Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

5 Hidden Gem Makanan Manis di Pasar Cihapit, Wajib Dicoba Saat Main ke Bandung!

Zahwa Rizkiana Maulida
Ditulis oleh Zahwa Rizkiana Maulida diterbitkan Jumat 19 Des 2025, 14:12 WIB
Salah satu tempat dessert di Pasar Cihapit, yang menjadi tujuan berburu makanan manis bagi pengunjung. (Dokumentasi Penulis)

Salah satu tempat dessert di Pasar Cihapit, yang menjadi tujuan berburu makanan manis bagi pengunjung. (Dokumentasi Penulis)

Pasar Cihapit selama ini dikenal sebagai pasar tradisional yang selalu ramai sejak pagi. Namun, di balik kios-kios sayur dan pedagang harian, kawasan ini menyimpan banyak hidden gem makanan manis yang cocok bagi para pecinta dessert.

Mulai dari jajanan tradisional hingga kudapan kekinian seperti pastry dan cookies, semuanya bisa ditemukan dalam satu area sambil menikmati suasana Pasar Cihapit.

Berikut lima rekomendasi makanan manis di Pasar Cihapit yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bandung.

  1. Cerita Manis

    Kalau kamu sedang berkunjung ke Pasar Cihapit, jangan lewatkan untuk mampir ke Cerita Manis yang terkenal dengan kolak campurnya. Pengunjung bisa memilih hingga lima topping sesuai selera. Variannya cukup lengkap, mulai dari candil oren atau hijau, pisang, singkong, bubur jali, ketan hitam, bubur sumsum, kacang hijau, sagu rangi, mutiara, hingga lemu pandan.

    Kolak di Cerita Manis disajikan dalam dua ukuran, yaitu ukuran R seharga Rp18.000 dan ukuran L seharga Rp25.000. Selain kolak, kedai ini juga menyediakan menu khusus akhir pekan seperti Es Campur Medan dan Es Taiwan yang terasa lebih segar. Dengan pilihan menu yang beragam dan suasana kedai yang nyaman, Cerita Manis cocok jadi persinggahan sebelum melanjutkan eksplor Pasar Cihapit.

  2. Kedai Cung Ming

    Kedai Cung Ming menjadi salah satu tempat yang patut dicoba di Pasar Cihapit, terutama bagi kamu yang ingin mencicipi jajanan ala Asia Timur. Kedai ini menawarkan beragam pilihan bun dengan harga yang relatif ramah di kantong.

    Untuk pencinta manis, tersedia varian Bolo Bun seperti Chocolate Bolo Bun, Butter Bolo Bun, dan Kaya Butter Bolo Bun dengan kisaran harga Rp13.000–Rp18.000. Ada juga Chocolate Floss Bun yang memadukan rasa gurih dan manis, serta Milk Bun dengan tekstur lembut dan isian creamy.

    Sementara itu, bagi yang kurang menyukai rasa manis, Cung Ming menyediakan pilihan asin seperti Curry Bolo Bun dan Baso Ayam Bolo Bun. Menunya simpel, harganya terjangkau, dan pas dijadikan camilan saat berkeliling Pasar Cihapit.

  3. Butterday

    Butterday jadi salah satu tempat dessert yang bisa ditemui saat menyusuri Pasar Cihapit. Tempatnya kecil dan sederhana, dengan etalase yang menampilkan berbagai pilihan roti dan dessert. Di sini tersedia aneka roti, donat, cheesecake, hingga menu seperti ggoguma pang dan banana pudding.

    Pilihan dessert di Butterday cukup beragam dan bisa dinikmati sebagai camilan ringan atau dibawa pulang. Soal harga, Butterday tergolong terjangkau karena menu-menu yang ditawarkan dibanderol mulai dari Rp5.000, sehingga tetap aman di kantong saat jajan di pasar.

  4. Florentine

    Bagi pecinta cookies, Florentine di Pasar Cihapit bisa jadi spot yang patut didatangi. Kedai ini dikenal sebagai spesialis cookies dengan dua tipe andalan, yaitu chewy dan soft.

    Harga cookies di Florentine mulai dari Rp12.000 per buah, cukup terjangkau untuk camilan singkat saat berkeliling area pasar. Selain cookies, tersedia juga opsi add on es krim yang bisa dinikmati langsung di tempat sebelum melanjutkan eksplor ke sudut lain Pasar Cihapit.

  5. Bien Patisserie

    Bien menjadi salah satu hidden gem di kawasan Cihapit yang cukup ramah untuk dijadikan oleh-oleh. Kedai pastry ini dikenal sering cepat habis, sehingga datang lebih pagi disarankan agar tidak kehabisan.

    Harga pastry di Bien mulai dari Rp10.000. Pilihan menunya beragam, mulai dari croissant, cromboloni, madeleine, hingga danish dengan berbagai varian. Dengan harga yang terjangkau dan pilihan pastry yang lengkap, Bien cocok dijadikan oleh-oleh maupun camilan saat berkeliling Pasar Cihapit.

Pasar Cihapit bukan sekadar tempat berbelanja kebutuhan harian, tetapi juga menjadi surga kuliner lokal dan modern. Lima rekomendasi di atas bisa menjadi panduan bagi kamu yang ingin mengeksplor makanan manis di Bandung dari kedai-kedai kecil yang kerap luput dari perhatian. Cocok untuk food hunting santai di pagi atau siang hari. (*)

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Zahwa Rizkiana Maulida
Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 21 Mar 2026, 20:26

Islam Kita dan Islam Mereka: Sebuah Ilusi Pascakolonial

Menjadi muslim di Indonesia adalah bagian dari perjalanan sejarah yang panjang dan sarat kontradiksi.

Ada banyak kisah yang lazim dialami oleh para jamaah haji selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut. (Sumber: Pexels/Mutahir Jamil)
Ayo Netizen 21 Mar 2026, 18:20

Idulfitri 1447 H

Hikmah Ramadan itu menjaga dan merawat silaturahmi. Puncaknya hadir saat Idulfitri, momentum kemenangan sejati dalam menundukkan hawa nafsu, termasuk nafsu (angkara murka) untuk merasa paling benar.

Salat berjamaah di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat 20 Februari 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejarah 21 Mar 2026, 06:30

Hikayat Lebaran Seabad Lalu di Bandung, Open House Bupati untuk Pribumi dan Eropa

Laporan majalah kolonial tahun 1926 menunjukkan bagaimana masyarakat Bandung merayakan Idulfitri dengan berbagai tradisi unik.

Lebaran di kediaman Bupati Bandung 1926. (Sumber: Majalah Indie)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 19:10

Yang Gak Mudik, Yuk Wisata Bandung Dilirik

Warga Bandung yang gak mudik, yuk ramaikan wisata di Bandung! Manfaatnya menggerakkan perekonomian lokal di Bandung.

Sarae Hills destinasi wisata yang tidak hanya indah, tapi juga Instagrammable. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 17:24

Idulfitri, Syawal dan Lebaran: Jalan Pulang dan Lima Tahap Pemaafan

Idulfitri, syawal dan lebaran bukan sebatas perayaan, tetapi sejuta lapisan makna yang mengantarkan manusia pada kesadaran dan peningkatan diri.

Ilustrasi suasana Idulfitri, Syawal dan Lebaran. (Sumber: Ozgar Jan dari Pixabay)
Beranda 20 Mar 2026, 16:54

Tradisi Potong Rambut Lebaran di Kota Bandung: Antrean Panjang di Barbershop dan Lapak DPR yang Makin Sepi

Tradisi potong rambut menjelang Lebaran di Kota Bandung menunjukkan kontras yang mencolok. Barbershop dipadati pelanggan, sementara lapak cukur DPR kian sepi.

Yana Mulyana dengan ruang ala kadarnya tetap bertahan di bawah rindang pohon Jalan Malabar, Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 20 Mar 2026, 15:48

Memupuk Persaudaraan, Merawat Harmoni

Nyepi mengajarkan kita sikap memperkuat persaudaraan, persatuan, semangat toleransi, perdamaian untuk meraih kehidupan rukun, harmoni, bahagia dan sejahtera dapat terus terjaga di tengah perbedaan.

Ilustrasi perayaan Nyepi di Bali (Sumber: Freepik)
Linimasa 20 Mar 2026, 01:03

Kemacetan dan Sumber Rezeki Pedagang Oleh-oleh Nagreg

Kondisi lalu lintas di Nagreg sangat memengaruhi penjualan oleh-oleh. Saat ramai lancar pembeli meningkat, namun kemacetan justru membuat pemudik enggan berhenti.

Lalu lintas Nagreg saat mudik lebaran 2026. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 20 Mar 2026, 00:53

Beda Hari Lebaran di Indonesia, Bikin Orang Eropa Kebingungan

Jelang akhir Ramadan, satu pertanyaan hampir selalu muncul di Indonesia: Lebaran jatuh hari apa? Akar sejarahnya panjang. Sudah ada sejak zaman dulu.

Suasana pasca salat id Bandung 1926 (Sumber: Majalah Indie)
Beranda 19 Mar 2026, 21:21

Menitip Rindu pada Takbir: Cerita Perantau yang Menghadapi Lebaran dalam Sepi

Pemerintah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026. Di balik momen kemenangan itu, tersimpan kisah warga perantauan yang menjalani malam takbiran tanpa pulang kampung dan menahan rindu.

Mutiara Indah Lestari tetap tegar merayakan Lebaran di perantauan, menyimpan rindu untuk keluarganya di Padang (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 20:00

Idulfitri sebagai Komunikasi Hati

Tulisan ini membahas Idul Fitri sebagai momen memulihkan komunikasi hati di tengah kebisingan digital, menekankan pentingnya ketulusan, kehadiran, dan relasi yang lebih manusiawi.

Ribuan umat muslim melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 31 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Bandung 19 Mar 2026, 19:46

Jersey Lokal Bandung RZQ Actv Buktikan Taring, Sukses Curi Perhatian di Tengah Hiruk-Pikuk Jelang Idul Fitri

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya.

Brand jersey lokal, RZQ Actv, membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan tampil percaya diri di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 19:09

Dijajah Tanpa Penjajah: Ketika Kemerdekaan Kehilangan Makna

Kemerdekaan fisik belum menjamin kemerdekaan berpikir.

ilustrasi buku sebagai sumber ilmu. (Sumber; Pixabay)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 18:59

Mudik dan Kelanjutan Ramadan: Menguji Ketakwaan di Jalan Kehidupan

Mudik Lebaran selalu menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.

Sejumlah pemudik sepeda motor melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 13:12

Petani Menua dan Anak Muda Menjauh: Siapa yang Akan Menjaga Ketahanan Pangan Indonesia?

Indonesia dikenal sebagai negara agraris, namun mengalami krisis regenerasi petani. Mampukah program Petani Milenial menjadi solusi bagi masa depan pangan Indonesia?

Petani membajak sawah menggunakan traktor di Gedebage, Kota Bandung, Kamis 4 Januari 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al- Faritsi)
Linimasa 19 Mar 2026, 12:49

Harap Cemas Pedagang Oleh-oleh Nagreg di Tengah Rencana Pembangunan Tol Cigatas

Pedagang oleh-oleh di Nagreg mulai kehilangan pembeli sejak hadirnya jalan tol. Rencana Tol Getaci memicu kekhawatiran baru soal masa depan usaha mereka.

Penjual oleh-oleh di Nagreg. (Foto: Mildan Abdalloh)
Sejarah 19 Mar 2026, 12:49

Sejarah Kue Kering Lebaran, Sajian Idulfitri yang Berakar dari Dapur Belanda

Tradisi menyajikan kue kering saat lebaran memiliki jejak sejarah kolonial. Resep kue kecil dari Eropa yang disebut koekje berkembang di Hindia Belanda dan berubah menjadi nastar hingga kastengel.

Ilustrasi kue kering lebaran.
Ayo Netizen 19 Mar 2026, 10:59

Kakaretaan, Yuk!

Di atas rel, kita belajar soal hidup, seperti kereta, akan terus berjalan.

Calon penumpang Kereta Api Pasundan tambahan berjalan menuju gerbong di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 20:29

Kisah Kue-Kue Kering Hari Raya

Tahukah kalian, bahwa kue alias “cookies” itu berasal dari bahasa Belanda yaitu “koekje”.

Sebuah mural karya harijadi sumodidjojo yang berjudul "kehidupan batavia". (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 18 Mar 2026, 17:21

Menata Arah Pendidikan Tinggi Keagamaan di Era Serba Cepat

Pepen Supendi, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ilustrasi santri yang sedang belajar di pesantren. (Sumber: Pexels/Mufid Majnun)