Terbanglah yang Tinggi Tanpa Menjatuhkan Orang Lain

3 menit baca
Sam Edy Yuswanto
Ditulis oleh Sam Edy Yuswanto diterbitkan
Mengapa sebagian orang berhasil menggapai cita-citanya, sementara sebagian yang lain gagal dalam mewujudkan impiannya? (Sumber: Pexels/Rakicevic Nenad)
Mengapa sebagian orang berhasil menggapai cita-citanya, sementara sebagian yang lain gagal dalam mewujudkan impiannya? (Sumber: Pexels/Rakicevic Nenad)

Setiap orang berhak untuk memiliki impian atau cita-cita setinggi-tingginya. Meski realitas yang ada, tak semua orang berhasil meraih apa yang dicita-citakan. Yang menjadi pertanyaan, mengapa sebagian orang berhasil menggapai cita-citanya, sementara sebagian yang lain gagal dalam mewujudkan impiannya?

Menurut pengamatan saya, orang yang berhasil mewujudkan cita-cita itu biasanya memiliki tekad serta mental yang sangat kuat. Dia juga tak mudah menyerah saat diterpa persoalan atau sederet kegagalan. Dia tetap berusaha bangkit dan melanjutkan impiannya, berusaha menjadikan pengalaman pahit sebagai pelajaran berharga agar dapat melangkah dengan lebih hati-hati lagi.

Maka saya tak merasa heran ketika ada orang yang awalnya kesulitan ekonomi tapi kemudian berhasil menjadi kaya-raya karena keuletannya dalam meraih apa yang dicita-citakan. 

Sementara mereka, orang-orang yang gagal meraih cita-cita, biasanya karena kurang memiliki tekad dan mental yang kuat. Niat dan apa yang dikerjakan mungkin kurang serius. Ditambah dia mudah menyerah atau cepat merasa bosan ketika sedang ditimpa persoalan. Jadi saya tidak merasa heran ketika orang-orang yang memiliki sikap seperti ini lantas gagal meraih impiannya. 

Hal terpenting yang harus dicatat sekaligus menjadi renungan bersama di sini, bahwa ketika seseorang telah berhasil meraih apa yang menjadi impian dalam hidupnya, berusahalah untuk tetap rendah hati dan tidak sombong. Bekali diri dengan attitude atau perilaku yang baik. Tanpa membekali diri dengan sifat-sifat seperti ini, rasanya mustahil dia bisa mempertahankan apa yang telah diraihnya tersebut.

Terbanglah yang tinggi tanpa perlu menjatuhkan orang lain. Ungkapan bijak ini sepertinya sangat tepat dijadikan sebagai prinsip hidup setiap orang yang ingin meraih sukses. Baik yang sudah meraih kesuksesan maupun yang masih merintis, ungkapan ini sangat tepat dijadikan sebagai pondasi agar kita selalu berhati-hati dalam berinteraksi dengan sesama. 

Saya ambil contoh, ketika kita memiliki sebuah produk untuk dijual. Berusahalah untuk mengemas produk tersebut dengan sebaik dan semenarik mungkin. Namun jangan sampai kita menjelek-jelekkan produk orang lain. Apalagi ketika memiliki tujuan untuk menghancurkan usaha orang lain dan hanya ingin usaha kita sendiri yang maju dan sukses. 

Jangan sampai kita memiliki sikap seperti itu. Karena yang merugi bukan hanya orang lain, tapi juga reputasi kita lama-lama akan menjadi buruk dan pada akhirnya kita pun akan mengalami kebangkrutan.

Ada penjelasan menarik yang pernah saya baca di laman islamic-center.or.id (11/5/2024) ahwa untuk memperoleh kejayaan, janganlah kita menjatuhkan orang lain. Demi maju ke depan, janganlah kita menindas orang lain. Demi mencapai kejayaan, janganlah kita mencitrakan buruk orang lain dan membuka aibnya.

Jangan kita mencari-cari kesalahan orang lain semata-mata untuk mencapai kepuasan kita sendiri. Jika ingin naik janganlah sampai menjatuhkan orang lain. Dan jika ingin maju jangan sampai menyingkirkan orang lain (islamic-center.or.id, 22/5/2024).

Bekal Beribadah

Demi mencapai kejayaan, janganlah kita mencitrakan buruk orang lain dan membuka aibnya. (Sumber: Pexels/jule)
Demi mencapai kejayaan, janganlah kita mencitrakan buruk orang lain dan membuka aibnya. (Sumber: Pexels/jule)

Jangan lupa, niatkan setiap apa yang menjadi impian hidup kita, sebagai bekal untuk beribadah. Bukankah tujuan manusia diciptakan ke dunia ini adalah untuk beribadah?

Perihal ibadah, secara umum kita mengenal ibadah yang langsung tertuju kepada Allah (hablum minallah) dan ibadah yang berkaitan erat dengan sesama manusia (hablum minannaas). 

Ibadah yang berhubungan langsung dengan Allah misalnya menunaikan shalat lima waktu. Sementara ibadah yang berhubungan dengan sesama manusia misalnya menjaga hubungan baik, jangan sampai kita gemar menyakiti dan memusuhi orang lain. 

Bagi umat Islam, kedua jenis ibadah ini harus diupayakan berjalan beriringan. Rasanya tidak mungkin kita bisa meraih kebahagiaan dan ketenangan hidup ketika hanya fokus beribadah pada Allah saja, sementara hubungan kita dengan sesama manusia itu tidak baik-baik saja bahkan sangat buruk. 

Demikian juga, bagaimana bisa kita meraih ketenangan dan kebahagiaan yang sejati bila kita merasa enggan untuk melaksanakan shalat lima waktu, meski hubungan kita dengan sesama manusia itu baik-baik saja?

Mudah-mudahan tulisan singkat ini dapat menjadi renungan yang bermanfaat bagi kita bersama. Wallahu a'lam bish-shawaab. (*)

Jangan Lewatkan Podcast Terbaru AyoTalk:

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 14 Okt 2026, 14:52

Momentum Memerdekakan Guru

Menjadi anomali bahwa profesi guru mendapatkan tuntutan, tetapi dalam kehidupannya masih di bawah dari harapan.

Ilustrasi guru dan siswa di ruang kelas sekolah. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 13:49

Proyeksi JPO UIN Bandung: Realisasi atau Ilusi?

Sebuah kritik dan saran kepada birokrasi UIN Bandung terkait usulan pengadaan JPO di depan gerbang kampus yang berhadapan langsung dengan Jalan A.H. Nasution.

Lanskap Jalan A.H Nasution di jam aktifitas. (Sumber: Dipotret dengan ponsel pribadi. | Foto: Rifki Ahmad Ma'ruf)
Sejarah 14 Okt 2026, 11:58

Jejak LASWI Maung Bikang Asal Bandung

Di Bandung pernah ada satu pasukan perempuan yang terjun dalam medan perang di garis depan. Pasukan ini bernama LASWI

Patung LASWI di Kebonjukut, Kota Bandung (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 11:12

Sunyi yang Tidak Selalu Puitik

Refleksi peringatan hari kesehatan mental di lingkungan pendidikan di Indonesia.

Kesehatan Mental Remaja (Sumber: GeminiAI)
Ayo Biz 14 Okt 2026, 10:41

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi

PLN Nusantara Power UP Cirata memperkuat infrastruktur jalan demi mendukung kelancaran mobilisasi dan keselamatan masyarakat sekitar.

PLN Nusantara Power UP Cirata Perkuat Kepedulian terhadap Akses Jalan di Sekitar Wilayah Operasi
Beranda 14 Okt 2026, 09:38

Data Center AI Jatiluhur Butuh 33 Juta Liter Air per Hari, Walhi Soroti Hak Warga dan Petani

Selain kebutuhan air yang besar, WALHI Jabar menyoroti transparansi dokumen lingkungan, potensi dampak terhadap pertanian, serta kebutuhan energi untuk operasional pusat data.

Pemandangan Waduk Jatiluhur pada 10 Oktober 2023. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 09:04

Persib Sudah Juara, Mengapa Fasilitas Pemain Perlu Disoal?

Thom Haye melayangkan kritikan terhadap fasilitas pemulihan yang disediakan Persib Bandung. Kritikan Haye dibarengi keluhan soal padatnya jadwal dan perjalanan yang melelahkan,

Thom Haye dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 14 Okt 2026, 08:00

Sampah Itu Pasti, Bersih Itu Pilihan: Belajar dari Kota Bandung

Sampah adalah konsekuensi kehidupan sehari-hari, tetapi kota yang dipenuhi sampah bukanlah takdir.

Launching GASLAH Tahun 2026 dalam Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 Tingkat Kota Bandung. (Sumber: prokopim.bandung.go.id | Foto: Protokol Komunikasi Pimpinan)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 20:52

KDM, 'Bakakak Hayam', 'Bakekok', dan Investasi Rp7,4 Triliun

Bagi urang Sunda -- atau setidaknya mereka yang akrab dengan budaya dan tradisi Sunda pastilah tahu -- dan mungkin juga suka -- bakakak hayam.

Ilustrasi bakakak hayam. (Sumber: Dok pribadi | Foto: AI Gemini)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 19:14

Pegunungan Sanggabuana Akan Menjadi Taman Hutan Raya

Pegunungan Sanggabuana bersiap beralih status menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Langkah strategis ini diambil demi menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem hutan Jawa.

Peta Pegunungan Sanggabuana (Sumber Peta:  Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde), 1923 (Sumber: Digital Collections Universiteit Leiden)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:25

Paradigma Kereta Api Menjadi Wajah Baru Mobilitas Indonesia

Kereta api telah menjadi bagian dari denyut kehidupan sehari-hari. Dari alat transportasi menjadi ekosistem mobilitas. Wajah baru ini harus mampu menghubungkan berbagai aktivitas manusia.

Pekerja melakukan perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Daop 2, Kota Bandung, Selasa 19 Maret 2024. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 18:06

Ketika Hak Pejalan Kaki Terampas dan Jalanan Terjebak Macet di Kawasan SPOrT Jabar

Ulasan kritis trotoar SPOrT Jabar yang tersita PKL hingga picu kemacetan. Mengajak Pemda bertindak nyata demi hak pedestrian dan keadilan ruang publik.

Trotoar depan pagar SPOrT Jabar, Pacuan Kuda di penuhi pedagang kaki lima. (Sumber: Pribadi | Foto: Marsya Laura Humaira)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 17:02

Dualisme Mahasiswa Bandung: Di Antara Barisan Soekarno dan Gelombang Aksi Massa

Ketika demonstrasi mahasiswa mengguncang pemerintahan Soekarno, muncul pertanyaan yang membelah mahasiswa: apakah membela Indonesia berarti harus menjatuhkan Soekarno, atau justru mempertahankannya?

Pawai ITB Tahun 1966 di Jl. Asia Afrika Bandung (Sumber: Buku Mereka Dari Bandung: Pergerakan Mahasiswa Bandung 1960-1967)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 16:14

Janji Manis Negara Lindungi Berita, Angin Segar atau Alarm Waspada?

Saat pembaca beralih dari mesin pencari ke AI, industri media kian tertekan. Menkum Supratman Andi Agtas janji lindungi karya pers, apakah ini angin segar atau alarm waspada?

Industri media kian tertekan akibat pergeseran pola konsumsi informasi usai kehadiran AI yang menggeser mesin pencari. (Sumber: Pexels | Foto: Markus Winkler)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 15:13

Investasi Jawa Barat, SIO, dan Perlindungan Pekerja

Banyak pekerjaan di sektor industri dan konstruksi memerlukan keterampilan khusus, terutama pengoperasian forklift, crane, alat berat, serta pesawat angkat dan angkut lainnya.

Ilustrasi Investasi dan ketenagakerjaan di Jawa Barat mesti maju bersama (Sumber: dokpri | Foto: Arif Minardi)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 11:11

Nostalgia Era 90-an sambil Menikmati Sejuknya Gelatopedia Cirebon

Berkunjung ke Gelatopedia Cirebon tak hanya sekedar menikmati dinginnya es krim tapi juga nostalgia ke tahun 90-an di tempat yang sangat sejuk.

Desain Dinding Gelatopedia Cirebon (11/10/26). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 08:56

Jalan A.H. Nasution UIN 1 Bandung: Ramai Laju Kendaraan, Sepi Hak Pejalan Kaki

Setiap hari mahasiswa dan warga terpaksa berjalan di bahu Jalan A.H. Nasution karena trotoar yang rusak.

Mahasiswa terpaksa berjalan di bahu jalan,karena trotoar yang tidak layak digunakan disekitar gerbang UIN Bandung Kampus 1. (Foto: Risa Aulia Rahma)
Ayo Netizen 13 Okt 2026, 07:44

Persib U18 dan Anak-Anak yang Menanggung Dosa Rivalitas Orang Dewasa

Langkah manajemen Persib membawa kasus penyerangan terhadap rombongan Persib U18 ke jalur hukum memiliki arti penting.

Bobotoh cilik Persib. (Sumber: ayobandung.com | Foto: ayobandung)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 20:24

Soto-Soto Populer Nusantara: Mozaik Rasa, Pemetaan, Tipologi, dan Teknik Gastronomi Soto Indonesia

Dalam lanskap kuliner Nusantara, soto merupakan representasi konkret dari akulturasi dan adaptasi seni dapur tradisional Indonesia.

Soto Bandung, soto khas Bandung berbahan dasar daging sapi tanpa santan yang disajikan unik dengan lobak dan kedelai goreng. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Gunawan Kartapranata)
Ayo Netizen 12 Okt 2026, 19:05

Mungkinkah Tiket Murah dari Bandara Husein?

Bandara perlu model bisnis yang mampu menarik maskapai, mendatangkan penumpang, dan menciptakan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung. (Sumber: bandung,go.id)