Mega Korupsi Era 90-an Skandal Bapindo dan Eddy Tansil Mengguncang Indonesia

3 menit baca
Kin Sanubary
Ditulis oleh Kin Sanubary diterbitkan
Surat kabar Bandung Pos edisi akhir Juli 1994 yang menampilkan berita utama mengenai kasus mega korupsi Eddy Tansil. (Sumber: Foto dan koleksi surat kabar Kin Sanubary)
Surat kabar Bandung Pos edisi akhir Juli 1994 yang menampilkan berita utama mengenai kasus mega korupsi Eddy Tansil. (Sumber: Foto dan koleksi surat kabar Kin Sanubary)

Menelusuri kembali halaman depan Bandung Pos edisi Jumat, 22 Juli 1994 menghadirkan pengalaman yang tak tergantikan. Di balik kertas yang mulai menguning dan tinta yang perlahan memudar, tersimpan rekaman sejarah yang pernah menjadi perbincangan nasional. Judul utama koran hari itu berbunyi "Eddy Tansil Dituntut Hukuman Seumur Hidup dan Ganti Rp800 Miliar", sebuah headline yang mencerminkan besarnya perhatian publik terhadap kasus korupsi yang mengguncang Indonesia pada era Orde Baru.

Membuka lembar demi lembar surat kabar lawas bukan sekadar bernostalgia. Setiap halaman menjadi kapsul waktu yang membawa pembaca kembali ke masa ketika koran adalah sumber utama informasi. Tata letak yang didominasi teks, judul-judul besar yang tegas, serta penyajian berita yang lugas menjadi ciri khas jurnalisme cetak pada dekade 1990-an.

Bandung Pos menempatkan kasus Eddy Tansil sebagai berita utama sehari setelah jaksa membacakan tuntutan di pengadilan. Pengusaha bernama lengkap Edy Tansil (Tan Tjoa Ing) dituntut hukuman penjara seumur hidup serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp800 miliar, angka yang sangat fantastis pada masanya.

Kasus ini bermula dari kredit jumbo yang diberikan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) kepada kelompok usaha Golden Key milik Eddy Tansil. Kredit tersebut diduga disalurkan tanpa prinsip kehati-hatian yang memadai dan kemudian menimbulkan kerugian negara dalam jumlah sangat besar. Perkara ini menjadi simbol lemahnya tata kelola perbankan serta pengawasan terhadap penyaluran kredit pada masa itu.

Meski pada akhirnya Eddy Tansil dijatuhi hukuman penjara 20 tahun oleh Mahkamah Agung, kisahnya tidak berhenti di ruang sidang. Pada tahun 1996 ia melakukan pelarian yang sangat menghebohkan dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. Hingga kini, keberadaannya masih menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia. Pelarian tersebut juga menyeret sejumlah aparat yang kemudian diproses hukum karena terbukti membantu atau lalai dalam pengawasannya.

Sejumlah tabloid berita terbitan Jakarta pada periode yang sama turut mengangkat secara intensif perkembangan kasus mega korupsi Eddy Tansil. (Sumber: Foto dan koleksi surat kabar: Kin Sanubary)
Sejumlah tabloid berita terbitan Jakarta pada periode yang sama turut mengangkat secara intensif perkembangan kasus mega korupsi Eddy Tansil. (Sumber: Foto dan koleksi surat kabar: Kin Sanubary)

Bandung Pos juga memberitakan vonis terhadap Maman Suparman, salah seorang terdakwa lain dalam perkara Bapindo. Perbedaan putusan terhadap para terdakwa menunjukkan bagaimana pengadilan menilai tingkat keterlibatan dan tanggung jawab masing-masing dalam skandal tersebut.

Selain berita utama mengenai Eddy Tansil, halaman depan Bandung Pos juga memuat berbagai isu yang kala itu menjadi perhatian masyarakat. Mulai dari persoalan kemiskinan, rendahnya penyerapan anggaran pembangunan di Jawa Barat, dinamika politik nasional, hingga berbagai peristiwa kriminal.

Rangkaian berita tersebut memberikan gambaran utuh mengenai wajah Indonesia pada pertengahan 1990-an. Koran bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi cermin kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang sedang berkembang pada masa itu.

Lebih dari tiga dekade telah berlalu, namun Bandung Pos edisi 22 Juli 1994 tetap memiliki nilai historis yang tinggi. Halaman depannya menjadi saksi bagaimana media massa merekam salah satu skandal keuangan terbesar dalam sejarah Indonesia, sebuah kasus yang kemudian memengaruhi pembenahan sistem perbankan dan penegakan hukum di Tanah Air.

Bagi kolektor surat kabar lawas maupun pemerhati sejarah pers, setiap edisi koran seperti ini bukan sekadar benda koleksi. Ia adalah dokumen sejarah yang menyimpan denyut kehidupan masyarakat pada zamannya, lengkap dengan harapan, dinamika, serta berbagai persoalan yang pernah dihadapi bangsa.

Bandung Pos merupakan salah satu surat kabar harian yang pernah menjadi bagian penting dalam perkembangan pers di Kota Bandung dan Jawa Barat. Selama bertahun-tahun, koran ini dikenal luas karena menyajikan liputan politik, pemerintahan, ekonomi, olahraga, hiburan, hingga berbagai peristiwa lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pada era kejayaan media cetak, Bandung Pos menjadi salah satu referensi utama bagi warga Bandung dan sekitarnya. Gaya pemberitaannya yang lugas, informatif, dan berimbang menjadikannya memiliki tempat tersendiri di hati para pembaca.

Kini, ketika media digital mendominasi arus informasi, lembaran-lembaran Bandung Pos yang masih tersimpan telah berubah menjadi arsip sejarah yang sangat berharga. Setiap halaman tidak hanya merekam perjalanan Kota Bandung dan Jawa Barat, tetapi juga menjadi saksi berbagai peristiwa nasional yang pernah membentuk perjalanan Indonesia. Di antaranya adalah skandal Bapindo dan sosok Eddy Tansil, sebuah kisah yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu bab paling dramatis dalam sejarah hukum dan perbankan nasional.

Ikuti AyoBandung.id di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Disclaimer

Tulisan ini merupakan artikel opini yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pandangan yang disampaikan dalam artikel ini tidak mewakili pandangan atau kebijakan organisasi dan redaksi AyoBandung.id.

Kin Sanubary
Tentang Kin Sanubary
Kolektor media cetak lawas. Peraih Anugerah PWI Jawa Barat 2023 Kategori Pangajen Rumawat Kalawarta

Berita Terkait

News Update

Ayo Netizen 11 Sep 2026, 17:12

Cara Mencari Research Gap untuk Skripsi dan Penelitian

Sulit menemukan research gap untuk skripsi? Pelajari cara menemukannya dari jurnal, melihat celah penelitian, hingga mengubahnya menjadi ide penelitian.

Cara Mencari Research Gap untuk Skripsi dan Penelitian (Sumber: Freepik)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 16:57

Sekali di Udara, Tetap di Hati: 81 Tahun Perjalanan RRI

Radio Republik Indonesia (RRI) memperingati hari jadinya setiap 11 September.

Gedung RRI Bandung, diambil pada bulan Agustus 2024. (Sumber: Wikimedia Commons | Foto: Pijri Paijar)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 14:04

Komunikasi di Era AI: Mengapa Suara Manusia di Radio Tak Tergantikan

Di era AI, radio bertahan sebagai benteng keaslian manusia. Hari Radio Nasional mengingatkan bahwa kehangatan dan koneksi emosional dari suara penyiar tak tergantikan oleh algoritma.

Ilustrasi ruangan siaran radio. (Sumber: Pexels | Foto: Pixabay)
Linimasa 11 Sep 2026, 14:02

Dulu Sempat Viral, Apa Kabar Odading Mang Oleh?

Odading Mang Soleh pernah viral berkat video Ade Londok. Kini usaha tersebut diteruskan anak-anak dan memiliki cabang di luar Bandung.

Odading Mang Oleh yang dulu sempat viral. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 13:27

Menghidupkan Siaran RRI Bandung dengan Kreativitas Siniar

Alih wahana oleh RRI Bandung membutuhkan platform digital karya anak bangsa yang multifungsi.

Gedung Radio Republik Indonesia Bandung di Jalan Diponegoro No.61 Kota Bandung (Sumber: RRI | Foto: Atep)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 10:16

Dari I Hate Monday Menjadi 'Dimanusiakan' Pengalaman Tak Terduga di BP Kebudayaan Jabar

Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat adalah unit pelaksana teknis di bawah Kementerian Kebudayaan yang bertugas merawat dan memajukan kebudayaan serta cagar budaya di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Ilustrasi tulisan "I hate monday". (Sumber: Pexels | Foto: elena_ sher)
Ayo Netizen 11 Sep 2026, 09:00

Mengapa Laga Persib–Persija Lebih dari Sekadar Tiga Poin

Para pemain Persib tidak hanya bermain untuk klub, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan sebagian masyarakat Jawa Barat. 

Pemain Persib dalam sebuah pertandingan. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 20:26

Warisan Gunung Sunda Purba, dari Purwakarta, Subang, sampai Bandung Barat

Menjelajah warisan Gunung Sunda Purba melalui kemegahan Gunung Burangrang. Sisi Utara membentang di Purwakarta dan Subang, sementara sisi Selatan megah berdiri di Bandung Barat.

Keadaan ronabumi seperti inilah yang dilihat oleh masyarakat, bukan Gunung Sunda yang menjulang  tinggi. (Sumber: Istimewa)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:26

Transformasi Perpustakaan Meningkatkan Kunjungan Masyarakat

Setiap perpustakaan memang mengidentifikasi problematika yang sama, salah satunya berkaitan dengan kunjungan masyarakat yang minim.

Ilustrasi perpustakaan. (Sumber: Pexels | Foto: Tima Miroshnichenko)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 18:00

ASN Gen Z dan Tantangan Mengubah Kepastian Menjadi Kinerja

Artikel ini mengkaji persepsi ASN Gen Z terhadap kecocokan karier, kompetensi, dan kebutuhan pengembangan dalam birokrasi.

Aparatur Sipil Negara (ASN). (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 17:01

Polemik Desil dalam Indikator Kesejahteraan Ekonomi

Apakah desil bisa dijadikan indikator dalam menentukan strata kesejahteraan masyarakat kini? Desil hanya sebuah istilah dalam algoritma statistik. Jangan memaksa manusia menjadi angka dalam database.

Bantuan pangan cadangan beras pemerintah alokasi Juni dan Juli wilayah Kota Bandung di Kantor Kelurahan Cihapit, Jalan Sabang, Kota Bandung, Jumat 18 Juli 2025. (Sumber: Ayobandung | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 16:37

Remy Sylado: Jejak Sang Maestro di Bandung

Jejak Remy Sylado di Bandung kembali ditelusuri melalui buku, arsip, dan kesaksian orang-orang terdekat yang menghidupkan kembali sosok maestro multidisipliner tersebut.

Silaturahmi menyambut terbitnya buku Remy Sylado dan Dua Brouwer yang dihadiri budayawan, pegiat seni, serta sahabat dekat Remy Sylado, di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut No. 2, Kota Bandung. (Sumber: Agus Wahyudi)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 15:11

KDM, Jawa Barat, dan Temtasi 2029

KDM membutuhkan policy dashboard, bukan sekadar social-media dashboard.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah acara. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Linimasa 10 Sep 2026, 10:57

Kampung Sate, Ketika Bambu Bisa Diubah Menjadi Rupiah Oleh Warga Satu Kampung

Kampung Randukurung Kutawaringin dikenal sebagai sentra tusuk sate. Warga mengolah bambu secara tradisional menjadi sumber penghasilan.

Di Kampung Randukurung, bambu gombong diolah menjadi ribuan tusuk sate dengan tangan dan peralatan tradisional. (Sumber: Ayomedia | Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 10:44

Stok Masker mulai Langka dan Harganya Melambung Kembali

Permintaan pasar yang tinggi seringkali membuat harga pun ikut naik begitu juga dengan kondisi yang terjadi pada masker.

Maskter kesehatan. (Sumber: Pexels | Foto: cottonbro studio)
Ayo Netizen 10 Sep 2026, 08:58

Strategi Kuliah Luar Negeri Tembus Ivy League dan Program Pre-College

Sejak didirikan pada tahun 2003, Euro Management Indonesia mengembangkan pola pendampingan studi ke luar negeri secara terpadu dan terintegrasi.

Suasana belajar di Euro Management Indonesia, Menteng Jakarta. (Foto: Humas Euro MI)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 21:13

Rekam Jejak Euro Management Indonesia Siapkan SDM Indonesia Go Global

Program Academic Writing diarahkan untuk memperkuat kemampuan pegawai dalam menyusun tulisan akademik secara sistematis dan sesuai dengan standar internasional.

Keberangkatan siswa Euro Management Indonesia kuliah di  Jerman (Foto: Humas Euro Manajemen Indonesia)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 19:25

Art Zine SMPN 1 Kasokandel

Setiap karya harus diapresiasi karena kita percaya bahwa setiap anak memiliki kodratnya yang unik

 (Foto: Penulis)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 13:27

Sekolah, Gerbang Perlindungan Anak di Ruang Digital

Perlindungan anak di ruang digital tidak cukup berhenti pada literasi digital. Sekolah harus memiliki kapasitas dan mekanisme nyata untuk mendeteksi, merespons, dan merujuk.

Ancaman terhadap anak di ruang digital terus berkembang. Karena itu, sekolah harus memiliki sistem untuk mendeteksi, merespons, dan menangani risiko keamanan digital. (Sumber: unsplash.com | Foto: Javas rabni)
Ayo Netizen 09 Sep 2026, 11:00

Siapa yang ‘Membunuh’ Radio Bandung?

Angkasa Bandung makin tiiseun. Perlahan, satu demi satu, stasiun radio mulai pamit dari udara Bandung.

Taman Radio mengukuhkan Bandung sebagai Kota Radio. (Sumber: ayobandung.com | Foto: Rahmat Herman Simabur)