Akhir Tahun di Bandung: Saat Emas bagi Industri Resort dan Pariwisata Kreatif

2 menit baca
Puspa Sari Dewi
Ditulis oleh Puspa Sari Dewi diterbitkan
Salah satu faktor yang memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi akhir tahun adalah kemunculan resort-resort dengan konsep menarik (Sumber: Instagram @chanaya.bandung)
Salah satu faktor yang memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi akhir tahun adalah kemunculan resort-resort dengan konsep menarik (Sumber: Instagram @chanaya.bandung)

Menjelang penghujung 2025, Bandung kembali menunjukkan taringnya sebagai destinasi favorit bagi wisatawan domestik. Mengutip Metrotvnews, hingga triwulan III, kunjungan ke Kota Bandung telah menembus angka sekitar 6,5 juta orang. Pemerintah kota bahkan optimis target tahunan sekitar 8,5–8,7 juta wisatawan bakal tercapai, berkat melonjaknya mobilitas menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Tren ini memperlihatkan bahwa akhir tahun bukan sekadar waktu liburan, melainkan juga dipandang sebagai peluang emas untuk sektor pariwisata: dari akomodasi, kuliner, hingga hiburan, terutama yang menawarkan pengalaman berbeda.

Resort: Lebih dari Sekadar Tempat Menginap

Salah satu faktor yang memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi akhir tahun adalah kemunculan resort-resort dengan konsep menarik dan tematik. Contohnya, Chanaya Village Resort, yang tahun ini mengemas resort mereka sebagai “dunia fantasi” dengan tema “Enchanted Forest at Chanaya”.

Mengutip Ayobandung, konsep semacam ini mengubah ekspektasi pelanggan: resort bukan hanya menjadi tempat tidur malam, tetapi juga destinasi pengalaman dengan atraksi interaktif, suasana alam pegunungan, hiburan tematik, dan bahkan kuliner khas dengan nuansa kreatif.

Pendekatan semacam ini sangat cocok dengan tren wisata modern: keluarga, pasangan, atau kelompok teman yang mencari pengalaman unik dan mengesankan, lebih dari sekadar sekedar “nginep dan jalan-jalan”.

Kuliner dan Kreativitas Lokal Jadi Magnet

Di luar akomodasi dan resort, daya tarik utama Bandung tetap pada kekayaan kuliner dan kreativitas lokal. Menurut data resmi, kuliner mendominasi kunjungan wisatawan, sekitar 60% pengunjung datang utamanya untuk menikmati aneka makanan khas Bandung, sementara sisanya tertarik pada belanja, fashion, heritage, dan wisata lainnya.

Kombinasi unik ini; resort dengan nuansa pegunungan + atraksi + kuliner + budaya kota, membuat Bandung menjadi destinasi “paket lengkap” bagi mereka yang ingin merayakan liburan akhir tahun dengan pengalaman yang menyeluruh.

Peluang Ekonomi dan Investasi dalam Pariwisata

Dengan lonjakan kunjungan dan tingginya minat terhadap resort dan wisata tematik, peluang investasi di sektor pariwisata Bandung semakin terbuka luas. Resort yang mampu memadukan aspek alam, kreativitas, kenyamanan, dan budaya lokal, berpotensi besar menjadi destinasi unggulan baik untuk wisatawan domestik maupun luar kota.

Selain itu, keberhasilan resort seperti Chanaya menunjukkan bahwa inovasi tawaran seperti event spesial akhir tahun, atraksi tematik, paket liburan keluarga, dan kolaborasi dengan komunitas, bisa menaikkan nilai jual dan memperluas pasar.

Mengapa Akhir Tahun 2025 Bisa Jadi Momentum Emas?

  • ‌Lonjakan kunjungan wisatawan: dengan target yang hampir tercapai, periode liburan akhir tahun sangat strategis untuk mendongkrak okupansi hotel dan resort.
  • ‌Tren wisata tematik dan pengalaman: wisatawan kini mencari lebih dari sekadar destinasi; mereka mencari pengalaman, cerita, dan kenangan. Resort kreatif jadi jawaban.
  • ‌Daya tarik kuliner serta budaya Bandung: kombinasi alam, budaya, kreativitas, dan kuliner khas membuat Bandung tetap relevan dan menarik.
  • ‌Dukungan pemerintah dan pelaku pariwisata: persiapan event, promosi, dan fasilitas membuat lingkungan lebih kondusif bagi wisatawan dan investor.

Bandung dengan segala potensi alam, kreativitas, dan daya tarik budaya, benar-benar menunjukkan bahwa akhir tahun bukan sekadar liburan, tapi kesempatan besar untuk perkembangan pariwisata dan bisnis resort.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)