Peran Unpad Membantu Gen Z Raih LoA Universitas Top Dunia

5 menit baca
Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan
Ilustrasi peran Unpad membantu siswa memperoleh LoA dari universitas top dunia (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Ilustrasi peran Unpad membantu siswa memperoleh LoA dari universitas top dunia (Sumber: dibuat dengan Gemini | Foto: Totok Siswantara)
Highlights

Poin Penting

Quick Read
  • Unpad memiliki strategi untuk mempersiapkan siswa dengan bimbingan khusus dan pembekalan agar berhasil mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari universitas terbaik dunia.

  • Unpad juga mempersiapkan siswa dengan bimbingan khusus dan pembekalan agar berhasil mendapatkan LoA dari universitas terbaik dunia.

Universitas Padjadjaran (Unpad) mendapat penugasan untuk mengampu Sekolah Garuda di berbagai wilayah Indonesia. Menyelenggarakan program “Peningkatan Kapasitas terkait Persiapan Dokumen Aplikasi ke Perguruan Tinggi Terbaik Dunia.

Unpad memiliki strategi untuk mempersiapkan siswa dengan bimbingan khusus dan pembekalan agar berhasil mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari universitas terbaik dunia.

Sebagai tindak lanjut Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikbud Saintek) yang telah menyelenggarakan Sekolah Garuda. Terdiri dari 12 Sekolah Garuda Transformasi, dan empat Sekolah Garuda Baru yang ditargetkan mulai beroperasi di tahun ajaran 2026/2027.

Sampai 2029, pemerintah menargetkan mengelola 80 Sekolah Garuda Transformasi dan membangun 20 Sekolah Garuda baru. Sebagian siswa Sekolah Garuda ditargetkan bisa menembus perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.

Melalui pendampingan yang terstruktur dari Unpad, siswa Sekolah Garuda memperoleh penguatan dan pengayaan dalam menyusun portofolio siswa, personal statement, membuat esai, serta berbagai dokumen pendukung yang menjadi persyaratan seleksi perguruan tinggi kelas dunia.

Unpad memiliki pengalaman dalam mengantarkan banyak siswa yang berhasil memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi terbaik dunia.

Wujudkan SDM Kelas Dunia

Saat ini adalah momentum untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) negeri ini sehingga bisa setara dengan negara maju.

SDM merupakan kunci kemajuan bangsa. Indonesia perlu cara yang lebih efektif dan cepat dalam mencetak SDM tersebut. Kesempatan studi ke luar negeri merupakan keniscayaan untuk mencetak SDM kelas dunia.

Namun demikian pengiriman studi ke luar negeri tidak semudah yang kita bayangkan. Jumlah total pengiriman mahasiswa Indonesia ke luar negeri dibanding dengan negara lain masih sedikit.

Oleh sebab itu Presiden Prabowo Subianto membuat program SMA Unggul Garuda. Program itu juga melibatkan beberapa perguruan tinggi.

Perbandingan Studi ke Luar Negeri

Perlu kita cermati data dan status perbandingan tentang pengiriman studi ke luar negeri beberapa negara merujuk pada laporan statistik terbaru UNESCO. Serta data publikasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang diperbarui hingga kondisi tahun 2025.

Menurut UNESCO jumlah mahasiswa Indonesia ke luar negeri sekitar 62.800 orang. Angka diatas mencerminkan basis data konsolidasi yang dirilis pada periode 2024–2025 untuk melihat tren mobilitas akademik global saat ini.

Dilihat dari rasio mobilitas keluar (outbound mobility ratio) dibandingkan dengan jumlah total mahasiswa di dalam negeri.Meskipun secara volume total Indonesia mengirim sekitar 62.800 mahasiswa ke luar negeri (menurut data UNESCO), angka ini sebenarnya tergolong sangat kecil (di bawah 1%) jika dibandingkan dengan total populasi mahasiswa domestik Indonesia yang menembus 9,24 juta orang.

Sebagai perbandingan global, UNESCO mencatat rata-rata state rasio mobilitas akademik global berada di angka 2 % hingga 3 %. Perbandingan Volume Global dan Regional. Jika disandingkan dengan negara-negara tetangga dan raksasa Asia, posisi pengiriman pelajar Indonesia terlihat timpang.

Sebagai contoh Tiongkok dan India, dua negara ini merupakan raksasa pengirim mahasiswa terbesar di dunia. Tiongkok mengirim lebih dari 1 juta mahasiswa, sementara India menyusul dengan lebih dari 500.000 mahasiswa ke luar negeri setiap tahunnya.

Negara tetangga Vietnam, di tingkat regional ASEAN, jauh lebih agresif dengan mengirim sekitar 100 ribu mahasiswa ke luar negeri. Padahal, total populasi penduduk Vietnam lebih kecil dibandingkan Indonesia. Dengan porsi sekitar 62.800 mahasiswa, Indonesia berada di peringkat ke-22 secara global.

Di lingkup pasar global seperti Amerika Serikat, kontribusi mahasiswa Indonesia bahkan hanya menyumbang 0,7 % dari total mahasiswa internasional di sana. Meskipun program beasiswa seperti LPDP gencar didanai, kuota gabungan beasiswa pemerintah dan swasta belum mampu mencakup proporsi besar dari jutaan mahasiswa Indonesia.

Destinasi utama mahasiswa Indonesia yang menempuh studi ke luar negeri, menurut UNESCO tujuan favorit mereka meliputi Australia, menampung porsi terbesar sekitar 23 ribu mahasiswa. Kemudian Malaysia, merupakan pilihan utama regional karena kedekatan budaya dan biaya terjangkau. Amerika Serikat menampung lebih dari 8.000 pelajar Indonesia. Dan sisanya tersebar ke negara lain seperti Jepang, Inggris, Jerman, dan Mesir.

Strategi Meraih Letter of Acceptance

Sejak program Sekolah Garuda dimulai, Unpad langsung terlibat aktif. Lewat kerjasama dengan pihak perguruan tinggi yang berperan sebagai pelaksana program pengayaan dan pendampingan.

Unpad mempersiapkan siswa dengan bimbingan khusus dan pembekalan agar berhasil mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari universitas terbaik dunia.

Melalui pendampingan yang terstruktur, peserta memperoleh penguatan dalam menyusun portofolio siswa, personal statement, membuat esai, serta berbagai dokumen pendukung yang menjadi persyaratan seleksi perguruan tinggi internasional.

Strategi dan langkah di atas antara lain :

1. Melakukan konsultasi rencana studi ke luar negeri. Termasuk sesi pemetaan individu siswa.

2. Melakukan pemetaan negara tujuan studi. Melakukan analisis berdasarkan kualitas pendidikan, budaya, dan relevansi bidang dengan kebutuhan.

3. Membantu pemilihan program studi dan universitas. Membantu mengusahakan rekomendasi universitas luar negeri.

4. Membantu proses persiapan akademik. Utamanya penguatan kemampuan riset, metodologi, dan pemahaman sistem pendidikan di negara tujuan.

5. Membantu persiapan kemampuan bahasa asing. Dengan kelas intensif IELTS, TOEFL, DELF, dan bahasa lainnya sesuai syarat universitas tujuan.

6. Membantu pembuatan dokumen aplikasi. Membantu pembuatan CV, motivation letter, essay, dan kelengkapan administrasi lainnya. Perlu dicatat penulisan esai merupakan kunci utama untuk lulus seleksi administrasi karena berkaitan dengan portofolio diri atau personal branding.

7. Mengarahkan proses pendaftaran Universitas. Dari pengisian formulir, komunikasi dengan kampus, hingga follow-up hasil seleksi. Tim Unpad juga membantu proses submission aplikasi ke universitas tujuan, termasuk komunikasi dengan admission office hingga hasil seleksi keluar.

8. Penerimaan Letter of Acceptance ( LoA). Ini merupakan tahap yang amat penting. Unpad membantu memastikan peserta menerima Letter of Acceptance dari universitas luar negeri. Ini adalah bukti resmi penerimaan dan menjadi syarat utama untuk pengurusan visa studi.

Momen paling ditunggu adalah saat siswa menerima LoA. Dokumen resmi dari universitas ini menandakan bahwa peserta telah resmi diterima. Tim akan memandu proses verifikasi LoA, memenuhi persyaratan conditional, hingga menggunakannya sebagai dasar pengajuan visa pelajar. Dengan adanya LoA, institusi pengirim pun memiliki kepastian bahwa program yang direncanakan berjalan sesuai target. (TS)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Totok Siswantara
Penulis lepas, pemulia tanaman, lulusan Program Profesi Insinyur

Berita Terkait

News Update

Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 19:02

Pendidikan Empati dalam Isu Sosial

urgensinya pendidikan empati diajarkan. Bukan hanya mencari jalan keviralan. Demi meningkatkan kuantitas konten tanpa memfilter isinya.

Ilustrasi anak sekolah di ladang sawah. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 17:03

Stadion Persib Kelas Dunia Kapan ?

Persib Bandung bermain di stadion kelas Piala Dunia saat Asian LC 2 melawan FC Seoul Korea Selatan medio September 2026

Kondisi rumput liar tak terawat di luar Stadion GBLA yang sempat disorot pada 2019 lalu. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 15:29

Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya

Mengupas potensi bahaya gunung berapi, sesar aktif di Bandung Raya dan langkah mitigasi demi keselamatan warga. Simak informasi artikel Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya.

Poster Riset - Kesiapan Obyek Wisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Terhadap Bencana (Sumber: issuu.com/anggasafik/docs/poster_riset_tangkuban_perahu | Foto: Angga Safik Ul Ridwa)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 13:45

Penyiar Legendaris dan Perjalanan RRI di Era 1970-an Hingga Masa Kini

Terkadang wajah penyiar tidak pernah dilihat, tapi suaranya bisa menjadi kenangan dalam sejarah. Sambas, Hasan Azhari Oramahi, Poppy Tiendas, dll adalah nama legendaris penyiar RRI dengan suara emas.

Gedung Kantor RRI Bandung. (Sumber: RRI | Foto: R.Erlan W.K)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 10:32

Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?

Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.

Gedung bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 08:11

Kebakaran Cihanja Punclut dan Pentingnya Penanganan Lingkungan Berkelanjutan

Catatan Lukman Nurhakim tentang material mudah terbakar di bawah timbunan, dampak asap terhadap warga, dan pentingnya penanganan pascakebakaran membuka pertanyaan yang lebih luas.

Kebakaran lahan di Cihanja-Punclut Kawasan Bandung Utara. (Foto: Dokumen Lukman Nurhakim)
Ayo Biz 15 Sep 2026, 20:08

Dari Lereng Arjuno ke Peta Jalan Net Zero: Jejak United Tractors Merawat Industri Berkelanjutan

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan.

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 19:51

200 Ikon Bandung #5: Pemandian Tjihampelas, Kolam Renang Pertama di Indonesia

Pemandian Tjihampelas menyimpan sejarah panjang olahraga renang di Indonesia sebelum bangunannya hilang dan berganti menjadi kawasan hunian modern.

Pemandian Tjihampelas pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 17:12

200 Ikon Bandung #4: Saritem

Sekarang, kawasan lokaslisasi Saritem telah tiada, bahkan telah digantikan dengan keberadaan sebuah pesantren yang cukup besar.

Sebuah roman Sunda karya Aan Merdeka Permana yang berjudul "Saritem". (Sumber: Istimewa)
Seni Budaya 15 Sep 2026, 16:00

Hikayat Wayang Tavip, Inovasi Wayang dari Sampah Plastik

Wayang Tavip lahir dari plastik bekas. Karya seni ciptaan Muhammad Tavip ini terus berkembang dari bentuk 2D hingga 3D.

Wayang Tavip menjadi inovasi dalam seni pewayangan dengan bentuk karakter yang khas dan unik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 15:17

Menjaga Wajah Kota: Sinergi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung

Mereka tidak sekadar ditertibkan, melainkan langsung dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili.

Ilustrasi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung. (Sumber: dibuat dengan chatgpt.com | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 13:25

Seandainya Saya Jadi Presiden - Bagian 2

Negara bukanlah panggung pertunjukan, tetapi seandainya saya jadi presiden, saya ingin ada yang membaca puisi kenegaraan saat pelantikan. Negara akan maju jika semua warga diwajibkan membaca buku.

Bendera Republik Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Firman Marek_Brew)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 11:41

Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital

Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.

Ilustrasi Pilkades. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 09:56

Obituari untuk Kanaya Whu

Ada suara yang justru menemukan kehidupan keduanya setelah kematian. Kanaya Whu salah satunya. Kematian selalu memiliki cara yang aneh untuk menjadi kenangan. Ada sebuah puisi elegi dalam obituari ini

Kanaya Whu. (Sumber: Instagram | Foto: Kanaya Whu)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)