KDM dan Mas Nunu di Tahun 1990-an

5 menit baca
bram herdiana
Ditulis oleh bram herdiana diterbitkan
Tahun 1990-an dua model rambut Demi Moore dan Keanu Reeves menggila mempengaruhi kawula muda Bandung dan ada istilah KDM atau Korban Demi Moore. (Sumber: Facebook | Foto: Jadulover)
Tahun 1990-an dua model rambut Demi Moore dan Keanu Reeves menggila mempengaruhi kawula muda Bandung dan ada istilah KDM atau Korban Demi Moore. (Sumber: Facebook | Foto: Jadulover)

Awal tahun 1990-an di Kota Bandung khususnya, tren tetap bisa menyebar seperti wabah. Cukup lewat film, majalah remaja, dan sedikit TV swasta. Salah satu wabah paling heboh saat itu adalah meniru gaya rambut artis Hollywood. Di Bandung, kota yang dari dulu punya gengsi soal penampilan, dua bintang film pernah benar-benar membuat banyak anak muda rela antre ke salon atau tukang cukur. Dua film awal tahun 1990-an yaitu Ghost dan Speed, ternyata bukan cuma sukses besar di layar lebar, tapi juga sukses mengacak-acak model rambut kawula muda.

Ketika Demi Moore tampil dalam film Ghost bersama Patrick Swayze tahun 1990, publik sebenarnya bukan hanya fokus pada kisah romantis dalam adegan membuat gerabah yang legendaris itu, tetapi pada model rambut yang membikin geger kawula muda perempuan sedunia termasuk Kota Bandung. Kawula muda perempuan Bandung memang dari dulu selalu punya obsesi tampil keren. Bahkan sebelum masa media sosial, kota ini sudah terkenal sebagai kota mode dan gaya hidup. Kota Bandung sibuk dengan penampilan. Jadi ketika Demi Moore muncul dengan pixie cut, Bandung langsung menjadikannya standar bagus yang baru.

Demi Moore tampil dengan potongan rambut pendek super ikonik yang kemudian dikenal sebagai pixie cut. Pendek, rapi, sedikit bertekstur, dan terlihat berani. Pada era itu, rambut perempuan identik dengan panjang dan feminin. Tapi Demi Moore datang seperti badai. Ia membalik standar kecantikan saat itu. Perempuan tiba-tiba merasa rambut pendek ternyata bisa tetap cantik. Dan Bandung langsung bereaksi. Yang lucu, tidak semua bentuk wajah cocok dengan potongan rambut Demi Moore, sehingga sering disebut dengan KDM alias Korban Demi Moore, karena pada masa itu, tampil mirip artis Hollywood adalah simbol modernitas dan kekinian.

Empat tahun setelah Ghost meledak, muncul lagi satu film yang bikin bioskop penuh dan tukang cukur kebanjiran pelanggan Speed dan muara kehebohannya adalah aktor bernama Keanu Reeves. Film ini berjudul Speed yang menceritakan tentang penghentian pemicu bom yang dipasang pada sebuah bus dan melaju pada kecepatan maksimal dan tidak boleh turun kecepatannya.

Adegan paling ikonik dalam film Speed tahun 1994 adalah saat bus yang dikendarai Sandra Bullock melompati celah jembatan layang yang belum selesai dibangun selebar sekitar 15 meter. Kecepatan bus di atas 80 km/jam wajib dipertahankan agar bom tidak meledak. Bom akan mulai aktif begitu bus mencapai kecepatan 80 km/jam dan akan meledak ketika kecepatan bus turun di bawah angka tadi. Pemasang bom itu meminta uang tebusan yang lebih besar kali ini jumlahnya sampai puluhan miliar dan mengancam akan meledakkan bus jika ada penumpang yang diturunkan. Kemudian Keanu Reeves berlari melalui jalur lalu lintas bebas hambatan kemudian menaiki bus yang bergerak, dengan kecepatan lebih dari 80 km/jam.

Model rambut Keanu Reeves di film speed. (Sumber: Google Film)
Model rambut Keanu Reeves di film speed. (Sumber: Google Film)

Di film itu Keanu tampil sebagai polisi muda dengan wajah dingin, badan atletis, dan gaya rambut yang dianggap sangat maskulin saat itu. Potongannya dikenal sebagai layered medium cut atau sering juga disebut gaya tahun 1990-an heart throb hair. Rambutnya medium, agak panjang di atas, tapi tetap rapi. Kesan yang muncul adalah cowok cool, santai, tapi tetap macho. Gaya rambut ini menonjolkan tekstur alami dengan bagian samping yang tidak terlalu tipis, memberikan kesan tangguh dan rapi sebagai karakter polisi bernama Jack Traven. Detail rambut Keanu Reeves atau Mas Nunu di film Speed yaitu gaya pendek, rapi, dan lurus.

Di Bandung, tren rambut Keanu Reeves sangat terasa terutama dikalangan anak basket, dan cowok-cowok yang ingin terlihat kalem dan dingin. Karena pada masa itu, Keanu Reeves dianggap definisi cowok keren. Tidak banyak bicara, kalem tapi berani. Model rambut menjadi simbol identitas. Bandung Era tahun 1990-an adalah kota yang cepat meneguk habis tren.

Anak muda sekarang mungkin sulit membayangkan bagaimana sebuah gaya rambut bisa begitu berpengaruh. Tapi era 90-an memang berbeda. Belum ada influencer, tidak ada selebgram, juga belum ada filter kamera yang nampak cuma bioskop, televisi, MTV, radio dan majalah. Tapi justru karena akses hiburan terbatas, dampaknya jadi jauh lebih besar. Sekali saja ada artis yang dianggap keren, semua orang langsung fokus ke situ.

Tidak heran jika pengaruh Demi Moore dan Keanu Reeves terasa begitu kuat. Mereka bukan cuma artis film. Mereka adalah kiblat gaya hidup dan menariknya tren masa tahun 1990-an sebenarnya lebih “tulus”. Orang meniru artis karena benar-benar kagum, bukan demi konten. Hari ini orang ganti gaya rambut karena ingin FYP atau viral.

Dulu orang potong rambut seperti Keanu Reeves karena merasa gagah saat naik bis kota atau angkot sambil mendengarkan lagu dari walkman. Sekarang orang jika mengubah model rambutnya, terkadang cuma demi satu video 15 detik. Masa telah berubah, tetapi satu hal tetap sama bahwa anak muda selalu ingin terlihat berbeda, menarik, dan diakui lingkungan.

Di sepanjang Jalan Dago dan pusat perbelanjaan di kawasan Jalan Merdeka, hingga kawasan-kawasan kampus, serta di tempat-tempat nongkrong lainnya, gaya rambut menjadi bagian penting dari pergaulan. Anak muda rela menyisihkan uang jajan demi potong rambut yang dianggap kekinian pada masa itu, gaya rambut bukan sekadar urusan penampilan. Rambut adalah simbol status sosial anak muda. Kalau rambutmu mengikuti tren Hollywood, berarti kamu dianggap update, modern, dan gaul. Bandung saat itu memang seperti laboratorium mode jalanan.

Pergeseran tren model rambut sekarang sudah bergerak ke Korea Selatan sebab banyak budaya K-pop begitu mendominasi berbagai tren di Indonesia termasuk model rambut beberapa tahun belakangan ini. Meski begitu dalam sejarah tren model rambut di Kota Bandung, dua nama yaitu Demi Moore dan Keanu Reeves tetap punya tempat khusus, karena mereka pernah membuat Kota Bandung ramai hanya gara-gara potongan rambut dalam sebuah masa ketika bioskop bisa mengubah isi kepala manusia supaya mengikuti tren. (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

bram herdiana
Tentang bram herdiana
GURU SMK PARIWISATA TELKOM BANDUNG

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 14 Agu 2026, 08:34

KDM Punya 35 Juta Pemilih di Jabar, Cukupkah untuk Menuju 2029? 

Kalau memang suratan tangan menetapkan KDM maju ke pentas politik nasional di tahun 2029 dan berhasil, tentu itu akan menjadi sejarah politik nan penting.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 13 Agu 2026, 19:19

Semangat Integritas Digitalisasi Wisata Kota Bandung, Dari Transportasi Publik hingga Perlindungan Transaksi

Kota Bandung, yang secara konsisten menjadi salah satu magnet utama pariwisata nasional, kini berada di tengah transformasi penting menuju ekosistem smart tourism.

Kota Bandung, yang secara konsisten menjadi salah satu magnet utama pariwisata nasional, kini berada di tengah transformasi penting menuju ekosistem smart tourism. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 19:09

Cibeulah, Rekahan Tanah Akibat Gempa Bumi yang Menyimpan Cerita

Cibeulah berarti tanah belah dalam bahasa Sunda dan Banten. Toponim ini menyimpan jejak gempa bumi, rekahan tanah, serta pengetahuan leluhur tentang ancaman bencana dan pentingnya mitigasi.

Rumah warga yang terdampak gempabumi dengan kekuatan (M) 6,7 pada tanggal 14 Januari 2022, di Kabupaten Pandeglang, Banten. (Sumber: BNPB)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:45

Touring Tidak Selalu tentang Healing, tetapi Juga Ruang Sosial dan Psikologis

Touring bukan sekadar hobi berkendara atau perjalanan untuk healing. Di balik perjalanan dan biaya yang dikeluarkan, touring menjadi ruang untuk menjaga kesehatan sosial dan psikologis.

Touring bukanlah sekadar hobi berkendara yang menguras materi, melainkan ruang sosial dan psikologis. (Sumber: magnific.com | Foto: bublikhaus)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 12:21

Melawan Greenwashing untuk Mendorong Sikap Kritis terhadap Klaim Ramah Lingkungan

Greenwashing mengancam kepercayaan konsumen dan investor serta mengganggu alokasi modal. Transparansi, audit ESG, dan sikap kritis pasar menjadi kunci membangun bisnis berkelanjutan di masa depan.

Fenomena greenwashing didefinisikan sebagai persilangan antara kinerja lingkungan yang buruk dengan komunikasi positif yang menyesatkan. (Sumber: magnific.com)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:43

Mengenang Majalah Hai, Ikon Remaja di Era 80–90an

Mengenang Majalah Hai, teman generasi 1980-an dan 1990-an yang tak hanya menghadirkan musik, komik, dan cerita, tetapi juga memperluas wawasan serta membentuk selera dan imajinasi anak muda Indonesia.

Majalah Remaja Hai era 1980–1990-an Majalah Hai era 1980–1990-an, bacaan populer yang lekat dengan kehidupan remaja dan menjadi bagian dari kenangan sebuah generasi.
Beranda 13 Agu 2026, 10:32

Pohon di Kota Bandung Ditebang Ilegal, Tapi Anggaran Beli Lahan RTH 2026 Malah Tak Ada

Puluhan pohon di Kota Bandung ditebang liar, giliran anggaran beli lahan RTH 2026 malah nihil. Kini janji ruang hijau kota terancam cuma angan-angan di atas kertas.

Sisa pohon yang ditebang di Jalan LLRE Martadinata (Jalan Riau), Kota Bandung, Selasa 4 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 13 Agu 2026, 10:03

Pohon, Bisnis, dan Kehidupan

Saat pohon tumbang, yang jatuh bukan hanya batang, dahan, daun, justru yang ikut runtuh sederetan cerita, petuah, pamali, ingatan, hingga khazanah lokal.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) melakukan pemangkasan sejumlah pohon di ruas jalan Kota Bandung. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 19:54

Mengapa Bahasa Merek Berubah Saat Pindah ke Instagram?

Membahas bagaimana satu merek menyesuaikan gaya bahasa di website dan Instagram saat menyampaikan pesan Ramadhan, tanpa kehilangan pesan utama kepada publik.

Ilustrasi masakan. (Sumber: Pexels | Foto: Airlangga Jati)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 17:20

Aku, ‘Preman Pensiun’, dan Terminal Cicaheum

Mengajak pembaca menyusuri kenangan personal di Terminal Cicaheum, dari masa kecil hingga era Preman Pensiun.

Suasana Terminal Cicaheum pada pagi hari, Kota Bandung, Rabu 24 Juli 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Rahmat Kurniawan)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 15:24

Merawat Hutan, Menjaga Warisan Peradaban di Jawa Barat

Kondisi hutan di Jawa Barat saat ini berada dalam status darurat atau sinyal lampu merah yang berakibat dari kerusakan dan penyusutan tutupan hutan yang masif.

Sejumlah pengunjung berfoto di Jembatan Gantung Curug Koleang, Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda, Bandung, Sabtu (9/2/2019). (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 13:38

Cuaca Ekstrem Kota Bandung Akan Menimbulkan Kerawanan Bahaya Kebakaran

Cuaca ekstrem acapkali menjadi peringatan alam, bukan hanya sekadar perubahan musim tetapi peningkatan suhu mengakibatkan kekeringan yang memiliki potensi besar untuk terjadinya kerawanan kebakaran

Sawah mengalami kekeringan di musim Kemarau. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 11:24

Defisit Rp300 Miliar, Siapa yang Gagal Mengelola Bandung?

Defisit Rp300 miliar itu tentu saja merupakan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar kekurangan duit kas.

Balai Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Humas Setda Kota Bandung  via ayobandung.com)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 08:18

Merdeka dalam Berpikir, Merdeka dalam Bertindak

Makna kemerdekaan di era digital tercermin dari kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, menyaring informasi, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Ilustrasi orang Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Heru Dharma)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 20:01

Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci.

Ilustrasi iklan.
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 18:10

Menulis sebagai Cara Membangun Pengetahuan

Sebuah refleksi tentang menulis yang tidak berhenti pada keterampilan menyusun kata dan kalimat, tetapi melihat menulis sebagai bagian dari proses membangun pengetahuan dan membentuk cara berpikir.

Ilustrasi mengetik artikel dengan laptop. (Sumber: Unsplash | Foto: Sergey Zolkin)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 17:02

Indonesia Raya Tercipta di Bandung

Gagasan menciptakan lagu kebangsaan muncul setelah W.R. Soepratman membaca tantangan di majalah Timboel pada 1924.

Ilustrasi Wage Rudolf Soepratman. (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 11 Agu 2026, 16:53

Bandung Makin Panas di Siang dan Makin Dingin di Malam, Ada Apa dengan Suhu Kota?

Suhu Kota Bandung menunjukkan perubahan menarik. Siang makin panas dan malam tetap dingin. Pohon serta ruang hijau punya peran pent

Kota Bandung tampak seperti cekungan dengan dominasi kawasan pemukiman serta industri. Sementara bagian hijau sudah sangat kurang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 16:08

Penyiaran Proklamasi Kemerdekaan di Bandung

Berita mengenai proklamasi kemerdekaan dengan cepat menyebar dan meluas dalam masyarakat Kota Bandung.

Jawa hokokai pada 1944. (Sumber: Polri.go.id)
Wisata & Kuliner 11 Agu 2026, 15:39

Panduan Wisata Telaga Biru Cicerem, Danau Jernih di Kaki Gunung Ciremai

Jelajahi Telaga Biru Cicerem, telaga alami dengan air biru kehijauan yang jernih, ikan warna-warni, dan panorama kaki Gunung Ciremai.

Telaga Biru Cicerem. (Sumber: Instagram @telagabiruciceremofficial)