Rehabilitasi Ira Puspadewi Diapresiasi Publik, DEEP Soroti Kegagalan Sistem Peradilan

3 menit baca
Gilang Fathu Romadhan
Ditulis oleh Gilang Fathu Romadhan diterbitkan
Eks Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi yang mendapatkan rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: ASDP)
Eks Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi yang mendapatkan rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: ASDP)

AYOBANDUNG.ID - Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Intelligence Research menilai rehabilitasi terhadap Ira Puspadewi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah positif yang merespons kegelisahan publik atas putusan hukum yang dianggap tidak konsisten. Meski demikian, DEEP menegaskan bahwa kasus ini menjadi catatan serius mengenai kegagalan peradilan dalam membedakan risiko bisnis dan tindakan kriminal.

DEEP menyebut langkah Presiden memberikan efek perbaikan cepat terhadap persepsi publik. Sebelum intervensi ini, sentimen masyarakat terkait kasus mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tersebut didominasi kemarahan atas putusan pidana empat tahun enam bulan yang dijatuhkan pengadilan. Dalam analisis yang dilakukan pada periode 19–24 November 2025, sekitar 80 persen percakapan publik menunjukkan penilaian negatif, jauh di atas sentimen positif dan netral.

Penolakan publik tidak hanya terkait beratnya hukuman, tetapi juga menyasar inkonsistensi pertimbangan hakim. DEEP mencatat bahwa pernyataan ketua majelis tentang tidak adanya bukti memperkaya diri justru menimbulkan pertanyaan mengenai dasar pemidanaan. Dissenting opinion yang mengusulkan vonis bebas semakin memperkuat persepsi bahwa putusan tersebut tidak mencerminkan prinsip keadilan.

Di ruang digital seperti X dan Facebook, mayoritas warganet menunjukkan sikap serupa. DEEP mencatat sentimen negatif dalam rentang 53 hingga 57 persen, mencerminkan hilangnya kepercayaan publik terhadap akuntabilitas peradilan antikorupsi.

Perubahan signifikan terjadi setelah Presiden Prabowo mengumumkan rehabilitasi. Berdasarkan pemantauan DEEP pada 24–26 November 2025, sentimen positif melonjak hingga 68 persen, sementara sentimen negatif turun menjadi 28 persen. Langkah Presiden disebut sebagai bentuk reputation repair yang cepat dan memulihkan persepsi publik mengenai keadilan substantif.

Meski mengapresiasi intervensi tersebut, DEEP menilai terdapat dua kegagalan mendasar dalam proses hukum yang menjerat Ira Puspadewi. Pertama adalah ketidakmampuan majelis hakim membedakan risiko bisnis dari niat jahat atau mens rea. Menurut DEEP, pemidanaan terhadap keputusan akuisisi yang dilakukan sesuai prosedur tetapi tidak memberikan hasil optimal menyalahi prinsip Business Judgment Rule. Situasi ini dinilai memberi sinyal negatif bagi para direksi BUMN yang harus mengambil keputusan strategis.

Kegagalan kedua adalah munculnya chilling effect dalam manajemen BUMN. Pemidanaan sebelum rehabilitasi dinilai menimbulkan ketakutan bagi direksi untuk mengambil risiko atau berinovasi. DEEP memperingatkan bahwa praktik "main aman" yang muncul dari ketakutan kriminalisasi dapat menurunkan daya saing BUMN dan menghambat pertumbuhan ekonomi.

DEEP menilai langkah Presiden meredam chilling effect, tetapi akar persoalan tetap berada pada proses peradilan itu sendiri. Karena itu, organisasi tersebut mendesak reformasi struktural yang menyentuh lembaga peradilan dan pengelolaan BUMN.

DEEP meminta Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial meningkatkan standar kompetensi hakim Tipikor, terutama terkait hukum korporasi, hukum bisnis, dan pemahaman prinsip Business Judgment Rule. Penafsiran terhadap kerugian negara dinilai harus berbasis konteks bisnis, bukan semata angka kerugian.

Selain itu, DEEP menyerukan pengetatan definisi mens rea dalam UU Tipikor. Menurut mereka, fokus pemidanaan harus pada quid pro quo dan niat memperkaya diri atau kelompok. Penegasan definisi diperlukan agar keputusan bisnis yang dilakukan dengan itikad baik tidak kembali diseret ke ranah pidana.

DEEP juga mendorong penguatan perlindungan bagi auditor internal dan whistleblower BUMN. Dukungan bagi mereka dipandang penting untuk memastikan pengawasan tetap berjalan tanpa menghambat ruang inovasi bagi para pengambil keputusan.

Menurut DEEP, rehabilitasi Ira Puspadewi menjadi momentum bagi pemerintah dan lembaga peradilan untuk menegaskan kembali bahwa keadilan harus berlandaskan substansi dan konteks. DEEP menekankan bahwa masyarakat tidak seharusnya menunggu intervensi eksekutif untuk mendapatkan putusan yang adil.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ayo Netizen 04 Nov 2026, 10:18

Travel, Jalan Tol dan Perbincangan di Dalamnya

Banyak cerita-cerita yang hanya ada di perjalanan, tentang mereka yang terus berjuang di tengah kemegahan zaman.

Kemacetan akibat perbaikan dan pemeliharaan jalan di Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Dias Ashari)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 22:11

Lari Malam di Summarecon Bandung, Cara Sederhana Menikmati Suasana Gedebage

Summarecon Bandung jadi salah satu pilihan menarik untuk lari malam sambil menikmati suasana kawasan Gedebage yang modern dan nyaman.

Summarecon Bandung (Foto: Muhammad Dafi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 20:57

Menikmati Gedung Tua Bandung dan Efektivitas Insentif PBB Rp1

Bandung tidak hanya membutuhkan gedung baru yang megah. Kota ini Butuh keberanian untuk merawat bangunan lama yang menjadi bagian dari identitasnya.

Penulis Menikmati Jalan Asia Afrika merupakan Galeri Sejarah Terbuka yang Luar Biasa. (Sumber: Sri Maryati)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:48

ASN Award Bandung dan Masalah Bobot Kerja

Penghargaan dapat membangkitkan motivasi. Namun, bobot kerja, kompetensi, integritas, dan produktivitas yang menentukan mutu birokrasi.

Penyerahan ASN Award Kota Bandung (Sumber: Bandung.go.id)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 19:21

Pemanfataan Lahan Gambut yang Baik dan yang Buruk

Pemanfaatan lahan gambut yang tepat untuk kelestarian alam dan kenali praktik buruk yang memicu kerusakan lingkungan.

Pemanfataan Lahan Gambut Yang Baik dan Yang Buruk (Sumber: R.M.A. Ahmad Said Widodo | Foto: R.M.A. Ahmad Said Widodo diolah dengan Nano Banana 2 Lite)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 18:17

November Rain

Siap siaga dalam menghadapi awal musim penghujan di akhir tahun 2026 sekarang

Suasana Dayeuhkolot saat ini yang sering dilanda banjir besar saban musim hujan. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 17:02

Jas Almamater dan Dekadensi Kejujuran

Penting kiranya mengungkap tentang jas almamater yang tergadaikan demi isu besar dalam sumpah pemuda yang dipelesetkan menjadi gelaran aksi mahasiswa bayaran.

Massa aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat. (Sumber: Ayobandung | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 16:22

Tuntut Saja Negeri Ini dan Para Pemilik Kebijakan

Bolehkan kita sebagai warga negara Indonesia menuntut tentang berbagai bencana yang terjadi dan minim penanganan dari permerintah

Kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 di Indonesia. (Sumber: Pixabay)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 14:21

Asuransi Aing KDM: Seberapa Jauh Negara Hadir Melindungi Pekerja Informal Jabar?

Asuransi Aing yang digagas KDM menarik dicermati. Lewat program ini, Pemrov Jabar memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 5,4 juta pekerja informal.

Asuransi Aing untuk pekerja informal Jabar. (Sumber: ayobandung.com | Foto: jabarprov.go.id via ayobandung.com)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 11:22

Antisipasi Banjir dalam Alunan November Rain

November Rain adalah judul lagu rock yang pernah populer. Tetapi lagu ini seakan mengingatkan kita akan musim penghujan. Mengantisipasi banjir perlu aksi nyata sedini mungkin melalui fenomena alam.

Banjir di Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 9 Maret 2025. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Kavin Faza)
Ayo Netizen 03 Nov 2026, 07:50

Ayo Mengenal Stoicisme; Berdamai dengan Hal-Hal yang Tak Bisa Kita Kendalikan

Mengajak pembaca untuk mengenal stoicisme, filosofi tentang penerimaan akan diri dan menghadapi kehidupan dengan lebih baik

ilustrasi karya seni. (Foto: Alexas Fotos)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 20:58

Komunikasi sebagai Jembatan Empati di Tengah Krisis Karhutla

Melalui komunikasi, masyarakat Bandung yang tidak merasakan langsung dampak karhutla tetap dapat membangun kepedulian, solidaritas, dan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah. (Sumber: Pemprov Kalteng)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 19:02

Fenomena Kemacetan di Bunderan Cibiru berdasarkan Pengalaman Pengguna Jalan

Kemacetan sering terjadi di perkotaan akibat padatnya kendaraan, salah satunya di Bunderan Cibiru, Bandung, yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Kondisi lalu lintas di kawasan Bunderan Cibiru, Bandung. (Sumber: Dokumentasi pribadi | Foto: Vania Ramadhani Sidiq)
Wisata & Kuliner 02 Nov 2026, 18:53

Ikon Taraju, Surga Tersembunyi di Tasikmalaya

Hamparan perkebunan teh dari ketinggian memang menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihan Ikon Taraju di Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan berswafoto di Ikon Taraju (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 18:24

Gasibu Tempo Dulu

Lahan cikal bakal Gasibu merupakan kawasan rawa yang memiliki sumber mata air dan sempat masuk dalam rencana pembangunan kompleks Gedung Sate.

Kawasan Gasibu tempo dulu. (Sumber: KITLV)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:37

Analisis Ekologis, Sosiologis dan Ekonomi Perkebunan Teh Era Kolonial vs Perkebunan Sawit Era Modern

Membandingkan dampak ekologis, sosiologis dan ekonomi perkebunan era kolonial dan modern. Temukan transformasi besar, warisan sejarah dan tantangan keberlanjutan yang dihadapi industri ini.

Perkebunan Teh Cukul, Pangalengan. (Sumber: Wikimedia)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 17:14

Seluk-Beluk Memancing

Mencermati aktivitas memancing dari sudut ekologis, psikologis, atau sejarah.

Seluk-beluk memancing. (Sumber: GeminiAI)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 15:15

Karhutla: Bencana Alam atau Persoalan Hukum?

Karhutla bukan sekadar bencana alam akibat kondisi cuaca, tetapi juga persoalan lingkungan yang menuntut tanggung jawab manusia dan penegakan hukum.

Dokumentasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. (Sumber: gakkum.kehutanan.go.id)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 13:18

Kala Bersepeda dan Berlari di Kota Bandung Menjadi Aktivitas Berisiko

Dengan konsentrasi PM2,5 yang tinggi, maka olahraga luar ruangan di Kota Bandung menghadapi persoalan yang agak mengkhawatirkan.

Sekelompok warga bersepeda di Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ayo Bandung)
Ayo Netizen 02 Nov 2026, 11:53

Komunikasi dengan Alam

Komunikasi lingkungan dilakukan sepanjang tahun, bukan ketika musim kebakaran dan banjir muncul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (04 Sep 2026). (Sumber: mediacenter.riau.go.id)