Lebaran 'Fashion Show' Terbesar Setiap Tahun

3 menit baca
bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan
Sejumlah pengunjung memilih pakaian di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejumlah pengunjung memilih pakaian di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Hari raya Idulfitri atau Lebaran selalu hadir sebagai momen yang dinanti. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, umat Islam merayakan kemenangan dengan saling memaafkan, berkumpul bersama keluarga, dan berbagi sejuta kebahagiaan.

Namun di balik makna spiritual Lebaran tersebut, ada satu fenomena menarik yang selalu menyertai saat Lebaran yaitu  tradisi mengenakan baju baru. Tak heran jika saya menyebut Lebaran seperti sebuah panggung “Fashion show” terbesar  setiap tahunnya.

Jika kita memperhatikan suasana pagi saat Lebaran, pemandangan di  lapangan tempat salat Id seolah menjadi panggung raksasa peragaan busana.  Anak-anak mengenakan gamis atau baju koko baru dengan wajah ceria.  Remaja tampil modis dengan sentuhan gaya kekinian.  Para orang tua memilih busana yang anggun dan elegan. Semua tampak ingin tampil terbaik, seakan-akan sedang mengikuti ajang peragaan busana massal yang berlangsung serentak di seluruh penjuru dunia.

Tradisi memakai pakaian terbaik saat hari raya memiliki akar budaya dan religius. Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan  tampil bersih dan rapi ketika melaksanakan salat Id. Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki pada hari raya Idulfitri. Terdorong oleh anjuran itu, muncul kebiasaan membeli atau menyiapkan pakaian baru sebagai simbol kesucian dan mengawali sesuatu dengan yang baru. Pakaian baru menjadi perlambang hati yang kembali bersih setelah ditempa oleh Ramadan.

Sejumlah pengunjung memilih pakaian di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Sejumlah pengunjung memilih pakaian di Pasar Baru Trade Center, Kota Bandung, Jumat 13 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)

Khususnya di Kota Bandung, Pusat perbelanjaan, pasar tradisional,  dipadati pembeli menjelang hari raya belum lagi masa sekarang bisa  belanja melalui toko online. Fenomena ini menciptakan geliat ekonomi yang luar biasa. Industri tekstil, konveksi, dan desainnya mendapatkan momentum emas. Bahkan, koleksi busana khusus Idulfitri sering dirilis jauh hari sebelumnya, lengkap dengan tren warna dan model terbaru. Fenomena ini bukan sekadar soal penampilan, Lebaran adalah momentum kebersamaan. Banyak keluarga sengaja memilih busana dengan warna senada agar terlihat kompak saat bersilaturahmi atau berfoto bersama.

Menariknya, perkembangan media sosial semakin memperkuat kesan Lebaran sebagai panggung “fashion show”. Foto keluarga dengan busana serasi diunggah ke berbagai platform, memperlihatkan kreativitas dalam memadukan gaya tradisional dan modern. Desainer busana muslim pun berlomba-lomba menghadirkan koleksi yang tidak hanya sopan dan syar’i, tetapi juga mengikuti tren global.

Untuk Lebaran tahun 2026 ini  model Gamis dengan "Bini Orang" Jadi tren bersamaan dengan itu ada juga model gamis yang dinamakan “Mertua Series” lalu ada gamis” Menantu Idaman dan “Menantu Kebanggaan”. Gamis ini viral di media sosial karena namanya yang unik.  Gamis "Bini Orang" memiliki potongan loose fit yang tidak ketat, bersiluet melebar ke bawah, dan dilengkapi aksen susun pada bagian lengan hingga tiga tingkat.

Penampilan gamis tersebut sangat Anggun dan berkelas sehingga  banyak yang nyari-nyari, namun ada pembeli yang melontarkan candaan dengan menyebutnya gamis “Bini Orang” ,sejak itulah  muncul istilah tersebut untuk gamis yang terinspirasi dari gamisnya  Inara Rusli namun para pembeli populer dengan sebuatan “Bini Orang”.

Namun, berbeda dengan fashion show pada umumnya yang menonjolkan kompetisi dan eksklusivitas, “fashion show” saat Lebaran justru menekankan kebersamaan dan kegembiraan. Semua orang adalah modelnya, semua tempat adalah panggungnya, dan senyum tulus adalah aksesori terindahnya.

 Maka, ketika Lebaran tiba, kita bukan hanya menyaksikan parade busana terbaru Syahrini, Shimmer pada tahun-tahun sebelumnya atau Mertua Series, atau Gamis Bini Orang tahun 2026 sekarang, tetapi juga parade hati yang kembali bersih. Di situlah keindahan sejati Lebaran yaitu harmoni antara penampilan luar dan keindahan batin.

Baca Juga: Ketika Ramadhan Akan Berakhir

Di balik semaraknya busana baru, penting untuk kembali mengingat esensi Lebaran. Pakaian hanyalah simbol saja. Keindahan sejati terletak pada hati yang bersih, sikap jiwa yang saling memaafkan, serta kepedulian terhadap sesama, sehingga makna spiritual tidak tertutupi oleh gengsi atau perlombaan gaya. Lebaran bukan menjadi ajang pamer kemewahan, melainkan perayaan kemenangan jiwa.

Akhirnya, Lebaran adalah perpaduan antara spiritualitas dan ekspresi budaya. Pakaian baru memperindah suasana, tetapi kehangatan silaturahmi yang menjadikannya istimewa. Ketika takbir berkumandang dan senyum tersimpul di wajah setiap orang, “panggung” itu bukan sekadar tentang mode, tetapi adalah panggung kebersamaan. Tempat seluruh masyarakat tampil dengan versi terbaik dari diri mereka secara lahir dan batin. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:10

Bandung Menuju Kota Digital Aman

Kota yang benar-benar cerdas bukan hanya kota yang mampu mengadopsi teknologi terbaru, melainkan yang mampu melindungi warganya.

Ilustrasi layanan digital. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Biz 01 Nov 2026, 15:21

Lahan Sempit di Kota Bandung Disulap Jadi Kebun Produktif, Hasilnya untuk Warga

Sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae.

Pada Jumat, 30 Oktober 2026, sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 20:39

Stop The Wedding: Tren Perempuan yang Membagikan Cerita Traumatis Pernikahan

Apakah perempuan benar-benar takut menikah karena tidak menemukan urgensinya atau hanya takut karena tren "Stop The Wedding" yang sedang beredar di media sosial

Stop the Wedding sedang menjadi headline di media sosial yang mengangkat pengalaman buruk perempuan dalam pernikahan (Sumber: Ilustrasi Gambar AI)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 19:15

Bandung Akan Terkena Asap Pekat Karhutla

Nafsu-nafsu tidak terkendali untuk menguasai hutan bisa menyebabkan semua wilayah terkena dampak asap pekat kebakaran hutan dan lahan termasuk Kota Bandung

Penanganan karhutla. (Sumber: Kementerian Kehutanan)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 17:11

Merancang Kawasan Hunian untuk Mobilitas Berkelanjutan

Integrasi tata ruang dan transportasi dalam pengembangan kawasan hunian melalui akses berjalan kaki, bersepeda, dan angkutan umum untuk mewujudkan mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Halte bus yang berfungsi sebagai tempat pemberhentian angkutan umum di kawasan hunian. (Foto: Angga Marditama Sultan Sufanir)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 16:31

Korupsi di Negeri Bencana

Korupsi di BNPB yang dilakukan oleh oknum, merupakan perbuatan yang biadab.

SDN 1 Babakan Talang di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat hancur akibat bencana pergerakan tanah , Senin 4 Maret 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 15:17

Ketika Api Menguji Integritas

Bencana menuntut kita bergerak cepat menyelamatkan kehidupan, tetapi juga menguji integritas dalam menjaga amanah dan menyalurkan bantuan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Sumber: kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 20:24

Bdg-GoX Dibangun, Kapan Warga Bandung Menikmati Internet Murah?

Akses digital bukan hanya persoalan ketersediaan jaringan, melainkan juga keterjangkauan ekonomi.

Ilustrasi Bandung Kota Digital dengan program  Bdg-Gox (Sumber: Ilustrasi di desain dengan ChatGPT oleh Sri Maryati)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 19:47

Cangkoréh Awi Ngarambat

Ada jenis bambu yang merambat, yang dikenal, ada yang menyebutnya awi cangkoréh, ada juga yang menyebutnya awi cangkoré.

Awi ngarambat. (Foto: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 16:33

Persembahan untuk Lembang

Lembang telah jatuh ke tangan para kapitalis, memaksakan berubah wujud, memeras keindahan alamnya, meluluhlantakkan kenangan hijau yang terpatri di benak warganya.

Persembahan saya untuk Lembang, tertuang dalam beberapa karya buku. (Foto: Malia)