Pelari Kalcer Merapat! Komunitas Olahraga Gen-Z Hadir di Kota Bandung

RanggaRep
Ditulis oleh RanggaRep diterbitkan Jumat 28 Nov 2025, 09:33 WIB
Para Anggota Olahraguys Sedang Melakukan Persiapan Untuk Kegiatan FunRun X Mad.Cultureid, Sukajadi, Kota Bandung (21/10/2025) (Sumber: Olahraguys | Foto: Olahraguys)

Para Anggota Olahraguys Sedang Melakukan Persiapan Untuk Kegiatan FunRun X Mad.Cultureid, Sukajadi, Kota Bandung (21/10/2025) (Sumber: Olahraguys | Foto: Olahraguys)

Di kala ketenangan jalanan menemani, hadir cerita visioner dari sebuah komunitas yang ingin merubah gaya hidup positif para Generasi–Z yang berada di Bandung Raya. Sabtu pagi yang cerah mewarnai jalanan Gatot Subroto disambut dengan angin sejuk yang berhembus tenang mengarah ke Trans Studio Mall Bandung, Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.

Hidup positif selalu dimulai dari diri yang sehat, hal mendasar untuk menjaga kesehatan adalah dengan rutin berolahraga demi tubuh tetap fit dan prima di setiap harinya. Bandung  Raya memiliki komunitas Olahraguys yang dapat menjawab persoalan olahraga teruntuk para Generasi–Z yang dikenal sebagai Generasi Gadget dan Mageran.

Kalisa, Kepala Bagian Administrasi Olahraguys mengatakan komunitas dibentuk dikarenakan adik dari Ketua Olahraguys yang terlalu fokus dengan gadget dan hal tersebut menginisasikan terbentuknya Olahraguys.

“Dia ngebentuk Olahraguys sebagai wadah biar adiknya punya temen-temen untuk Olahraga,” ujar Kalisa pada Sabtu, 1 November 2025.

Berbicara tentang Olahraguys pula, menarik untuk dibahas bahwasannya Komunitas ini masih terhitung sangat baru yang terbentuk pada bulan April 2025 serta didirikan oleh Fajar alumni Telkom University Angkatan 2021 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Foto Bersama Komunitas Olahraguys Setelah kegiatan FunRun X Mad.CultureId Kota Bandung (21/10/2025) (Sumber: Olahraguys | Foto: Olahraguys)
Foto Bersama Komunitas Olahraguys Setelah kegiatan FunRun X Mad.CultureId Kota Bandung (21/10/2025) (Sumber: Olahraguys | Foto: Olahraguys)

Walaupun dikenal dengan kegiatan joggingnya, Olahraguys pada awalnya hanya kelompok kecil yang suka bermain mini soccer dan hingga sekarang terdapat 6 cabor aktif yang berjalan. Usulan awal terbentuknya kegiatan selain Mini Soccer sendiri dikarenakan teman-teman Perempuan Fajar yang tidak suka bermain mini soccer ingin ada kegiatan selain itu.

Kembali pada kata “Gen – Z”, Olahraguys sendiri telah dikenal memiliki anggota aktif yang banyak terhitung dari April hingga Oktober 2025. Menariknya dari Olahraguys yaitu cara komunitas ini menjaga suasana positif antar anggotanya dengan kegiatan kolaboratif serta rutin melakukan kegiatan di tiap minggunya.

”Alhamdulillahnya kita tuh hampir setiap hari dalam satu minggu ada kegiatan setiap harinya kecuali hari Selasa jadi kita bener-bener berusaha konsisten ngadain setiap minggu tuh pasti ada 6 harinya tuh ada kegiatan terus,” ujar Kalisa.

Berbicara mengenai anggota Rajendra Divan atau akrab dipanggil Divan, merupakan Helper dibagian FunRun pada komunitas Olahraguys ini merasakan perubahan besar setelah bergabung di Olahraguys ini.

”Sebelum join Olahraguys Biasanya aku kadang males-malesan suka begadang dan lain sebagainya, tapi setelah udah join komunitas ini aku jadi lebih banyak kegiatan positif lah,” kata Divan.

Berlari serta bercanda tawa, bagi Divan Olahraguys sendiri sudah menjadi bagian dari hobi penting yang tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup. Lingkungan yang suportif dan kolaboratif, membuat Divan nyaman berada di komunitas ini karena diisi oleh para kalangan Gen-Z.

Pesan terakhir dari Kalisa, Kepala Bagian Administrasi Olahraguys mengatakan tidak apa-apa untuk menjadi Fear Of Missing Something (FOMO) asalkan hal tersebut positif salah satunya melalui kegiatan olahraga ini. Olahraguys pada akhirnya menjadi salah satu cara Gen-Z untuk bisa melakukan eksplorasi terhadap gaya hidup yang lebih positif. (*)

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

RanggaRep
Tentang RanggaRep
Mahasiswa Telkom University Fakultas Komunikasi & Ilmu Sosial Program Studi S1 Digital Public Relations

News Update

Ayo Netizen 16 Apr 2026, 20:13

Komunitas Lite Rock Society Wadah Ekspresi Musisi Rock Bandung dari Radio K-Lite FM

Radio K-Lite FM melalui program musik Lite Rock, kini memberikan kesempatan kepada band-band rock di seputaran Kota Bandung.

Host Lite Rock bersama Band Rain of Doom dan penggiat rock Ghowo Van Bares dalam sesi talk show di K-Lite FM Bandung. (Foto: Band Rain of Doom)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 18:26

Bandung Setelah Asia-Afrika: Apa yang Tersisa?

Kota yang menyimpan jejak Konferensi Asia-Afrika 1955 sekaligus menghadapi jarak antara simbol solidaritas masa lalu dan realitas tantangan masa kini.

eringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 17:52

Mengapa Jalur Sepeda di Kota Bandung Gagal Jadi Solusi Transportasi?

Jalur sepeda di Kota Bandung masih menghadapi konflik ruang dan lemahnya implementasi kebijakan, sehingga belum mampu menjadi alternatif transportasi harian yang andal dan selamat.

Pengecatan ulang garis jalur khusus sepeda di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Rabu 10 Juli 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 16 Apr 2026, 16:23

DU 68, Lapak Jalanan yang Tumbuh Jadi Ruang Berkumpul Pecinta Musik Analog

DU 68 berawal dari lapak kaset sederhana di jalanan Bandung, lalu tumbuh menjadi ruang berkumpul bagi pecinta musik analog yang bertahan di tengah dominasi era digital.

Di sudut Dipatiukur, DU 68 Musik menjadi tempat singgah para pencinta musik analog. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 16:19

Reinventing Bandung Kota Diplomasi, Nyalakan Lagi Solidaritas Asia Afrika!

Bentuk solidaritas bangsa Asia Afrika yang relevan dan aktual perlu dirumuskan kembali. Karena eksploitasi dan penjajahan sejatinya masih ada.

Ilustrasi diorama Konferensi Asia Afrika di Museum KAA Bandung (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Wisata & Kuliner 16 Apr 2026, 15:25

7 Kegiatan, Wisata, dan Kuliner yang Paling Cocok Dinikmati Saat Cuaca Dingin

Rekomendasi 7 kegiatan seru saat cuaca dingin, mulai dari kuliner hangat, ngopi santai, hingga staycation nyaman.

Ilustrasi ngopi di kafe saat cuaca dingin. (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 15:16

Fariz R.M. Mengasah Bermusiknya di Bandung

Pernah tinggal dan memulai menajamkan karier bermusiknya di Kota Bandung pada awal tahun 1980-an.

Fariz R.M. - Musik Rasta. (Sumber: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 13:51

TikTok, Trotoar, dan Eksistensi

Ihwal kreativitas digital memang layak dirayakan, tetapi ruang publik tetap menyimpan fungsi sosial yang tak bisa sepenuhnya dapat digantikan oleh layar.

Konten kreator TikTok bernyanyi secara daring menggunakan smartphone (telepon pintar) di Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 12:16

Strategi Industri Kuliner Jabar Menyiasati Kelangkaan Plastik Akibat Konflik Iran–Israel

Kenaikan harga dan kelangkaan plastik akibat konflik Iran–Israel memengaruhi UMKM kuliner di Jawa Barat.

Ilustrasi bahan plastik. (Sumber: Pixels | Foto: Castorly Stock)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 10:43

Bandung dan Hasrat yang Disublimasi: Membaca Fenomena Nongkrong sebagai Pelarian Psikis

Menuliskan budaya nongkrong di Kota Bandung dalam kacamata Sigmund Freud.

Salah satu suasana kafe di Kota Bandung (Sumber: Dokumen Pribadi | Foto: Haifa Rukanta)
Sejarah 16 Apr 2026, 10:42

Hikayat Cadas Pangeran, Jejak Derita Pribumi Sepanjang Jalan Raya Daendels

Cadas Pangeran jadi saksi kerja paksa era Daendels, ribuan rakyat tewas demi proyek Jalan Raya Pos di Jawa Barat.

Jalan di Cadas Pangeran antara tahun 1910-1930-an. (Sumber: Tropenmuseum)
Ayo Netizen 16 Apr 2026, 08:54

Dengan Puisi Bandung Menghias Sanggul Ibu Pertiwi

Bandung sangat pantas dinobatkan sebagai kota puisi, atau setidaknya kota yang sangat puitis.

Ilustrasi dengan Puisi Bandung menghias sanggul Ibu Pertiwi. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 20:00

Artemis II: Kepulangan Empat Astronot dan Langkah Menuju Misi Bulan Berikutnya

Kelanjutan kisah 4 astronot dengan Kesuksesan misi Artemis II, yang menjadi dasar evaluasi bagi misi berikutnya, yakni Artemis III dalam program eksplorasi Bulan, oleh NASA.

Empat astronot Artemis II berhasil mendarat di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, setelah menyelesaikan misi mengelilingi Bulan. (Sumber: NASA)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 19:22

Belajar Membaca Jalanan Bandung dari Dalam Angkot

Angkot di Bandung bertahan tanpa sistem yang jelas. Banyak pengguna beralih ke transportasi umum daring karena kepastian layanan, namun kondisi ini justru turut memperparah kemacetan.

Sejak lama, angkot menjadi bagian dari keseharian mobilitas warga Kota Bandung, meski kini perannya mulai tergeser oleh moda transportasi umum daring. (Foto: Irfan Alfaritsi/ayobandung.com)
Bandung 15 Apr 2026, 18:23

Collab Magnet: Cara Bangun Kolaborasi yang Tepat di Era Zaman Penuh Kreativitas

Intip strategi menjadi Collab Magnet di industri kreatif bersama Mirsha Shahnaz Azahra. Pahami pentingnya relevansi, kredibilitas, dan nilai brand dalam kolaborasi.

Mirsha, Co-founder sekaligus Brand Director Monday Coffee Bandung memahami konsep kolaborasi yang efektif membutuhkan waktu, bahkan proses trial and error masih menjadi bumbu harian dalam perjalanannya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 18:01

Ketar-ketir Perajin Tahu Tempe, Adakah Insentif dari Pemkot Bandung?

Kebijakan impor kedelai yang diterapkan ternyata belum menyeimbangkan pasokan kedelai di dalam negeri.

Perajin menyelesaikan pembuatan tempe di Jalan Muararajeun, Kota Bandung, (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 17:14

Dari Bandung ke Lembang: Kota Sejuk yang Menjadi Ruang Nyaman bagi Pendatang

Perubahan suasana dari hiruk pikuk Kota Kandung menuju ketenangan yang lebih alami di Lembang.

Farmhouse Lembang. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Wisata & Kuliner 15 Apr 2026, 16:42

Panduan Wisata Stone Garden Padalarang, Taman Batu Karst dengan Jejak Laut Purba

Stone Garden Padalarang menawarkan lanskap batu kapur purba, jalur trekking ringan, serta nilai geologi dan arkeologi unik dalam satu destinasi wisata alam.

Objek wisata Stone Garden, Padalarang. (Sumber: Ayomedia | Foto: Irfan Al Faritsi)
Beranda 15 Apr 2026, 15:20

Meruntuhkan Standar Kecantikan, Mengapresiasi Keunikan

Pandangan tentang kecantikan tak lagi tunggal. Setiap individu memiliki keunikan yang layak diapresiasi, tanpa harus mengikuti standar yang membatasi.

Suasana beauty class yang hangat dan suportif, tempat para peserta belajar, bereksperimen, dan membangun rasa percaya diri bersama. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 15 Apr 2026, 13:50

Jantung Konektivitas Kota yang Kurang Sehat dan Masalah Polusi Udara

Stasiun Hall adalah jantung transportasi yang setiap hari memompa sistem transportasi khususnya bagi penglaju dan pendatang.

Monumen Sepur Lempung di Stasiun Hall sebelah selatan yang merupakan ikon konektivitas kota Bandung sepanjang zaman (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)