Bagaimana Merek Lokal Membangun Branding dalam Multi-Platform

4 menit baca
naila salsabila
Ditulis oleh naila salsabila diterbitkan
Penulis sedang menelaah kajian tentang merek lokal di Bandung.
Penulis sedang menelaah kajian tentang merek lokal di Bandung.

Implora Cosmetics resmi meluncurkan produk terbaru bernama Caffe Matte Lip Cream dengan konsep lip cream beraroma kopi dan warna coffe-inspired. Produk ini berhasil membangun identitas yang kuat secara konsistem melalui website resmi Implora Cosmetics, media sosial Instagram, dan media massa Ayupedia.com dengan menjadikan aroma khas kopi sebagai elemen utama yang membedakan produk ini dari kompetitor.

Website resmi Implora Cosmetics menuliskan karakteristik produk Caffe Matte Lip Cream yang hadir dengan formulasi khas beraroma kopi, yang terinspirasi dari kopi sebagai moodbooster dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari. Melalui penamaan shade yang mengadopsi nama-nama varian kopi, brand ini menghadirkan inovasi terbaru yang dirancang untuk menarik perhatian serta minat para pelanggan.

Akun Instagram @imploracosmetics menampilkan iklan dengan tema ”nongkrong” yang di dalamnya terdapat talent yang sedang menikmati kopi, mencerminkan bahwa Implora memiliki strategi periklanan yang tersusun secara matang dan selaras dengan konsep produk Caffe Matte Lip Cream. Pendekatan visual tersebut mempertegas keterkaitan antara identitas produk dengan gaya hidup target konsumennya, sehingga pesan yang disampaikan terasa relevan.

Caption yang digunakan turut menyebutkan bahwa produk ini menghadirkan aroma khas kopi yang dapat meningkatkan suasana hati secara instan, serta menawarkan berbagai varian shade yang terinspirasi dari cita rasa kopi favorit. Penggunaan aroma kopi sebagai elemen utama merupakan strategi yang dirancang secara cermat agar produk ini mudah diingat dan meninggalkan kesan yang kuat di benak para pelanggan.

Ayupedia.com sebagai media massa menyebutkan Implora Caffe Matte Lip Cream berhasil menarik perhatian melalui konsep yang terinspirasi dari minuman kopi, dengan menghadirkan berbagai shade bernuansa hangat dan classy dalam warna cokelat yang khas beraroma kopi. Penulis turut mencantumkan varian shade favoritnya serta memberikan penilaian terhadap daya tahan produk tersebut, yang semakin memperkuat citra positif Implora Caffe Matte Lip Cream di mata konsumen.

Penulisan pada website resmi Implora Cosmetics cenderung bersifat formal dan informatif, yang berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada konsumen mengenai karakteristik dari produk Implora Caffe Matte Lip Cream secara menyeluruh. Serta mencantumkan kandungan-kandungan yang terdapat dalam produk guna meyakinkan konsumen bahwa produk ini sangat cocok untuk digunakan sehari-hari, sekaligus mendorong perempuan untuk tampil percaya diri dan nyaman dalam beraktivitas.

Berbeda dengan website resmi, Instagram @imploracosmetics menampilkan teknik penulisan yang lebih singkat, persuasif dan menarik perhatian audiens. Penggunaan visual dalam setiap unggahan Instagram juga turut berperan dalam menarik minat konsumen, sehingga pesan komunikasi yang disampaikan menjadi lebih interaktif dan mudah diterima oleh pengguna media sosial.

Sementara itu, media massa Ayupedia.com menggunakan teknik penulisan berupa ulasan dan informasi produk yang bersifat objektif, sehingga informasi yang disampaikan terkesan lebih kredibel dan dapat dipercaya. Hal tersebut turut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Implora Caffe Matte Lip Cream, karena penilaian positif yang diberikan berasal dari pihak media massa independen di luar brand itu sendiri.

Konsistensi antara website resmi, media sosial, dan media massa menunjukkan adanya keselarasan pesan komunikasi dari ketiga platform tersebut, yakni menonjolkan aroma khas kopi sebagai daya tarik utama produk Implora Caffe Matte Lip Cream. Mencerminkan keberhasilkan strategi public relations Implora Cosmetics dalam membangun branding yang kuat, di mana aroma khas kopi berhasil ditetapkan sebagai karakteristrik utama yang melekat pada identitas produk tersebut di benak konsumen.

Meskipun terdapat perbedaan dalam teknik penulisan dari ketiga platform tersebut, keseluruhannya tetap berhasil menciptakan branding lip cream beraroma khas kopi yang kuat di kalangan khalayak umum. Dikarenakan isi pesan komunikasi yang disampaikan secara konsisten menonjolkan aroma khas kopi serta varian shade unik yang terinspirasi dari nama-nama minuman kopi, sehingga identitas produk Implora Caffe Matte Lip Cream tertanam baik dalam benak konsumen.

Strategi branding yang dilakukan oleh Implora Cosmetics melalui peluncuran lip cream beraroma kopi dapat dikatakan berhasil dalam menciptakan perhatian publik, dilihat dari banyaknya pembahasan mengenai produk tersebut pada berbagai kanal komunikasi milik Implora maupun pemberitaan di media massa. Hal ini sejalan dengan pendekatan komunikasi kontemporer yang menekankan penggunaan berbagai saluran komunikasi secara terintegrasi guna menyampaikan pesan strategis organisasi kepada publik secara efektif dan konsisten (Thompson & Browning, 2021).

Melalui konsep lip cream beraroma kopi yang unik dapat berfungsi sebagai karakteristik produk, serta memiliki kedekatan emosional dengan konsumen karena kopi sering diasosiasikan dengan moodbooster untuk aktivitas sehari-hari. Penggunaan visual dalam tema iklan ”nongkrong” memperkuat relevansi produk dengan gaya hidup target audiens, yang menunjukkan upaya perusahaan dalam membangun keterikatan emosional antara produk dan konsumen.

Sejalan dengan pendapat Abu Bakar et al. (2024), konsumen cenderung tertarik pada produk yang sesuai dengan identitas, pengalaman, dan preferensi mereka. Terutama ketika pesan disampaikan melalui pendekatan emosional, storytelling, dan elemen multimedia yang mampu meningkatkan daya tarik serta keterlibatan audiens.

Keberhasilan Implora Cosmetics dalam membangun branding Caffe Matte Lip Cream membuktikan bahwa konsistensi pesan multi platform adalah kunci utama strategi komunikasi yang efektif. Dengan menempatkan aroma kopi sebagai identitas yang hadir secara seragam di website resmi, Instagram, maupun media massa, Implora berhasil menanamkan citra produk yang kuat dan mudah diingat di benak konsumennya. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:30

Becak Cirebon: Transportasi Langka yang Masih Digunakan Sebagian Masyarakat

Transportasi umum di Kota Cirebon masih menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari ojek online, elf, angkot hingga becak.

Becak disekitaran Grage Mall Cirebon. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 10:10

Bandung Menuju Kota Digital Aman

Kota yang benar-benar cerdas bukan hanya kota yang mampu mengadopsi teknologi terbaru, melainkan yang mampu melindungi warganya.

Ilustrasi layanan digital. (Sumber: Pexels | Foto: Towfiqu barbhuiya)
Ayo Biz 01 Nov 2026, 15:21

Lahan Sempit di Kota Bandung Disulap Jadi Kebun Produktif, Hasilnya untuk Warga

Sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae.

Pada Jumat, 30 Oktober 2026, sejumlah jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia berkesempatan melihat langsung pengelolaan kebun tersebut melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 20:39

Stop The Wedding: Tren Perempuan yang Membagikan Cerita Traumatis Pernikahan

Apakah perempuan benar-benar takut menikah karena tidak menemukan urgensinya atau hanya takut karena tren "Stop The Wedding" yang sedang beredar di media sosial

Stop the Wedding sedang menjadi headline di media sosial yang mengangkat pengalaman buruk perempuan dalam pernikahan (Sumber: Ilustrasi Gambar AI)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 19:15

Bandung Akan Terkena Asap Pekat Karhutla

Nafsu-nafsu tidak terkendali untuk menguasai hutan bisa menyebabkan semua wilayah terkena dampak asap pekat kebakaran hutan dan lahan termasuk Kota Bandung

Penanganan karhutla. (Sumber: Kementerian Kehutanan)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 17:11

Merancang Kawasan Hunian untuk Mobilitas Berkelanjutan

Integrasi tata ruang dan transportasi dalam pengembangan kawasan hunian melalui akses berjalan kaki, bersepeda, dan angkutan umum untuk mewujudkan mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Halte bus yang berfungsi sebagai tempat pemberhentian angkutan umum di kawasan hunian. (Foto: Angga Marditama Sultan Sufanir)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 16:31

Korupsi di Negeri Bencana

Korupsi di BNPB yang dilakukan oleh oknum, merupakan perbuatan yang biadab.

SDN 1 Babakan Talang di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat hancur akibat bencana pergerakan tanah , Senin 4 Maret 2024. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 31 Okt 2026, 15:17

Ketika Api Menguji Integritas

Bencana menuntut kita bergerak cepat menyelamatkan kehidupan, tetapi juga menguji integritas dalam menjaga amanah dan menyalurkan bantuan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Sumber: kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 20:24

Bdg-GoX Dibangun, Kapan Warga Bandung Menikmati Internet Murah?

Akses digital bukan hanya persoalan ketersediaan jaringan, melainkan juga keterjangkauan ekonomi.

Ilustrasi Bandung Kota Digital dengan program  Bdg-Gox (Sumber: Ilustrasi di desain dengan ChatGPT oleh Sri Maryati)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 19:47

Cangkoréh Awi Ngarambat

Ada jenis bambu yang merambat, yang dikenal, ada yang menyebutnya awi cangkoréh, ada juga yang menyebutnya awi cangkoré.

Awi ngarambat. (Foto: Wikimedia Commons)
Ayo Netizen 30 Okt 2026, 16:33

Persembahan untuk Lembang

Lembang telah jatuh ke tangan para kapitalis, memaksakan berubah wujud, memeras keindahan alamnya, meluluhlantakkan kenangan hijau yang terpatri di benak warganya.

Persembahan saya untuk Lembang, tertuang dalam beberapa karya buku. (Foto: Malia)