Ruang Kreatif House of Majik, Menyulap Barang Vintage Jadi Fresh Fesyen di Bandung

3 menit baca
Aliffa Irniesya
Ditulis oleh Aliffa Irniesya diterbitkan
Suasana House of Majik yang sangat berwarna ditengah hijaunya Bandung, berlokasi di Jl. Trunojoyo No.34, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40155, Minggu (09/11/25). (Foto: Aliffa Irniesya)
Suasana House of Majik yang sangat berwarna ditengah hijaunya Bandung, berlokasi di Jl. Trunojoyo No.34, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40155, Minggu (09/11/25). (Foto: Aliffa Irniesya)

Bandung, kota penuh makna dan cerita, banyaknya terbit matahari menyimpan ribuan memori. Di tengah hiruk-pikuk hijaunya Bandung, terlihat kuning keemasan yang menarik langkah kaki, dengan segera lonceng kecil berdering dan terdengar sapaan khas House of Majik, Jl. Trunojoyo No.34, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40155, Minggu (09/11/25).

Bonita Ayularas, Founder House of Majik menjelaskan bahwa toko ini dimulai dari sebuah upcycling brand, namun seiring berjalanya waktu, untuk mendevelop upcycling lumayan challenging. Maka dari itu House of Majik sekarang konsisten dengan brandingnya sebagai multi brand store

“Beberapa koleksi upcycling kami masih terus diproduksi, terutama yang menjadi bestseller. Namun, untuk artikel baru, kami memang belum merilis lagi karena proses sourcing bahan yang sesuai dengan standar House of Majik cukup menantang. Kami ingin setiap karya yang lahir tetap sejalan dengan nilai dan kualitas yang kami pegang,” ujarnya.

Upcycling itu sendiri merupakan produk dari baju bekas yang memiliki dekorasi tertentu, Bonita, menjelaskan sulitnya adalah apakah barang upcycling yang dibuat sesuai dengan minat daripada pelanggan atau tidak. Namun, bukan berarti tidak akan ada produk upcycling terbaru, walaupun pada saat ini fokus utama House of Majik bukan pada Upcycling tapi untuk memperkuat loyalitas pelanggan.

Barang fesyen yang unik menjadi daya tarik utama toko ini. House of Majik menyediakan koleksi fashion items vintage lokal mulai dari baju, sepatu, tas, hingga parfum dan aksesoris lainnya yang sudah berdiri hampir 3 tahun lamanya. House of Majik memiliki barang kurasi yang terdiri dari 21 brand seperti Nonaetal, Nappa Milano, dan banyak produk lokal lainnya.

Awalnya House of Majik ini ingin difokuskan pada gaya vintage. Akan tetapi, jika gaya tersebut dijadikan satu-satunya fokus, kualifikasi  produk akan menjadi terlalu sempit bagi brand-brand yang ada di Indonesia. Karena hal tersebut, proses kurasi dilakukan dengan cara memperluas cakupan gaya yang dipertimbangkan, meliputi unsur klasik, retro, maupun vintage. 

Koleksi fesyen merek lokal yang ada di House of Majik, berlokasi di Jl. Trunojoyo No.34, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 4015, Minggu (09/10/25). (Sumber: Aliffa Irniesya | Foto: Aliffa Irniesya)
Koleksi fesyen merek lokal yang ada di House of Majik, berlokasi di Jl. Trunojoyo No.34, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 4015, Minggu (09/10/25). (Sumber: Aliffa Irniesya | Foto: Aliffa Irniesya)

Target utama dari House of Majik ialah turis yang datang ke Bandung, terutama turis yang menyukai barang-barang lucu juga menyukai tempat tempat yang unik. Segmentasi dari House of Majik sendiri turis yang sudah masuk usia bekerja mulai dari 24-44 tahun. 

“Rata-rata pelanggan House of Majik datangnya dari Turis, terutama kota Jakarta. Tapi ternyata lintas negara juga ramai sekali, paling ramai dari Malaysia, Singapura, lalu Brunei,” ungkapnya. 

Kunci marketing utama House of Majik sehingga bisa menggaet turis yang sedang belibur ke bandung yakni digital marketing, yang mana House of Majik memanfaatkan konten dan di upload setiap hari di TikTok. Selain itu House of Majik juga melakukan collaboration post bersama brand-brand yang ada dalam toko untuk meningkatkan brand awareness

Bonita berharap produknya bisa digunakan lifetime (seumur hidup), bisa menjadi go-to list customer atau tempat yang mereka datangi saat mencari produk produk yang unik dari kepala, sampai kaki. Ia juga berharap dapat membuka toko cabang baru lainnya. 

“Aku berharap ada keterikatan yang lebih dari sekadar transaksi di toko House of Majik, sebuah hubungan emosional antara House of Majik dan para pelanggannya. Rasa hangat dan jiwa dari koleksi kami dan juga koleksi brand lokal yang terkurasi oleh House of Majik.” Tambahnya. 

Setiap toko memiliki ciri khas masing-masing, tetapi House of Majik memiliki daya tarik yang lebih dengan warna khas tokonya dan perlakuan istimewa kepada pelangganya. Setiap barang kurasi yang menjadi bagian dari House of Majik memberikan kesan baik kepada setiap pelanggan yang mengunjungi toko merah tersebut. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Aliffa Irniesya
Tentang Aliffa Irniesya
Mahasiswi Digital Public Relations Telkom University 2024

Berita Terkait

News Update

Beranda 17 Jul 2026, 10:59

Soekarno-Hatta: Jalur Maut di Kota Bandung yang Terbelenggu Sekat Birokrasi

Selama birokrasi belum mampu di-bypass demi keselamatan, aspal Soekarno-Hatta akan tetap menjadi "jalur tengkorak" yang menanti nyawa lainnya.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 09:55

Hikayat Stasiun Kereta Api di Padang Panjang

dari awal berjalannya kereta api Padang Panjang sampai Berhentinya beroperasinya kereta api Padang Panjang

Stasiun Kereta Api Padang Panjang. (atourin.com)
Ayo Netizen 17 Jul 2026, 06:51

Reaktivasi SPP Sekolah Negeri di Jawa Barat

Pemerintah wajib menjaga stabilitas kehidupan masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat tidak ingin ada beban biaya lagi dalam menuntut pendidikan

Sejumlah siswa SD pergi sekolah menaiki rakit bambu melintasi Waduk Saguling. (Sumber: Ayobandung | Foto: Restu Nugraha)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:41

Perkembangan Lukisan dari Zaman purba sampai Era Digital

Lukisan-lukisan yang kini kita kenal, menyimpan sejarahnya tersendiri tanpa kita sadari.

Lukisan digital printing. (Sumber: Taswadi. 2019. "Teknik Digital Printing Lukisan Warli Haryana." Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 19:03

Jejak Tersembunyi di Balik Gereja Sidang Kristus Sukabumi

Gereja Sidang Kristus merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Sukabumi.

Tampak depan Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Kepadalisna)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 18:44

Inspirasi Pajajaran sebagai Warisan yang Menunggu Diingat Kembali

Kerajaan Pajajaran banyak meninggalkan sejarah di masa Nusantara, tapi sayangnya ingatan kolektif tentang inspirasi Pajajaran bagi masa kini mulai terlupakan.

Kirab budaya di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 17:05

Menikmati Matahari Terbit di Lawang Angin

Lawang Angin Garut menawarkan panorama matahari terbit, Gunung Cikuray, kabut pegunungan, dan potensi wisata yang belum tergarap.

Sunset di Lawang Angin, Garut. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 16:33

Mandala Koran Legendaris yang Mewarnai Sejarah Pers Jawa Barat

Pada masanya, Harian Mandala merupakan salah satu surat kabar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Sampul depan Harian Umum MANDALA edisi 13 Juli 1976, terbitan 50 tahun silam yang menjadi salah satu saksi perjalanan pers di Jawa Barat. (Sumber: Foto dan koleksi koran lawas milik Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 15:12

Teruslah Membaca meskipun Dianggap Tidak Berguna

Membaca saja tidak cukup, kita harus memahami isi, konteks, dan pesan yang ingin disampaikan dalam buku atau tulisan tersebut.

Seseorang sedang membaca buku. (Sumber: Unsplash | Foto: Mufid Majnun)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 14:43

Di Balik MPLS Masih Adakah Pendidikan untuk Semua?

MPLS sudah dilaksanakan namun yang menjadi sorotan adalah masih ada sekolah yang menerima murid kurang dari kebutuhan

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 12:56

Bagaimana Teknologi Pengenal Plat Nomor Mengubah Wajah Transportasi Modern?

Teknologi License Plate Recognition (LPR) memungkinkan kamera dan AI mengenali plat nomor kendaraan secara otomatis untuk mendukung transportasi yang lebih aman, efisien, dan cerdas.

LPR (License Plate Recognition) atau disebut juga dengan ANPR (Automatic Number Plate Recognition) adalah salah satu aplikasi cctv untuk mengenali plat nomor kendaraan. (Sumber: ilmiteknik.co.id)
Wisata & Kuliner 16 Jul 2026, 11:48

Panduan Berkunjung ke Pulau Komodo: Cara ke Labuan Bajo, Pink Beach, dan Pulau Padar

Panduan lengkap Taman Nasional Komodo mulai dari harga tiket, aplikasi SiOra, Pulau Padar, Pink Beach, Manta Point, hingga pilihan tour terbaik.

Pulau Komodo. (Sumber: Flickr)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 11:09

Bobotoh Layak Menuntut Persib Lebih daripada Sekadar Juara

Klab besar di dunia hampir tidak pernah mendefinisikan dirinya hanya melalui jumlah piala yang mereka koleksi.

Bobotoh Persib sedang berkonvoi. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Lukman Hidayat/Magang)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 08:00

Ci Manuk, Sungai Suci Penuh Do’a untuk Kekuatan Jiwa

Ci Manuk itu bukan berasal dari kata "manuk" yang berarti burung, tapi berasal dari kata "manu", dari bahasa Sanskerta.

Bandar Dermayu, tertulis dalam peta abad ke-16. Peta ini merupakan potongan dari Nova tabula insularum Javae, Sumatrae, Borneonis et aliarum Malaccam usque, 1598. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 16 Jul 2026, 07:42

Republik Tanpa Akuntabilitas

Kekuasaan yang menolak pertanggungjawaban sesungguhnya sedang mengingkari hakikatnya sebagai amanah rakyat.

Sebuah aksi penolakan Jokowi di Jawa Barat. Bandung 14 Juli 2026 di Depan DPRD Jawa Barat (Foto: Dokumen pribadi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:45

Sisi Lain Kota Bandung: Kebiasaan Lama yang Berulang Kembali

Bahkan peringatan "Kesurupan" pun tetap tidak menghentikan oknum pembuang sampah sembarangan di kawasan Cibaduyut.

Peringatan Hantu dan CCTV pun tidak mengurungkan niat seseorang untuk membuang sampah sembarangan (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 18:03

MPLS Tanpa Bully

Sekolah yang ramah bukanlah tempat menimba ilmu yang sekadar bebas dari perundungan. Rumah kedua itu harus menjadi ruang bersama yang membuat setiap anak pulang dengan senyum yang lebih lebar

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 17:22

Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pedagang Kantin dan UMKM Sekolah

Saya tertarik membahas topik ini karena menunjukkan dampak Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa, pedagang kantin, dan UMKM sekolah.

FAGI Jabar ingatkan bahwa tugas utama guru adalah mengajar, bukan mengurusi MBG. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 16:23

Benang-Benang Asing dalam Tenun Tradisi Nusantara: Jejak Budaya Eropa dalam Perubahan Kebaya dan Identitas Sosial.

Membahas pengaruh budaya Eropa terhadap perubahan kebaya sebagai busana tradisional dan simbol identitas sosial di Nusantara pada masa kolonial.

Wanita Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 15 Jul 2026, 15:41

Mengenalkan Sekolah lewat MPLS yang Ramah bagi Anak

Selama ini, banyak orang yang membahas tentang pentingnya sekolah yang ramah bagi anak. Seperti apa sekolah ramah anak itu? 

Anggota Komunitas Badut Necis (Badut Nyentrik Bandung Cimahi Sauyunan) MPLS di SD Negeri Cibeber. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)