Bikin Bisnis UMKM Berkelanjutan dengan Inovasi Model Operasional

6 menit baca
Alifia dwi fadilla
Ditulis oleh Alifia dwi fadilla diterbitkan
Kemajuan era digitalisasi membawa perubahan cukup besar terkait operasi Bisnis UMKM dan interaksinya dengan pelanggan. (Sumber: Pexels/Ivan Samkov)
Kemajuan era digitalisasi membawa perubahan cukup besar terkait operasi Bisnis UMKM dan interaksinya dengan pelanggan. (Sumber: Pexels/Ivan Samkov)

Kemajuan era digitalisasi tentunya membawa perubahan yang cukup besar terkait operasi perusahaan dan interaksinya dengan pelanggan. Menurut McKinsey & Company dalam Asrul et al., (2025), tidak sedikit perusahaan besar yang memanfaatkan teknologi dengan tujuan supaya efisiensi meningkat, jangkauan pasar yang semakin luas, serta terciptanya nilai tambah bagi para pelanggan.

Namun, tidak sedikit pula Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menganggap bahwa digitalisasi merupakan suatu tantangan yang besar. Masih banyak UMKM yang merasa sulit dalam melakukan akses teknologi terbaru bahkan kurang mempunyai kapasitas untuk memanfaatkan hal tersebut secara optimal.

Selain memberikan efisiensi pada operasional, digitalisasi bahkan memberikan peluang yang cukup besar dalam tercapainya bisnis yang berkelanjutan seperti mendukung daya saing dalam waktu jangka panjang(Saputri et al., 2024).

Saat ini, transformasi digital memberikan peluang yang cukup besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Namun, juga memberikan berbagai tantangan yang perlu diminimalisir. Dalam menghadapi tantangan tersebut, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat melakukan inovasi dalam model operasional mereka dengan berbasis digital dengan tujuan menjamin keberlanjutan bisnis mereka di tengah ketatnya persaingan pasar yang terjadi.

Oleh karena itu, pentingnya melakukan inovasi dalam model operasional yang berbasis pada teknologi supaya keberlanjutan bisnis dan strateginya dapat dicapai, serta memberikan peluang dan hal-hal yang dapat mengatasi berbagai tantangan yang nantinya dihadapi oleh UMKM ketika menggunakan digitalisasi.

Baca Juga: Komunikasi Krisis Ekonomi Global

Transformasi Digital dan Dampaknya pada Model Operasional Bisnis

Transformasi digital merupakan kegiatan dalam melakukan perubahan yang besar berupa langkah perusahaan dalam menggunakan teknologi dengan tujuan mendigitalisasi hampir seluruh aspek operasionalnya seperti manajemen sumber daya, mengelola data, bahkan berinteraksi dengan pelanggan. Transformasi digital bukan pilihan, melainkan keharusan dalam mempertahankan daya daya saing dan relevansi di pasar global (Harto et al., 2023).

Teknologi berupa cloud computing, big data, dan Internet of Things (IoT) berperan penting dalam operasional agar meningkat secara efisien sehingga perusahaan dapat cepat beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi. Pada perusahaan besar, digitalisasi memberikan keuntungan seperti biaya operasional yang berkurang, produktivitas yang meningkat, bahkan mampu mempersonalisasi produk atau layanan yang diberikan.

Sedangkan pada UMKM, transformasi memberikan beberapa tantangan karena tidak sedikit UMKM yang belum mempunyai infrastruktur teknologi yang mumpuni, bahkan sulit dalam akses perangkat keras maupun lunak canggih dalam akses digitalisasi. Di samping itu, digitalisasi menciptakan peluang besar untuk UMKM agar berkembang, pasar yang semakin luas, serta daya saing yang meningkat.

Salah satunya dengan platform e-commerce yang membuat UMKM dapat menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah tanpa adanya batasan geografis. Teknologi juga membantu UMKM dalam kinerja operasional mereka secara real-time dan mengevaluasi dengan cepat, serta lebih hemat karena teknologi yang digunakan lebih efisien.

Baca Juga: Ayo, Tingkatkan Kompetensi Pekerja Transportasi!

Inovasi Model Operasional untuk Keberlanjutan Bisnis

Kemajuan era digitalisasi membawa perubahan cukup besar terkait operasi Bisnis UMKM dan interaksinya dengan pelanggan. (Sumber: Pexels/Ivan Samkov)
Kemajuan era digitalisasi membawa perubahan cukup besar terkait operasi Bisnis UMKM dan interaksinya dengan pelanggan. (Sumber: Pexels/Ivan Samkov)

Model operasional yang berkelanjutan merupakan model yang mempertimbangkan efek jangka panjang dari kegiatan operasional. Dampak tersebut berupa dampak lingkungan, sosial, ekonomi, serta masyarakat karena keberlanjutan bisnis tidak hanya pada profit finansial saja. Pada digitalisasi, pentingnya melakukan inovasi pada model operasional berdasarkan digital. UMKM dapat menghemat sumber daya dan energi agar lebih efisien, serta mengevaluasi dan melakukan perbaikan dalam proses produksinya secara berkelanjutan.

Salah satu contoh penerapan model ini yaitu digunakannya IoT dan big data dalam rangka agar proses kerja optimal dan layanan yang lebih baik terhadap konsumen (Asrul et al., 2025). Selain itu, juga digunakan untuk pemantauan dan pengoptimalan konsumsi energi pada proses produksi. Contohnya seperti perusahaan yang memantau konsumsi energi secara real time dan melakukan penyesuaian proses produksi agar lebih hemat energi. Penggunaan sumber daya yang optimal dan pengurangan limbah akan membuat nilai tambah UMKM meningkat bagi pelanggan dan tercapainya tujuan keberlanjutan.

Digitalisasi dalam model operasional juga membuat responsivitas dan transparansi perusahaan terhadap kebutuhan pelanggan dan perubahan pasar semakin meningkat. Analitik data berbasis cloud contohnya, dapat membuat UMKM mendapat banyak wawasan terkait perilaku konsumen dan menyesuaikan dengan produk/layanan yang mereka tawarkan. Hal tersebut membuat digitalisasi berkontribusi terhadap UMKM supaya menjadi lebih adaptif terhadap kecepatan perubahan, baik dalam perubahan luasnya lingkungan bisnis maupun dalam preferensi konsumen. Isu keberlanjutan di masyarakat dan lingkungan melalui inovasi operasional secara global pun dapat diatasi (Triatmojo et al., 2025).

Baca Juga: Kilas Balik, Cerita Saya Aktif Menulis di Ayobandung

Tantangan yang Dihadapi UMKM dalam Mengadopsi Digitalisasi

Di samping peluang yang diberikan, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh UMKM berupa akses terhadap teknologi yang terbatas serta tingkat literasi digital yang masih rendah. Tidak sedikit UMKM di Indonesia yang belum mempunyai akses pada perangkat keras maupun lunak terbaru yang dibutuhkan dalam menerapkan teknologi digital.

Selain itu, tidak sedikit pengusaha UMKM yang tidak mempunyai pengetahuan terkait penggunaan teknologi digital supaya operasional meningkat.

Tantangan lainnya dalam penggunaan teknologi digital yaitu adanya penolakan terhadap perubahan. Tidak sedikit UMKM yang menolak merubah cara kerjanya dan tetap mempertahankan operasionalnya dengan cara tradisional. Bagi UMKM yang kecil dan tidak mempunyai struktur organisasi kompleks, budaya organisasi yang berubah dapat menjadi tantangan.

Oleh karena itu, perlunya pendekatan dalam pengelolaan perubahan seperti melakukan pelatihan karyawan, budaya inovasi yang diperkuat, serta kemampuan manajerial yang ditingkatkan dalam mengadopsi teknologi digital. Penerapan teknologi dan prosedur baru tersebut dapat meningkatkan operasi bisnis mereka (Sari dalam Rochmawati et al., 2023).

Baca Juga: Kini 10 Netizen Terpilih Dapat Total Hadiah Rp1,5 Juta dari Ayobandung.id setiap Bulan

Peluang bagi UMKM untuk Mengadopsi Teknologi Digital

Dibalik berbagai tantangan tentunya terdapat peluang yang dapat UMKM optimalkan dalam proses digitalisasinya seperti adopsi platform e-commerce dengan tujuan jangkauan pasar yang diharapkan dapat meluas karena UMKM dapat menjual produk mereka di pasar global, tidak hanya di pasar lokal.

Selain itu, teknologi digital juga mendukung UMKM supaya rantai pasokan meningkat, manajemen inventaris yang semakin membaik, pemborosan yang dikurangi, serta biaya yang semakin efisien. Hal tersebut tentunya mengurangi biaya operasional dan kualitas layanan yang meningkat (Asrul et al., 2025).

UMKM juga dapat melakukan kemitraan dengan startup teknologi lokal dengan tujuan memperoleh solusi inovatif sesuai dengan kebutuhan dan kemudahan akses oleh UMKM dibandingkan dengan teknologi dari perusahaan besar. Kemitraan ini diharapkan dapat mendukung UMKM dalam hal teknis, pelatihan, dan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan sumber daya dan tentunya efisien.

Digitalisasi pada operasional bisnis membawa perubahan yang cukup besar dan menciptakan peluang yang besar bagi UMKM untuk tercapainya efisiensi, pasar yang semakin luas, serta daya saing yang meningkat. Namun, penggunaan teknologi digital tetap menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, model operasional berbasis digital perlu dilakukan inovasi agar bisnis tetap keberlanjutan di tengah ketatnya persaingan.

Tidak hanya penerapan teknologi, tetapi juga mengelola budaya organisasi yang berubah dan kapabilitas digital di kalangan karyawan yang ditingkatkan. Kemitraan dengan startup teknologi dan pemerintahan yang mendukung tentunya dapat membantu UMKM dalam menghadapi tantangan dalam penerapan teknologi dalam model operasional berkelanjutan. Digitalisasi mendorong keberlanjutan bisnis UMKM melalui peningkatan daya saing di pasar global. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Alifia dwi fadilla
Saya adalah seorang penulis yang mencoba seluruh genre/kategori tulisan. Dengan latar belakang di bidang administrasi bisnis.

News Update

Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:45

Touring Tidak Selalu tentang Healing, tetapi Juga Ruang Sosial dan Psikologis

Touring bukan sekadar hobi berkendara atau perjalanan untuk healing. Di balik perjalanan dan biaya yang dikeluarkan, touring menjadi ruang untuk menjaga kesehatan sosial dan psikologis.

Touring bukanlah sekadar hobi berkendara yang menguras materi, melainkan ruang sosial dan psikologis. (Sumber: magnific.com | Foto: bublikhaus)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:21

Melawan Greenwashing untuk Mendorong Sikap Kritis terhadap Klaim Ramah Lingkungan

Greenwashing mengancam kepercayaan konsumen dan investor serta mengganggu alokasi modal. Transparansi, audit ESG, dan sikap kritis pasar menjadi kunci membangun bisnis berkelanjutan di masa depan.

Fenomena greenwashing didefinisikan sebagai persilangan antara kinerja lingkungan yang buruk dengan komunikasi positif yang menyesatkan. (Sumber: magnific.com)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:43

Mengenang Majalah Hai, Ikon Remaja di Era 80–90an

Mengenang Majalah Hai, teman generasi 1980-an dan 1990-an yang tak hanya menghadirkan musik, komik, dan cerita, tetapi juga memperluas wawasan serta membentuk selera dan imajinasi anak muda Indonesia.

Majalah Remaja Hai era 1980–1990-an Majalah Hai era 1980–1990-an, bacaan populer yang lekat dengan kehidupan remaja dan menjadi bagian dari kenangan sebuah generasi.
Beranda 13 Agu 2026, 10:32

Pohon di Kota Bandung Ditebang Ilegal, Tapi Anggaran Beli Lahan RTH 2026 Malah Tak Ada

Puluhan pohon di Kota Bandung ditebang liar, giliran anggaran beli lahan RTH 2026 malah nihil. Kini janji ruang hijau kota terancam cuma angan-angan di atas kertas.

Sisa pohon yang ditebang di Jalan LLRE Martadinata (Jalan Riau), Kota Bandung, Selasa 4 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:03

Pohon, Bisnis, dan Kehidupan

Saat pohon tumbang, yang jatuh bukan hanya batang, dahan, daun, justru yang ikut runtuh sederetan cerita, petuah, pamali, ingatan, hingga khazanah lokal.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 19:54

Mengapa Bahasa Merek Berubah Saat Pindah ke Instagram?

Membahas bagaimana satu merek menyesuaikan gaya bahasa di website dan Instagram saat menyampaikan pesan Ramadhan, tanpa kehilangan pesan utama kepada publik.

Ilustrasi masakan. (Sumber: Pexels | Foto: Airlangga Jati)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 17:20

Aku, ‘Preman Pensiun’, dan Terminal Cicaheum

Mengajak pembaca menyusuri kenangan personal di Terminal Cicaheum, dari masa kecil hingga era Preman Pensiun.

Suasana Terminal Cicaheum pada pagi hari, Kota Bandung, Rabu 24 Juli 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 15:24

Merawat Hutan, Menjaga Warisan Peradaban di Jawa Barat

Kondisi hutan di Jawa Barat saat ini berada dalam status darurat atau sinyal lampu merah yang berakibat dari kerusakan dan penyusutan tutupan hutan yang masif.

Sejumlah pengunjung berfoto di Jembatan Gantung Curug Koleang, Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda, Bandung, Sabtu (9/2/2019). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 13:38

Cuaca Ekstrem Kota Bandung Akan Menimbulkan Kerawanan Bahaya Kebakaran

Cuaca ekstrem acapkali menjadi peringatan alam, bukan hanya sekadar perubahan musim tetapi peningkatan suhu mengakibatkan kekeringan yang memiliki potensi besar untuk terjadinya kerawanan kebakaran

Sawah mengalami kekeringan di musim Kemarau. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 11:24

Defisit Rp300 Miliar, Siapa yang Gagal Mengelola Bandung?

Defisit Rp300 miliar itu tentu saja merupakan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar kekurangan duit kas.

Balai Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Humas Setda Kota Bandung  via ayobandung.com)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 08:18

Merdeka dalam Berpikir, Merdeka dalam Bertindak

Makna kemerdekaan di era digital tercermin dari kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, menyaring informasi, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Ilustrasi orang Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Heru Dharma)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 20:01

Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci.

Ilustrasi iklan.
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 18:10

Menulis sebagai Cara Membangun Pengetahuan

Sebuah refleksi tentang menulis yang tidak berhenti pada keterampilan menyusun kata dan kalimat, tetapi melihat menulis sebagai bagian dari proses membangun pengetahuan dan membentuk cara berpikir.

Ilustrasi mengetik artikel dengan laptop. (Sumber: Unsplash | Foto: Sergey Zolkin)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 17:02

Indonesia Raya Tercipta di Bandung

Gagasan menciptakan lagu kebangsaan muncul setelah W.R. Soepratman membaca tantangan di majalah Timboel pada 1924.

Ilustrasi Wage Rudolf Soepratman. (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 11 Agu 2026, 16:53

Bandung Makin Panas di Siang dan Makin Dingin di Malam, Ada Apa dengan Suhu Kota?

Suhu Kota Bandung menunjukkan perubahan menarik. Siang makin panas dan malam tetap dingin. Pohon serta ruang hijau punya peran pent

Kota Bandung tampak seperti cekungan dengan dominasi kawasan pemukiman serta industri. Sementara bagian hijau sudah sangat kurang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 16:08

Penyiaran Proklamasi Kemerdekaan di Bandung

Berita mengenai proklamasi kemerdekaan dengan cepat menyebar dan meluas dalam masyarakat Kota Bandung.

Jawa hokokai pada 1944. (Sumber: Polri.go.id)
Wisata & Kuliner 11 Agu 2026, 15:39

Panduan Wisata Telaga Biru Cicerem, Danau Jernih di Kaki Gunung Ciremai

Jelajahi Telaga Biru Cicerem, telaga alami dengan air biru kehijauan yang jernih, ikan warna-warni, dan panorama kaki Gunung Ciremai.

Telaga Biru Cicerem. (Sumber: Instagram @telagabiruciceremofficial)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 15:17

Dilema PKL: Tertib atau Mati Pelan-pelan

Data menunjukkan bahwa sektor informal, seperti PKL, masih menjadi tulang punggung tenaga kerja di Indonesia.

Petugas Satpol PP Kota Bandung menggunakan alat berat merobohkan bangunan liar dan lapak PKL di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 13:48

Berjumpa dengan Bari Lukman, Pengibar Merah Putih Pertama di Bandung

Yang menarik, perjumpaan dengan Bari Lukman tidak diawali oleh pencarian seorang tokoh sejarah.

Bari Lukman (memegang bolpoin) bersama rekan-rekan wartawan di Bandung. (Sumber: Dokumentasi  Kin Sanubary)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 12:27

Jejak Memori Rijsttafel: Simfoni Akulturasi dan Potret Budaya Kolonial di Nusantara

Sebagai warisan budaya, Rijsttafel mengajak kita untuk melakukan penelusuran terhadap sebuah tradisi adiboga yang tumbuh di tengah ketegangan kolonialisme.

Momen rijsttafel pada tahun 1880-an. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Jhr. Josias Cornelis Rappard)