Selamat Hari Raya Idul Fitri
1446 Hijriah • Mohon Maaf Lahir & Batin

Ramai Pengunjung Tapi Sepi Pembeli: Wajah Lain Wisata Lebaran di Pusat Kota Bandung

Ilham Maulana
Ditulis oleh Ilham Maulana diterbitkan Rabu 25 Mar 2026, 08:15 WIB
Wisatawan lokal memadati kawasan Alun-alun Kota Bandung pada libur lebaran. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

Wisatawan lokal memadati kawasan Alun-alun Kota Bandung pada libur lebaran. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

AYOBANDUNG.ID - Suasana sore di kawasan Alun-Alun Bandung tampak dipadati pengunjung yang memanfaatkan masa libur setelah Lebaran untuk berjalan-jalan di pusat kota.

Area teras masjid dan trotoar dipenuhi keluarga yang duduk bersantai, sementara anak-anak berlarian di selasar dan bahu jalan. Di beberapa sudut, kelompok anak muda bergantian berfoto dengan latar masjid dan taman kota.

Keramaian juga meluber hingga ke ruas Jalan Asia Afrika dan Jalan Dewi Sartika. Pengunjung berjalan kaki menikmati suasana kota, sebagian berhenti membeli jajanan dari pedagang kaki lima, sementara lainnya sekadar duduk santai menikmati udara sore.

Sebagai salah satu ruang publik ikonik di Kota Bandung, kawasan ini memang selalu menjadi tujuan favorit warga dan wisatawan untuk berkumpul. Letaknya yang strategis di pusat kota, serta akses yang mudah, membuat alun-alun menjadi simpul pergerakan sekaligus destinasi utama saat musim liburan.

Namun di balik padatnya arus pengunjung, tidak semua pelaku ekonomi kecil merasakan dampak yang sama.

Tya (27), salah satu pedagang yang sudah sekitar delapan tahun berjualan di kawasan alun-alun, mengatakan bahwa ramainya pengunjung tidak selalu berbanding lurus dengan jumlah pembeli.

“Kalau saya tidak tiap hari jualan di sini. Biasanya hanya Sabtu-Minggu atau kalau lagi ada liburan saja, karena biasanya pengunjung lebih ramai,” kata Tia.

Meski dipadati wisatawan, sejumlah pedagang di kawasan Alun-alun Kota Bandung mengeluhkan sepinya pembeli. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Meski dipadati wisatawan, sejumlah pedagang di kawasan Alun-alun Kota Bandung mengeluhkan sepinya pembeli. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)

Menurutnya, setelah Lebaran jumlah pengunjung memang meningkat, termasuk wisatawan dari luar kota.

“Pengunjung sih ramai. Kadang ada yang dari Jakarta, Bogor, sampai Purwakarta juga datang ke sini,” ujarnya.

Namun kondisi tersebut tidak sepenuhnya membawa keuntungan.

“Yang ramai itu pengunjungnya, tapi yang beli tidak terlalu banyak. Daya beli terasa berkurang dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Ia menilai perubahan ini juga dipengaruhi oleh kondisi kawasan yang tidak lagi sepenuhnya bisa dimanfaatkan seperti dulu.

“Sekarang tamannya tidak bisa dipakai seperti dulu, jadi orang biasanya hanya datang untuk lihat-lihat atau foto saja,” jelasnya.

Hal serupa dirasakan Yani (40), pedagang lain di kawasan tersebut. Ia mengakui momen libur panjang seperti Lebaran memang mendatangkan lebih banyak orang, namun tidak selalu diikuti peningkatan transaksi.

“Kalau lagi libur seperti ini biasanya memang lebih ramai pengunjung yang datang,” katanya.

Di sisi lain, pengunjung tetap melihat kawasan alun-alun sebagai tempat rekreasi yang menarik, meski tanpa harus banyak mengeluarkan uang.

Raka (27) dan sepupunya Dani (26), misalnya, memilih menghabiskan waktu dengan berjalan santai dan menikmati suasana. Dani datang dari Surabaya untuk berlibur di Bandung, sementara Raka berasal dari Cimahi.

Raka mengatakan kunjungannya ke Bandung memang sudah direncanakan untuk memanfaatkan momen libur Lebaran bersama keluarga.

“Lagi libur Lebaran saja sebenarnya, jadi sekalian main ke Bandung. Saya dari Surabaya dan kebetulan sepupu saya ngajak ke sini. Katanya kalau ke Bandung belum lengkap kalau belum ke alun-alun,” ujarnya.

Menurutnya, suasana yang ramai justru menjadi daya tarik tersendiri.

“Di sini enak sih. Tempatnya terbuka dan suasananya juga seru karena banyak orang berkumpul. Ada keluarga yang piknik, ada juga anak muda yang foto-foto. Jadi terasa hidup,” katanya.

Dani menambahkan, dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pengunjung tahun ini terasa lebih padat.

“Kalau dibanding tahun kemarin rasanya sekarang lebih ramai. Mungkin karena masih suasana libur Lebaran juga, jadi banyak orang yang datang ke pusat kota untuk jalan-jalan,” ujarnya.

Meski demikian, aktivitas yang dilakukan pengunjung cenderung sederhana.

“Biasanya kalau ke sini kita foto-foto dulu di alun-alun, habis itu jalan ke Braga buat nongkrong atau sekadar lihat suasana,” ujar Dani.

Setelah itu, mereka berencana melanjutkan perjalanan ke kawasan lain di Bandung.

“Mungkin nanti habis dari sini kita lanjut ke Lembang. Sekalian liburan selama masih suasana Lebaran,” kata Raka.

News Update

Ikon 25 Mar 2026, 19:53

Sejarah Masjid Salman ITB, Kawah Pergulatan Islam di Jantung Bandung

Lahir di tengah tarik-menarik ideologi 1960-an, Masjid Salman ITB berdiri berkat restu Soekarno dan menjadi simbol hadirnya Islam di jantung kampus teknik.

Masjid Salman ITB
Ayo Netizen 25 Mar 2026, 18:11

Lebaran itu Tentang Asal Usul Diri: Dari Bakti Kepada Orang Tua Hingga Nasionalisme yang Sejati

Dari hal yang paling sederhana, Lebaran selalu dimulai dari keluarga.

Warga berziarah di Tempat Pemakaman Umum Cikutra, Kota Bandung pada Sabtu, 21 Maret 2026. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Bandung 25 Mar 2026, 17:39

Strategi Unik Nasi Tempong Santi Jangkau Pasar Berbeda Lewat Konsep Bisnis Nomaden

Hidangan utama yang disajikan Nasi Tempong Santi dikenal memiliki cita rasa kuat dengan sentuhan bumbu pedas dan beragam pilihan sambal.

Nasi Tempong Santi mengusung konsep hidangan berat untuk memikat atensi pengunjung di tengah gelaran food festival. (Sumber: Ayobiz.id | Foto: Nisrina Nuraini)
Ayo Netizen 25 Mar 2026, 15:46

Antre Dua Jam Demi Foto Viral di Braga: Seru-Seruan atau Sekadar Ikut Tren?

Fenomena antre panjang demi foto viral di Braga, Kota Bandung.

Foto box koran yang sedang viral di Jalan Braga, Kota Bandung. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Ayo Netizen 25 Mar 2026, 15:18

Masalah Urbanisasi Pasca Lebaran dan Dilema Pasar Kerja Fleksibel

Urbanisasi pasca Lebaran 2026 kian rumit karena kondisi ketenagakerjaan sedang suram.

Ilustrasi urbanisasi pasca lebaran. (Sumber: Meta | Foto: Arif Minardi)
Seni Budaya 25 Mar 2026, 13:31

Dari Sungai Kuantan ke Seluruh Dunia, Sejarah Panjang Tradisi Pacu Jalur

Video Anak Coki viral pada 2025 membawa Pacu Jalur mendunia. Namun tradisi ini telah berakar sejak abad ke-17 di Sungai Kuantan, jauh sebelum era internet.

Festival Pacu Jalur. (Sumber: Kemenparekraf)
Ayo Netizen 25 Mar 2026, 11:47

Mabok Kakaretaan

Dalam setiap perjalanan, kita tak hanya bergerak secara fisik, justru sedang dilatih untuk lebih memahami diri, keluarga, dan kehidupan yang serba cepat.

Sejumlah penumpang saat akan memasuki gerbong kereta api di Stasiun Bandung, Rabu 4 Desember 2024. (Sumber: Ayobandung.com | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Ayo Netizen 25 Mar 2026, 09:54

Ayo, Kendalikan Inflasi Pangan Pascalebaran!

Daya beli masyarakat pascalebaran kian melemah.

Ilustrasi kondisi pasar tradisional pascalebaran (Sumber: dokpri | Foto: Sri Maryati)
Beranda 25 Mar 2026, 08:35

Saat Kota Libur, Petugas Kebersihan Justru Dikejar Lonjakan Sampah

Lonjakan wisatawan saat Lebaran di Bandung memicu kenaikan sampah hingga 20 persen, memperlihatkan beban lingkungan kota dan tantangan pengelolaan di tengah wisata massal.

Agus Suheri bersama petugas kebersihan lainnya bekerja dalam tiga shift untuk menjaga kawasan alun-alun tetap bersih. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Beranda 25 Mar 2026, 08:15

Ramai Pengunjung Tapi Sepi Pembeli: Wajah Lain Wisata Lebaran di Pusat Kota Bandung

Libur Lebaran membawa lonjakan pengunjung ke pusat Kota Bandung, namun tidak semua pelaku usaha merasakan dampaknya. Di tengah keramaian alun-alun, pedagang justru menghadapi penurunan daya beli.

Wisatawan lokal memadati kawasan Alun-alun Kota Bandung pada libur lebaran. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Wisata & Kuliner 25 Mar 2026, 02:52

Curug Sawer Cililin, Antara Mitos dan Fakta

Curug Sawer di Cililin dikenal dengan mitos mandi untuk mendapatkan jodoh. Namun faktanya, kawasan ini lebih ramai untuk healing di hutan pinus.

Curug Sawer. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 24 Mar 2026, 20:33

Nyekar, Mengingat Waktu Basahi Rindu

Kurang afdol jika saat lebaran tidak nyekar menaburkan kembang telon di pusara orang tua.

Nyekar ke makam orang tua dan kerabat saat lebaran (Sumber: dokpri | Foto: Totok Siswantara)
Wisata & Kuliner 24 Mar 2026, 13:30

Menjelajah Jalur Alternatif Cililin–Ciwidey yang Menantang

Jalur Cililin–Ciwidey menawarkan tanjakan curam, turunan tajam, dan pemandangan asri. Bisa ditempuh motor 1 jam, lebih cepat daripada jalur utama.

Pemandangan di jalur alternatif Ciwidey-Cililin. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 24 Mar 2026, 13:05

Bioskop Bandung di Musim Lebaran

Era tahun 90-an bioskop layar lebar menjadi salah satu tempat hiburan warga kota Bandung.

Daftar film yang tayang di bioskop-bioskop yang ada di Kota Bandung menjelang Lebaran tahun 1994. (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Sejarah 24 Mar 2026, 09:32

Hikayat Lebaran Para Inlander di Tanah Kompeni

Pada masa kolonial, mahasiswa dan bangsawan Hindia Belanda merayakan lebaran jauh dari kampung halaman. Di Leiden dan Den Haag, Idulfitri menjadi ajang silaturahmi diaspora sekaligus obat rindu tanah

Foto diaspora Indoneia saat lebaran di Den Haag, Belanda. (Sumber: Majalah Oost en West Februari 1934)
Linimasa 24 Mar 2026, 09:30

Mengurai Kemacetan di Jalur Wisata Ciwidey

Satlantas Polresta Bandung menerapkan penebalan personel, contra flow, dan buka tutup jalan untuk mengurai kemacetan di jalur wisata Ciwidey saat musim liburan.

Satlantas Polresta Bandung mengurai kemacetan di jalur Ciwidey. (Foto: Mildan Abdalloh)
Ayo Netizen 24 Mar 2026, 09:27

Kalkulasi yang Mati: Mengapa Bertani Tak Lagi Rasional bagi Generasi Muda?

Minat pemuda di sektor tani bukan soal gengsi, melainkan respons logis atas asimetri pasar dan risiko modal. Saatnya negara hadir melalui asuransi pendapatan dan korporasi lahan yang adil.

Petani menggarap lahan pertaniannya di kawasan Cimenyan, Kabupaten Bandung. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Irfan Al-Faritsi)
Beranda 23 Mar 2026, 20:08

Bakso Urat dan Tetelan Pelepas Rindu: Ramainya Warung Bakso di Kota Bandung Setelah Lebaran

Usai Lebaran, warung bakso di Bandung dipadati pengunjung yang mencari hidangan segar seperti bakso urat dan tetelan.

Suasana di bakso urat Alif usai Lebaran. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Ilham Maulana)
Beranda 23 Mar 2026, 19:42

Sekitar Separuh Penduduk Kota Bandung Tidak Tahu Golongan Darahnya

Sekitar separuh penduduk Kota Bandung tercatat belum mengetahui golongan darahnya, dengan jumlah mencapai 1,29 juta orang atau 49,84 persen dari total populasi.

Kantong-kantong darah dari pendonor. (Sumber: ayobandung.id | Foto: Andres Fatubun)
Ayo Netizen 23 Mar 2026, 19:08

Beda Hari Satu Kemenangan: Menghargai Landasan Ilmu di Balik Penentuan Hari Raya

Perbedaan hari raya dengan menilik metode mentapkan 1 syawal.

Salat Idulfitri di Balai Kota Bandung Berlangsung Khidmat, Jadi Ajang Silaturahmi Warga. (Sumber: Ayobandung.id | Foto: Muslim Yanuar)