Di Balik Kampanye Digital Jakarta International Marathon 2025: Analisis Merek Air Mineral Nasional

4 menit baca
Raisya azkana Ratifa
Ditulis oleh Raisya azkana Ratifa diterbitkan
Ilustrasi. (Sumber: AI)
Ilustrasi. (Sumber: AI)

Publikasi le minerale pada Jakarta International Marathon 2025 melalui website resmi dan social media Instagram ini menunjukkan bahwa adanya sebuah perbedaan dalam penyampaian informasi sesuai dengan karakteristik media masing-masing. Walaupun menggunakan cara pendekatan komunikasi yang berbeda, kedua platform tersebut tetap menyampaikan pesan yang sama mengenai dukungan Le Minerale terhadap olahraga dan pentingnya menjaga hidrasi.

Pandangan saya, penggunaan website dan Instagram secara bersamaan adalah strategi komunikasi yang cukup efektif karena dapat menjangkau audiens yang berbeda di media. Website akan menyajikan informasi yang lebih dalam mengenai keterlibatan Le Minerale sebagai official partner Jakarta International Marathon 2025, sementara di Instagram lebih memperkuat kedekatan merek Le Minerale tersebut dengan masyarakat melalui konten yang lebih visual dan komunikatif.

Dari sisi penggunaan kata kunci, website dan Instagram menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan “marathon”, “hidrasi”, “mineral”, “olahraga”, dan “Le Minerale”. Pada website, kata kunci tersebut digunakan untuk menegaskan peran Le Minerale sebagai official partner mineral water Jakarta International Marathon 2025 dan pentingnya pemenuhan cairan dan mineral bagi para pelari. Sementara itu, pada Instagram, kata kunci yang digunakan lebih berfokus pada aktivitas “lari”, “Road to JAKIM 2025”, dan “Le Minerale Running Squad” yang dikemas melalui caption singkat dan visual kegiatan olahraga. Penggunaan kata kunci itu menunjukkan bahwa kedua platform sama-sama berusaha menghubungkan produk Le Minerale dengan kebutuhan hidrasi saat berolahraga, meskipun disampaikan melalui pendekatan yang berbeda.Menurut saya, penggunaan kata kunci pada kedua platform sudah konsisten karena sama-sama menekankan bahwa hubungan antara olahraga dan kebutuhan mineral tubuh itu sangat penting. Meskipun dikemas dengan cara yang berbeda, publik dapat memahami bahwa Le Minerale ingin membangun citra sebagai air mineral yang mendukung aktivitas olahraga dan gaya hidup sehat.

Pendapat saya, dari sisi teknik penulisan, website menggunakan penyampaian informasi yang lebih Panjang dan terstruktur. Artikel tersebut diawali dengan informasi utama mengenai Jakarta International Marathon 2025 serta alasan mengapa Le Minerale menjadi official partner di Jakarta International Marathon 2025, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan pendukung berupa pernyataan dari narasumber, data peserta marathon, dan manfaat mineral bagi pelari. Pola ini menunjukkan penggunaan teknik piramida terbalik. Sebaliknya, Instagram menggunakan caption yang jauh lebih singkat dan langsung pada inti pesan karena fokus utama publikasinya terdapat pada foto kegiatan lari yang ditampilkan di intagram tersebut.

Menurut saya, penggunaan kata kunci pada kedua platform sudah konsisten karena sama-sama menekankan bahwa hubungan antara olahraga dan kebutuhan mineral tubuh itu sangat penting. Meskipun dikemas dengan cara yang berbeda, publik dapat memahami bahwa Le Minerale ingin membangun citra sebagai air mineral yang mendukung aktivitas olahraga dan gaya hidup sehat.

Pendapat saya, dari sisi teknik penulisan, website menggunakan penyampaian informasi yang lebih Panjang dan terstruktur. Artikel tersebut diawali dengan informasi utama mengenai Jakarta International Marathon 2025 serta alasan mengapa Le Minerale menjadi official partner di Jakarta International Marathon 2025, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan pendukung berupa pernyataan dari narasumber, data peserta marathon, dan manfaat mineral bagi pelari. Pola ini menunjukkan penggunaan teknik piramida terbalik. Sebaliknya, Instagram menggunakan caption yang jauh lebih singkat dan langsung pada inti pesan karena fokus utama publikasinya terdapat pada foto kegiatan lari yang ditampilkan di intagram tersebut.

Dari sisi konsistensi gaya komunikasi, website menggunakan bahasa yang sangat formal serta informatif karena berfungsi sebagai media komunikasi resmi Perusahaan Le Minerale. Sementara itu, Instagram menggunakan bahasa yang lebih santai, persuasif, dan dekat dengan audiens, seperti penggunaan kalimat "Latihan konsisten aja gak cukup lho" yang terasa lebih akrab dengan masyarakat. Meskipun gaya bahasa kedua platform berbeda, keduanya tetap mengangkat tema olahraga, hidrasi, mineral, dan dukungan Le Minerale terhadap komunitas lari.

Menurut saya, perbedaan gaya komunikasi tersebut tidak mengurangi konsistensi pesan yang ingin disampaikan. Justru penyesuaian gaya bahasa sesuai karakteristik media membuat pesan Le Minerale lebih mudah diterima oleh berbagai kelompok audiens, baik yang mencari informasi resmi maupun yang aktif menggunakan media sosial.

Teknik piramida terbalik merupakan teknik penulisan yang menempatkan informasi paling penting pada bagian awal berita kemudian diikuti informasi pendukung yang lebih rinci(Budiono et al., 2021). Sementara itu, Instagram cenderung menggunakan penyampaian pesan yang lebih ringkas dengan menonjolkan unsur visual agar informasi mudah diterima audiens (Mulyani et al., 2024).

Berdasarkan konsep piramida terbalik yang dijelaskan oleh (Budiono et al., 2021), teknik penulisan pada website Le Minerale sudah sesuai karena informasi utama mengenai peran Le Minerale sebagai official partner Jakarta International Marathon 2025 disampaikan pada bagian awal artikel. Selain itu, sesuai karakteristik Instagram sebagai media komunikasi visual yang mengutamakan pesan singkat (Mulyani et al., 2024), unggahan Instagram Le Minerale juga telah menyampaikan informasi secara ringkas dan langsung pada inti pesan melalui caption yang didukung visual kegiatan lari. (*)

  • Referensi
  • Budiono, T., Yanti, D., Irwansyah, I., & Denafri, B. (2021). Pengenalan Struktur Piramida Terbalik dalam Penulisan Berita Langsung (Straight News) di SMK Pembina Bangsa Bogor. KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1).
  • https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/kommas/article/view/9138
  • Mulyani, V., Praseptiadi, P., Liestyanti, A., & Rosalina, A. (2024). Analisis dan Evaluasi Pemanfaatan Media Sosial Instagram dalam Penyampaian Informasi Publik di BBPOM Jakarta Tahun 2023. Journal of Research Applications in Community Service, 3(4).
  • https://doi.org/10.32665/jarcoms.v3i4.3220
Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Artikel Rekomendasi Untuk Anda

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Raisya azkana Ratifa
Mahasiswa Digital Public Relations Telkom University

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 12 Agu 2026, 11:24

Defisit Rp300 Miliar, Siapa yang Gagal Mengelola Bandung?

Defisit Rp300 miliar itu tentu saja merupakan cerita yang jauh lebih kompleks dari sekadar kekurangan duit kas.

Balai Kota Bandung. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Humas Setda Kota Bandung  via ayobandung.com)
Ayo Netizen 12 Agu 2026, 08:18

Merdeka dalam Berpikir, Merdeka dalam Bertindak

Makna kemerdekaan di era digital tercermin dari kemampuan masyarakat dalam berpikir kritis, menyaring informasi, dan bertindak secara bertanggung jawab.

Ilustrasi orang Indonesia. (Sumber: Pexels | Foto: Heru Dharma)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 20:01

Membaca Gaya Komunikasi di Balik Publikasi Koleksi Jam Tangan Edisi Khusus

Analisis ini berfokus pada cara perusahaan menyampaikan produknya kepada publik, bukan membahas spesifikasi produk secara rinci.

Ilustrasi iklan.
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 18:10

Menulis sebagai Cara Membangun Pengetahuan

Sebuah refleksi tentang menulis yang tidak berhenti pada keterampilan menyusun kata dan kalimat, tetapi melihat menulis sebagai bagian dari proses membangun pengetahuan dan membentuk cara berpikir.

Ilustrasi mengetik artikel dengan laptop. (Sumber: Unsplash | Foto: Sergey Zolkin)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 17:02

Indonesia Raya Tercipta di Bandung

Gagasan menciptakan lagu kebangsaan muncul setelah W.R. Soepratman membaca tantangan di majalah Timboel pada 1924.

Ilustrasi Wage Rudolf Soepratman. (Sumber: Ayobandung.id)
Beranda 11 Agu 2026, 16:53

Bandung Makin Panas di Siang dan Makin Dingin di Malam, Ada Apa dengan Suhu Kota?

Suhu Kota Bandung menunjukkan perubahan menarik. Siang makin panas dan malam tetap dingin. Pohon serta ruang hijau punya peran pent

Kota Bandung tampak seperti cekungan dengan dominasi kawasan pemukiman serta industri. Sementara bagian hijau sudah sangat kurang. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 16:08

Penyiaran Proklamasi Kemerdekaan di Bandung

Berita mengenai proklamasi kemerdekaan dengan cepat menyebar dan meluas dalam masyarakat Kota Bandung.

Jawa hokokai pada 1944. (Sumber: Polri.go.id)
Wisata & Kuliner 11 Agu 2026, 15:39

Panduan Wisata Telaga Biru Cicerem, Danau Jernih di Kaki Gunung Ciremai

Jelajahi Telaga Biru Cicerem, telaga alami dengan air biru kehijauan yang jernih, ikan warna-warni, dan panorama kaki Gunung Ciremai.

Telaga Biru Cicerem. (Sumber: Instagram @telagabiruciceremofficial)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 15:17

Dilema PKL: Tertib atau Mati Pelan-pelan

Data menunjukkan bahwa sektor informal, seperti PKL, masih menjadi tulang punggung tenaga kerja di Indonesia.

Petugas Satpol PP Kota Bandung menggunakan alat berat merobohkan bangunan liar dan lapak PKL di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 13:48

Berjumpa dengan Bari Lukman, Pengibar Merah Putih Pertama di Bandung

Yang menarik, perjumpaan dengan Bari Lukman tidak diawali oleh pencarian seorang tokoh sejarah.

Bari Lukman (memegang bolpoin) bersama rekan-rekan wartawan di Bandung. (Sumber: Dokumentasi  Kin Sanubary)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 12:27

Jejak Memori Rijsttafel: Simfoni Akulturasi dan Potret Budaya Kolonial di Nusantara

Sebagai warisan budaya, Rijsttafel mengajak kita untuk melakukan penelusuran terhadap sebuah tradisi adiboga yang tumbuh di tengah ketegangan kolonialisme.

Momen rijsttafel pada tahun 1880-an. (Sumber: Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen | Foto: Jhr. Josias Cornelis Rappard)
Ayo Netizen 11 Agu 2026, 08:58

Membangkitkan Kembali Pesawat Kebanggaan Indonesia 

Membangkitkan kembali pesawat asli Indonesia sebenarnya perwujudan yang logis bagi Indonesia, pemerintahan saat ini pun perlu mendanainya dengan sungguh-sungguh.

Kondisi Bandara Husein Sastranegara sebelum penerbangan dipindahkan. (Sumber: Ayobandung)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 18:19

Resensi Novel 'Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname': Kisah Jungkir Balik Sebuah Keluarga Jawa

Novel ini menceritakan tentang sebuah keluarga Jawa yang mencoba untuk mengadu nasib ke Suriname.

Buku "Permulaan Sebuah Musim Baru di Suriname". (Sumber: Ayobandung.id)
Bandung 10 Agu 2026, 17:54

Inovasi Kudapan Nostalgia, Cara Kuliner Lokal Bandung Bikin Biskuit Gabin Naik Kelas

Dinamika jajanan di Kota Bandung rasanya tidak pernah kehabisan akal untuk memanjakan lidah para pencintanya, tak terkecuali untuk inovasi biskuit gabin.

Biskuit gabin, kudapan sederhana yang akrab dengan memori masa kecil yang dapat panggung untuk tampil lebih modern dan kekinian. (Sumber: AyoBiz.id | Foto: Eneng Reni Nuraisyah Jamil)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 17:47

Berburu Buku Tahun 1980-an

Kilasan informasi masa tahun 1980-an tentang literasi yang dominasi membaca buku, koran, majalah, novel dan komik

Ilustrasi toko buku di Pasar Palasari. (Sumber: Ayobandung.id)
Wisata & Kuliner 10 Agu 2026, 17:47

Warung Perkedel Ibu Kokom, Hidden Gem Kuliner Bandung di Cimenyan

Warung Ibu Kokom menjadi destinasi kuliner favorit di Cimenyan berkat perkedel renyah, sambal terasi, dan terutama pemandanagan serta suasana alam yang sejuk.

Perkedel di Warung Ibu Kokom Cimenyan. (Sumber: Instagram @warung_ibukokom)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 16:24

Shrinkflation Tanda Inflasi Tersembunyi pada Suatu Negara

Shrinkflation adalah fenomena ekonomi ketika perusahaan mengurangi kuantitas atau ukuran suatu produk tanpa menaikkan harga jual secara langsung. Fenomena ini umumnya jarang diketahui oleh konsumen.

Ilustrasi shrinkflation dengan kemasan produk yang makin kecil akibat inflasi. (Sumber: Flickr | Foto: Brett Jordan)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 15:52

Makna Kemerdekaan untuk Kembalikan Esensi Pajak Penerangan Jalan di Bandung

Sangat ironis jika bulan kemerdekaan diwarnai dengan ruas jalan dan ruang publik yang gelap gulita.

Ilustrasi makna hari kemerdekaan untuk mengatasi kegelapan di ruas jalan dan ruang publik. (Sumber: Hasil kreasi dengan Gemini | Foto: Sri Maryati)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 12:51

Ketika Tuntutan Produktivitas dalam Hustle Culture Memicu Beban Mental Mahasiswa

Berangkat dari keresahan mahasiswa terhadap tuntutan selalu produktif, yang di mana sering disalahartikan sebagai keharusan selalu terlihat sibuk.

Seorang wanita duduk di atas tempat tidur sambil memegang bantal, dikelilingi kertas dan laptop, menunjukkan ekspresi stress. (Sumber: pexels | Foto: Ron Lach)
Ayo Netizen 10 Agu 2026, 11:12

Sawah, Kerbau (Baja), dan Kenangan

Munding boleh berganti traktor. Sawah bisa saja berubah wajah menjadi rumah, kos-kosan. Permainan anak-anak boleh berganti zaman. Tapi kenangan tentang kebersamaan semestinya tetap tumbuh

Asyiknya membajak sawah menggunakan kerbau dulu, kini digantikan perannya oleh traktor (Sumber: Instagram @kangnandarvlog)