Angklung: Tradisi yang Dibaca Ulang oleh Generasi Muda

2 menit baca
Whayan Christiana
Ditulis oleh Whayan Christiana diterbitkan
Bagi komunitas anak muda Sound of Heritage (SORA) di Bandung, tradisi adalah ruang yang paling luas untuk berimajinasi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Bagi komunitas anak muda Sound of Heritage (SORA) di Bandung, tradisi adalah ruang yang paling luas untuk berimajinasi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Perkembangan dunia digital sering kali membuat seni tradisi seolah berjalan di jalur terpisah. Namun bagi komunitas anak muda Sound of Heritage (SORA) di Bandung, tradisi justru adalah ruang yang paling luas untuk berimajinasi. Mereka melihat angklung bukan sekadar alat musik bambu, tetapi medium yang dapat dirangkai ulang untuk menjawab tantangan zaman.

Melalui Program Inovasi Seni Nusantara 2025 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemendiktisaintek, yang diimplementasikan melalui pemberdayaan, pelatihan, dan pertunjukan, SORA menguatkan perjalanan kreatif yang bukan hanya memperkaya repertoar musik angklung, tetapi juga mendefinisikan ulang bagaimana tradisi bisa hidup di tengah lanskap budaya modern. Hasil pelatihan akan dipertunjukan dalam konser bertajuk Angklung Imagination pada tanggal 4 Desember 2025 di Gedung Kesenian Sunan Ambu, ISBI Bandung. 

Pendampingan selama program menghadirkan pengalaman baru bagi para anggota SORA. Mereka tidak hanya mempelajari teknik aransemen dan penciptaan karya, tetapi juga memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses kreatif. Digital Audio Workstation (DAW), rekaman audio-video profesional, serta platform digital menjadi perangkat penting untuk membangun pendekatan musikal yang lebih segar. Penggunaan teknologi ini memberi mereka ruang untuk memadukan melodi Sunda, ritme kontemporer, dan harmoni modern secara lebih bebas.

Proses pelatihan yang berlangsung intensif selama satu bulan menghasilkan delapan karya angklung baru. Setiap komposisi lahir dari diskusi kelompok, eksplorasi berulang, serta keberanian mencoba pola-pola musik yang sebelumnya belum pernah dipertimbangkan. Dengan pendekatan partisipatif, semua anggota ikut terlibat dalam penyusunan ide, pemilihan warna bunyi, hingga penyusunan struktur lagu. Pencapaian ini memuncak dalam konser “Angklung Imagination”, sebuah pertunjukan yang akan menampilkan bagaimana angklung dapat berevolusi tanpa meninggalkan karakter tradisinya.

SORA dan Lahirnya Ekosistem Kreativitas Berkelanjutan

Bagi komunitas anak muda Sound of Heritage (SORA) di Bandung, tradisi adalah ruang yang paling luas untuk berimajinasi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Bagi komunitas anak muda Sound of Heritage (SORA) di Bandung, tradisi adalah ruang yang paling luas untuk berimajinasi. (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Hasil terpenting dari program PISN ini bukan hanya karya-karya barunya, tetapi perubahan cara SORA bekerja sebagai komunitas kreatif. Pendampingan memberikan landasan yang kuat bagi mereka untuk membangun identitas baru sebagai inovator angklung. Ruang latihan yang lebih terarah, proses kreatif yang sistematis, serta peningkatan kemampuan artistik membuat mereka semakin matang dalam mengeksekusi ide.

Baca Juga: Menjadi Inovasi Lagu Baru, Saung Angklung Udjo Hidupkan Harmoni Budaya Sunda di Bandung

Selain itu, SORA mengalami perkembangan dari sisi manajerial dan publikasi. Mereka mulai menata konten digital dengan lebih rapi, mendokumentasikan setiap proses, serta membangun cara komunikasi yang lebih profesional kepada publik. Kenaikan jam terbang pertunjukan juga membuat mereka semakin percaya diri dalam menyajikan angklung dengan pendekatan yang lebih modern.

Kolaborasi antara akademisi dan komunitas muda ini menunjukkan bahwa pelestarian tidak selalu berarti mempertahankan bentuk lama apa adanya. Inovasi justru menjadi cara tradisi tetap memiliki masa depan. SORA membuktikan bahwa anak muda bukan ancaman bagi seni tradisi; mereka adalah generasi yang mampu memberi angklung kehidupan baru. Dengan dukungan yang tepat, tradisi tidak hanya bertahan—tradisi bisa tumbuh dan memukau kembali di tengah dunia yang terus berubah. (*)

***

Penulis adalah Ketua Pelaksana Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)