan di tengah dominasi era digital.

Di sudut Dipatiukur, DU 68 Musik menjadi tempat singgah para pencinta musik analog. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 16:19

Reinventing Bandung Kota Diplomasi, Nyalakan Lagi Solidaritas Asia Afrika!

Bentuk solidaritas bangsa Asia Afrika yang relevan dan aktual perlu dirumuskan kembali. Karena eksploitasi dan penjajahan sejatinya masih ada.

Ilustrasi diorama Konferensi Asia Afrika di Museum KAA Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Wisata & Kuliner 16 Apr 2026, 15:25

7 Kegiatan, Wisata, dan Kuliner yang Paling Cocok Dinikmati Saat Cuaca Dingin

Rekomendasi 7 kegiatan seru saat cuaca dingin, mulai dari kuliner hangat, ngopi santai, hingga staycation nyaman.

Ilustrasi ngopi di kafe saat cuaca dingin. (Sumber: Freepik)