Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

3 menit baca
Muhammad Aufa Gathfan
Ditulis oleh Muhammad Aufa Gathfan diterbitkan
Ilustrasi iklan.
Ilustrasi iklan.

Publikasi koleksi Royal Pop oleh Swatch melalui website resmi dan Instagram menunjukkan strategi komunikasi yang saling melengkapi, di mana website berperan dalam membangun kredibilitas informasi, sementara Instagram digunakan untuk memperkuat kedekatan serta keterlibatan audiens dengan merek.   

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci. Pembahasan dilakukan berurutan dari kata kunci, teknik penulisan, lalu konsistensi gaya penulis pada dua platform, yaitu website resmi dan Instagram.   

Pada website resmi, Swatch menggunakan kata kunci yang menegaskan identitas merek, nilai kolaborasi, dan keunikan peluncuran. Kata seperti Royal Pop, Audemars Piguet, Swatch POP, dan fine watchmaking dipakai untuk membangun kesan resmi, bernilai, dan terpercaya.   

Pada Instagram, kata kunci dibuat lebih singkat, mudah diingat, dan dekat dengan kebiasaan audiens media sosial. Unggahan menonjolkan frasa seperti eight unique pocket watches, creative styling, two Swiss icons, serta tagar #RoyalPop agar pesan mudah ditangkap dan mudah disebarkan.   

Perbedaan kata kunci tersebut menunjukkan bahwa website berfungsi sebagai ruang penjelasan perusahaan, sedangkan Instagram menjadi ruang promosi yang lebih cepat dan menarik. Dengan kata lain, pesan yang sama disesuaikan dengan karakter medianya masingmasing.   

Dari sisi teknik penulisan, website memakai pola press release yang formal, runtut, dan mendahulukan informasi utama. Perusahaan menyampaikan inti kolaborasi di awal, kemudian melanjutkannya dengan keterangan pendukung yang memperkuat kredibilitas pesan.   

Teknik pada Instagram dibuat lebih persuasif dan ringkas karena perusahaan harus menarik perhatian audiens dalam waktu singkat. Kalimat yang digunakan lebih padat, bernada promosi, dan langsung mengarahkan pembaca pada kesan kreatif serta eksklusif.   

Perbedaan teknik ini memperlihatkan bahwa Swatch menyesuaikan cara penyampaian dengan tujuan media. Website digunakan untuk memberi informasi resmi, sedangkan Instagram digunakan untuk membangun ketertarikan dan kedekatan dengan publik.   

Dari sisi konsistensi, kedua platform tetap membawa pesan utama yang sama, yaitu memperkenalkan Royal Pop sebagai kolaborasi dua ikon jam tangan Swiss. Pesan inti tidak berubah, hanya gaya penyampaiannya yang dibuat berbeda sesuai kebutuhan platform.   

Website menggunakan gaya informatif dan formal, sedangkan Instagram memakai gaya yang lebih ringan, visual, dan komunikatif. Perbedaan tersebut bukan berarti tidak konsisten, tetapi menunjukkan strategi komunikasi perusahaan yang menyesuaikan audiens.  Menurut saya, konsistensi Swatch terlihat dari kesamaan arah pesan pada website dan Instagram. Perusahaan tidak hanya menampilkan produk, tetapi mengatur cara pesan disampaikan agar tetap resmi di website dan tetap menarik di media sosial.   

Struktur press release yang efektif biasanya memiliki headline, dateline, summary lead, serta menempatkan informasi penting secara piramida terbalik sehingga pembaca cepat menemukan inti berita (Ohio State University, 2020). Hal ini terlihat pada website Swatch yang menempatkan pesan utama di bagian awal sebelum rincian tambahan.   

Dalam praktik public relations digital, perusahaan perlu menggabungkan berbagai kanal komunikasi sambil tetap menjaga kesamaan pesan yang ingin disampaikan kepada publik. (Abdurrahman, 2025) menjelaskan pentingnya menjaga konsistensi pesan agar identitas dan tujuan komunikasi organisasi tetap terjaga meskipun disampaikan melalui platform yang berbeda. Karena itu, penggunaan website dan Instagram oleh Swatch dapat dipahami sebagai strategi komunikasi yang saling melengkapi dengan tetap mempertahankan pesan utama yang sama.   

Konten media sosial yang efektif perlu memperhatikan audiens, konsistensi pesan, keaslian, relevansi informasi, dan interaksi (Sutrisno dkk., 2024). Instagram Swatch sesuai dengan prinsip tersebut karena pesan dibuat ringkas, menarik, dan menggunakan tagar untuk memperkuat penyebaran.   

Dalam media relations, nilai berita menjadi pertimbangan penting ketika perusahaan menyiapkan informasi untuk publik (Hartiana, 2024). Pada publikasi Royal Pop, nilai berita ditunjukkan melalui unsur kolaborasi, kebaruan, dan cara perusahaan membangun citra merek. 

Secara keseluruhan, website dan Instagram Swatch memiliki fungsi komunikasi yang berbeda tetapi saling mendukung. Website dipakai untuk membangun kredibilitas melalui informasi resmi, sedangkan Instagram dipakai untuk memperluas jangkauan pesan dengan gaya yang lebih singkat, visual, dan persuasif.  (*)

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Muhammad Aufa Gathfan
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University

Berita Terkait

News Update

Linimasa 16 Sep 2026, 23:37

Ketika Rentatan Gempa Guncang Kertasari

Puluhan gempa tercatat di sekitar Kertasari dan Pangalengan. Warga mengaku masih trauma dengan gempa yang terjadi pada 2024.

Ilustrasi gempa Kertasari tahun 2024. (Sumber: Ayomedia | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 20:23

Filosofi Orang Kampung: Membaca Kehidupan Lewat Kisah Si Doel

Filosofi Orang Kampung mengajak kita mengenang Si Doel sekaligus memahami nilai kehidupan dan budaya yang tumbuh dari kampung.

Buku Filosofi Orang Kampung karya Harry Tjahjono, penulis serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan. (Sumber: Kin Sanubary)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 19:02

Pendidikan Empati dalam Isu Sosial

urgensinya pendidikan empati diajarkan. Bukan hanya mencari jalan keviralan. Demi meningkatkan kuantitas konten tanpa memfilter isinya.

Ilustrasi anak sekolah di ladang sawah. (Sumber: Pexels | Foto: Noel Snpr)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 17:03

Stadion Persib Kelas Dunia Kapan ?

Persib Bandung bermain di stadion kelas Piala Dunia saat Asian LC 2 melawan FC Seoul Korea Selatan medio September 2026

Kondisi rumput liar tak terawat di luar Stadion GBLA yang sempat disorot pada 2019 lalu. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 15:29

Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya

Mengupas potensi bahaya gunung berapi, sesar aktif di Bandung Raya dan langkah mitigasi demi keselamatan warga. Simak informasi artikel Mewaspadai Gunung Berapi Aktif dan Sesar Aktif di Bandung Raya.

Poster Riset - Kesiapan Obyek Wisata Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu Terhadap Bencana (Sumber: issuu.com/anggasafik/docs/poster_riset_tangkuban_perahu | Foto: Angga Safik Ul Ridwa)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 13:45

Penyiar Legendaris dan Perjalanan RRI di Era 1970-an Hingga Masa Kini

Terkadang wajah penyiar tidak pernah dilihat, tapi suaranya bisa menjadi kenangan dalam sejarah. Sambas, Hasan Azhari Oramahi, Poppy Tiendas, dll adalah nama legendaris penyiar RRI dengan suara emas.

Gedung Kantor RRI Bandung. (Sumber: RRI | Foto: R.Erlan W.K)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 10:32

Kenapa Gaji ASN Jadi Rebutan Bank?

Payroll sesungguhnya buka cuma rekening gaji. Dana yang masuk secara rutin saban bulan menciptakan aktivitas lanjutan.

Gedung bank BJB. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 16 Sep 2026, 08:11

Kebakaran Cihanja Punclut dan Pentingnya Penanganan Lingkungan Berkelanjutan

Catatan Lukman Nurhakim tentang material mudah terbakar di bawah timbunan, dampak asap terhadap warga, dan pentingnya penanganan pascakebakaran membuka pertanyaan yang lebih luas.

Kebakaran lahan di Cihanja-Punclut Kawasan Bandung Utara. (Foto: Dokumen Lukman Nurhakim)
Ayo Biz 15 Sep 2026, 20:08

Dari Lereng Arjuno ke Peta Jalan Net Zero: Jejak United Tractors Merawat Industri Berkelanjutan

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan.

UT menghubungkan pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan transisi energi dalam perjalanan menuju industri berkelanjutan. (Sumber: Ilustrasi dibuat dengan bantuan ChatGPT)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 19:51

200 Ikon Bandung #5: Pemandian Tjihampelas, Kolam Renang Pertama di Indonesia

Pemandian Tjihampelas menyimpan sejarah panjang olahraga renang di Indonesia sebelum bangunannya hilang dan berganti menjadi kawasan hunian modern.

Pemandian Tjihampelas pada masa kolonial. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 17:12

200 Ikon Bandung #4: Saritem

Sekarang, kawasan lokaslisasi Saritem telah tiada, bahkan telah digantikan dengan keberadaan sebuah pesantren yang cukup besar.

Sebuah roman Sunda karya Aan Merdeka Permana yang berjudul "Saritem". (Sumber: Istimewa)
Seni Budaya 15 Sep 2026, 16:00

Hikayat Wayang Tavip, Inovasi Wayang dari Sampah Plastik

Wayang Tavip lahir dari plastik bekas. Karya seni ciptaan Muhammad Tavip ini terus berkembang dari bentuk 2D hingga 3D.

Wayang Tavip menjadi inovasi dalam seni pewayangan dengan bentuk karakter yang khas dan unik. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 15:17

Menjaga Wajah Kota: Sinergi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung

Mereka tidak sekadar ditertibkan, melainkan langsung dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili.

Ilustrasi Penanganan PPKS dan Penataan RTH di Kota Bandung. (Sumber: dibuat dengan chatgpt.com | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 13:25

Seandainya Saya Jadi Presiden - Bagian 2

Negara bukanlah panggung pertunjukan, tetapi seandainya saya jadi presiden, saya ingin ada yang membaca puisi kenegaraan saat pelantikan. Negara akan maju jika semua warga diwajibkan membaca buku.

Bendera Republik Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Firman Marek_Brew)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 11:41

Jangan Sampai Pilkades di Jabar Menjadi Kotak Hitam Digital

Sistem pemilu yang baik bukan hanya harus mampu menghasilkan angka, tetapi juga harus memungkinkan pihak yang berwenang memeriksa bagaimana angka tersebut dihasilkan.

Ilustrasi Pilkades. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung.com)
Ayo Netizen 15 Sep 2026, 09:56

Obituari untuk Kanaya Whu

Ada suara yang justru menemukan kehidupan keduanya setelah kematian. Kanaya Whu salah satunya. Kematian selalu memiliki cara yang aneh untuk menjadi kenangan. Ada sebuah puisi elegi dalam obituari ini

Kanaya Whu. (Sumber: Instagram | Foto: Kanaya Whu)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 19:01

Stiker Radio: Ketika Kenangan Lama Kembali Mengudara

Masih dalam suasana memperingati Hari Radio Nasional pada 9 September 2026, menarik untuk menengok kembali salah satu memorabilia radio yang kerap luput dari perhatian: stiker radio.

Beragam stiker radio dari berbagai stasiun radio di seluruh Indonesia yang menjadi bagian dari koleksi penulis. (Sumber: Foto dan koleksi Kin Sanubary)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 18:24

Nestapa Dago Dairy dan Asa Kedaulatan Pakan dari Bangku SMK

Kita abai menyiapkan cetak biru pendidikan modern di hulu peternakan.

Ilustrasi Mewujudkan SMK Peternakan Jurusan Pakan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 17:05

Menggelorakan Wisata Olahraga di Kota Bandung

Wisata olahraga sebagai wisata yang mulai dijadikan model wisata yang sangat menarik dan mampu mengundang wisatawan menemukan wisata sembari berolahraga.

Bagi generasi Z, lari bukan hanya olahraga, tetapi gaya hidup yang terus berkembang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Sep 2026, 15:11

Riung Gunung Bandung, 'Bandung Kakurung ku Gunung'

Riung Gunung Bandung mengungkap pesona alam legendaris Bandung kakurung ku gunung.

Nuansa Riung Gunung Pangalengan, Wisata Bandung Murah. (Sumber: Instagram | Foto: nuansariunggunung_)