Modal Kolaborasi dan Relasi, Cerita SeputarSoettaBdg Bertahan di Tengah Riuhnya Media di Bandung

4 menit baca
Halwa Raudhatul
Ditulis oleh Halwa Raudhatul diterbitkan
Rezza Radian Zulfikar (kanan) dan Muhammad Saeful, pengelola homeless media seputarsoetta.bdg. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Rezza Radian Zulfikar (kanan) dan Muhammad Saeful, pengelola homeless media seputarsoetta.bdg. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

AYOBANDUNG.ID - Jalan Soekarno Hatta Bandung merupakan salah satu jalan arteri utama dan terpanjang di Kota Bandung. Jalan dengan dua jalur ini terbentang sepanjang 18,46 kilometer, menurut Google Maps, dari Bundaran Sudirman di sebelah Barat Kota Bandung hingga Bundaran Cibiru di sebelah Timur.

Selain itu, jalan yang pengelolaanya di bawah pemerintah pusat ini menjadi jalur vital yang menghubungkan berbagai wilayah selatan Bandung. Di kala lebaran, Jalan Soekarno Hatta ini juga menjadi pilihan utama pemudik yang menuju arah timur dan barat Bandung Raya.

Dengan posisinya yang sangat penting, tak heran bila Jalan Soekarno Hatta menjadi pusat aktivitas komersial dan residensial. Di sepanjang jalurnya tersimpan beragam cerita keseharian warganya.

Cerita-cerita itu kini banyak terhimpun dalam akun homeless media @seputarsoetta.bdg.

Berawal dari akun pribadi bertema otomotif, akun ini bertransformasi menjadi media publik yang membagikan berbagai informasi seputar Jalan Soekarno Hatta dan sekitarnya. Rezza Radian Zulfikar (30), pengelola akun tersebut, membagikan kisah awal terbentuknya akun tersebut.

Rezza Radian Zulfikar, pengelola akun @seputarsoetta.bdg. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Rezza Radian Zulfikar, pengelola akun @seputarsoetta.bdg. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)

“Awal ceritanya itu akun pribadi tentang otomotif. Terus jadi media repost. Cuma ke sini-ke sini kepikiran, ‘kenapa sih nggak turun langsung kalau ada kejadian?’ Sekarang juga banyak yang nge-tag,” ungkap Rezza, Jumat (10/1/26).

Ia menambahkan, “Pas awal 2025, ada teman yang nyaranin jadiin akun media aja. Kebetulan rumah juga di situ. Lagi gabut juga sih sebenarnya.”

Dari obrolan santai di warung kopi, akun tersebut perlahan berkembang. Sejak awal 2025, @seputarsoetta.bdg menjelma menjadi salah satu rujukan informasi bagi lebih dari 26 ribu pengikut untuk mengetahui kondisi terkini Bandung, khususnya di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Informasi yang dibagikan mulai dari kemacetan, kecelakaan, hingga peristiwa lain di ruang publik.

“Instagram awalnya 17 ribu, sekarang setahun jadi 26,4 ribu followers. TikTok 6 ribu. YouTube masih sekitar 50 subscriber, itu juga main di konten short,” jelas Rezza.

Tak hanya menerima laporan warga seputar kondisi jalan, akun ini juga menampung informasi kegiatan, kebakaran, hingga tindak kriminal. Seiring waktu, jangkauan informasinya pun meluas hingga ke berbagai daerah di Jawa Barat.

“Kontennya bentuknya video atau foto. Bukan tulisan berita,” kata Rezza.

“Yang ngelapor juga banyak. Jadi nggak cuma dari Soetta saja, tapi se-Jabar,” tambahnya.

Saat ditanya soal preferensi audiens antara konten ringan dan isu berat, Rezza mengaku konten viral masih mendominasi.

“Kalau dilihat-lihat, yang cepat naik itu biasanya yang viral. Baru semenit bisa langsung 3 sampai 5 ribu views,” ujarnya.

Akun Instagram @seputarsoetta.bdg (Sumber: @seputarsoettabdg)
Akun Instagram @seputarsoetta.bdg (Sumber: @seputarsoettabdg)

Dalam mempublikasikan informasi, Rezza kini lebih banyak mengandalkan laporan warga yang menandai atau mengajukan kolaborasi ke akun @seputarsoetta.bdg. Meski bukan media resmi, ia menegaskan tetap menjaga etika dalam memilah konten.

“Sekarang jarang turun langsung ke lapangan. Biasanya langsung di-tag lewat kolaborasi di Instagram. Kecuali kalau isunya besar atau kejadiannya dekat rumah, baru turun,” ucapnya.

Ia juga mengaku selektif menerima konten. “Ada yang nge-tag kolaborasi, tapi isinya joget atau senam. Itu biasanya nggak saya terima,” katanya.

Rezza menambahkan, “Kalau kecelakaan yang terlalu banyak darah juga nggak saya unggah.”

Seiring meningkatnya jumlah penonton dan pengikut, semangat Rezza untuk menata akun ini sebagai media informasi publik kian tumbuh. Selain membantu warga, akun tersebut juga menjadi pekerjaan sampingan bagi Rezza dan tiga orang timnya.

“Kalau lagi FYP, notif bisa jebol. Dari situ jadi makin semangat. Oh, ya sudah, akunnya saya seriusin,” ungkapnya.

Soal pemasukan, Rezza menyebut mayoritas berasal dari kerja sama promosi. “Kebanyakan dari endorse. Ada yang minta tolong promosiin. Kadang dibayar produk, kadang uang,” jelasnya.

Dalam perjalanannya, Rezza mulai merasakan manfaat dari relasi yang terbangun dengan berbagai pihak. Mulai dari aparat kepolisian setempat, sesama pengelola akun informasi lokal, hingga wartawan dan pelaku usaha kuliner di Bandung.

“Enam bulan terakhirlah. Pernah ditilang polisi, aman. Teman-teman wartawan juga baik-baik. Kadang makan di suatu tempat malah di kasih gratis, karena dulu mereka pernah endorse lewat kita,” ujarnya sambil tertawa.

Akun TikTok @seputarsoetta.bdg (Sumber: @seputarsoettabdg)
Akun TikTok @seputarsoetta.bdg (Sumber: @seputarsoettabdg)

Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama saat harus turun langsung ke lokasi kejadian.

“Kalau ke lapangan itu tantangannya paling terasa. Soalnya dasar kita bukan reporter atau wartawan. Kadang susah akses,” ungkap Rezza.

Ia mencontohkan pengalaman terberatnya saat meliput konflik Sukahaji. “Itu yang paling berat. Sampai sempat ada gesekan fisik dan senjata,” katanya.

Kisah SeputarSoettaBdg menjadi bukti bahwa di tengah riuhnya media besar di Bandung, kedekatan personal dan relasi antarwarga masih menjadi modal utama untuk bertahan. Rezza pun menyimpan harapan besar untuk masa depan akun yang ia kelola.

“Harapannya ingin punya kantor sendiri. Ingin jadi media yang resmi dan diakui,” pungkasnya.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 26 Jul 2026, 12:52

Krisis Naluri Sastra dalam Episteme Demokrasi

Kenapa sastra harus bicara, ketika sumber ekologi mulai menjadi investasi politik.

Tak muat dalam rak, sejumlah buku disimpan dalam dus di Perpustakaan Batu Api di Jatinangor. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Halwa Raudhatul)
Wisata & Kuliner 26 Jul 2026, 10:47

5 Street Food Pilihan di Bandung yang Wajib Dicoba

Cari street food murah di Bandung? Cek lima kuliner legendaris dengan cita rasa autentik dan harga terjangkau yang wajib Anda coba.

Kolak Bu Mimin. (Sumber: YouTube K U B I L E R)
Ayo Netizen 26 Jul 2026, 10:02

Estetika Kota Bandung Menuju Kota Cerdas Berkelanjutan

Berestetika di kota tidak sekadar teknologinya melainkan gambaran umum bahwa kota Bandung diurus dan ditata sedemikian rupa.

Pelajar menggunakan Alun-alun Regol sebagai tempat santai dan ngobrol-ngobrol. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Ayo Netizen 25 Jul 2026, 21:02

Stamp Hunting di Kota Kembang: Fenomena Demam “Museum Passport” dan Candu Baru Kaum Metropolis Bandung

Siapa sangka selembar kertas dan ketukan tinta bisa memicu adrenalin sedahsyat ini? Di Jakarta, demam stamp hunting sudah lebih dulu meledak. Sekarang fenomenanya menular ke Kota Bandung.

Para Stamp Hunter Peserta Komunitas Cerita Bunda Lintas Generasi Berfoto di Museum KAA (Sumber: Pribadi | Foto: Pribadi)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 19:06

Ketika Pelajar Diminta Pulang Cepat, Apakah Bandung Menjadi Lebih Aman?

Jika seorang pelajar dianggap aman hanya karena berada di rumah setelah pukul 21.00, lalu bagaimana dengan keamanan kota setelah jam itu?

Warga berlalu lalang di kawasan Asia Afrika, Kota Bandung, pada malam hari. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Ditya Rafi Muttaqin/Magang)
Linimasa 24 Jul 2026, 18:41

Menengok Produksi Kerajinan Ukir Arjasari

Seni ukir kayu menjadi cara warga Kampung Bunisakti, Arjasari, memperkenalkan daerahnya. Beragam ukiran bernilai seni diproduksi dengan teknik khas.

Menengok Produksi Kerajinan Ukir Arjasari. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Wisata & Kuliner 24 Jul 2026, 18:33

5 'Warung' Sarapan di Pilihan Bandung, dari Kedai Legendaris hingga Hidden Gem

Jelajahi 5 kedai sarapan favorit di Bandung dengan pilihan menu rumahan, panorama asri, hingga hidden gem yang cocok untuk memulai hari.

Sajian di Sepiring Pagi.
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 17:15

Di Balik Kampanye Digital Jakarta International Marathon 2025: Analisis Merek Air Mineral Nasional

Membedah hal-hal yang tidak terlihat di balik kampanye digital.

Ilustrasi. (Sumber: AI)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 16:18

Pesta Kesenian Bali sebagai Bukti Apresiasi Seni yang Perlu Ditularkan ke Provinsi Lain

Ketika suatu festival seni dapat memberi inspirasi bagi daerah lain.

Pertunjukan Pesta Kesenian Bali tahun 2026 (Sumber: Youtube: Disbud Prov. Bali)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 15:27

Mega Korupsi Era 90-an Skandal Bapindo dan Eddy Tansil Mengguncang Indonesia

Pengusaha bernama lengkap Edy Tansil (Tan Tjoa Ing) dituntut hukuman penjara seumur hidup serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp800 miliar.

Surat kabar Bandung Pos edisi akhir Juli 1994 yang menampilkan berita utama mengenai kasus mega korupsi Eddy Tansil. (Sumber: Foto dan koleksi surat kabar Kin Sanubary)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 15:10

Modernisasi Berkebaya yang Berbudaya

Tidak dapat ditawar lagi dengan berkebaya. Kebaya sudah menjadi identitas yang sangat penting bagi Indonesia.

Perempuan lokal Indonesia memakai kebaya. (Sumber: Pexels | Foto: David Tumpal)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 14:17

Telusur Arca Derenten: Ikonografi Durga-Agastya, Omon-Omon dari Kebun Binatang ke Museum Kota

Pengejawantahan arkeolog sebagai 'detektif masa lalu': mengkaji ikonografi Arca batu, menelusuri jejak hilangnya, hingga mengurai urgensi lembaga Museum Kota

Pintu masuk kebun binatang Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Gilang Fathu Romadhan)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 13:40

Pentingnya Patuh Minum Obat Hipertensi: Penyuluhan Mahasiswa PKPA UMB di Puskesmas Cibiru

Kegiatan kolaborasi yang dilakukan oleh mahasiswa dan praktisi fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup pasien di puskesmas cibiru.

Mahasiswa PKPA Universitas Muhammadiyah Bandung sedang melaksanakan Penyuluhan di Puskesmas Cibiru. Kamis (23/6/2026). (Sumber: Dokumentasi Penulis | Foto: Indri Wahyuni A)
Wisata & Kuliner 24 Jul 2026, 13:22

Lontong Goreng Gasibu, Kuliner Pagi Favorit di Kawasan Gedung Sate Bandung

Cari sarapan enak di Bandung? Lontong Goreng Gasibu menawarkan lontong goreng hangat dan tahu Sumedang dengan harga mulai Rp4.000 di kawasan Lapangan Gasibu.

Lontong Goreng Gasibu. (Sumber: Instagram @hayulahgaskeun)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 10:22

Sate, Sang Mahakarya Kuliner Nusantara: Dari Warisan Budaya hingga Diplomasi Rasa Dunia

Indonesia boleh dibilang merupakan "Negeri Seribu Sate".

Pedagang sate. (Sumber: Pexels | Foto: nourrie zein)
Ayo Netizen 24 Jul 2026, 07:55

Kesantunan Berdigital bagi Anak

Kecerdasan buatan tidak boleh membatasi proses tumbuh kembang anak.

Orang tua dan anaknya. (Sumber: Pexels/Lgh_9)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 19:42

Gunung Alit Telah Lahir di Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu

Gunung Alit ini lahir di sisi utara Kawah Ratu Gunung Tangkubanparahu.

Gunung Alit lahir di dalam Kawah Ratu pascaletusan Juli–Agustus 2019. (Sumber: T Bachtiar)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 18:02

Serunya Belajar di Alam Bebas

Pendidikan terbaik bukan selalu tentang seberapa cepat anak mampu membaca, menulis, berhitung. Melainkan ketika anak tumbuh menjadi manusia yang rasa ingin tahunya tetap hidup, hatinya tetap lembut

Asyiknya Kakang naik Bebek Gowes di Pondok Tandang Bakti Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Ahad (31/5/2026) (Sumber: Istimewa | Foto: Aa Akil)
Ayo Netizen 23 Jul 2026, 17:00

Hari Anak Nasional: Kenalkan Proses Kreatif Sejak Dini Lewat Program Little Creator

Kreativitas di segala bidang kehidupan adalah kunci masa depan anak.

Program Kreator Cilik yang diselenggarakan oleh Omochatoys menekankan proses kreatif sejak usia dini (Foto: dok Omochatoys)
Wisata & Kuliner 23 Jul 2026, 16:22

Wahana Pilihan TMII, dari Kereta Gantung hingga Drone Show Gratis

Rencanakan kunjungan ke TMII dengan panduan wahana terbaik, lengkap dengan tiket, museum pilihan, Jagat Satwa Nusantara, dan tips berkunjung hemat.

Museum Indonesia TMII. (Sumber: TMII)