Masyarakat Bandung kini mencari solusi kebugaran yang bukan hanya menguatkan fisik, tetapi juga menenangkan pikiran. Jawabannya banyak ditemukan pada pilates. Mekarwangi, Kecamatan, Bojongloa Kidul, Kota Bandung.
Maulia Putri seorang praktisi gaya hidup sehat di Bandung, menceritakan manfaat pilates yang menjadikan latihan ini sebagai rutinitas.
Pilates itu sebenarnya fokus pada beberapa prinsip inti, kayak kontrol, presisi, dan pernapasan.
āāKontrol itu penting supaya tiap gerakan dilakukan dengan sadar dan gak asal, jadi otot bisa kerja optimal. Presisi bikin gerakannya rapih dan efisien, gak berlebihan. Nah, pernapasan membantu supaya tubuh dapat oksigen cukup dan rileks juga. Gabungan ketiga hal ini bukan cuma bikin otot kuat, tapi juga bikin pikiran tenang, jadi gaya hidup sehat itu menyeluruh,ā ujarnya pada Sabtu (08/11/25).
Popularitas pilates di Bandung meroket karena dinilai cocok untuk berbagai kalangan. Mulai dari ibu rumah tangga yang ingin menjaga badan di sela-sela mengurus keluarga, pekerja kantoran yang duduk lama dan butuh mengurangi pegal, hingga mahasiswa yang harus tetap fit walau jadwal kuliah padat.
Fleksibilitas gerakan dan minimnya kebutuhan alat yang ribet membuat pilates sangat relevan untuk gaya hidup urban yang dinamis. Latihan ini mampu membantu mengimbangi stres yang ditimbulkan oleh aktivitas sehari-hari di kota metropolitan.
āJenis kelas yang paling banyak diminati itu adalah kelas dasar atau beginner. Alasannya karena gerakannya mudah diikuti dan gak bikin capek berlebihan, cocok buat yang baru coba atau pengen olahraga ringan tetapi tetap efektif. Ada juga kelas khusus buat relaksasi dan postur, ini juga favorit karena bikin badan enteng setelah seharian aktivitas,ā ujarnya
Pilates direkomendasikan karena efektif kurangi stres di kota padat seperti Bandung, perbaiki postur akibat duduk terlalu lama atau membawa tas berat, serta jaga kesehatan mental lewat fokus dan kesadaran tubuh.
āBuat ibu rumah tangga yang sering angkat barang berat, bisa coba latihan pernapasan dalam sambil berdiri atau duduk, plus gerakan stabilisasi pinggul yang simpel tapi nguatkan otot inti. Pekerja kantoran bisa sering-sering stretching leher dan punggung sambil duduk, kayak menarik bahu ke belakang pelan-pelan, itu udah banyak ngurangin pegal. Intinya, gerakannya sederhana dan bisa dilakukan kapan saja,ā tegasnya.
Baca Juga: Pelari Kalcer Merapat! Komunitas Olahraga Gen-Z Hadir di Kota Bandung
Waktu ideal: pagi sebelum kesibukan buat bangunkan tubuh, atau 5-10 menit istirahat kantor redakan ketegangan. Konsisten, bisa kapan saja, dimana saja tanpa alat.
Untuk pemula, mulai dasar 2-3 kali seminggu, jangan buru-buru, hindari cedera. Kemajuan dilihat dari kelenturan, kekuatan, dan kenyamanan harian semakin rileks tanda sukses.
Untuk pemula, mulai dasar 2-3 kali seminggu, jangan buru-buru, hindari cedera. Kemajuan dilihat dari kelenturan, kekuatan, dan kenyamanan harian semakin rileks tanda sukses. (*)
