Di Antara Ombak Buatan dan Tawa Keluarga di Bandung Barat

3 menit baca
Adifa Arsyad
Ditulis oleh Adifa Arsyad diterbitkan
Area masuk Wahoo Waterworld yang menampilkan ikon roda kemudi besar di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat, Senin (10/11/2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Adifa Arsyad)
Area masuk Wahoo Waterworld yang menampilkan ikon roda kemudi besar di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat, Senin (10/11/2025). (Sumber: Dokumentasi penulis | Foto: Adifa Arsyad)

Matahari sore menembus sela awan di langit Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Udara sejuk khas Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, berpadu dengan riuh tawa pengunjung yang berlarian menuju kolam ombak. Dari kejauhan, gemuruh air dan teriakan bahagia anak-anak berpadu menjadi melodi rekreasi yang hangat. Wahana air ini tampak menjadi oasis bagi mereka yang ingin melupakan penat kota dan menemukan kembali semangat tawa di tengah percikan air.

Sejak resmi dibuka untuk umum pada 31 Maret 2023, taman rekreasi air ini hadir dengan konsep modern yang menggabungkan hiburan berkelas internasional dan kenyamanan keluarga. Menurut Regina Dewanti, Marketing Komunikasi Pemasaran Dan Eksekutif acara taman air tersebut, keunikan tempat ini terletak pada perpaduan antara skala besar dan pengalaman personal yang ditawarkan kepada pengunjung.

“Untuk konsep utama, kami menggabungkan wahana air berkelas internasional dengan fasilitas rekreasi modern. Beberapa seluncuran kami dipasok dari perusahaan Kanada, seperti Whitewater West, yang dikenal sebagai produsen wahana terbaik di dunia,” ujar Regina saat ditemui di area lakeside taman air itu pada Senin (10/11/2025).

Dengan luas sekitar 10 hektare, taman air ini menghadirkan berbagai wahana yang memacu adrenalin sekaligus ruang santai yang menenangkan. Dua atraksi utamanya adalah Abyss, seluncuran ungu berbentuk corong raksasa yang menantang keberanian pengunjung, dan Rocket Blast, water coaster tercepat di Asia Tenggara yang hanya membutuhkan 20 detik untuk mencapai dasar lintasan. Di sisi lain, pengunjung juga bisa menikmati Lazy River dan Warm Pool untuk bersantai di antara pepohonan rindang yang membuat udara di kawasan ini terasa segar.

Tak hanya mengandalkan fasilitas fisik, taman air ini juga aktif membangun citra digital melalui media sosial. Akun Instagram mereka kini memiliki lebih dari 161 ribu pengikut, sementara TikTok mencapai 93 ribu pengikut dengan salah satu video yang menembus 15 juta penayangan. Promosi juga diperkuat lewat platform tiket daring seperti Traveloka dan Tiket.com agar pengunjung dapat mempersiapkan kunjungan tanpa antre panjang.

Namun, di balik gemerlap wahana dan angka besar di dunia maya, ada pengalaman sederhana yang justru meninggalkan kesan mendalam bagi pengunjung. Salah satunya datang dari Prawira Hadi, wisatawan asal Lembang yang datang bersama rekan kerjanya untuk acara perpisahan magang.

Menurut Wira, akses menuju lokasi juga cukup mudah, terutama bagi pengunjung dari Bandung. Namun, berbeda halnya bagi mereka yang datang dari arah Cianjur. Jalan di jalur tersebut, menuju kawasan Kota Baru Parahyangan, relatif sempit dan sering mengalami kepadatan kendaraan.

“Kalau lewat Padalarang sih jalannya sudah bagus dan lancar banget, tinggal keluar tol langsung masuk ke kawasan Kota Baru Parahyangan. Tapi teman saya yang lewat Cimahi katanya masih ada beberapa bagian jalan yang rusak dan agak sempit, jadi perlu hati-hati juga,” ujar Prawira Hadi, wisatawan asal Lembang yang datang bersama rekan-rekannya.

Meski begitu, pengalaman bermain air di taman ini menurutnya sangat memuaskan. Ia mengaku terkesan dengan kombinasi wahana ekstrem dan suasana nyaman yang cocok untuk relaksasi. Selain sensasi adrenalin, taman air ini juga berusaha menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan dan ketertiban antarpengunjung.

“Kami ingin setiap orang bisa bersenang-senang tanpa lupa tanggung jawabnya,” kata Regina menutup percakapan.

Menjelang sore, ketika matahari mulai condong ke barat dan air di kolam berkilau keemasan, taman air ini seakan menyimpan pesan sederhana bahwa rekreasi bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang menemukan kembali kebersamaan dan keseimbangan diri. Di antara ombak buatan dan tawa keluarga, taman ini menjadi bukti bahwa kehangatan dan kebahagiaan bisa tumbuh bahkan dari setetes air. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)