Ayo, Tingkatkan Kompetensi Pekerja Transportasi!

5 menit baca
Totok Siswantara
Ditulis oleh Totok Siswantara diterbitkan
Diskusi bersama Sofwan Dedy Ardyanto, anggota Komisi V DPR (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Diskusi bersama Sofwan Dedy Ardyanto, anggota Komisi V DPR (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)

Jalan raya masih menjadi mesin pembunuh dan penyebab cacat tubuh akibat kecelakaan  lalu lintas. Budaya keselamatan di jalan raya masih memprihatinkan. Perlu meningkatkan Kompetensi pekerja transportasi untuk mengatasi darurat keselamatan angkutan Jalan.

Proses revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang kini sedang dikerjakan oleh Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hendaknya menekankan pentingnya kompetensi pekerja transportasi.

Penulis sebagai aktivis serikat pekerja merasa berkepentingan untuk memberi masukan dalam proses revisi tersebut dengan melakukan diskusi dengan Sofwan Dedy Ardyanto (SDA), anggota DPR Komisi V dan anggota Badan Legislasi (Baleg) yang kini sedang getol menghimpun aspirasi masyarakat demi menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan jalan, dengan upaya yang dilakukan melalui berbagai program dan kebijakan.

Menurut SDA, perubahan UU LLAJ mesti bisa menjadi solusi darurat keselamatan jalan. Solusi yang mendasar perlu proses pendidikan atau pelatihan yang efektif terhadap pekerja transportasi, khususnya pengemudi angkutan barang dan penumpang. Mengemudi merupakan pekerjaan yang memiliki resiko yang besar, karenanya membutuhkan kompetensi berlalu lintas. Kompetensi merupakan perwujudan dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dimiliki oleh seseorang dalam pekerjaan tertentu.

Kompetensi pengemudi meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam mengoperasikan kendaraan di jalan raya. Pengemudi merupakan orang yang mengoperasikan kendaraan bermotor di jalan yang telah memiliki surat izin mengemudi/SIM (UU LLAJ No 22, 2009). Pengemudi menjadi pelaku utama dalam kecelakaan lalu lintas di jalan.

Menurut International Labor Organization (ILO), 2015, kompetensi merupakan kemampuan untuk melakukan tugas dan tugas tertentu sesuai standar kinerja yang diharapkan di tempat kerja, menerapkan semua keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang relevan secara konsisten dari waktu ke waktu dalam situasi tempat kerja yang dibutuhkan.

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengusulkan agar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ditetapkan sebagai koordinator dalam implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Komisi V DPR sedang menyusun draf Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUU LLAJ). Untuk menjaring masukan, Komisi V mengundang berbagai kalangan, termasuk kepada pihak manajemen platform transportasi daring dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU),” kata SDA kepada penulis.

Menurut SDA revisi ketiga UU LLAJ arahnya membenahi berbagai aturan dan mengadopsi perkembangan yang ada di masyarakat.  Salah satu permasalahan yang perlu dicarikan solusi adalah belum adanya dasar hukum setingkat undang-undang untuk transportasi berbasis online.

Baca Juga: Kini 10 Netizen Terpilih Dapat Total Hadiah Rp1,5 Juta dari Ayobandung.id setiap Bulan

SDA sependapat dengan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) yang menilai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) secara umum cenderung menyalahkan pekerja transportasi pengemudi pada peristiwa kecelakaan. Atas dasar itu, perlu revisi UU LLAJ agar lebih adil dan proporsional dalam melihat masalah keselamatan di jalan raya.

Ada pihak lain yang mesti ikut bertanggung jawab secara hukum, yang layak diperhatikan dalam konteks kecelakaan itu adalah peran operator dan KIR yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Selain itu, pengawasan pemerintah terhadap operasional armada angkutan jalan raya mesti terus berkelanjutan, jangan hanya pada saat libur hari raya keagamaan saja.

Pelatihan Pengemudi Bus yang diselenggarakan oleh Hino Indonesia Academy (dok hino.co.id ) (Sumber: hino.co,id | Foto: HINO)
Pelatihan Pengemudi Bus yang diselenggarakan oleh Hino Indonesia Academy (dok hino.co.id ) (Sumber: hino.co,id | Foto: HINO)

Pemerintah pusat dan daerah perlu meningkatkan kompetensi pekerja transportasi. Perlu kerjasama yang intens dengan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat melalui Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Angka kecelakaan lalu lintas khususnya untuk truk angkutan barang dari tahun ke tahun terus meningkat. Merujuk pada data Korlantas Polri, tercatat 21.463 truk terlibat kecelakaan pada tahun 2021. Jumlah ini meningkat menjadi 24.638 kasus pada tahun 2022, dan kembali naik menjadi 26.294 kejadian pada tahun 2023.

Pemerintah daerah perlu menyelenggarakan pelatihan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tambahan kepada para pengemudi angkutan barang agar mereka lebih memahami regulasi lalu lintas yang berlaku, standar keselamatan berkendara, serta teknik-teknik mengemudi yang efektif dan efisien.

Secara garis besar materi pelatihan mencakup :

  • Regulasi lalu lintas dan peraturan terkait angkutan barang;
  • Teknik mengemudi defensive dan responsif terhadap kondisi jalan;
  • Pre-trip inspection dan merencanakan perjalanan;
  • Tata cara pemuatan angkutan barang;
  • Etika dan Tanggung jawab pengemudi terhadap keselamatan diri dan orang lain di jalan.

Selain itu, dalam sesi praktik dengan simulator, para peserta juga akan diberi kesempatan untuk melakukan simulasi pengemudian dalam kondisi yang berbahaya atau menantang, seperti pada saat hujan lebat, jalan yang licin dan medan jalan yang menanjak dan menurun serta berliku. Serta pelatihan terkait dengan geografi wilayah dan kondisi jalan.

Menurut SDA, kondisi angkutan darat kini masih banyak pekerja transportasi atau awak kendaraan yang kompetensinya masih rendah. Padahal semestinya pemerintah menerapkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan secara totalitas. Antara lain diamanatkan dalam Pasal 254, Ayat (1) UU tersebut berbunyi ”Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya pendidikan dan pelatihan bagi tenaga mekanik dan pengemudi”. Namun hingga kini pasal diatas belum dijalankan dengan baik.

“Peran Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk pengemudi angkutan massal yang merupakan bukti formal bahwa seorang pengemudi telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh industri transportasi dan diakui secara nasional belum optimal. Sertifikasi ini sebenarnya menunjukkan bahwa pengemudi telah melewati proses pelatihan dan penilaian yang memastikan bahwa mereka kompeten dalam menjalankan tugasnya secara profesional, aman, dan efisien,” tutur SDA yang dirinya merupakan Lulusan Institut Teknologi Indonesia (ITI) Tangsel, Prodi PWK ( Perencanaan Wilayah dan Kota).

 SDA titip pesan kepada penulis untuk disampaikan kepada Kawan-kawan pekerja transportasi bahwa pentingnya menjaga kesehatan kerja agar tidak terjadi kondisi yang fatal saat beroperasi di jalan raya. Faktor ergonomi untuk pengemudi perlu diterapkan. Selama ini ada masalah penting yang sering luput dari perhatian, yakni adanya ketidaknyamanan bagi pengemudi bus atau truk sehingga cepat mengalami kelelahan.

Hal diatas diakibatkan oleh masalah ergonomi pada kabin pengemudi bus. Untuk itu perlu menerapkan kabin pengemudi bus yang ergonomis menurut kondisi fisik rata-rata orang Indonesia. Agar kabin pengemudi bus menjadi ergonomi sebaiknya dilakukan analisa terhadap kursi, pedal, setir, dashboard, display, panel, dan sebagainya.

Ada beberapa aspek teknis yang bisa berakibat fatal. Yakni terkait dengan standardisasi terhadap chassis, sistem kemudi, tangki bahan bakar, panel kontrol unit elektronik dan lain-lain. Yang mana komponen diatas dibuat langsung oleh Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) atau pabrikan. Disinyalir ada pihak karoseri yang melakukan perubahan berarti tanpa ada rekomendasi atau sertifikasi.  Selain itu pihak karoseri juga sering mengubah dimensi keseluruhan kendaraan tanpa mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Ketentuan Kirim Artikel ke Ayobandung.id, Total Hadiah Rp1,5 Juta per Bulan

Secara sederhana ergonomi adalah studi tentang efisiensi orang-orang di lingkungan kerja mereka. Studi ini mempertimbangkan kebutuhan fisik seseorang dan cara menyesuaikan, mengatur, atau menata lingkungan mereka untuk kondisi yang lebih baik dan lebih aman.

Ada beberapa tips agar pengemudi tetap sehat saat bertugas. Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah kuncinya. Perlu disadari bahwa otot kita membutuhkan air dan nutrisi yang tepat untuk berfungsi dan pulih. (TS)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Totok Siswantara
Penulis lepas, pemulia tanaman, lulusan Program Profesi Insinyur

News Update

Ayo Netizen 29 Sep 2026, 08:44

Yang Masuk Kelas Bukan Cuma Anak, Melainkan Rumahnya

Membongkar fenomena anak yang masuk ke gerbang sekolah dengan seribu satu masalah dan beban, serta meng-highlight cara merespon pada masalah-masalah tersebut dan menawarkan solusi yang realistis.

Sejumlah siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 19:28

Pentingnya Perlindungan Hak-Hak Sosial bagi Anak Didik

Seyogianya anak didik tidak hanya menjadi objek pertanyaan. Anak didik bukan sekadar penerima pelajaran. Mereka harus tumbuh sebagai manusia. Dan hak-hak sosial anak didik harus dilindungi.

Sejumlah siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 19:06

Kopi Tiam dari Semenanjung Malaya ke Nusantara hingga ke Kota Bandung

Jelajahi kisah kopitiam, kedai kopi legendaris yang bermigrasi dari Semenanjung Malaya ke Nusantara, hingga kini menjadi tempat nongkrong favorit dan bagian dari gaya hidup kuliner Kota Bandung.

Menu sarapan pagi di Warung Kopi Purnama: roti kukus sarikaya, telur rebus setengah matang dan kopi hitam (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 18:53

Pos Indonesia dan Perjuangan Menjemput Masa Depan

Setiap tanggal 27 September, insan pos dan telekomunikasi Indonesia memperingati Hari Bhakti Postel.

PT Pos Indonesia memasuki usia 81 tahun pada 27 September 2026. Hingga kini, layanan pos tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk hingga pelosok negeri. (Foto: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 18:14

Bagaimana jika Kencan Pertama Kita Diawali dengan Rencana Menggulingkan Rezim

Bergumul dengan romantisme di tengah negara yang carut-marut rasanya ada yang kurang. Ada mereka yang perlu kita pinjam suaranya demi kesejahteraan bersama.

Memikirkan romantisme di tengah negara yang carut-marut  rasanya seperti kita menghilangkan empati. Kecuali jika kencan pertama kita diisi dengan rencana menggulingkan rezim (Sumber: pexels)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 17:30

81 Tahun KAI: Asa KRL 2027 dan Lantai Gerbong yang Sesak

Di tengah perayaan Hari Kereta Api Nasional dan HUT ke-81, realitas yang saya dan ribuan pelaju lain hadapi setiap hari di jam kerja justru jauh dari kata nyaman.

Calon penumpang memasuki gerbong Kereta Kahuripan jurusan Kiaracondong-Blitar di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Jumat (31/5/2019). (Sumber: Ayobandung | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 15:15

Studio 512 Bandung: Apresiasi D'Renced untuk Rekaman

Suara-suara menjadi gelombang, menjadi getaran yang mengirimkan isyarat kepada otak sampai berteriak.

 (Foto: Penulis)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 12:24

Ayam Bekakak: Eksplorasi Gastronomi, Akar Historis, dan Filosofi Budaya Sunda

Dalam peta kuliner Tatar Pasundan, Ayam Bekakak (atau Bakakak Hayam) bukan sekadar sajian pemuas lapar.

Ayam Bekakak (atau Bakakak Hayam), hidangan ayam panggang utuh khas Tatar Pasundan. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: amrufm)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 11:19

Sesi Cukur Malam

Berkisah pembicaraan dua orang sobat, tukang cukur dan pelanggannya yang seorang dosen. Mereka menggosipkan mengenai kesialan-kesialan nasib karib mereka semasa SMA.

Sesi Cukur Malam. (Sumber: Chat GPT)
Ayo Netizen 28 Sep 2026, 07:40

Gunta Akhiri: Mewujudkan Rumah Besar Para Insinyur Kota Bandung

Tantangan besar ketersediaan Insinyur Profesional mesti segera diatasi

Ilustrasi Ketua PII  Cabang Bandung, Gunta Akhiri dan Ketum PII Pusat, Ilham Akbar Habibie (Sumber: dikreasi dengan chatgpt | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 19:12

Eksplorasi Gastronomi Bandung: Menyingkap Jejak Rasa, Sejarah, dan Warisan Budaya Pasundan

Memahami kuliner Bandung bukan sekadar aktivitas konsumsi, melainkan sebuah penelusuran antropologis terhadap budaya Pasundan yang menempatkan harmoni alam di atas piring saji.

Soto Bandung tampil unik dengan kuah bening kaldu sapi sebagai pembeda dari soto bersantan di daerah lain, dipadukan secara khas dengan potongan lobak. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 16:09

Jalan yang Benar di 'Google Maps' Belum Tentu Benar bagi Kendaraan Kita

Google Maps tidak berada di balik kemudi. Ia tidak tahu secara langsung apakah kendaraan tertentu membawa muatan berlebih atau apakah mesin kendaraan sedang prima.

Google Maps (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 10:36

Cuma Rp216 Bisa Keliling Bandung! Merayakan Ulang Tahun Kota Kembang Naik Bandros dan TMB

Pemerintah Kota Bandung memberikan kado spesial kepada seluruh warga dan wisatawan dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216.

Salah satu video Youtube Boby Rachma "BANDUNG TOUR ON BUS!! KELILING KOTA BANDUNG NAIK BANDROS!!".
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 10:06

Ekstrakurikuler yang Membahagiakan sebagai Resiliensi Pendidikan Berkelanjutan

Hadirnya pembelajaran ekstrakurikuler bagi murid diwujudkan dengan kegiatan yang lebih tepat dan memberi ruang bagi murid untuk mengekspresikan dirinya sesuai dengan hobi atau minat bakatnya.

Ilustrasi murid sekolah negeri. (Sumber: Pexels/Yazid N)
Ayo Netizen 27 Sep 2026, 08:26

Kamera Dulu, Peluk dan Tolong Kemudian

Fenomena masyarakat modern yang lebih mengutamakan kamera dan dokumentasi dibandingkan dengan mengutamakan empati.

Fenomena yang sering terjadi pada masyarakat modern yang menjadikan dokumentasi satu-satunya yang penting ketika terjadi sesuatu (Sumber: Generated AI)
Beranda 26 Sep 2026, 11:23

46 Kilometer Jalan yang Melintasi Kota Bandung Ini Bukan Milik Pemkot

Berdasarkan dokumen itu, sebagian besar ruas jalan nasional yang melintasi Kota Bandung tersebut membentang dari barat ke timur.

Jalan Soekarno Hatta membentang sejauh 18 kilometer dari timur ke barat di kawasan selatan Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 19:46

MJT: Program Pemerintah Jawa Barat yang Cukup Solutif untuk Mengurangi Kemacetan

Metro Jabar Trans menjadi program yang cukup bermanfaat untuk meminimalisir kemacetan juga alternatif kendaraan umum yang terjangkau bagi masyarakat

Metro Jabar Trans menjadi salah satu transportasi umum pilihan masyarakat (Sumber: Ayobandung.id)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 18:19

Menonton Film di Bioskop Legendaris Bandung Era 90-an

Jauh sebelum bioskop hadir di dalam pusat perbelanjaan dan sinepleks modern, Bandung memiliki banyak gedung bioskop yang menjadi bagian dari denyut kehidupan kota.

Penulis berdiri di seberang bekas Bioskop Dian, Jalan Dalem Kaum, tepat di seberang kawasan Alun-Alun Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 17:24

Apa yang Salah Ketika Kekerasan Dipertontonkan di Sosial Media secara Vulgar?

Tontonan pada konten media sosial kini banyak yang mempertontonkan kekerasan secara vulgar. Nilai-nilai humanistik kian tergerus. Apakah kita bisa bijak dan memikirkan dampaknya untuk masa depan?

Ilustrasi korban kekerasan. (Sumber: Pexels | Foto: Daniel Reche)
Ayo Netizen 25 Sep 2026, 16:50

Nilai Diri 'Dus Obat' dalam Perspektif Industri Farmasi

Dus obat yang sering kita sepelekan ternyata tidak sesederhana yang kita pikirkan karena perlu spesifikasi tertentu saat diproduksi.

Dus Obat. (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)